Mini ProgRing @ Apple Jombang

Gatot Widayanto

image

Alhamdulillah …akhirnya terlaksana juga mrogring di mabes pendekar prog dari Jombang, mas Edi Apple Santoso. Kami bari saja bubaran setelah kenyang ngobrol banyak hal mulai dari 19:15 tadi hingga bubaran tepat 00:00. Seperti halnya progring di Jakarta yang selalu saja waktu berjalan begitu cepat, di Apple Prog Cafe ini juga begitu. Saking asiknya ngobrol tahu2 sudah 23:45 dan mata mulai berat. Rasanya pertemuan dengan mas Edi baru berlangsung 10 menit aja kok musti berakhir. Ya begitulah kalau guyub ….waktu menjadi  tak terasa.

Banyak topik yang dibahas di mini progring nan memorablik ini baik itu the music side maupun the life side of this gemblung blog ….semuanya berbaur dan mengalir begitu saja tanpa agenda yang jelas. Yang pasti banget,   saya banyak belajar dari mas Edi ini band2 yang tergolong rock mbeling dengan nama2 band yang saya belum terbiasa mendengarnya seperti Cosa Brava, Ceramic Dog, Tin Hat dan sebagainya. Wadouw ….edaaaaan …semuanya keren apalagi suasana kafe yang teduh dan jauh dari kebisingan metropolitan.

(Cerita nyambung lagi ya …mau tidur dulu … Yang penting ada foto2nya …he he …)

image

image

image

image

image

image

Sejak acara saya berakhir di komplek Kobangdikal, Tanjung Perak, Surabaya, saya sudah tak sabar lagi menuju terminal Bungurasih buat nyengklak bus menuju Jombang. Atas beberapa saran dari mas Edi dan juga staff dari klien, akhirnya saya mendapatkan bus Patas “Harapan Jaya” Surabaya – Trenggalek, full AC pol … Pukul 17:30 saya sudah di terminal dan bagi saya ini mengingatkan pengalaman empat puluh tahun silam saat saya sering mondar-mandir Madiun – Surabaya saat liburan, sekalian cari kaset rekaman Nirwana dan Starlite; jaman masih sekolah di Madiun. Untung saya diantar sama mas Ari , staff dari klien.

Sepanjang perjalanan Surabaya – Jombang saya menggunakan google maps dan Waze untuk memmonitor kemajuan saya mendekati stasiun KA Jombang dimana mas Edi akan menjemput saya. Saya sempatkan tidur barang beberapa menit saja namun sulit sekali karena memang perasaan saya campur aduk antara senang dan membangun kenangan masa lalu di sepanjang jalan ini yang biasanya rame karena banyak industri. Saya juga menikmati sekali pemandangan rumah-rumah penduduk yang saya amati dari dalam bus. Rumah-rumah tersebut mencerminkan kesederhanaan dan sekaligus ketenangan. Rasanya nikmat sekali tinggal di rumah-rumah sederhana tersebut. Saya memang sengaja mengambil tempat duduk yang dekat jendela sebelah kiri agar jelas melihat keluar bus. Di sebelah saya ibu2 setengah baya yang sepertinya karyawati yang pulang ke Kediri setelah seminggu penuh berkarya di Surabaya. Bisa jadi ini adalah tetangga mas Herman atau nak ndulurnya ,….he he he he …. Pokoknya perjalanan ke Jombang FULL saya nikmati setiap detiknya , bahkan saya tak mendengarkan iPod maupun bermain gadget selain sekali waktu ngecek GPS google maps memantau seberapa dekat saya ke tujuan akhir. Sayangnya lagi2 yang diputer oleh supir bus bener2 pop Indonesia yang menyebalkan dengan lirik termehek-mehek … Tapi saya cuek ajalah.

“Stasiun depan, minggir pak” itu ujar saya ke kenek bus seolah saya ini terbiasa naik bus tersebut. Padahal saya berani bilang gitu ya karena GPS saya menunjukkan kedekatan dengan stasiun Jombang. Aha! Ternyata yang saya bilang “depan” masih jauh banget … ha ha ha ha … Tapi paling gak udah bener karena jalannya lurus panjang. Prakiraan aplikasi GPS Waze di Android (tanpa Paranoid) saya mengatakan bahwa saya akan tiba tujuan 7:12 malam hanya meleset dua menit saja karena saya menginjakkan kaki saya di depan stasiun Jombang tepat pukul 7:15. Setelah itu saya jalan sok yakin melihat ada mobil di depan saya. Eh salah … ternyata di seberang jalan ada orang pake kaos Frank Zappa menuju tempat turun bus. Langsung saya tereaki ” “Wong PROG! Wong PROG!” …terus beliau menoleh kanan dan melihat saya …. ha ha ha ha … KAmi melakukan very BIG HUG setelah sekian lama ndak jumpa mas Edi. Sebenernya gak lama juga sih … lha wong bukan Juni ketemu di Rawon Setan JW Marriott kok … ha ha ha … Tapi rasane yo piye gitu kalo ketemu wong prog …. ha ha ha ha ha ….

Langsung kami menuju mobil mas Edi yang ternyata baru dan ganti dari yang dulu, disambut dengan ramah oleh bu Edi. Di dalam mobil langsung digeber Beardfish “The Void” yang sangar itu dengan volume yang lumayan kenceng meski kami masih bisa ngobrol. Saya diantar mas Edi menuju EDOTEL (Education Hotel) yang merupakan hotel sebagai ajang praktek siswa siswi SMK Negeri Jombang dimana Ny. Edi menjadi salah satu Pengajar nya. Saya dipersilakan ganti baju (mosok prog nganggo batik rek!) dan mandi serta shalat dulu di kamar, sementara Tuan dan Nyonya Edi menunggu di Hotel Lounge. Asik juga lho …anak2 sekolah sekarang sudah diberi ajang praktek hotel seperti Edotel ini. Reception nya aja di handle oleh dua orang siswa kelas SATU! Edan gak sih … pada saat usia saya sama dengan mereka, yang ada di otak saya hanya kaset …kaset …dan kaset! Mana ada saya mikir praktek kerja seperti anak2 ini? hebat tenan! Salut buat SMK Jombang yang punya hotel ini. Next time gemblungers kalau mau ngadain muktamar prog nginep di sini ajah! Enak lho …. full AC lho. Bahkan dingin pol AC nya.

Setelah itu (saya menggunakan kaos The Beatles ‘American Tour 1964’ yang dibelikan anak saya) kami bertiga dengan dikendarai mas Edi menuju tempat kuliner yang gencar dipromosikan oleh mas Edi: Nasi Lodeh Jombang. Whooooaaaaa …!!!! Selama ini saya suka yang namanya lodeh meski full dengan santan. Dari kecil lodeh memang sudah menu harian saya di Madiun. Kuliner lodeh ini dulu bukanya justru pukul 00:00 samapai Subuh. Bu Edi cerita bahwa saat beliau hamil Bintang atau Pelangi, jam 23:00 berada di tempat kuliner ini masih harus nunggu jam 00:00. Namun sekarang ada perombakan susunan Direksi dan Komisaris dari kuliner Nasi Kikil Gus Dur ini sehingga sore hari sudah buka. Makanya kami bisa makan di sekitar pukul 20:00. Mak JLEB pol polan tenan ! Rasanya tak bisa diungkap dengan kata-kata ya selain MAK JLEB! Huwenak pol lah! Makannya pun dipincuk. Penjualnya tanya : “Pake ikan apa?” saya jawab “Kebok” (baca: paru …sambil mbayangin bro Apec yang dokter paru). Nasi lodeh ini ternyata ada kikilnya yang membuat unik dan eclectic pol rasanya kayak Gentle Giant album “In a Glass House” yang rumit itu … ha ha ha ha ha …. Makannya di pincuk dan saya nambah ke pincuk kedua plus nambah nasi. Selain kebok, juga ada krupuk khas Jombang yang dilahap sebagai companion disk (udah kayak The Tangent ajah!). Ha ha ha ha …. Mangan sego kikil ngeprog pol! Wuareg pol saya!

Sego lodeh kikil yang rasanya MAK NJEGREG tuwenan! Dijamin tanduk ke pincuk kedua!

Sego lodeh kikil yang rasanya MAK NJEGREG tuwenan! Dijamin tanduk ke pincuk kedua!

Sampailah kemudian pada acara puncak yakni menuju The Apple.Net cafe yang sudah kondang di jagat luna maya ini … Sambil dag dig dug saya pengen tahu seperti apa sih riil nya Apple ini? Selama ini cumak liat fotonya ajah … Dan .. Alhamdulillah akhirnya Allah tabaroka Wa Taala mengijinkan saya nyambangi kafe yang selama ini hanya saya dengar nama dan fotonya saja. Kafe / warnet ini terletak di area yang strategis, kalau di Jakarta ya Menteng begitulah, dimana banyak rumah-rumah jaman Belanda yang berada di sekitar kafe ini. Apple sendiri berlokasi di rumah yang besar sekali (mungkin sekitar 1000 M2 luasnya, tingkat). Di sayap kiri adalah rumah dua tingkat dimana mas Edi dan Ibunda tercinta tinggal di lantai satu, sedangkan lantai dua untuk kos-kosan karyawan. Sedangkan Apple kafe berada di sayap kanan. Ada tiga area utama di Apple yakni di depan yang merupakan area dengan amben bambu plus dinding dengan lukisan The Raven, kemudian area tengah dan belakang yang merupakan area dimana penuh lukisan karya Fandi dan ada sekitar enam terminal komputer buat mereka yang mau internetan dan menikmati Cwi Mie von Edi Apple atau milkshake atau kopi Kawisari … Wis pokoke dijamin puas berselancar sambil Nywi Mie ….

2014919210131

2014919234606

2014920080018

2014920080049

Di bagian depan agak ke kiri sedikit adalah area bar plus tempat duduk santai dimana ada dinding Selling England by The Pound karya Fandi juga, mengambil artworknya Genesis ‘Selling’. Nah … di sinilah kami (saya dan mas Edi) ngobrol karena Bu Edi tak ikut ngobrol, pulang ke rumah. Di saat ngobrol saya ditawari Es Sari Temu Lawak yang kata mas Edi khas Jombang. Tentu saya enggan sekali menolak tawaran ini. JLEG! Huwenak dan suwegerrrr pol es temu lawak ini …apalagi ditenggak sambil nyawang lukisan Selling England dan sedikit bersenandung “It lies with me! Cry the queen of maybe!” .. Whoooaaaaa…..!!!!!! Mengalirlah obrolan demi obrolan prog baik yang terkait musik maupun kehidupan pada umumnya. Ternyata nikmat sekali lho ngobrol tanpa agenda dan tanpa beban mulai dari pukul 21:00 sampai mendekati pukul 00:00 malam ….

2014919231351

2014920092839

Memang di sebelah kursi dan meja tempat kami ngobrol ada sepasang speaker LG plus subwoofer nya yang suaranya jernih. Musik yang mengalun sangat aneh dan belum pernah saya dengar dan ternyata adalah dari kelompok Cosa Brava dimana banyak bebunyian violin dan juga bunyi mesin ketik jadul. memang judul albumnya The Letters sih, makanya including mesin ketik. Ha ha ha … Bukan musiknya saja yang saya nikmati, namun kuliah prog yang diberikan mas Edi ini yang bikin suasana malam nan hening makin nikmat untuk dimaknai ….. Apalagi kemudian saya ditawari kopi Kawisari …tambah njegelek tenan! Satu album The Letters dari Cosa Brava kami dengarkan sambil ngobrol lainnya juga selain musik. Kemudian pindah ke Tin Hat …dan juga Ceramic Dog. Wis pokoke tak secuil musik yang diputer mas Edi tersebut yangs aya pernah dengar sebelumnay. Saya seneng pol dapat banyak pencerahan! Saya juga banyak pelajaran tentang kehidupan yang ternyata memang bener2 dahzyat karena terkait “berbakti kepada ibu”. Luar biasa!

Ayo gemblungers! tetapkan tanggal yang pas buat nyambangi kafe prog ini. Wis …pokoke dijamin nunjek ulu ati lah!

JRENG!

2014920080411

41 Responses to “Mini ProgRing @ Apple Jombang”

  1. Koh Win Says:

    Tuooooooobzz……..selamat!! selamat!!!! ha ha ha……maaf saya belum jadi ikut mas Edi karena banyak agenda seminar juga..lain waktu saya akan luangkan betul ngaturaken sungkem kawulo…….saya juga diracuni rock mbeling kok mas G…..ada Slepytime Gorilla Museum, Magma, dll…..

    • Gatot Widayanto Says:

      Malam yg sungguh sangat indah dan penuh kenangan yang membuat otak enggan melupakannya selama hayat masih dikandung badan. Obrolannya gayeng, nuansanya nyamleng dengan dinding bernuansa prog , kopi Kawisari yang Njowoni pol, es Temulawak …dan kuliah strata empat “rock begajulan” sambil diiringi musik dari Cosa Brava, Tin Hat maupun Ceramic Dog. Nama2 band yang baru saya dengar di kafe prog yang juga baru saya kunjungi tadi malam …. !!!

      Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan?

      Kesimpulan:
      Kalau yg tinggalnya di Jatim aja belum pernah menginjakkan kaki di land of real progrock …betapa ia termasuk golongan yang merugi???
      Coba renungkan beberapa detik saja
      Pikirkan beberapa menit
      Ambil keputusan kapan tanggal yg tepat
      Kirim sms ke mas Edi Apple
      Minta tolong dijemput di stasiun Jombang
      Nikmatilah prog cafe ala Apple ini …

      Mak JLEB!

      Corelli tiba2 hilang dari memori saya ….

      • Gatot Widayanto Says:

        Pagi ini ke Surabaya lagi, progring dengan bro Apec …he he … Tuooobz!

        Sugeng ngelampahi jejibahan ….

      • andria Says:

        saya kemarin sampai Magetan jam 18.00 kurang dari peristiwa serbuan kaset di Semarang. habis shalat lalu tidur. nggak sempat langsung Jombang soalnya paginya harus ke yogya. ini nulis di rumah Yogya.

  2. Koh Win Says:

    Mas G aku naksir kaosmu…ha ha ha….

    • Gatot Widayanto Says:

      Wha ha ha … Aku suka kaos Meet The Beatles 1964 ini. Muwantab. Ini dibelikan anak saya lho … Juga ada Queen ….ha ha ha …

  3. khalil logomotif Says:

    Pak Edi Apple
    Whuuaaaah…saya suka sekali logonya. Kereen! Salah satu ciri logo keren adlh, bukan hanya manfaatin positive space, tapi jg bisa dan berhasil manfaatin negative spacenya (balon obrolan dilingkar bibir mug dan kepala orang di bagian gagang mug). Logonya komunikatip bnget jadinya. Kereeen!

    Kalau boleh saya berikan sedikit “kalau”…
    Kalau aja mugnya adlh cangkir (mug bukan unt kopi, cangkir unt kopi) dan kalau aja gagangnya di sebelah kanan (minum pake tangan kanan, dan yg ngobrol adlh kastemer).

    • Gatot Widayanto Says:

      Masya Allah … Mata mas Khalil jeli banget. Saya saat di sana gak memperhatikan bahwa di bibir mug nya ada tanda chatting. Wah edhan memang mas Edi ini kuwereen … Yang lebih keren lagi kafenya lho! Rugi besar kalau gemblunger belum mampir ke kafe prog nan ngangeni pol ini ….

      Ayo …kapan2 digelar mega progring di kafe Appel ini! Jangan cuma parpol aja yang menggelar muktamar … gemblungers tanpa aspirasi pulitik pun bisa muktamar! Bahkan lebih nunjek! Ha ha ha ha …

      Waktu nya , biar diususlkan Koh Win aja untuk merancang …karena beliau udah pengen nenggak Es Temu Lawak khas Jombang …apalagi setelah dinner dengan nasi kikil Gus Dur … Whoooaaaaaa ….. gak mau pulang dah!

      • andria Says:

        ternyata terjawab sudah mengapa bibir mugnya sumbing (bahasa jawanya “gripis/cuil”). begitu diterangkan pak khalil langsung saya lihat lagi fotonya barulah tampak orang & balon obrolan🙂

    • Edi Apple Santoso Says:

      tengkiu berat brader khalil, kalaunya akan saya utamakan …… Majulah Prog!! ….

  4. Gatot Widayanto Says:

    Ulasan barus saja saya EDIT (lengkapi). Dengan demikian, ulasan ini sudah PARIPURNA alisa kumplit plit!

    JRENG! Monggo disimak lagi …

    Sepuntene ingkang kathah …

  5. gt Says:

    Mas Edi,tulisan yang ada di kaos , sama dengan kaos yg dipakai pemain keyboard nya Opeth selagi Live @ Rock Am Ring 2014.

  6. hippienov Says:

    Mas Edi, kaos Zappa njenengan keren… kayaknya aku belum pernah liat kaos model ini. Tuobz mas…

    Mas G, walau yang keliatan cuma 2 sosok kepala saja tapi aku langsung menebak ini gambarnya The Beatles… Keren mas…
    Beberapa waktu lalu aku mampir ke kios “kaos metal” di Mal Ciputra – Grogol tapi dasar apes, biasanya mereka sediakan beberapa model kaos bergambar Beatles, tapi saat aku mampir gak ada blas…padahal waktu itu niatnya mau nyari kaos Beatles. Keren Mas G…

  7. herman Says:

    Mas Edi,….itu ada nasi lodeh kikilnya di mana Mas….? saya dulu sukanya sego cecek (nasi pakai sayur lodeh kulit sapi) warungnya di dekat bioskop seberangnya Kebon Rojo, minumnya wedang tape,…warungnya sederhana tapi homey ….sekarang mungkin sudah dibongkar…kalau temu lawak minuman wajib di keluarga saya juga…..hahaha…

    • Edi Apple Santoso Says:

      di mojosongo mas herman, dulu namanya lodeh kikil bu sampurni. sekarang jadi warung abang nasi kikil gus dur, harusnya mereka ganti nama dadi warung lodeh kikil father zappa,lebih mbeling kan … warung di dekat bioskop basuki sekarang sudah jadi kantor telkom. yok opo, mas herman masih inget rumahku spt yang diphoto sama suhu GW, rumah mas herman dulu jaraknya cuma 40 meter dari rumahku. mampir nang njombang mas, mengko aku sing dadi guide. ngomong guide moro eling a young person’s guide to king crimson … wis mulai ngambrak ……..

  8. faisal hadi Says:

    sam bro edi nggon nongkronge anyar opo sing ayas tau mampir ndisik iko thez … wahh tambah keren tampilane saiki, sayang wingi pas ngalup jalan darat ora sempat mampir … padahal ayas kesasar nang kediri hehehe …. Selamat lan sukses thez edi

  9. herman Says:

    sam Edi…berarti Apple.Net di seputar jombatan….? aku pertama beli album Tales from Topographic Ocean waktu masih tinggal di Jombatan….

    • Gatot Widayanto Says:

      Mulane to mas Herman …mbok nyambangi Apple.net to …. Sekali duduk nyenuk di siti ditanggung pantat lengket mau tetep di situ teruuusss …! Nikmat tenan!

  10. herman Says:

    ya ampun Sam Edi….barusan saya googling…….lha dalem njenegan itu deket banget sama rumah saya dulu…….sualam kangen buat njenengan n keluarga dan teman teman sak njombatan semua……..

    • Edi Apple Santoso Says:

      tepatnya empat rumah dari tempat saya kearah timur sudah sampai ndalem njenengan mas herman, mugi rahayu tansah pinanggih kagem panjenengan sekeluarga ….
      Majulah Prog!! ….

      • Gatot Widayanto Says:

        Kalau mas Herman sudah terketuk hatinya maka bukan mustahil bila progring di Jombatan segera digelar. Ditanggung nunjek mak jeblessss ….!!! Siapkan segera!

  11. wahyu Says:

    nyuwun sewu..apakah Pak Edi Apple Santoso ini alumni SMANTI Bhawikarsu Malang ?

  12. wahyu Says:

    wah berarti kita satu alumni Pak Edi..salam Bhawikarsu..ayas angkatan 1986..

  13. Gatot Widayanto Says:

    Minggu llu pada hari Sabtu sekitar jam seginian saya masih bersama dengan mas Edi tepatnya di dalam mobil beliau bersama Nyonya Edi menuju The PGS Mini Progring di Surabaya …. What a nuansamatik day!!! Masih terkenang indahnya pertemuan prog kala itu …

    Majulah prog!

  14. Bintang Sukma Mukti (@bounbone) Says:

    matur tengkyu kagem panjenenganipun suhu GW ingkang sampun rawuh ten Apple, mohon maaf saya waktu itu saya masih ada acara sampe malam hari jumatnya dan hari minggu sore sudah berangkat ke semarang karena ada tugas yg mengharuskan saya tiba di semarang jam 7 pagi, kapan kapan mampir lagi om GW, jangan kapok ke jombang, salam prog!kalau ke jogja nanti saya anter ke tempat Pakdhe Aulia sama ngopi di klinik kopi…..tetep sehat dan ngeprog jayaaaa….

    • Gatot Widayanto Says:

      Hola Bintang! Mana mungkin to saya kapok. Lha wong ini sekarang aja udah kangen ketagihan jé! Selain tempatnya enak, ngobrol prog dan rock begajulan langsung dengan ahlinya memang membiat suasana tambah magis nunjek ulu ati paling dalam. Jlebh! Apalagi dengan nenggak Temu Lawak! Whooaaa ….! Wong prog anti alkohol agar pikirannya selalu terbuka menerima perubahan arah musik prog …. He he he …

      Klinik Kopi juga menjadi topik bahasan saat mrogring dengan dab Edi. Unik konsepnya:

      1.) Dilarang merokok (memang merokok itu pada dasarnya gak prog blas karena merupakan kemunduran alias mempercepat proses perusakan tubuh yang alami karena bertambah usia)

      2.) Dilarang membawa gadget

      Enjoy the cafe …!

      Tapi tetep aja laku klinik ini. Tuooobzzz…!!!

  15. Gatot Widayanto Says:

    Selamat ulang tahun buat mas Edi Apple Santoso. Semoga dirahmati Allah Tabaroka Wa Taala …. Aamiin.

  16. Rahmad Insani Says:

    nuwun sewu. numpang lewat mawon. matur nuwun sebelumnya buat p.edy yg kasih link ini.
    perkenalken, nama saya soni, lengkapnya rahmad insani. kenal dg p.edy gara2 mas agus (bebek) kebonrojo. begitu ngobrol sama beliau langsung konek.
    setelah saya simak, disini ternyata tempatnya master2 musik yg “dahsyat quality”. saya setuju dg ulasan pak GW. kalau sdh nangkring di apple, bokong rasanya lengket pas bahas musik sama p.edy. apalagi suasana lingkungan plus atmosfer apple sendiri juga jadi bius tersendiri.
    kalau di apple yg paling saya ingat adalah menu minumannya. saya lupa namanya, yg pasti ada rasa kacangnya (milkshake ada kacangnya). next time saya pesan itu..hehehe..
    well..kalau masalah musik saya tidak akan sedigdaya dg bapak2 atau gemblungers yg ada disini. ilmunya masih cetek. jadi saat ini saya adalah penikmat musik dan akan menyimak pelajaran dari Music For Life.

    Long Life buat Music For Life (mugo2 bhs inggrise bener).

    matur nuwun..

    ps : mohon maaf tulisannya gak karuan, soalnya nulis dari layar 4,7″ sambil nunggu koneksi kantor lancar

  17. Fandi Frm Says:

    Nuwun Sewu para Kapten Prog Indonesia. hehe … namung mampir🙂

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Fandi, salam kenal dan tentu …slam PROG!

      Monggo pinarak mas …. Matur nuwun sampun mampir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: