Legenda Genesis (3/7)

Herwinto

Foxtrot…..Simbol Kesakralan Genesis

image

Jika membicarakan Genesis pasti tidak terlepas dari topik yang paling hangat yaitu tentang pembagian Genesis menjadi dua periode, orang sering menyebut Periode Gabriel dan Periode Collins. Bagi saya pribadi pembagian seperti ini terkesan tidak adil dan memojokkan satu pihak dalam hal ini yaitu Phil Collins. Saya lebih suka mengatakan ”era Gabriel” yang menandai kiprah sang vokalis flamboyan sekaligus sebagai leader atau frontman dan ”era setelah Gabriel”. Mengapa?? Saya sebut tidak adil karena Collins pernah memilih mundur pasca keluarnya Gabriel namun Gabriel pulalah yang membujuk agar Collins tetap meneruskan Genesis sekaligus melanjutkan peran sebagai vokalis, saya katakan memojokkan Collins karena Collins lah yang dituduh paling bertanggung jawab merubah musik Genesis menjadi mengikuti selera pasar walau ini juga berarti membuat Genesis menjadi lebih populer dan terkenal. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan status populer atau terkenal namun ini lebih kearah pengertian musik Genesis menjadi ”TIDAK SAKRAL” lagi.

Inilah fokus pembahasan kita kali ini yaitu tentang kesakralan musik Genesis, perkara ”tidak sakral” lagi inilah yang dianggap sebagai dosa besar yang dilakukan Collins menurut anggapan para die hard fans Genesis, mereka merasa kehilangan ritual kesakralan Suppers Ready yang berdurasi 24 menit, atau kehilangan celoteh surealis khas Gabriel ketika mengawali Watcher of The Skies yang diilhami fiksi ilmiah Arthur Clarke, atau cara bertutur Gabriel ketika membawakan Get’ Em Out by Friday yang menghanyutkan itu. Memang Gabriel ini sangat menjiwai jika membawakan suatu lagu, bahkan mampu menghadirkan nuansa ritual yang sangat sakral, inilah yang tidak terjadi pada Collins meskipun membawakan lagu yang sama.

Foxtrot adalah album emas Genesis, penggemar sejati Genesis pasti menganggap album ini adalah koleksi wajib yang harus dimiliki, bahkan bukan disebut penggemar sejati jika tidak mengetahui album ini. Dibuka dengan Watcher of The Skies yang intronya sungguh terdengar sakral, menggunakan melotron yang membahana. Sungguh bunyi melotron pada intro ini telah memberi inspirasi pada grup grup prog baru, salah satunya adalah The Flower Kings yang dipakai pada Pandemonium di album Banks of Eden. Time Table adalah lagu yang cukup manis diawali dengan denting piano kemudian masuk vokal Gabriel, lagu ini sederhana namun sungguh indah. Get’ Em Out By Friday whooaaa lagu ini sungguh unik dan  sangat langka, keindahan lagu ini terletak pada celotehan celotehan Gabriel yang dibalut dalam olah musikal yang jenius, warna musiknya sungguh keren, ada nuansa sunyi, lalu riuh, kembali sunyi dengan iringan gitar akustik dan melotron yang menyayat….benar benar nomor yang sangat saya sukai.

Can Utility And The Coastiliners, uwediyaaaaaan!!! ini lagu sangat keren menurut saya….dibuka dengan dentingan gitar akustik Hacket yang lembut, Gabriel bernyanyi dengan vokal yang sangat bertenaga, lepas, bebas….dengan latar belakang melotron Tony Banks, lalu mulai masuk hentakan drum dan bass, gebukan drum dengan sinkop sinkopnya ditengah tengah sungguh indah dan sangat saya sukai. Ini adalah salah satu lagu masterpiece Genesis, sangat megah. Horizon…..!! ini adalah permainan gitar akustik dari Steve Hacket, dia beunjuk kebolehan bermain melodi dan harmoni dalam format klasik, di album ini memang Steve Hacket diminta oleh teman temannya bebas berekspresi mencurahkan segenap kehebatannya karena sebelumnya Hacket ini merasa di bawah bayang bayang Anthony Phillips.

Puncak dari ritual bermusik ini adalah nomor yang sangat sakral Suppers Ready!! Lagu ini sangat kompleks dengan gitar akustik, synthesizer, flute, melotron, bass, drum semuanya bekerja dengan dinamika yang teratur dan membentuk struktur yang indah, temponya pun berubah ubah, dengan bagian bagian yang memiliki ciri khas sendiri sendiri, lagu ini sangat panjang namun tidak membosankan, dan hebatnya tidak ada yang bisa dipotong atau disederhanakan, semua serba pas dan akurat, saya sangat merindukan karya yang seperti ini, itulah mengapa saya suka The Flower Kings karena TFK mampu menciptakan yang seperti ini contohnya ya Number!! sangat mendekati!!

Kesimpulan saya album ini adalah masterpiece Genesis yang memiliki benang merah dengan album Trespass, dengan arti kata Trespass telah memberikan pijakan awalnya yang berupa ciri musik Genesis purba yaitu SUNYI…inilah salah satu jenis ritual musik Genesis, ada unsur sunyi atau jeda sesaat yang memberikan kesan sakral, kemudian gaya Gabriel BERCELOTEH dan BERTUTUR, ini seperti pembacaan mantra atau dongeng atau bercakap cakap, kaya warna dinamika AKUSTIK, kemudian adanya suara kibor yang MELODIUS, dengan melodi yang panjang panjang dan terkesan menyayat, gitar Hacket yang juga sangat melodius dan ATMOSFERIK, serta FLUTE Gabriel yang memperkuat nunsa magis.

8 Responses to “Legenda Genesis (3/7)”

  1. Koh Win Says:

    Maturnuwun mas Gatot atas pelayanan super cepatnya!!!

  2. Edi Apple Santoso Says:

    with the guards of magog, swarming around,
    the pied piper takes his children underground.
    dragons coming out of the sea,
    shimmering silver head of wisdom looking at me.
    he brings down the fire from the skies,
    you can tell he’s doing well by the look in human eyes.
    better not compromise.
    It won’t be easy ….

    • Gatot Widayanto Says:

      Dhut dhut cret dhut cret dhut cret …dhut cret dut cret …
      Thet thot thet thet thet thot thet …..

      (The foxtrot style takes part beautifully ….)

  3. Gatot Widayanto Says:

    The scattered pages of a book by the sea
    Held by the sand, washed by the waves
    A shadow forms cast by a cloud,
    Skimming by as eyes of the past, but the rising tide
    Absorbs them effortlessly claiming.

  4. hippienov Says:

    Siapa yang gak merinding saat suara Gabriel tiba-tiba masuk dan memulai lagu indah Supper’s Ready berdurasi panjang dengan kalimat:

    “Walking across the sitting-room, I turn the television off.
    Sitting beside you, I look into your eyes.
    As the sound of motor cars fades in the night time,
    I swear I saw your face change, it didn’t seem quite right.
    …And it’s hello babe with your guardian eyes so blue
    Hey my baby don’t you know our love is true…”

    Uedyan, aku selalu merinding kalo dengar lagu ini…
    Lagu lainnya di album Foxtrot sama bagusnya apalagi dibuat lebih manis dengan “horizons” nya Steve Hackett… As Koh Win said before: Foxtrot was, is and will always be a sacred prog album from Genesis…

    • Gatot Widayanto Says:

      Saya malah dari dulu suka skip Watcher of the Skies karena menurut saya suara mellotronnya membosankan. Memang banyak yg suka lagu ini tapi bagi saya cukup njelèhi ya karena kibor / mellotron nya. Juga melodi lagunya kurang variatif, banyak pengulangan. Can Utility yang bener2 dahzyat selain Supper’s Ready tentunya.

  5. herman Says:

    Mas Herwinto, saya tertarik dengan alinea terakhir tret chapter 3 ini yang kalau saya ijin untuk saya edit sedikit menjadi : Trespass telah memberikan pijakan awalnya yang berupa ciri musik Genesis purba yaitu SUNYI…dan vocal yang langsung masuk tanpa intro musik ( saya sebut saja ini sebagai intro vocal) inilah salah satu jenis ritual musik Genesis, ada unsur sunyi atau jeda sesaat yang memberikan kesan sakral, kemudian gaya Gabriel BERCELOTEH dan BERTUTUR, ini seperti pembacaan mantra atau dongeng atau bercakap cakap, kaya warna dinamika AKUSTIK, kemudian adanya suara kibor yang MELODIUS, dengan melodi yang panjang panjang dan terkesan menyayat, gitar Hacket yang juga sangat melodius dan ATMOSFERIK, serta FLUTE Gabriel yang memperkuat nunsa magis.
    Jadi sampai chapter 3 ini dapat disimpulkan musik genesis adalah :
    1 . Ada 3 macam intro musik Genesis :
    a. Intro permainan kibor
    b. Intro permainan Gitar
    c. Vocal (Looking for Someone, Supper’s Ready, )
    2. adanya bagian bagian sunyi. Masalah sunyi ni ternyata bertebaran di banyak lagu Genesis dan menurut saya begitu natural, nggak dibuat buat / dipaksakan.
    3.Permainan Flute Peter Gabriel yang tidak terlalu panjang dan sering kali membangun suasana antara sedih dan sunyi. Permainan flute Gabriel berbeda dengan musiknya Jethro Tull ataupun Focus.
    4.Gaya bernyanyi seperti bertutur.
    5. Gitar dan Kibor yang melodius.
    6. Nuansa akustik ( gitar )
    Sementara itu yang bisa saya tangkap sampai chapter 3 ini. Saya berharap ada tambahan dari teman – teman……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: