The 40-Year ProgGraphy (7 of 40)

Gatot Widayanto

Dekade I : Kaset Kompilasi Made-in Mas Henky

Ini masih berkisar dekade pertama yakni antara 1974 sampai 1984. Yang saya mau ceritakan adalah saat mas Henky kuliah di UGM jurusan Ekonomi Perusahaan di tahun 1973 sampai kalau gak salah 1978 dimana saat itu rumah madiun terasa sepi karena hanya saya dan ibu saja di rumah besar tersebut. Padahal saat mas Henky sekolah SMA negeri 1 Madiun, hampir tiap malam rumah kami dipakai sebagai pos begadang temen2 nya mas Henky. mereka bener2 begadang karena sampe pagi dan bahkan ada sebagian yang tidur di kamar depan yang memang kamar mas Henky. Senang juga ketika mereka kumpul kadang terdengar suara musik rock diputar dan saya merasa nikmat bisa mendenarkan samar-samar dari kamar tengah dimana saya menemani ibu tidur. Biyuh …itu kamar berisiknya bukan main kalau sudah kumpul karena bisa puluhan orang yang datang. Di sebalah kanan rumah kami adalah kantor polisi, jadi ya aman-aman saja rasanya. Kadang mereka main gitar membawakan lagu-lagu yang saya kadang gak paham …dan akhirnya saya tahu bahwa yang dimainkan adalah “Mood For a Day” atau “The Clap” nya Yes. Atau kadang “Stairway To Heaven”. Namun setelah mas Henky kuliah pun kalau liburan, tempat kami tetep buat ngepos temen2 mas Henky itu. Yang paling jago main gitar namanya mas Kandar (fotonya pernah saya posting di blog ini).

Yang jadi topik sekarang adalah saat mas Henky kuliah tersebut. Ini paling menarik karena saat itu setiap liburan mas Henky selalu membawa satu atu dua kaset yeng merupakan kompilasi lagu-lagu yang direkam dari PH nya radio Geronimo. Banyak sekali koleksi kaset kompilasi saya saat itu dan sungguh selalu saja lagu-lagunya menarik dan menjadi perkenalan saya pada musik-musik atau band tertentu. Pertama kali saya dengar ‘Stairway To Heaven’ ya dari kaset kompilasi dan bahkan saya tak tahu itu dari album LZ ke berapa. Kalau ditanya ada berapa kaset kompilasi, jelas saya lupa. Gak semuanya kaset kompilasi sih, kadang album tertentu dari sebuah band. Namun akan saya uraikan beberapa lagu atau band yang saya ingat sekali.

  1. “I am A Man” – Chicago Transit Authority. Ini merupakan kali pertama saya kenal ada band namanya Chicago karena memang lagu ini keren banget. Satu hal yang membuat saya kepincut dengan lagu ini ya karena di tengah lagu atau interlude nya ada “kothekan” bebunyian perkusi dan drums solo yang keren banget. Kebetulan di kompilasi tersebut lagu ini merupakan yang pertama, jadi ya bolak balik saya setel karena memang keren. sampe sekarang saya masih suka lagu ini.
  2. “Smiling Faces Sometime” – Rare Earth. Lagu ini lucu pol karena ada narasi dan ketawa ketiwi yang unik sekali di bagian awalnya. Musiknya jan claro pol ….Nikmat sekali. Ini saya sambil pasang lagu ini via youtube. Lucu dah lagunya ….bikin ketawa sendiri kalau denger.
  3. “Hold Your Head Up” – Argent. Wah ini juga lagu nuansamatik pol. Sebenarnya ada beberapa lagunya yang enak dan direkam mas Henky. tapi saya gak ingat judulnya.
  4. “Nutbush City Limits” – Ike & Tina Turner. Ini lagu rock kecimpringan yang sebenernya biasa saja. namun karena nama Ike & Tina Turner sering disebut di Aktuil, maka saya ikut2an seneng juga … ha ha ha ha ..padahal jauh dari prog pol …
  5. “Woman” – Barrabas. Sebenernya saya gak faham band ini namun sering banget mas Henky merekam lagunya; saya hanya ikut2-an seneng aja, buat godeg2 ajah …
  6. “Live 73” – Uriah Heep. Whooooaaaaa…ini kaset kesayangan terutama di lagu Gypsy dimana panjang banget dan ada solo drums dan solo kibor nan keren pol!!! Uwediyan kaset ini dulu tiap hari saya setel kuwenceng …terutama dibagia awal saat nyetem gitar dan Byron bilang “Uriah Heep …” JRENG! thak dung dung JRENG ….”Sunrise ….” whoooaaaa…menhjunjam kalbu tuwenan!!! Uwediyaaaaaannn!!!
  7. “Journey to The Center of The Earth” – Rick Wakeman. kalau ini jelas prog dan saya juga awalnya gak tahu bahwa ini adalah Wakeman karena kasetnya telanjang tanpa bungkus dan dicorekin bendera Inggris pake spidol Artline 70 …wakakakakak … saya njumbul terkesima dengan kaset ini karena kok lucu banyak ngomong selain nyanyi dan musik nguing nguing ….biyuh biyuh ….musik kok ngguwajak tenan! Saya gak nyadar ini musik siapa yang jelas tiap hari juga saya setel karena aneh dan gak lurus seperti musik rock biasanya. Gagah sekali musiknya. saya gak peduli saat itu ini musiknya siapa …pokoke paling keren ya pembukaannya yang orkestra penuh. Juga ketika narator bilang “They call the street …THE HANSBACH!!!” …JRENG!!! Biyuh biyuh …ngguwajak temenan musike!!! Bayangin …saat itu saya bocah clondo ingusan yang masih SMP klas 3 tapi disuguhi musik berkualitas prima dari wakeman. Apa gak paling nggantheng saya saat itu se Madiun? Lha mana ada cah mediun menikmati Rick Wakeman kala itu??!!! Pow gak visioner to saya? Ha ha ha ha ha ha …. Saya tuh baru ngeh ini Wakeman ketika kakak saya lainnya, mas Jokky, yang tinggal di Jakarta berlibur ke Madiun bawa kaset Prambors Hits dan ada tulisan: Journey – Rick Wakeman. Wooooooooo …..!!! Gitu to? pantesan musike nggajak tenan!
  8. “Fragile” – Yes dan “Brain salad Surgery” – ELP. Ini sudah saya ceritakan di 5 of 40.
  9. Kompilasi Shirley Basey dan Roberta Flack (lupa lagunya apa aja …tapi termsuk Never never Never … Going Going Gone ) …hahahahaha …pop pol!
  10. Osibisa yang ada lagu terlarang TNT itu …saya juga direkamin satu album penuh … “Allahu Akbar ..Bismillah …ala ala …”. tapi lagu ini dilarang karena melawan syahadtain. Astaghfirullah …saat itu saya ndak tahu dan hafal liriknya karena memang lagunya enak banget.
  11. “Yessongs” – Yes. Ini kaset keren dan direkam di pita TDK; kalau gak salah dua kaset direkamin mas Henky. mantab jaya!
  12. “Man of Miracles” – Styx. Keren nih kaset, direkam di pita Maxell dan saya langsung suka “Evil Eyes”, “A Song For Suzanne”, “Christopher Mr Christopher” …. Wah nuansamatik banget kaset ini. Untung sudah dapet versi Billboard nya dari mas Andria.

Sebenarnya masih banyak lagi kaset kompilasi tanpa judul, namun saya sudah lupa. Yang jelas semuanya merupakan perkenalan saya dengan beberapa kelompok musik. menikmati musik kompilasi itu enaknya banyak variasi dan sering gak tahu ini lagunya siapa. Hari-hari saya semakin berbunga dengan adanya kaset-kaset made-in mas Henky ini. Oh ya …selain itu mas Henky juga membawa kaset2 rekaman yang dijual di Yogyakarta saat itu:

  1. “No Earthly Connection” rekaman Pop Discotic. Opo tumon?
  2. “Flowers” Rolling Stones rekaman Aquarius hitam putih
  3. “Teaser” Tommy Bolin rekaman Aquarius hitam putih
  4. “Wish You Were Here” Pink Floyd rekaman Aquarius hitam putih
  5. “Black and Blue” Rolling Stones rekaman Perina Aquarius kuning. Mas henky seneng banget dengan lagu “Memory Motel” sedangkan saya “Fool To Cry”
  6. “Nursery Cryme” Genesis (side B nya Kayak II) rekaman Pop Discotic kuno
  7. “Six Wives of Henry VIII” Rick wakeman rekaman Aquarius hitam putih
  8. “Captain Fantastic and the Brown Dirt Cowboy” Elton John rekaman Aquarius hitam putih (ini album terbaik Elton John, menurut saya)
  9. ….lupa yang lainnya …

memang jaman normal itu indah sekali …. JRENG!

Ojok ngguyu yo ...ini foto jadul saat saya hari ketiga bidhuren (makany tembem): Saya, Ibu, mas Henky. Di belakang ada TV item putih merek Sierra ...ha ha ha ha ...tooobz!!!

Ojok ngguyu yo …ini foto jadul saat saya hari ketiga bidhuren alias alergi karena makan udang air tawar (makanya tembem): Saya, Ibu, mas Henky. Di belakang ada TV item putih merek Sierra …ha ha ha ha …tooobz!!! Ini sekitar tahun 1976 atau 1977.

 

 

17 Responses to “The 40-Year ProgGraphy (7 of 40)”

  1. Budi Putra Says:

    Mas Gatot culun bgt ya….hahahaha….wah kalo mas Henky tongkrongannya udh keliatan ngerock bgt…..keren!

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Henky itu kribonya lbh keren dibandingkan Ahmad Albar ….bener2 mantab kribonya. Di madiun hanya ada satu orang kribo …ya dia itu ….ha ha ha ….

  2. Budi Putra Says:

    Hahaha….asik ya mas satu keluarga suka musik rock. Seru!. saya jd ingat teman semasa di Kreo dulu…satu keluarga fans berat Led Zeppelin….jd kalo mrk ngumpul mainin deh tuh stairway to heaven…wah keren bgt. Dari teman saya ini sy pernah beli Uriah Heep (very best), Pink Floyd (wish you…), dan Queen, di bandrol cuma 3.000,-….Wah saya jd ingat teman saya itu, setelah bapaknya meninggal mereka pindah rumah….entah dimana.

    • Gatot Widayanto Says:

      Wah itu wajib dicari temennya itu, mas Budi … Silaturahim harus tetap dijaga. Apalagi landasannya musik … ha ha ha ha … Ayo mas, mumukan di blog gemblung ini, namanya siapa. Blog ini dibaca satu milyar orang lho mas … Masak dari 1 milyar itu tak satupun teman mas Budi? Apalagi kalau suka musik, nyasarnya ke sini juga mas …. Hayo monggo …WANTED! Ha ha ha ha …

      • Budi Putra Says:

        Iya mas Gatot…pada kemana mereka ya. Kalo teman sy Edi yg jaman SMP sdh dengerin Yes kbrnya dia domisili di kampung istrinya di Kalimantan….temen sy yg tersebut di atas blm dpt infonya….semoga aja nemu blog ini. Halo… (nama panggilan) Simon, Nyamuk, Senget….pada dimana nih???

      • Gatot Widayanto Says:

        Semoga mas Edi di Kalimantan membaca tret ini. Aamiin …

      • Gatot Widayanto Says:

        Kok ada yang namanya Nyamuk mas Budi? Ha ha ha …

  3. andria Says:

    Dulu teman saya yg asal Magetan juga pernah punya potongan rambut seperti pak Gatot. Model “gondes” katanya, kependekan dari Gondrong Ndeso🙂

    • Gatot Widayanto Says:

      Wah iya mas Andria ,….pokoke begitu lulus SMP cita2nya sederhana: rambut guwondrong! Soalnya SMP gak boleh gondrong blas! Ha ha ha ha ….

  4. hippienov Says:

    Tret ini keren buanget, lagu-lagu yang ditulis Mas G nuansamatik pol begitu pula ulasannya. Tapi yang paling bikin aku sumringah adalah foto djadoel Mas G beserta Mas Henky dan Ibunda…Tuobz tenan, ternyata Mas G dan Mas Henky dulu pernah jadi “hippies”… Rambut gondrong dan celana cutbray… Keren Mas G…
    Mode/gaya 70an seperti ini yang sampai hari ini aku masih coba pertahankan, cutbray nya gak masalah tapi rambut gondrong-nya yang agak sulit karena harus kompromi dengan peraturan kantor. Tapi cita-citaku kalo nanti sudah bisa mengikuti jejak Mas G “BDR” aku akan meng-gondrong-kan rambut sebelum makin tipis termakan usia, hahaha…

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Hippie …

      Hidup cutbray!
      Hidup gondrong!
      Hua ha ha ha …. Kalau saya sdh tdk ber cutbray dan gondrong ria lagi mas …udah lewat jamannya …ha ha ha … Tapi pengen juga gondrong lagi ….he he …

      Ngomong2 foto di atas …saya baru ingat bahwa saat itu mas Henky mau balik ke Yogya sedangkan saya tadinya gak mau foto karena masih “tembem” akibat alergi makan udang yg hidup di air tawar. Tapi karena mas Henky mau pulang dan “tustel” nya mau dibawa yang punya, sedangkan filmnya yg isi 36 ASA 100 mau habis (ha ha ha ….inget rol filem jaman dulu ya …) …akhirnya ya seperti gambar di atas

      • khalil logomotif Says:

        Kenapa ya dulu kamera disebut tustel?

      • hippienov Says:

        Hahaha… Iya Mas G, cutbray dan gondrong sudah lewat jamannya tapi asik loh mas to be different, maksudnya disaat orang-orang umumnya pake celana baggy, pinsil, atau model lurus eh kita beda pake cutbray. Celana bahan yang aku punya juga aku sengaja bikin sendiri mas karena kalo beli jadi di toko gak ada yang cutbray, hahaha…
        Terus disaat orang-orang berpotong rambut cepak dan rapi eh kita sendirian yang berani gondrong. Against the mainstream, hehehe…

      • hippienov Says:

        Aku jadi inget sama tustel Fuji (kalo gak salah mereknya) punya papaku. Harus beli roll film dulu kalo mau dipake, udah gitu kalo gak sengaja cover belakang tustel terbuka saat ada roll film di dalamnya akan “terbakar” film nya, hahaha… Asik kalo inget jaman itu mas, ribet tapi mengasyikkan.

  5. prasetyoindro Says:

    ketiga-tiganya classic semua!! dari potongan rambut, baju, dan barang2 di sekitarnya…

  6. Hengki Says:

    Mas Gatot masih nyimpen kaset The Best nya Rolling Stones yg versi Perina kuning? Side A lagu pertama: Lady Jane. Kalo ada tolong donk minta track list nya. Makasih banyak!

    • Gatot Widayanto Says:

      Waduh mas Hengki …saya malah tidak pernah punya kaset kompilasi Rolling Stones tersebut. Mungkin ada temen2 lain yang punya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: