IQ “The Road of Bones” Menyeruak dalam Top 40 Prog Albums

Gatot Widayanto

Beberapa minggu ini saya amati sebuah fenomena dahzyat luar biasa yang tertera di halaman muka dari situs progarchives dimana IQ “The Road of Bones” bisa menduduki anak tangga ke 24 dari Top 40 Prog Albums versi Progarchives ini. Kok bisa? Itulah faktanya …. Mari kita lihat posisi Top 4o Prog Albums of all time per hari ini pukul 13:32 WIB adalah sebagai berikut:

  1. Close To The Edge – Yes
  2. Thick As A Brick – Jethro Tull
  3. Selling England By The Pound – Genesis
  4. Wish You Were Here – Pink Floyd
  5. Foxtrot – Genesis
  6. In The Court Of The Crimson King – King Crimson
  7. Dark Side Of The Moon – Pink Floyd
  8. Red – King Crimson
  9. Animals – Pink Floyd
  10. Godbluff – Van Der Graaf Generator
  11. Fragile – Yes
  12. Nursery Cryme – Genesis
  13. Pawn Hearts – Van Der Graaf Generator
  14. Moving Pictures – Rush
  15. Per Un Amico – Premiata Forneria Marconi (PFM)
  16. Hybris – Änglagård
  17. Larks’ Tongues In Aspic – King Crimson
  18. Io Sono Nato Libero – Banco Del Mutuo Soccorso
  19. Moonmadness – Camel
  20. Mirage – Camel
  21. Hemispheres – Rush
  22. Si On Avait Besoin D’Une Cinquième Saison – Harmonium
  23. Storia Di Un Minuto – Premiata Forneria Marconi (PFM)
  24. The Road Of Bones – IQ
  25. Relayer – Yes
  26. Kind Of Blue – Miles Davis
  27. Darwin! – Banco Del Mutuo Soccorso
  28. A Farewell To Kings – Rush
  29. Birds Of Fire – Mahavishnu Orchestra
  30. In A Glass House – Gentle Giant
  31. Crime Of The Century – Supertramp
  32. In a Silent Way – Miles Davis
  33. Still Life – Opeth
  34. Ommadawn – Mike Oldfield
  35. The Silent Corner And The Empty Stage – Peter Hammill
  36. Hot Rats – Frank Zappa
  37. Aqualung – Jethro Tull
  38. Meddle – Pink Floyd
  39. Depois Do Fim – Bacamarte
  40. H To He, Who Am The Only One – Van Der Graaf Generator

Fakta ini perlu kita bahas dengan kepala dingin, dengan mengajukan beberapa pertanyaan mendasar:

  • Kok bisa ya, album yang baru dirilis tahun 2014 ini bisa langsung menyeruak di dalam Top 40 Prog Albums dimana mayoritas adalah album-album tahun 70an kecuali beberapa saja seperti Opeth atau Anglagard. Bahkan, kalau dilihat hanya IQ saja yang albumnya paling gress tahun ini bisa masuk dalam deretan bergengsi ini.
  • Benarkah IQ The Road of Bones ini lebih hebat dari Yes Relayer yang legendaris itu? Rasanya tak ada track di dalam The Road of Bones yang kualitasnya sebagus Gates of Delirium di Relayer. Kok bisa ya? Apakah Sound Chaser dan To Be Over tak dianggap berkualitas sehingga bisa tenggelam dengan lima track dari album The Road of Bones? Sebagai penggemar Yes tulen tentu saya tidak terima bahwa The Road of Bones mengungguli Relayer. Lantas, apa yang menyebabkan The Road of Bones menduduki ranking 24 sedangkan Relayer hanya di 25 saja?
  • Mari kita bandingkan juga dengan Rush Hemispheres yang menduduki tangga ke 21 padahal ia adalah album yang dirilis tahun 1978 dan hanya terpaut dua anak tangga lebih unggul dari The Road of Bones. Lebih dalam lagi, masak sih Yes Relayer kalah unggul dibandingkan Rush Hemispheres?

Mari kita lihat distribusi dari rating yang diberikan pengunjung ProgArchives dari tiga album di seputar anak tangga yang dekat dengan The Road of Bones:

RUSH Hemispheres 2014-09-14 13.15.04

IQ The Road of Bones 2014-09-14 13.08.45

YES Relayer 2014-09-14 13.17.35

Memang sih terlihat bahwa overall rating IQ Road of Bones tertinggi yakni 4.42 dibandingkan Yes Relayer yang hanya 4.36. Namun Rush Hemispheres yang overall rating nya hanya 4.38 (di bawah The Road of Bones) malah menduduki peringkat lebih atas dari pada The Road of Bones yakni peringkat 21. Namun kalau kita cermati, ada 59% dari yang mereview Rush menyatakan BINTANG LIMA sedangkan di IQ The Road of Bones hanya 55%. Artinya, distribusi bintang ternyata mempengaruhi peringkat.

So ….

Bagaimana dengan temen2 gemblungers? What do you think?

Salam,

G

12 Responses to “IQ “The Road of Bones” Menyeruak dalam Top 40 Prog Albums”

  1. Gatot Widayanto Says:

    Tret ini sengaja dibuat agar membuat seseorang KEMROPOK panas atine …ora trimo …ora sudi …ora percoyo …PREK! Ha ha ha ha ha … Siapakah dia? Kita tunggu komentarnya ….

    Mosok ora panas album 2014 bisa masuk di sini? Opo tumon?

    • Koh Win Says:

      Aku ora kemropok kok mas….ha ha ha ha

      • Gatot Widayanto Says:

        Lha? Kok ora kemropok kuwi piye?

      • Koh Win Says:

        Baiklah….. begini mas saya akan jelaskan…….sebelumnya saya akan membagi jama’ah progrock menjadi dua terlebih dahulu. Pertama, mereka yang terlalu TERPAKU DENGAN FORMAT MUSIK 70AN dan selalu membayangkan dan berharap masa kejayaan dan keemasan Close To The Edge, In The Court Of Krimson King, Selling England, Free Hand, The Dark Side Of The Moon akan terulang lagi, dan mereka menganggap bahwa musik sesudahnya adalah pengulangan semata, saya pernah menjadi kelompok ini untuk rentang waktu yang lama….namun saya akhirnya menjadi kelompok yang bisa menerima grup grup baru karena bagi saya justru musik mereka memperkaya…sehingga saya sekarang lebih open, justru bagi saya tidak mengherankan jika tiba tiba CAST misalnya menyeruak dideretan top 40, Marillion Script For Jester misalnya tiba tiba mengobrak abrik deretan bergengsi tersebut, karena memang karya karya band band generasi baru tersebut banyak yang berkualitas. Nah saya termasuk pengagum IQ karena memang band ini luar biasa sekali, album Ever telah membuat saya angkat topi tinggi tinggi, itu saja alasan saya, meskipun saya belum menemukan dimana kedahsyatan The Road of Bones ini, namun hal yang wajar jika IQ mampu melakukan ini semua, ada yang menarik tentunya, ada kesegaran baru yang ditawarkan, dan ini harus kita gali dengan jeli. Jamaah kedua adalah mereka yang MENYAMBUT DENGAN RAMAH DAN SALUT dengan band band generasi baru macam The Tangent, The Flower Kings, Spocks Beard, The Watch, CAST dan seterusnya, mereka inilah yang menyebabkan IQ bisa menerobos deretan top 40 yang dikuasai singa singa 70 an..mereka ini menilai band band baru bukan penjiplak dan pengekor semata, namun melihatnya mampu menawarkan aroma baru yang segar, dan ini menjadi PR bagi saya malam ini untuk mendengarkan IQ The Road of Bones mengapa bisa menjungkalkan Relayer ha ha ha….majulah prog!!!

      • Gatot Widayanto Says:

        whooaaa … penjelasan Koh Win mantab tenaaan … Sejak kenal Marillion saya gak pernah berharap band 70an bisa bikin album sejenis Close To The Edge … yang penting keren musiknya … ya kayak Porcupine Tree, TFK dsb ….

        siiiip ….!

  2. Budi Putra Says:

    Wah ini benar2 dahsyat album 2014 bisa nyalip Relayer-Yes. Bahkan Frank Zappa dus Jethro Tull terhempas dibawahnya….hahaha. Tapi yg lebih dahsyat ada Still Life-Opeth walau diposisi 33.

  3. Gatot Widayanto Says:

    opeth memang dahzyat mas … Harusnya Blackwater Park

  4. Rully Says:

    om G, sekedar mengingatkan bahwa album IQ tersebut baru melibatkan ratusan koresponden yg vote, sedangkan Yes dan Rush sudah ribuan yang vote. Jelas ini bukan perbandingan “apple to apple” wheheh Tapi jujur saya juga bingung, ko bisa sedemikian bagus respon The Road of Bones di PA. Waktu denger album IQ itu reaksi saya rada ada biasa saja, malah saya pribadi justru lbh seneng album Frequency.

    • Gatot Widayanto Says:

      Bro Rully,

      Justru di situlah masalahnya. Kok bisa? Apa iya lebih hebat dari Relayer?

      Bisa jadi masalah timing juga dimana IQ ini dirilis pada saat orang haus dengan format musik yang intens di simfoniknya sedangkan band2 prog sekarang justru banyak ekplorasi di eclectic nya sehingga IQ baru ini seperti oase di padang pasir ….

      salam

  5. Gatot Widayanto Says:

    Bro Rully,

    Justru di situlah masalahnya. Kok bisa? Apa iya lebih hebat dari Relayer?

    Bisa jadi masalah timing juga dimana IQ ini dirilis pada saat orang haus dengan format musik yang intens di simfoniknya sedangkan band2 prog sekarang justru banyak ekplorasi di eclectic nya sehingga IQ baru ini seperti oase di padang pasir ….

    salam

  6. Gatot Widayanto Says:

    UPDATE
    Hari ini (Senin, 15 Sept) malah posisi IQ The Road of Bones menanjak ke nomer 23 . Memang ada reviewer hari ini memberi LIMA BINTANG sih …. Kok bisa lima bintang ya? Kenapa? Tanya kenapa ???

    #SayaJugaKasihLimaBintangTapiGakTahuKenapa … ha ha ha #

  7. Gatot Widayanto Says:

    Temen baik saya barusan kirim sms bilang bahwa tentu saja album Jalan Tulang ini menyeruak di Top 40 lha wong semua lima lagunya gilaaaaaak ….!

    Kalau gitu memang layak ya ….

    Ini saya menikmati lagi Jalan Tulang …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: