Legenda Genesis (1/7)

Herwinto

Trespass….Perubahan Bermusik Yang Radikal

image

Genesis adalah band favorit saya selain Yes. Band ini saya anggap sangat luar biasa memberikan pengaruh bermusik kepada band band setelahnya, bahkan bisa dikatakan sebagian besar band band generasi baru sangat dipengaruhi oleh warna musik Genesis. Tengoklah Marillion, Arena, The Watch, Cast, The Flower Kings, IQ dan lainnya, sangat terlihat pengaruh Genesis di sana sini walaupun tidak terlihat mencontek atau mengekor. Beberapa minggu ini saya memang memutar kembali album album Genesis karena saya mencoba meresapi kembali karya asli mereka, pemicunya adalah saya memutar Transatlantic dan mendapati mereka mengkover The Return of Giant Hogweed dengan sangat bagus. Juga The Flower Kings yang memainkan Cinema Show plus terakhir saya menikmati Nick D’Virgilio yang menkover The Lamb Lies Down dengan sangat excellent. Maka saya putuskan menulis tret ini semoga semakin mengokohkan kecintaan kita kepada band super brillian ini.

Trespass….adalah album kedua Genesis yang sekaligus menobatkan eksistensi mereka sebagai band progresif rock, setelah album perdana mereka From Genesis To Revelation gagal dan mereka merasa dikerjai oleh produser mereka, maka mereka memutuskan ”mengasingkan diri” disuatu desa yang damai dan tenang, mereka mulai berlatih dengan keras selama berminggu minggu, dan hasilnya? sebuah album yang berubah 180 derajat dalam arah bermusiknya, sangat radikal!! album perdana mereka yang sebelumnya berirama ala Bee Gees tiba tiba berubah menjadi warna musik yang rumit, berat dan sangat berkualitas. Saya sangat menyukai album ini karena unik dan sangat indah.

Ada dua hal penting yang saya catat dari album ini yaitu Anthony Phillips sebagai  gitaris awal Genesis telah meletakkan pondasi yang kokoh berupa dinamika musik akustik yang kelak dilanjutkan dan disempurnakan oleh Steve Hacket yang kemudian dikenal sebagai sound klasik Genesis seperti pada Suppers Ready. Penggunaan Flute pada album ini sangat dominan yang kelak menjadi ciri khas Genesis Gabriel. Dibuka dengan nomor Looking For Someone yang sangat indah dari awal lagu sampai akhir, lagu ini sangat sunyi namun cukup ngerock ha ha ha piye maksude? perpaduan gitar akustik,elektrik, kibor dan melotron serta gebukan drum yang sangat dinamis dihiasi flute di keheningannya benar benar menghasilkan komposisi yang sangat indah. Tanpa jeda disambung dengan White Mountain yang awalnya sayup sayup bunyi kibor disusul dengan gitar akustik dan teriakan Gabriel yang sangat bertenaga…whooaaaaa saya sangat menyukai lagu ini…di menit 2:10 suara flute muncul pelan pelan….lagu menjadi sangat dinamis…di menit ke 3:40 musik menjadi sunyi dan kembali Gabriel berteriak membahana dan menggema….jiyaaaan tuob tenan lagu ini….lagu diakhiri dengan suasana hening dengan petikan gitar yang sakral…..huebaaaat sekali. 

Track ketiga Vision of Angels adalah lagu yang cukup enak, nyantai…denting piano, petikan gitar akustik serta hammond yang berpadu dengan rapi terdengar begitu klasik. Stagnation lagu yang bernuansa teduh diawalnya dengan petikan gitar akustik, di menit ke 3:00 musik menjadi sangat atraktif  dengan penggunaan hammond serta drum yang sangat rancak, di menit ke 6:57 Gabriel bermain flute dengan indahnya. Dusk adalah nomor lembut sebagai jeda menuju track puncak The Knife….Whoooooaaaaaaaa….ini lagu favorit saya….uediyaaaan!! pembukaanya saja sudah bikin semangat berkobar kobar….dibuka dengan suara kibor, drum dan gitar elektrik yang bersatu padu saling berkejaran….permainan gitar Anthony benar benar ngerock!! di menit ke 3:28 menjadi sunyi dan flute Gabriel menyeruak di keheningan….sangat terdengar sakral!! di menit ke 5:05 menjadi suara hiruk pikuk sebelum kemudian Anthony ngamuk dengan gitarnya lagi…..Tony Banks tak mau ketinggalan juga ngamuk di menit ke 7:30…lagu ditutup dengan permainan hammond seperti di awalnya….puwassss!! huebaaat album ini.

22 Responses to “Legenda Genesis (1/7)”

  1. Gatot Widayanto Says:

    Koh Win … lha kok nyetrum?
    Tadi malam saya muter kaset rekaman PrivCol bertajuk Duke karena kangen dengan Duke Travels – Duke Ends. Keren banget meski mas Edi Apple gak nganggep ini Genesis ….he he ..

    the Knive pancen keren. Aplagi versi LIVE ….uwediyan!

  2. Rizki Says:

    Ulasan yang menarik. Setuju banget, album ini keren dan klasik ….

  3. Koh Win Says:

    Turut berduka cita yang sedalam dalamnya atas meninggalnya bapak mertua mas Gatot Widayanto, semoga segala amal sholehnya diterima disisi Allah SWT dan diampuni segala dosa dan kesalahannya..diberi ketabahan dan kesabaran untuk keluarga yang ditinggalkannya…amiin

    • Gatot Widayanto Says:

      Aamiin ya Rabb …! Terima kasih banyak atas atensi dan doanya.
      Maaf baru baca komen ini karena terlewatkan. Pantesan kok banyak sms masuk kemarin terkait hal ini. Terima kasih atas atensi dan doa temen2 gemblungers …
      Berita kematian selalu mendadak sehingga saya harus batalkan dua pertemuan dengan klien. First thing first. Praktis seharian hingga malam mengurus penguburan almarhum kemarin. Semoga khunul khatimmah. Aamiin.

  4. hippienov Says:

    Waduh… begitu lihat cover album “trespass” aku langsung riang gembira, pasalnya dari sleuruh album Genesis, ini adalah album nomor wahid favorite ku, setelah itu baru “selling england by the pound” dan seterusnya…
    Koh win betul, album “from genesis to revelation” sangat pop bernuansa Bee Gees yang ternyata gak sukses di pasaran. Genesis kemudian berkesimpulan kalo mereka mau terus bertahan maka album kedua tidak boleh seperti album pertama. Hasilnya ya album dengan musik yang indah banget, radikal seperti kata Koh Win dan agresif yang diberi judul Trespass. Album ini bisa juga disebut sebagai pintu gerbang perkembangan musik Genesis menjadi symphonic prog. Setelah Trespass Genesis makin berani bermain lebih rumit lagi sampai puncaknya di album the lamb.
    Tuobz buanget Koh Win… Habis ini diulas album selling injih? hehehe.

    • koh win Says:

      Nursery Cryme dulu mas…..

      • hippienov Says:

        Hehehe… Sepertinya aku salah kasih informasi mas. Maksudku dari semua album Genesis, aku menomorsatukan trespass, kemudian selling england, berikutnya foxtrot, the lamb lies down, nursery cryme, dan seterusnya…

  5. koh win Says:

    Ha ha ha jadi jenengan termasuk pengikut Genesis Anthony Phillips mas….ha ha ha….siiips….saya juga suka album ini…..

    • hippienov Says:

      Gak gitu juga sih mas, aku juga suka Hackett. Tapi aku sendiri juga belum bisa menjawab kenapa suka banget dengan trespass, padahal ada album-album Genesis lainnya yang lebih rumit dan nuansamatik.

  6. Wahyu Says:

    Genesis memang ga ada matinya..di putar 50 taun lagi lagu genesis masih enak dinikmati..saya yakin itu..

  7. Noviar H Says:

    di album ini saya suka lagu Stagnation…. dibuka dengan gitar akustik mengiringi lirik yang begitu puitis: “Here today the red sky tell his tale, but the only listening are is mine….” kemudian di menit 6.57 melodi gitar dan keyboardnya bagus banget, sampai2 di album live Second Out lagu “I Know What I Like” di bagian akhir disisipin melodi ini….

  8. hippienov Says:

    Bentul banget Mas Noviar, rasanya “in trance” kalo denger stagnation, hehehe… The knives juga bagus mas, lebih hard rocking, temanya tentang pemberontakan/revolusi sepertinya, hammond dan gitarnya yang bikin lagunya asik.

  9. Gatot Widayanto Says:

    Seperti yang sebelumnya, ulasan Koh Win selalu mantab!

    Saya juga suka sekali album ini meski bukan yang terbaik bagi saya buat Genesis …karena tetep The Lamb bagi saya adalah puncak maha karya Genesis.

    Trespass mengingatkan saya ketika saya ke rumah kakak saya di kawasan Kalibata saat itu, sekitar 1974 gitu …. Saya nyetel kaset ini di tape deck Teac dan ampli Sansui dengan speaker Heco milik kakak saya, mas nDut yang juga gemar Genesis.

    LOOKING FOR SOMEONE! …terus meneng sunyi ….

    Biyuh! Lagu kok guwagah ngguwajak pol gitu! Uwediyaaaaaannnn!!!

    Itu baru satu lagu … Yang lainnya edan tenan.

    memang bila dibanding From Genesisi To Revelation album ini memang revolusioner pol. Hebat pancen Genesis ini!

  10. hippienov Says:

    Injih Mas G, “looking for someone…. I guess I’m doing that…” Gak ada satu lagu pun di album ini yang “weak”, semuanya edan…

    Tapi aku kok bingung ya mas kenapa serial Genesis Koh Win cuma sampai 7? Kalo Koh Win akan membahas album-album Genesis dan nomor 1 adalah trespass, perkiraanku no 2-7 akan diisi kira-kira dengan:
    1. trespass
    2. nursey cryme
    3. foxtrot
    4. selling england by the pound
    5. the lamb lies down on broadway
    6. a trick of the tail
    7. wind and wuthering

    Album from genesis to revelation kemudian …and then there were three dan selanjutnya tidak akan dibahas oleh Koh Win.

    Apakah demikian adanya Koh Win? hehehe…

    • Gatot Widayanto Says:

      Selebihnya mungkin namanya GENETON mas Hippie … United colors of Genesis …. ha ha ha ha …. Kalau mas Edi yang bikin ulasan, tak sebanyak 7 … ha ha ha ha

      *Gatot Widayanto*

      *”* *The high destiny of the individual is to serve rather than to rule.” * *Albert Einstein*

      On Thu, Sep 18, 2014 at 2:20 PM, Music for Life wrote:

      >

      • hippienov Says:

        Hehehe… Genesis warna-warni kalo boso londo nya injih Mas G? Genesis ndak ngeprog lagi, udah campur-campur musiknya.

    • Koh Win Says:

      Mas Hippie….ha ha ha ….sepuntene ingkang kathah….saya tidak bisa membahas Mama, Abacab, Invisible, We Can’t Dance, Calling All Station…jadi hanya 7 saja ya….

  11. herman Says:

    mas Herwinto, terima kasih tretnya yang oye….Album Trespass ini saya punya rekaman Yess yang saya beli di markasnya Yess di Jl veteran -Bandung…udah belinya cuma satu biji dapat bonus ditraktir makan rujak….. tapi alhamdulillah sudah disampaikan Mas GW ucapan terima kasih saya kepada Pak Ian…
    Waktu baca tret mas Herwinto ini saya agak kaget karena nggak ada lagu The fountain Of Salmacis….saya baru inget di blog ini pernah dibahas bahwa kaset Yess sering kali nambah bonus track sesuai sisa pita kaset sehingga ada lagu TFOS dan The Return Of Giant Hogweed dari album Nursery Crime…..kalau denger Looking for Someone saya masih bisa inget waktu nyoba di Tokonya Yess di jalan Veteran….menurut saya Genesis era ini sound gitarnya.lebih “raw atau sedikit keras”….dibandingkan era Steve Hackett….sepuntene ingkang kathah bila salah……

    • Gatot Widayanto Says:

      Itulah hebatnya jaman kaset bajakan karena kita selalu dapat bonus sekurangnya 15 menit atau lebih dari album atau band lain. Ya termasuk The Fountain itu …ha ha ha …
      Sayangnya Yess suka gak kasih info alias sakenak udele mbahe sangkil ….

      Sepuntene ingkang kathah menawi wonten kalepatan…..(mohon maaf bila ada kesalahan )…..

  12. herman Says:

    hahaha….saya juga malu…. masak gak tau Trespass yang original…kayak masih jaman belum ada internet aja….hehehe
    sepuntene ingkah katah…….

  13. herman Says:

    Mas Herwinto,….dalam rangka menyambut serial tret Genesis yang Mas Herwinto sudah siapkan……mumpung ini masih di chapter 1 saya ada ide begini….Mas Herwinto dan juga temen2 semua pasti sudah pada kenal musiknya Genesis di album – album berikutnya setelah Trespass….Nah di album trespass ini di manakah Genesisnya….? Maksud saya musik genesis yang mana yang ada benang merahnya dengan musik Genesis di album lainnya……waaahhh ini seperti tebak – tebakan berhadiah….begitu juga nanti di album berikutnya…..masing masing bebas berpendapat……kita lihat saja hasil akhirnya nanti bagaimana….mungkin bisa jadi skripsi akademi gemblungologi……..
    Saya mohon ijin bikin pendapat pancingan lebih dulu untuk Album Trespass ini, sepuntene ingkang kathah menawi salah . Pendapat saya:
    1. Looking for someone…..whooaaa band-nya belum main vocalisnya sudah langsung nyanyi……. menurut saya ternyata disitulah Genesisnya…..gak pakai intro, masuk aja vocal langsung…..(ingat kan diulang di “Supper’s Ready” dan “Dancing with Moonlit Knight”
    2. Genesis juga suka sunyi……nggak tau menurut saya sunyinya itu kok ya bisa pas …..looking for someone juga banyak bagian sunyi…Dancing with Moonlit Knight di ujung akhir…
    Silahkan teman teman sampaikan pendapatnya masing masing……

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Herman,

      Ide njenengan brilian dan luar biasa!!!
      The Knives ada benang merahnya dengan The Return of Giant Hogweed ….menurut saya

      Sepuntene ingkang khathah ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: