Tampur Masih Subur

Eddy Irawan

Mengisi akhir pekan dan akhir bulan ini, tadi sore saya iseng-iseng main ke Taman puring (Tampur) yg namanya sempat melegenda karena menjadi sentra barang-barang elektronik dan kaset bekas pada era 1990an-2000an.

Maka, sore itu saya habiskan waktu sekitar 2jam bersilaturahim dengan pedagang kaset Tampur yg masih tersisa dan tersetia di lantai 2. Terimakasih Pak Simon, Bang Buyung brewok dan bro Bram yang tetap bertahan di situs kaset bersejarah di Jakarta Selatan ini.

Terimakasih atas sambutan yg selalu hangat dan selalu menyisakan kaset-kaset yang antik buat saya. Foto-foto kaset ini adalah hasil silaturahim di Lapak pak Simon, bang Buyung dan bro Bram.

Pasar Minggu-20150228-00187

Pasar Minggu-20150228-00190

Pasar Minggu-20150228-00191

Pasar Minggu-20150228-00192

Salah satu kaset yang menarik adalah grup Cybotron rekaman Apple. Grup yg berasal dari Aussie ini mengusung aliran rock progresif yang sarat dengan permainan sintesizer dan alto saxophone. Kaset yg saya dapat ini (album ‘implosion’) merupakan album terakhir dari 3 album yg pernah dirilis oleh grup yg dibentuk pd tahun 1975 ini.
Menyimak musik Cybotron, persis mendengarkan kolaborasi musiknya Vangelis, Kraftwerk, Synergy dan Pulsar dalam satu session.

Lapak Tampur masih subur! (e)

6 Responses to “Tampur Masih Subur”

  1. Eddy Irawan Says:

    Mas Gatot, terimakasih. Di sela-sela kesibukan yg luar biasa, ternyata masih dpt dengan super cepat memposting kiriman tulisan ini. Semoga Allah selalu memberi kesehatan dan kemudahan bagi mas Gatot. Amin.

    • Gatot Widayanto Says:

      Aamiin. Mas Eddy, suwun sanget doanya. Semoga mas Eddy dirahmati Allah swt.
      Hebat mas Eddy menyambung silaturahim dengan Tampur yg sdh banyak dilupakan orang.

      • Eddy Irawan Says:

        Amiiin.
        Mas Gatot, sejak Blok M Square sdh menjadi terkenal sbg tempat transaksi vinyl/kaset/cd lama mengantikan Tampur, sekarang sedikit sekali pengunjung yg mampir ke lantai Tampur. Sy kuatir nasib Tampur akan saya dgn Lapangan Urip. Padahal Tampur msh perlu dihidupkan sebagai alternatif dan penyeimbang Blok M Square.

      • Gatot Widayanto Says:

        Setuju mas Eddy. Saya sdh lama tak ke blok m square karena klien saya lokasinya di Pusat semua. Hari Jumat lalu malah istri dan anak saya yang ngopi di Corelli. Katanya Corelli sekarang sdh lengkap jualannya karena ada makanan juga dan sudah tak jualan batu akik lagi. Koh Albert sadar kali ye …agar fokus aja di kafe, bukan akik ….he he he …
        Beberapa kali saya mau mampir blok m terhalang hujan atau kemalaman karena baru mulai gowes pulang bada Maghrib ….

  2. apec Says:

    Jadi ingat kejadian sekitar 10-12 th lalu, dapat Pink Floyd Yess Atom Heart Mother dari pak Brewok, dikala di Suroboyo rekaman Yess seharga 20 rb ( saat itu), saya dapat Yess tersebut hanya 10 ribu..saat itu pak Brewok jualan di luar..Sedangkan di dalam yang lantai 2, harga Yess sekitar 40-50 rb ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: