Indahnya Persahabatan (2)

Gatot Widayanto

The life side of the blog:
Kartu Nama Kontroversial

Saya pernah dikritik oleh mitra kerja saya yg basisnya di London namun saat itu (awal 2013) kami berkesempatan bermitra-kerja menggarap proyek di Indonesia, Steve Ashley, karena saya tak pernah membawa kartu nama di setiap pertemuan kerja dengan pihak luar. Dia lebih kaget lagi ketika saya kasih tahu bahwa saya memang gak punya kartu nama. Alasan saya sederhana: di jaman gadgetmatik gini siapa sih yang mau simpan kartu nama? Paling juga setelah terima kartu nama langsung dibuang ke tong sampah dengan sebelumnya ditekuk-tekuk dulu. Ini bukan gosip karena dahulu kala saya pernah mengalami ini: kartu nama saya ditekuk tekuk sampe berlipatkali seolah tak ada maknanya lagi bagi orang yg menekuknya. Jadi … Buat apa bikin pencemaran alam? Makanya saya gak mau bikin kartu nama.
Hal ini berbeda lagi ketika awal tahun ini saya harus bikin proposal untuk sebuah kelompok usaha yang besar dan CEO nya baru  saja dinobatkan sebagai Best CEO  Ernst and Young Indonesia. Saya dijadwalkan bertemu dengan CEO ini untuk interview. Wah! Cilaka telulas tenan! Lucu juga kalau gak membawa kartu nama. Akhirnya saya terpaksa bikin satu boks kartu nama dengan desain standar yang diberi oleh Microsoft Word. Bagi saya fungsi kartu nama hanyalah memberikan informasi ke orang lain sehingga saya bisa dihubungi suatu ketika nanti.

Namun …

Saya punya temen yang baik hati dan selalu memberikan masukan kepada saya meski tanpa diminta sekalipun. Ya tentu saya seneng sekali menerima masukan …lha wong gratis kok! Namun masukannya kali ini bikin sakit hati karena nunjek ulu ati ngantek babak bundhasz bocèl2 atiku. Dia berbeda pendapat dengan saya soal kartu nama. Prinsip atau falsafah saya bahwa kartu nama sekedar informasi saja sama dia diluluh-lantakkan, dilumatkan sampek remuk hingga tak hanya ati saya yang bundhaz tapi juga raiku ajur (muka saya hancur – red. Sepuntene ingkang khathah). Pokoke prinsip saya dihinakan dan diinjek-injek alias dia gak setuju dengan prinsip sederhana saya tersebut. Dia cincang saya habis2an seperti daging yang mau dibuat perkedel itu.

Menurut kawan saya yang teguh pendirian namun baik hati ini …. Kartu nama bukan sekedar informasi belaka namun lebih dalam dan luas dari itu! It’s all about visual identity! Saya manggut manggut saja saat dia bilang visual identity seolah saya memahami penjelasannya padahal saya ndomblong ora ngerti babar pisan opo karepe. Dengan semangat ia menjelaskan argumentasinya dan juga akhirnya menjelaskan ke saya apa itu visual identity. Saya makin bingung namun sedikit demi sedikit mulai paham seperti A Crack In The Ice lagunya Arena The Visitor itu …ha ha ha ….

Diskusi semakin memuncak ketika akhirnya dia menawarkan diri untuk membuat desain kartu nama buat saya. Sebenernya saya malas menerima tawaran ini karena sudah punya kartu nama desainnya ecek2 yang penting punya. Tapi ya saya gak enak menolak tawaran baiknya to? Yo wis ndak pa pa  ….

Setelah lama sekali dari pembicaraan kartu nama, sekitar sebulan kemudian saya menerima desain tersebut via email. Bayangan saya tentunya  pasti warnanya kombinasi keren. Saya sungguh kaget ketika melihat desain yang sangat sederhana dan cenderung jelek itu. Pertama, warnanya hanya hitam dan putih. Walah! Kalau cumak bikin hitam putih saya ya bisa …pikir saya! Ha ha ha … Kedua, ada tulisan yang dibuat terbalik …takutnya kesalahan. Ternyata memang katanya dibuat begitu. Waduh. Malah ora karuan. Ha ha ha …

Rupanya pandangan saya sepenuhnya salah karena kartu tersebut didesain dengan penuh makna.

1. Warna hitam putih merupakan simbolisasi dari perubahan dari dunia hitam menuju putih, artinya dari kegelapan menuju terang. Jelas filosofi ini cocok dengan kegiatan transformasi budaya yang saya lakukan untuk klien. Jadi ya cucok sekali dengan profesi saya. Jrèng! Salut saya dengan ide satu ini.

2. Yang lebih gila lagi justru mengapa kartu nama ini salah satu sisinya dibuat dengan huruf kebalik?! Pasti orang gila yang bilang bila ini juga didesain begini adanya. Ternyata … Justru saya yang mungkin gila setelah tahu tujuannya membuat kebalik. Rupanya kartu ini harus ada cara yang tepat buat menyampaikannya ke orang yakni, tulisan CHANGE nya harus dalam posisi dimana penerima kartu bisa membaca dengan baik, tidak kebalik.
Tak berhenti disitu, selanjutnya saya harus berharap penerima kartu membalikkan kartu dibalik tulisan CHANGE karena tak ada informasi apapun selain tulisan CHANGE. Dan begitu dia balik kartu maka ….èng ing èng … Ternyata tertera informasi nama dan nomer telpon saya dalal posisi kebalik!
Selanjutnya …. Saya harus berharap si penerima kartu bertanya: “Kok terbalik sih?” …yang kemudian saya harus jawab meyakinkan : “CHANGE dong pak!” (Alias penerima kartu saya suruh memutar kartu nama saya seratus delapan puluh derajat.

BINGO! What a brilliant idea!!!!

Sontak pandangan saya berubah seratus delapan puluh derajat dari HATE ke LOVE dalam sekejap saja!!! Tak hanya itu …. Saya buwangga pol sama kartu nama saya ini. Uwediyaaaaaan …… Bajindhul tuwenaaaan ….!

Dan …

Yang lebih membanggakan lagi, konseptor dan perancang kartu nama saya yang kontroversial ini tak lain adalah salah satu gemblungers yang menghuni blog super guwemblung ini !! Pow ra uwediyan tenan!!!! Tak perlu disebut namanya tentu yang membaca tret ini sudah bisa menebak OI OI OI SIAPA DIA tanpa mungkin meleset tebakannya. Beliau jugalah yang mendesain penampilan blog gemblung ini yang bener2 jadi proggy pol! Beliau adalah manusia yang kreatip dan banyak konsep dahzyat di otaknya. Luar biasa! Saya sangat berterima kasih kepadanya karena pertemanan yang terjalin di blog gemblung ini telah melebar ke ranah penuh berkah. Semoga beliau dan keluarganya diberi rahmat okeh Allah Tabaroka Wa Taala. Aamiin.

Catatan:
Untuk sementara waktu sengaja tak saya sertakan foto kartu nama saya, biar temen2 membayangkan dulu dan penasaran karenanya. Pada akhirnya anda akan berpikir betapa sederhana tampilan kartu nama saya. Dan memang begitulah maunya.

Indahnya persahabatan …

— setelah baca komentar mas Herman maka perlu saya upload foto kartu nama saya —

Benar sekali, konseptor dan perancangnya adalah mas Khalil Logomotif. Pokoknya top banget konsep dan rancangannya. Ini dia:

1.) Dari sisi saya sebagai pemilik kartu nama yang sedang memberikan ke orang lain, inilah yang terbaca dari sisi saya.

image

Ini adalah posisi dari sisi saya sebagai pemilik kartu nama sedang memberikan kartu ini ke orang lain.

2.) Sedangkan dari sisi penerima kartu nama ia akan secara otomatis membalikkan kartu nama ke kiri atau je kanan sebesar seratus delapan puluh derajat dan inilah yang ia jumpai:
image

Diharapkan dia akan komentar: “Kok terbalik pak Gatot?”.

BOOM!!! Kena loe!! Memang disengaja tauk! Ha ha ha ha ….

JrènG!

Matur nuwun sanget mas Khalil atas kebaikan hatinya. Sepuntene ingkang khathah …

Salam,
G


20 Responses to “Indahnya Persahabatan (2)”

  1. herman Says:

    Wah penasaran puuuoolll pengen lihat kartu namanya……saya yakin penerima kartu nama Mas G akan mudah mengingat Mas G karena kartu namanya yang unik tersebut…Memang nggak perlu lagi disebutkan siapa nama desainer kartu nama tersebut semua warga Blog ini juga sudah kenal….Tetapi buat pengunjung baru ya nggak apa – apa kalau diberi tahu nama desainernya Mas Khalil Logomotif….hahaha…..
    Meskipun saya juga nggak punya kartu nama tetapi ada yang pernah memberi masukan bahwa kalau bikin kartu nama harus ada sesuatu yang bikin orang mudah inget karena kalau enggak akan semudah itu pula orang melupakan kita…hehehe kata dia lho ini…..Kalau kartu nama Mas G ini tidak hanya membuat orang inget, tetapi malah terkesan…..
    Sepuntene ingkang katah…..

    • Gatot Widayanto Says:

      mas Herman,

      saya sudah upload fotonya.

      benar juga …bagi yg belum biasa buka blog ini mungkin belum tahu bahwa mas Khalil Logomotif lah yang membuat visual identity saya ini ….

      suwun suwun ….

      • khalil logomotif Says:

        1. Terima kasih. Memang banyak yang tersiksa kalau ngobrol sama saya…hahahahaha

        2. Mas Gatot kenapa? Kebanyakan makan sambal dari Apec?…HAHAHAHAHAHAHAHA

      • Gatot Widayanto Says:

        Mas Khalil …

        1. Gak masalah …yang penting After The Ordeal …

        2. Ketemu pak dokter Apec kuwi bikin awak seger ….banyak ketawa …!!!

    • khalil logomotif Says:

      1. Hai mas Herman….udah lama ngga ketemu!
      Malu saya kalau disebut sebut begitu mas…saya cuma rt/rw beginian aja kok mas!

      2. Mas Herman, bukan kartu namanya, tapi nama dikartunya, yg bikin orang ngga lupa…Boss GEWE…konsultan perubahan yg dari dulu ngga berubah rubah prognya! Hahahahaha!

      Np: nomore prog!

      • Gatot Widayanto Says:

        2. Katanya pakar perubahan ….di dunia ini satu2nya yang tetap ya perubahan itu ….(dimana musik prog masuk di dalamnya! Ha ha ha ….)

      • khalil logomotif Says:

        2. Mungkin berputar mas, bukan berubah. Kan malam ngga pernah berubah jadi siang, siang ya siang, malam ya malam, kedua duanya berputer bergiliran. Ulet ngga berubah jadi baterplai, ulet ya ulet, baterplai ya baterplai, cuma berputer aja bergiliran. Mana ada didunia ini yg ngga berputer bergilir giliran? Kaset misalnya! Kita yg nganggapnya mereka berubah…padahal cuma berputer. Kalau ada yg berubah..berarti magic..sihir!

        3. Ngga marahkan kalau beda? Saya jg baru nyadarin itu baru baru ini.

  2. andria h8 Says:

    harusnya dulu (tahun 2008/2009) pas mulai reorganisasi direktorat atau kanwil saya nyewa pak gatot jadi konsultan perubahan😀
    tapi seperti biasa para petinggi lebih suka konsultan yg ke arah nDangdut yang lebih meriah daripada ke arah prog yg pakai mikir.

    • Gatot Widayanto Says:

      Ha ha ha … Di setiap acara yang ada ndang ndut nya saya selalu diam seribu bahasa dan mati rasa karena gak faham blas. Biarkan mereka joget bila itu membuat hatinya riang ….
      Namun di acara saya musik yg mengiringi ya kudu prog …he he …

      Sepuntene ingkang khathah …

      Sugeng ngelampahi jejibahan.

  3. Gatot Widayanto Says:

    Di beberapa kali pertemuan saya suka sekali membahas secara khusus kartu nama saya ini. Bukan ….bukan mempromosikan siapa yang tertulis di kartu itu namun siapa yang mengkonsepnya! Termasuk pada hari Jumat sore di depan 275 orang peserta acara saya di Kobangdikal Surabaya , disaksikan oleh salah satu Direktur nya yang sengaja saya tarik ke panggung buat saya ajak mendemonstrasikan CARA memberikan kartu nama dan sekaligus menjelaskan ke khalayak ramai apa yang tertera di dua sisi kartu. Pada akhir sesi demonstrasi itu saya tanya apa yang belau rasakan saat menerima kartu tersebut. Ini komentar pak Direktur tersebut:

    Pertama, kartu nama kok hanya tulisan CHANGE yang besar tanpa ada nama orang. Namun itu memaksa saya membalik kartu ini.

    Kedua, informasi yang ada di balik kartu kok terbalik dan memaksa saya memutarnya lagi secara otomatis, pada permukaan yang sama hingga saya bisa membaca informasi yang tertera di kartu.

    Ketiga, kartu ini unik.

    JRENG!

  4. hippienov Says:

    Seandainya aku belum pernah ketemu Mas G dan nelum mengenal beliau, dari kartu namanya aku akan menerka kalo beliau “bukan orang biasa”, ada sesuatu yang extraordinary karena design namecard nya sangat diluar mainstream yang boring, terus aku akan menebak-nebak musik apa yang disukainya.. kalo kartu namanya saja sudah unik pasti musik kesukaannya juga gak mainstream.

    Tuobz buat design Mas Khalil, bener-bener ngeprog…

  5. Budi putra Says:

    Keren desainnya…simple tp berkelas!

  6. apec Says:

    Setuju dengan Mas Khalil mengenai Pendapat bahwa sesuatu itu berputar , seperti kaset, sebab kalo kaset gak berputar gak bisa didengarkan……

  7. apec Says:

    ha..ha..ha.. iyo ,benerrrr…dipajang dan dilihat…

  8. hippienov Says:

    Tapi perlu juga diputer sekali-sekali mas… takutnya jamuran kalo hanya dipajang saja, hehehe…

  9. Gatot Widayanto Says:

    THINK DIFFERENTLY

    Siang ini tadi jam 13:30 sd 14:30 saya ada meeting dengan potential business partner, wong bule lagi. Di awal pertemuan dia sudah memberikan kartu nama yang “standar” pol dan saya sengaja tak mengeluarkan kartu saya yang keren pol sambil bilang “I’ll give you mine later”. Dia bilang “It’s OK ..”.

    Pembicaraan kemudian berlanjut dengan dia menjelaskan tentang proyek yang ia sedang kerjakan. Saya mengikuti dengan seksama sampe akhirnya dia bilang “It’s all about change and I don’t thing it’s something to do with technical issue in here …that’s secondary. And the major thing is CHANGE”.

    “Well, it’s now about time to deliver my promise to give my biz card …” ujar saya sambil dengan meyakinkan mengeluarkan kartu nama kontroversial saya . Saya selalu PEDE pol ketika mengeluarkan kartu nama saya, apalagi di saat yang tepat, yakno lawan bicara saya mengatakan sendiri tentang CHANGE.

    Kemudian saya serahkan kartu sesuai juklak yang digariskan Pak Khalil Logomotif, sang konseptor ….dan ini reaksi dia:

    “Wow! CHAAAANGE …!!! Terrific!” (sambil memandang tulisan CHANGE di kartu tersebut)

    Tak lama kemudian dia balik kartu dengan cara konvensional
    Namun tak ia peroleh nama saya tertulis dengan baik
    Akhirnya ia puter lagi sampe mendapatkan nama saya terbaca

    Kemudian saya jelaskan filosofi kartu sesuai dengan juklak yang diberikan Pak Khalil Logomotif, desainer paling top di dunia …

    Dan ini komentar dia:

    “Well yeah … we have to THINK DIFFERENTLY! You are right! It’s really good.”

    JRENG!!!!!

    Uwediyaaaaannn….!!! Puas juga saya ngerjain londo … Dia pikir wong Indonesia gak ada yang kreatip! Rasain lu!

    Whua ha ha ha ha ha ha ha ….

    Khalil Logomotif kok dilawan ….!!!

  10. Gatot Widayanto Says:

    Hari Jumat lalu (7 Nov 2014) meeting dengan potential client. Mereka kagum dengan Kartu nama nyleneh ini dan setelah saya jelaskan mereka semakin tertohok kagumnya …. Memang muwantab tenan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: