Sejenak di Kota Lama – The Warning

Kemarin krn gambarnya sdh terlalu banyak maka apa yang saya dapat baru saya tampilkan di sini.
Kelompok pertama adalah kaset-kaset produksi lama.

zz1

  1. Air Supply adalah satu dari sedikit grup pop yang saya sukai, dulu kakak saya yang mengenalkan & lagu-lagu mereka jarang saya dengar di radio (kecuali saya muter gelombang yg salah atau salah waktu mendengarkan). Kebetulan kemarin dalam satu bundel ada banyak Air Supply produksi baru dan 3 yang lama. Karena beda judul album maka saya ambil semua & pertama kali saya memegang sampul yang sebenarnya bukan cuma di layar komputer via internet.
  2. Suzi Quatro rekaman Gold Fingers, saya punya SQ tapi yang ini mumpung ada aja.
  3. Weird Al Yankovic adalah musisi parodi, di Indonesia jaman dulu ada P Project yang mirip. Sebelum dikenal dgn memparodikan lagu Nirvana-Smells Like nirvana kaset-kaset awalnya sdh banyak beredar di jaman non royalty. Ada1 lagu lengkap yang diparodikan ada pula potongan2 lagu yang disatukan. Lagu Sledgehammer-nya Peter Gabriel sepotong dinyanyikan dgn irama ceria semacam Looney Tunes🙂
  4. Rick Springfield adalah penyanyi AOR idola para remaja tahun 80-an, setahu saya Rick aktif lagi sekarang tentu saja dengan penggemar yang berbeda. Album Live ini C-90 yang direkam oleh Billboard. Lagu awalnya malah mengingatkan lagu Valkyrie dari Asia di album Gravitas.
  5. Kaset Roger Hodgson yang bersolo karir ini adalah yang paling sering saya lihat jaman dulu, Tambahan di side B ada Steve Hackett 3 lagu🙂

Untuk kelompok kaset royalty sebenarnya tak istimewa:

zz2

  1. Enya-Amarantine, masih tersegel shg dijual hampir sma harga asli. Enya saya sukai karena musik & suaranya unik.
  2. the Chieftains juga musisi unik dari Irlandia, saya pernah punya tapi dihilangkan adik saya.Makanya kali ini saya beli untuk mengembalikan kenangannya.
  3. Aerosmith – Get a Grip adalah era Aerosmith menuju kesuksesan tahap II & dikenal lebih banyak orang. Sayangnya sampul dan kasetnya sdh tidak mulus.
  4. the Best White Lion adalah kaset terakhir grup si suami terakhir Ayu Azhari sebelum bubar. Sang gitaris, Vito Brata, sudah tak ingin lagi berreuni walau dibujuk dengan fasilitas apapun.
  5. Dulu saya pernah nonton film Wayne’s World, konon gara2 mereka Bohemian Rhapsody-nya Queen jadi terkenal lagi. Soundtrack ini berisi lagu-lagu hard rock yang digunakan di film mereka.
  6. album Strait Up adalah album tribute untuk vokalis grup Snot, band alternative rock. Beberapa hari yang lalu saya lihat di internet dan kok kebetulan ada kasetnya di sana. Sebenarnya saya beli karena ingin tahu saja.

Memang perburuan kaset lama sangat mengasyikkan, terutama bila nemu kaset2 yang kita idam-idamkan. Bagi saya harga tetap jadi pertimbangan, apalagi kl cuma ingin dengar lagunya masih bisa didapat dari mp3 yg bisa dicari via internet. Dari penemuan kembali kaset-kaset lama ini ada beberapa peringatan yang perlu saya bagikan pada Anda semua, bila berminat.

  1. Bila Anda menemukan kaset-kaset lama jangan jadi euphoria.
    Saya termasuk di dalamnya, wl sdh berpengalaman tetap saja kesenengen kl sdh nemu tempat seperti RM Minang Jaya. Euphoria membuat kita tak waspada. Saya kemarin tdk mengecek kaset Air Supply- Lost in Love produksi Contessa karena percaya 100% isinya benar. Ternyata isinya malah the best of America yg sdh tercetak di rumah kaset sbg ciri khas Saturn. Walau di kaset AS terbitan Hins ada separo album Lost in Love sbg side b tapi sayang juga. Kesalahan yang fatal.
    Kondisi pita juga perlu diperhatikan, gulungan pita karena pernah kriting atau terlipat akan kelihatan kendor. Ada beda pita kendor karena di-rewind dengan karena rusak. kaset Get a Grip termasuk ketidak telitian saya, ada bagian pita yang melipat & sebenarnya sdh dapat diduga dari penampakan gulungan pitanya.
    Penampakan fisik cover & rumah kaset juga perlu dilihat, bila terlalu mulus untuk kaset2 langka malah bisa dicurigai sebagai bajakan Bandung atau Malang
  2. Bila memang disediakan tape untuk mencoba, cobalah dahulu
    Setelah penampakan fisik tadi silakan mencoba kasetnya. Penjualnya biasanya cukup sabar melayani percobaan tadi. Bahkan orang2 pro macam pak Priyo tak mengenal semua lagu, Bisa saja rumah kasetnya sama tapi isinya lain, apalagi kalau rumah kasetnya benar-benar lain. Hal ini juga bisa mendeteksi apakah ini kaset bajakan atau orisinil.
  3. Bila memungkinkan untuk ditawar tawarlah
    Tidak ada salahnya kita menawar jualan yang ditawarkan. Biasanya kl beli banyak harga bisa turun, bahkan seandainya harga sdh termasuk murah🙂 Kaset-kaset saya kemarin dikategorikan jadi 3 harga tapi saya tawar untuk sama harganya ditolak. Anehnya saat saya tawar saat harga fix malah bisa lebih murah dari yang saya tawar sebelumnya tadi🙂

Semoga rekan-rekan gemblunger lain tak perlu mengulangi kesalahan-kesalahan saya tadi dengan sedikit catatan tambahan ini.

2 Responses to “Sejenak di Kota Lama – The Warning”

  1. andria Says:

    trims pak gatot sdh dimuat, msh ada perjumpaan dgn pak priyo di Bringharjo Yogya yg blm sempat saya buat tulisannya.

  2. hippienov Says:

    Kesalahan-kesalahan yang Mas Andria sampaikan pernah dan bahkan sering aku alami. Walau sudah mencoba untuk hati-hati namun adakalanya aku jadi lupa diri saat sedang berada di lapak karena terlalu “euphoria”. Yang paling sering jadi jebakan dan aku sering terjebak adalah isi kaset dan cover beda serta pita kriting/putus di tengah. Biasanya 2 hal ini terjadi karena di lapak kaset tidak ada compo untuk test kaset.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: