Archive for the ‘Kaset’ Category

Koleksi Blues Dr Apec

September 26, 2013

Seru juga nih koleksi bro Apec….

Best of Blues 6 by King’s

September 25, 2013

image

Pada saat menerima email mas Cosmic tentang Best of Blues 4 ,  dada saya langsung bergerak maju mundur karena rasa2nya saya punya volume lainnya. Ternyata benar adanya bahwa ketika sampai rumah dari gowes saya ada volume 6 dan langung kuwenceng ….

Ini daftar lagunya:

image

Malam ini bener2 untuk blues apalagi kualitas rekamannya prima dan juga lagu2nya keren2.

Best of Blues 4 by Perina King’s

September 25, 2013

By: cosmic_eargasm

##PERINA KING'S - BEST OF BLUES 4 front##

##PERINA KING'S - BEST OF BLUES 4 inlay##

Setruman tegangan tinggi tentang “Blues” yang diposting oleh Mas GW
beberapa hari yang lalu membuat saya menggeliat untuk membongkar
sisa-sisa koleksi kaset saya di masa lalu. Salah satu yang ada adalah
kaset kompilasi keluaran Perina King’s ini.
Sayangnya, cuma volume yang ke 4 saja yang saya temukan. Walaupun
disain kover dan kualitas pitanya tidak memuaskan untuk dilihat dan
didengar, tetapi pilihan lagu-lagu dan musisi/band nya benar-benar
teramat sangat-sangat dahsyat sekali. Didominasi oleh lagu-lagu blues
berirama lambat, yang populer dengan istilah “Slow Blues” atau istilah
saya, “Blues Ngleler” yang sangat enak untuk dinikmati dan merupakan
jenis blues favorit saya juga.
Sayangnya, di satu kaset ada lebih dari satu musisi/band yang sama,
yang menurut saya kurang efektif untuk sebuah kompilasi, disamping itu
juga kurang maksimal untuk pendengar yang pastinya ingin mengetahui musisi/band yang lainnya, dari pada satu kaset kompilasi diisi dengan
dua atau bahkan tiga band yang sama(apalagi lagunya masih dalam album
yang sama) mendingan diisi oleh musisi/band yang lainnya.
Tetapi terlepas dari hal tersebut, saya dan kita patut berterimakasih
kepada label perekam kaset jaman normal, yang pastinya kita banyak
mengetahui lagu, album dan musisi/band bagus dari kaset-kaset
tersebut.
Blues Brother membuka side A dengan nomor andalannya. Dulu juga sempat
liat filmnya yang sangat keren dibintangi oleh Dan Aykroyd dan James
Belushi.
Salah satu dewa Blues, Muddy Waters pun meramaikan kaset ini dengan 2
lagunya yang sangat khas dan terasa raw pure blues nya.
Peter Green yang merupakan gitaris favoritnya Santana juga ikut
menyumbangkan 1 nomor keren yang durasinya lumayan panjang. Ex gitaris
Fleetwood Mac (sebelum berubah menjadi pop) ini lagu-lagunya juga ada
yang dibawakan oleh band lain, diantaranya ada: “Black Magic Woman” yang ngetop dibawakan oleh Santana dan ada “Green Manalishi”
yang dibawakan oleh band heavy metal ternama, Judas Priest dan
lain-lain.
Cuby+The Blizzard, band asal Belanda yang lumayan ngetop di kalangan
kolektor pun ikut menyertakan 3 lagunya yang jarang ada di kaset
kompilasi lain.
Ada veteran blues, Alexis Corner bersama tandemnya di Beefeaters (band
psychedelic blues pop/rock 60an) Peter Thorup juga memasukkan lagu
kerennya. Tidak mau ketinggalan ada John Mayall, veteran blues kulit
putih yang sekarang menjadi legenda hidup juga meramaikan kaset ini
dengan lagunya yang juga jarang ditemui di kaset kompilasi lainnya.
Joe Cocker, Freddie King dan Charlie McCoy juga nggak kalah dahsyat
ikut menyumbangkan masing-masing 1 lagu yang sangat keren di kaset
ini.
Menikmati kaset ini, seolah sukma terasa melayang ke langit ke tujuh..
Yang membuat saya kembali ingin memiliki semua sekuelnya, yang saya
tidak tahu berakhir di seri ke berapa .

Memang, musik blues merupakan musik yang sangat enak untuk dinikmati
dan perlu disamping musik prog, sekaligus sebagai selingan yang asyik
diantara untaian nada yang penuh dengan penjiwaan dan rasa yang
tinggi. Selain itu, blues juga merupakan akar dari semua musik non
klasik, termasuk prog itu sendiri..

“VIVE LE BLUES!!!”

Thanks Mas GW atas setruman tegangan tinggi nya.. :-)

::: Salam Djadoel :;:

Midnight Blues by Contessa

September 22, 2013

The Blues continues …with Midnight Blues; played and enjoyed during midnight …!

image

Pada saat kemarin (Jumat) malam saya melintas di lapak Legend di kawasan Blok M Square,  sang pemilik sedang bermain catur sementara di lapaknya mengalun musik blues dan kebetulan pas di lagu yang saya kenal betul: So Many Roads. Ternyata ini adalah merupakan playback dari kaset Midnight Blues rekaman Contessa.

Seperti saya pernah tekankan bahwa selama masih muda saya kurang menyukai kaset kompilasi. Namun sekarang saya gemar karena bisa kenal band lainnya.

Malam ini di tengah keheningan malam / pagi saya nikmati kaset ini. Wah bener2 syahdu musiknya termasuk This Day Is Gonna Be Our Last (Savoy Brown), Double Trouble (Eric Clapton), The Way I Feel (Cuby + the Blizzards).

image

….

Monggo

Ken Hensley “Proud Words on a Dusty Shelf” by Monalisa

September 20, 2013

By: Yuddi Kustiadi

image

Pada waktu setelah penerbitan album Uriah Heep “Demon & Wizzard” ,Ken Hensley membuat album solo berjudul “Proud Words On Dusty Shelf” . Lagu yang cukup populer dari album tsb adalah ‘When Evening Comes” yang kadang dimasukan dalam kaset kompilasi Blues. Lagu ‘Rain’ pada album ini juga ada di album Uriah Heep “The Magician Birthday”. Lagu ‘Proud Words On Dusty Shelf’ sendiri ternyata juga sempat direkam Uriah Heep, walaupun akhirnya tidak masuk di album Uriah Heep, lagu ini kemudian dimuat edisi remaster album “Demon & Wizzard”. Pada kaset terbitan Monalisa ini side B diisi beberapa lagu dari album solo kedua Ken Hensley “Stargazer”.

Demikian tulisan sekedarnya ini, thanks mas G.

——

Dari mas Hendrik:

Selamat Siang mas G.
Melengkapi tret dari mas Yuddi ‘Ken Hensley-Proud Words On A Dusty Shelf ‘, berikut saya kirim foto foto Hensley yg terdapat pada versi vinyl nya.
Semoga berkenan.

Thank u.

Hensley 1

Hensley 2

 

Heavy Slow Memory by Aquarius

September 15, 2013

By: *cosmic_eargasm*

##AQUARIUS - HEAVY SLOW MEMORY##
Kaset rilisan Aquarius ini merupakan salah satu kaset kompilasi
koleksi saya di luar kaset kompilasi keluaran Yess yang masih saya
simpan walaupun kovernya sudah tidak mulus lagi dan casing kasetnya
sudah tidak ada sticker Aquariusnya lagi (parah ya..). Meskipun
demikian, dari segi suara masih cukup prima, dan terlebih lagi, kaset
ini menyimpan banyak memori masa lalu yang indah.
Beberapa lagu-lagunya adalah lagu standart yang banyak terdapat di
kaset-kaset kompilasi lainnya. Tapi, yang paling penting bagi saya,
urutan lagu-lagu dan pilihan band/musisinya sangatlah mematikan sekali
(pinjam istilahnya Mas GW). Mari kita lihat apa saja tracklistnya
(yang sampai sekarangpun masih menjadi top playlist saya):

1. “Belladonna”by UFO. Lagu ini sangat asyik sekali. Semangat rock
mengalir dari permainan gitar Michael Schenker dan kibornya Danny
Peyronel. Fill-fill kibord mengingatkan pada lagu “Martian Landscape”
yang masih satu album dengan “Belladonna”. Sayangnya, Peyronel cuma sekali ini
saja mengisi album UFO.

2. “The Journey” by Rick Wakeman.
Walaupun lagu ini cuma penggalan dari opus karya kibordis Yes yang
durasinya lumayan panjang, tapi sangat asyik untuk dimasukkan ke dalam
kompilasi. Lagu dari Wakeman yang lain ada juga yang dimasukkan dalam
kompilasi Heavy Hits nya Apple, “Excelsior Song” yang dilantunkan oleh
Paul Nicholas.

3. “Shylina” by Livin’ Blues. Ini adalah lagu terkeren dan istimewa
plus nuansamatik sekali. Yang belum pernah mendengarkan lagu ini
termasuk golongan yang merugi hahahaha..

4. “If You Leave Me Now” by Chicago. Merupakan lagu umum, yang pasti
semua orang tahu. Lagu Adult Contemporary ini sangat enak dinikmati
pada saat rest and relax.

5. “A Spaceman Came Travelling” by Eela Craig. Lagu keren dari band
yang berasal dari Austria ini dulu sempat sering diputar di
radio-radio. Nuansanya pop rock modern yang di akhir lagu terasa sekali sentuhan rock dari distorsi gitar dan lengkingan
vokal yang matching dengan tema lagunya. Unsur prog juga terasa di
lagu ini.

6. “Peace Of Mind” by Rare Bird.
Hammond sound nya asyik sekali menuntun komposisi lagu ini.

7. “Catch The Rainbow” by Rainbow.
Richie Blackmore adalah ‘biang keladi’ dari bubarnya band ELF, yang
semua personilnya diajak ngeband bareng di Rainbow ini. Lagu yang
semua orang tahu ini memang sangat nuansamatik dengan semangat blues
dibalik komposisi slow rock balladnya.

8. “Catch The Wind” by Sammy Hagar.
Lagu yang aslinya milik Donovan ini dibawakan dengan semangat rock
oleh ex. vokalis Montrose dengan gagahnya.

9. “Poorman’s Moody Blues” by Barclay James Harvest.
Lagu ini khusus diciptakan untuk menghormati The Moody Blues yang
banyak mempengaruhi musikalitas BJH. Lagu apik ini sangat enak
dinikmati dengan style khas BJH.

10. “I Don’t Want To Go On Without You” by Nazareth. Tarikan vokal Dan McCafferty yang khas membuat lagu yang umum ini begitu apik.

11. “C’est La Vie” by ELP.
Dengan tanpa gebukan yang ngeprock dari drumsnya Carl Palmer tetap
membuat lagu ini sangat indah.

12. “Skyline Pigeon” by Elton John.
Komposisi pop indah yang merupakan favorit saya selain “Rocket Man”.

13. “If You Gotta Make A Fool Of Somebody” by Night.
Lagu pop nuansamatik dengan bumbu pop-blues sangat empuk dan nyaman
untuk dinikmati dari band bentukan Chris Thompson nya MMEB yang
mengandalkan vokal Stevie Lange.

14. “Question” by Manfred Mann Earth Band.
Sangat pas dan cocok sekali sebagai lagu penutup dengan harmoni yang
syahdu dan menghanyutkan.

Kalau sudah memutar seluruh lagu ini, rasanya ingin mengulang terus.
Sangat pas untuk teman menuju peraduan, ataupun pas suasana santai
ataupun sambil mengerjakan sesuatu..

Thanks buat Mas GW yang makin ngeprog..

::: Salam Djadoel :::

King Crimson “Larks’ Tounges in Aspic” by Yess

September 15, 2013

image


Tret ini dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan mas Kristanto tentang Easy Money ada di album apa. Berikut ini saya upload fotonya. Jangan terkejut ya … meski masih hangat2nya membahas KC Discipline kok tiba-tiba flash back ke album lama.

image


Kaset Yess ini bisa dikatakan edisi terbatas karena memang diproduksi khusus untuk saya dengan durasi kaset seperti LP series tanpa sedikitpun ada perubahan urutan lagu dan menggunakan direct recording dari PH ke kaset tanpa melalui proses mastering. Memang saya beruntung bisa direkamin Ian kaset ini.

Album ini dahzyat dari opening track hingga akhir. Semua lagunya asik tak ada yang jelek atau biasa2 saja baik itu yang kenceng maupun yang slow.

Mari kita bahas album ini. Siapa mau mulai?

King Crimson “Discipline” by Yess

September 14, 2013

image

Pertama kali dengar album ini di markas Yess jalan Veteran pada tahun 1981 saya mangkel banget karena salah satu pelopor progrock kondang ini kok melakukan perubahan musiknya secara mendasar. Saya ungkapkan kekesalan saya itu ke Ihok dan Ian Arliandy. Mereka cuman senyum saja yang justru membuat saya tambah jengkel sambil bergumam ‘apa kalian udah GPB (gak prog blas)!’ ….

Akhirnya kaset ini cuman saya taruh aja di rak kaset buat pajangan di kamar kos saya di daerah Kubangsari, Sekeloa, Bandung. Cukup lama saya jothakan sama KC gara2 album gak jelas dan memalukan ini. Mana tuh kegarangan 21st Century of Schizoid Man atau uniknya Cat Food atau melayangnya Starless atau kerennya The Great Deceiver atau lembut dan nunjeknya ke ulu ati Moonchild atau Book of Saturday!!! Geblek! Suwebel pol aku sama Adrian Belew yang ngerusak KC! Prèk! Ora sudi! Ora ngrungokno KC yo ra patheken! (Masiyo saat itu Fish belum melahirkan Script). Wis embuh karepmu kono! Go to hell KC! Pokoke muwangkel pol saya …. rasanya mau saya banting aja kaset ini. Musiknya gak akademis blas,  banyak repetisi.

……. ……

Syahdan setelah beberapa bulan …dan setelah sedikit tercemari gelombang new wave …. sedikit demi sedikit saya mulai appreciate album ini mulai dari Elephant Talk yang menurut saya musiknya lugah alias lucu namun gagah. Lha kok? Lucu karena kayaknya ini musik dan gaya nyanyinya slèngèkan agak humor gitu dan ada bunyi gajah yang unik dan membuat saya nguakak pol. Gagah karena dentuman snare dan tom Bruford bener2 dahzyat dibalut sama buletnya stick Tony Levin. Whooooaaaa …. ternyata lagu ini nikmat dan menyegarkan otak karena lucu. Ha ha ha ha…. jarene prog…. kok lucu????

Selain itu Frame by Frame juga indah …juga Thela Hun Ginjeet yang unik juga …. wah …jadinya dahzyat nih album…hahahaha …. saya jadi isin karena tadinya menghujat kok jadi seneng… Begitulah dinamika musik prog. Oh ya ….lagu Indiscipline itu keren lho secara komposisi dan juga bagus buat ngetes bagus tidaknya sound system.

Album ini sekaligus merupakan tonggak baru arah musik King Crimson ….

Bagaimana album ini menurut temen2 gemblungers?

Unofficial Mini ProgRing: Hibah Kaset dari Mas Yuddi

September 13, 2013

By Hippienov

Ola, it’s me again… Jumpa lagi Mas G dan rekan-rekan semua yang baik hati dan tidak sombong… Sedikit mau sharing cerita tentang sekotak kaset tua nan nuansamatik yang belum lama dihibahkan oleh Mas Yuddi kepadaku. Semoga tret ringan ini bisa sedikit menghibur rekan-rekan semua…

Sekitar dua minggu lalu, kira-kira pada hari Selasa malam hape ku kembali berbunyi, walah… kok panggilan kerja malem-malem gini pikirku… Ternyata SMS dari Mas Yuddi menawarkan sejumlah koleksi kaset beliau untuk dihibahkan kepadaku. Tapi Mas Yuddi menambahkan kalau kondisi kaset-kaset tersebut terutama pada sampulnya sudah banyak yang rusak termakan usia dan rayap. Walah…mboten nopo-nopo mas, no problemo… Naluri “loak-er” dan sindrom kasetipus complex ku langsung menjerit, melonjak kegirangan. Gak masalah apapun kondisinya justru ini yang asik, repair dan restorasi kaset jadul nuansamatik sungguh menghanyutkan. Toh sekarang ini aku sedang nganggur jadi aku anggap ini sebagai pekerjaan yang serius, hanya sayang kerjaan sukarela gak ada yang gaji, hahaha…

Singkat kata, Mas Yuddi menawarkan untuk malam itu (Selasa) bertemu di Kampus UI Depok karena kebetulan beliau akan meluncur kesana tapi sayang aku sedang ada acara (pengacara-pengangguran banyak acara) dan sedang tidak ada di rumah. Lalu aku tawarkan diri untuk mampir ke kantor beliau pada keesokan harinya. Setelah confirmed, esok harinya aku meluncur ke kantor Mas Yuddi di daerah Tebet dan pertemuan waktu itu sangat fun…walau tidak ada kios kaset loak tapi obrolan kita gak pernah lepas dari soal musik, kaset. cd, ph, album-album progclaro lawas serta kenangan masa lampau yang nuansamatik. Tak terasa waktu berlalu cepat dan kitapun harus mengakhiri “prog-ring” ini karena Mas Yuddi harus segera kembali beraktivitas. Akupun segera pulang dengan sekotak kaset yang akan jadi tugas nuansamatikku, dan jadilah pertemuan singkat ini semacam “unofficial mini prog-gathering between two lost souls…loh? hehehe…bukan lost souls, tapi two living in the past gemblungers… wakakakak…

image

Dari sekian banyak kaset yang dihibahkan, sampai saat ini sudah selesai di-restor sekitar 12 kaset termasuk diantaranya kaset Frank Zappa-Sheikh Yerbouti, GFR-Survival, Kate Bush-Wuthering Heights, Olivia Newton-John-The Best, Roger Daltrey-Best of Rockers and Ballads, Doobie Brothers-Best Of, Uriah Heep-Very Best Of, Queen-A Day At The Races, Jethro Tull-War Child dan Ozzy Osbourne-Blizzard of Ozz. Dan proses restorasi (clean up) kaset jadul masih terus berlangsung, beberapa kaset yang sampulnya sudah rusak parah dan tidak bisa diselamatkan lagi aku carikan sampul/gambar yang mirip hasil googling dan kemudian aku cetak untuk dijadikan sampul kaset “baru”. Ada pula yang hanya cukup aku ganti foto sampul depannya saja. Soal kualitas rekaman meskipun hampir semua kaset berasal dari era 70-80an (ada “sign” Mas Yuddi di salah satu kaset dari tahun 1978…wow…) beberapa masih sangat joss alias kemricing setelah di-detox namun jujur ada juga yang sudah tidak maksimal lagi suaranya. Ini bukan masalah karena buatku adalah suatu penghargaan dan kehormatan dihibahkan kaset-kaset yang meskipun sudah tidak berpenampilan elok lagi namun setiap kasetnya seperti kata Mas Yuddi “punya cerita masing-masing dan ada memory nya”. Sebuah kepercayaan yang diberikan Mas Yuddi padaku.

O ya, kejadian yang cukup lucu saat ada kaset yang sudah tidak bersampul lagi tapi di kotak pitanya tertulis Queen II. Saat ketemu mas Yuddi beliau bilang ini kaset bagus, album Queen II yang jarang itu. Walah sueneng banget bisa dapet kaset album ini. Dalam hati aku sudah niat untuk googling nyari gambar yang pas untuk aku jadikan sampul “baru” kasetnya. Nah pas aku coba test (sebelum di-detox) aku kaget campur geli namun berakhir bahagia karena ternyata kaset “Queen II” ini berisi pita lagu anak-anak tempo dulu yang menurut mas Yuddi (setelah aku konfirmasi) jauh sebelum masanya Chica Koeswoyo, wakakakak… Sedikit kecewa awalnya karena semua anganku musnah, gagal dapet kaset Queen II tapi ternyata kaset ini malah jadi kaset favourite anak dan keponakanku. Akupun suka kaset ini karena sudah lama juga aku cari kaset lagu anak-anak rekaman jaman dulu untuk anakku dan ternyata aku dapat diantara tumpukan kaset hibahan dari Mas Yuddi, ain’t life so strange? Untuk mas Yuddi, matursuwun mas untuk semua kaset-kasetnya… Ada lagi? hahaha…

Demikian cerita ringan ini kutulis, semoga bisa sedikit membawa keceriaan di akhir pekan, dan jika semua kaset sudah selesai dibersihkan, aku berencana untuk meng-email lapsing beserta foto (kaset-kaset tersebut setelah dibersihkan) ke Mas G… Semoga bisa cepat rampung “project” kaset jadul ini, hehehe… See you next time, ladies and gentlemen….

Untuk Mas G seperti biasa matursuwun untuk waktu dan kesempatan yang diberikan serta untuk kesudiannya meng-upload tulisanku ini.

…nothing’s gonna change my world… hippienov

Hold!!!!!!!……….Berburu Kaset Queen

September 12, 2013

By: DananG Suryono

Dalam perburuan kaset Queen yang pernah di rilis di Indonesia, saya menelusuri banyak tempat dari lapak nyata di  Jatinegara, mBeringharjo Jogja, Jl. Surabaya, Blok M-Square (Paling enak tempatnya) hingga ke lapak maya yang banyak di Facebook.

Berburu di lapak online mata harus awas dan kecepatan hold sangat berperan penting dalam perburuan ini. Terlambat sepersekian detik kaset yang diincar bisa jatuh ke pemburu lain. Namun kecepatan hold juga bisa menimbulkan kesalahan, contohnya saat ada yang menawarkan kaset dengan logo Crest serta ada tulisan Friendship Queen dari label yang gak jelas (Elite Creation), tanpa memikir dan bertanya saya langsung hold dan transfer kaset ini, yang saya pikir ini semacam kompilasi Queen yang bertemakan friendship…hahahaha pas sampai rumah ternyata salah, tidak ada lagu You’re The Best Friend,  Friends Will Be Friends

dan  satupun lagu Queen yang ada disana….ini ternyata kompilasi dengan artis Heatwave (Dreaming You & All I Am), Kool & the Gang (Jones vs Jones), Randy Crawford (One Day I’ll Fly Away) dan lain-lain…yo wis nikmati aja irama yang funky ini…..

01 Kaset Friendship Queen

Kaset Friendship Queen

 

Demikian juga saat berburu dilapak nyata, mata harus super awas dan menelusuri satu persatu, maklum sesuai istilah Life begin at 40, dimana saat usia menapak 40 biasanya mata jadi plus (sialnya minus dan plus tidak bisa saling meniadakan) maka pandangan menjadi tidak fokus. Apalagi penjual di lapak nyata biasanya kurang menata rapi  dagangannya (Ferry mungkin yang paling rapi), sehingga kaset Queen bisa tidak berurutan tempatnya.

Saat berkunjung ke salah satu lapak di Blok M-Square saya nemu deretan kaset Live Aid baik dari label Hins Collection, Team dan Billboard. Inilah seri kaset yang menjadi pemicu berakhirnya kaset YESS, Monalisa, Apple, Peony, KISS, Team, AR,  Aquarius, GL, Kings dan lain-lain akibat Bob Geldof selaku pemrakarsa Live Aid Concert for African Famine Relief ngamuk akibat kaset ini dirilis di Indonesia dan di ekspor hingga ke Arab. Sehingga akhirnya Indonesia mengakhiri era bajakan resmi (pakai PPN).

02 Kaset Live Aid Vol 2 (Team Records)

Kaset Live Aid Vol 2 (Team Records)

 

Sampai saat ini pembajakan di Indonesia tidak pernah habis, produk bajakan beredar mencolok mata di mall hingga lapak pinggir jalan. Bedanya tidak ada cukai atas produk bajakan sekarang.

Dari DVD yang saya tonton, pada konser akbar tersebut Queen juga ikut berpartisipasi pada konser di Wembley Stadium yang terlihat pada DVD 2 Live Aid. Queen sendiri juga merilis dalam format DVD & Bluray Live Aid digabung dengan Montreal.

03 Queen di Live Aid

Queen di Live Aid

Pada kaset Live Aid 2 Live Aid at Wembley Stadium London rilisan Team Records dengan nomor T-3391 format C-90, Queen mengisi Side A dengan 6 lagu sebagai berikut:

1.      Bohemian Rhapsody

2.      Radio Ga-ga

3.      Hammer to Fall

4.      Crazy Little Thing Called Love

5.      We Will Rock You

6.      We Are The Champions

Sisanya diisi oleh Dire Straits, Bryan Ferry, Nick Kershaw, Elton John, Adam Ants, Paul Mc Cartney dan Band Aid.

Saya tidak berminat mengambil kaset yang lain, Karena kaset ini master nya menurut khabar adalah dari Video/TV yang pasti memang audio nya nggak kinclong.

Cukuplah saya menikmati format DVD nya.

04 DVD Live Aid (4 DVD) & Queen Rock Montreal & Live Aid

DVD Live Aid (4 DVD) & Queen Rock Montreal & Live Aid 


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 190 other followers