25 Or 6 to 4: The Short Story Of Chicago

Hippienov

Halo Mas G dan rekan-rekan semua, gara-gara tret Mas Eddy yang bertajuk “13…” aku jadi tergelitik untuk sharing album kompilasi ini di blog. Tadinya gak ada niat untuk menulis tentang kompilasi yang sudah cukup lama aku buat cd nya ini tapi akhirnya aku emailkan juga ke Mas G sekedar untuk menghibur rekan-rekan, semoga berkenan.

image

Awal terciptanya kompilasi ini karena ide isengku untuk membuat sebuah kompilasi lagu-lagu Chicago yang aku suka dalam 1 cd, khususnya lagu-lagu mereka era 70an. Sebetulnya aku sudah punya kaset dan cd kompilasi Chicago tapi campur dari era 70, 80 dan 90an. Aku ingin sekali punya kompilasi Chicago yang berisi lagu-lagu era 70an saja. Gayung bersambut akupun ketemu cd mp3 Chicago di sebuah lapak emperan, lumayan murah cuma 5 ribu perak seingatku, asik! Jadi nih nge-burn cd Chicago… Gak lama berselang aku mulai mewujudkan ide iseng ini diawali dengan proses pemilihan lagu, tapi namanya cd gocengan pastinya gak semua file bisa terbaca baik banyak yang “korup” alias rusak, menyebalkan karena banyak file yang rusak pas di lagu yang harusnya aku akan pilih dan ini menyebabkan proses awal proyek abal-abalku ini molor agak lama.
Setelah melalui proses seleksi yang sangat hati-hati karena aku harus pastikan lagu yang aku pilih tidak rusak file nya di tengah atau akhir lagu, sedangkan beberapa lagu yang “rusak” di bagian intro terpaksa aku akali dengan cara di-cut di bagian yang rusak kemudian tetap diikutsertakan dengan teknik “fade in”, akhirnya terjaringlah 18 lagu Chicago 70an sebagai berikut:

1. Song For You.
2. Colour My World.
3. Another Rainy Day In New York City.
4. Does Anybody Really Know What Time It Is.
5. 25 Or 6 To 4. 
6. No Tell Lover.
7. Saturday In The Park.
8. I’m A Man.
9. Baby, What A Big Surprise.
10. Old Days.
11. If You Leave Me Now.
12. Beginnings.
13. Call On Me.
14. Make Me Smile.
15. Questions 67 & 68.
16. Just You And Me.
17. Take Me Back To Chicago.
18. (I’ve Been) Searchin’ So Long.

Sayang aku gak bisa memasukkan beberapa lagu yang aku suka seperti lowdown, feeling stronger everyday, street player dan dialogue (part 1 & 2) karena file nya rusak parah gak bisa diakalin sama sekali.

Aku menghindari memberi judul kompilasi  ini “the best” karena banyak lagu bagus Chicago gak bisa masuk dan rasanya lebih humble aku beri judul “the short story of Chicago”, dan biar “serem” aku tambah embel-embel “25 or 6 to 4” di depannya, akal-akalan marketing aja biar menarik, hehehe… 

Demikian sharing ku kali ini, mohon maaf atas kekurangan yang ada dalam penulisan dan seperti biasa matursuwun Mas G atas waktu serta kesempatan yang diberikan. Juga untuk rekan-rekan yang sudah mampir membaca.

A boy who dreams music,
hippienov

10 Responses to “25 Or 6 to 4: The Short Story Of Chicago”

  1. andria Says:

    kok pas kebetulan senin kemarin saya bawa Chicago 17 terbitan Aquarius yg saat itu saya selalu patungan belinya dgn kakak . Kakak saya yg saat itu lbih dominanan dlm hal milih kaset yg kami beli berdua, soalnya banyak referensi musik dari pinjam kaset2 teman2 SMP-nya. karena kata kakak saya lagu Stay the Night bagus maka dipilihlah kaset tadi krn mungkin nggak nemu yg best. Ternyata pas saya setel kemarin selain lagu itu cuma Primadona dan You’re the Inspiration yg bagus, ke-3 lagu tadi tak ada di kompilasi mas Hippie😀
    kemarin dulu dapat kaset yg keluaran Billboard di pasar Magetan

  2. hippienov Says:

    Alo Mas Andria, wah ada “getaran musik” diantara kita nih mas, bisa pas sama-sama kepikiran Chicago, hehehe…
    Injih mas, lagu -lagu yang njenengan sebut memang bagus dan aku juga suka tapi terpaksa gak aku masukkan karena dari Chicago era 80an… Tapi pasti akan aku masukkan kalo aku buat kompilasi “Chicago 80s”. Suwun mas…

    • Eddy Irawan Says:

      Kompilasi mantap Bro Hippie. Andai msh jaman kaset bajakan, kompilasi ini pasti jadi kaset dgn title: a short story of Chicago C90 rekaman GL. direkam di atas pita maxell UD II. qiqiqiqiq

  3. hippienov Says:

    Hahaha… bukan rekaman Yess ya Mas Eddy?

  4. Hendrik Worotikan Says:

    Mas Hippie, Chicago termasuk dalam daftar grup yang saya suka. Beberapa kaset kompilasi band ini sy simpan hingga kini. Seperti The Best of Chicago (Aquarius kuning), The Very Best of Chicago ( Team C-90 harga msh Rp.2750), The Best of Chicago 2 (Saturn) dan The Heart of Chicago 1967-1997 (Warner).
    Seingat saya awal sy mengenal Chicago dgn mendengar lagu ‘Baby What A Big Surprise’ yg terdapat di kaset kompilasi. Sayang kasetnya sdh nggak ada. Terus lagu ‘The Greatest Love On Earth’, baru deh suka dengan yang lainnya, kayak ‘Saturday In The Park’, ‘If You Leave Me Now’, dll.
    Keren kompilasinya. Sekali-kali perlu juga dengar yang ‘romantis’. Hihihi…

    • hippienov Says:

      Terimakasih apresiasinya Mas Hendrik, aku juga suka Chicago. Dulunya aku tahu lewat hard to say I’m sorry dan aku pikir mereka band pop biasa. Tapi begitu tahu karya-karya lawas Chicago, barulah aku kepincut dengan musik mereka.
      The greatest love on earth keren mas, manis banget lagunya tentang long distance relationship, sayang di file mp3 ku lagu ini gak ada. Kalo ada pasti sudah aku selipkan juga.
      Iya mas, ada kalanya kita perlu dengar yang romantis supaya makin “hot” pas dengar prog, hehehe…

  5. andria Says:

    ada yg bilang Rollies itu Chicago-nya Indonesia ya pak Hendrik?

    • Hendrik Worotikan Says:

      Dulu sih pernah dengar ada yg bilang begitu Mas Andria. Mungkin ada konsep bermusik yg sama antara Chicago dan Rollies. Mereka sama sama menonjolkan fungsi alat tiupnya, atau dengan brass rock grupnya.
      Dalam beberapa kesempatan, dulu, Rollies pernah juga membawakan lagu lagu Chicago, seperti Old Days, If You Leave Me Now, dan lain lain.
      Salam.

  6. Gatot Widayanto Says:

    Mas Hippie, Chicago memang musiknya keren dan banyak lagu yang asik. Terima kasih telah memasykkan l am a Man yang merupakan lagu pertama yang saya kenal dari Chicago Transit Authority dan langsung JEGLUG jatuh cinta dengan lagu yang mewarnai masa kecil dan remaja saya. Kuweren dan nuansamatik pol lagu ini. Sebenernya semua lagu di album pertama ketika namanya CTA itu tak ada yang jelek; perpaduan brass section dan permainan gitar almarhumbTerry Kath sungguh memukau dan prog to the bone.

    Banyak lagu lainnya yang keren seperti Harry Truman, Street Player (Chicago XIII) dan juga ada satu atau dua lagu di album XXI saat Peter Cetera sdh tak ada diganti Jason Schef (?) juga mantab.

    Bicara tentang Chicago biasanya tak lpas juga dengan Chase, Blood Sweat nd Tears, Tower of Power dan Average White Band meski masing2 punya karakter sendiri.

    Ah ….jadi pengen pasang Chase yang brass section nya gahar dan semuanya trumpet itu …

  7. hippienov Says:

    Suwun Mas G, wah album “chicago transit authority” itu luar biasa Mas, Cichago sepertinya bikin album tanpa peduli bakal laku apa gak, yang penting sejalan mereka puas, buktinya ada instrumental guitar Terry Kath yang judulnya aku agak lupa “free form…” gitu d. Gila tuh lagu, aku berani jamin gak adakan ada band jaman sekarang yang berani masukin lagu seperti itu di album mereka.
    Dekade 80an Chicago jadi lebih ngepop dan market oriented menurutku, tapi betul kata Mas G tetap ada beberapa lagu mereka after Peter Cetera quit yang cukup bagus, mungkin hard nabit to break dan look away contohnya.
    Wah Chase, Tower of Power dan AWB aku belum pernah denger musiknya Mas, jadi penasaran nih soalnya aku juga suka band brass rock.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: