Racun itu Bernama “The Tangent”

Herwinto

image

Rabu kemarin mendapat kiriman racun dari The Land Of Prog…Jombang..siapa lagi kalau bukan pemilik Angkringan Apple nan kesohor di tanah Jawa ini…mas Edi Santoso atau akrab disapa mas Edi Apple…racun yang saya telan pertama kali adalah The Tangent…namanya saja sudah matematis banget..Tangent adalah perbandingan panjang sisi tegak dan sisi mendatar dalam segitiga siku siku…ha ha ha dasar guru matematika!! bagaimana musiknya…100% matematika banget!! rumit!! namun jangan salah…rumit namun indah dan akademis banget…cocok saya dengar musiknya pertama kali….memang baru satu album yang saya dengar..inipun saya bingung album apa bukan kok di discography nya tidak dicantumkan dengan detail…ternyata ini semacam EP. Namanya L’etagere Du Travail…dirilis tahun 2013.

Track pertama adalah Monsanto 7.49 waaaahh saya langsung jatuh cinta dengan lagu ini..komposisinya gabungan antara Rick Emerson dan Keith Wakeman ha ha ha…kibornya itu lho akrobatik banget!! musiknya rancak, dinamis, penuh tekukan tekukan maut…tuobz tenan!! saya merasakan ramuan yang lezat antara ELP ini begitu kerasa dipadu Yes, King Crimson dan Jethro Tull..durasi 7 menitan gak kerasa kayak dengerin lagu 2 menitan aja…tak ulang berkali kali lagu ini!! 

Lost In Ledston 6.39 adalah lagu kedua yang juga tak kalah maut, lagu ini benar benar beraroma ELP tapi jangan salah! bukan menirunya tetapi meramunya dengan unsur unsur King Crimson, salah satunya adalah pergerakan flute yang sangat rancak mengikuti akrobatik kibornya..nikmaaaaaat!!!

The Iron Crows 14.09 merupakan lagu epicnya…disusul Build A New House With Lego 6.25, track selanjutnya Supper’s Off begitu dinamis musiknya, semangat sekali saya mendengarnya, dentuman bass dan drumnya sangat keren!! disusul Dansant Dans Paris 6.58 yang beraroma jazz yang asyik sekali…

Steve Wright In The Afternoon 6.07 dibuka dengan petikan gitar yang lembut, sangat asyik lagu ini, disusul A Voyge Through The Rush Hour 2.28 sebuah solo piano dan  The Ethernet 9.11 lagu yang enak banget dengan solo gitar yang panjang dimulai di menit ke 5.00 sampai akhir lagu, track pamungkas adalah The Canterbury Sequence 9.10 track yang cukup seru menggabungkan unsur unsur jazz dengan klasik beserta rock woaaah muantab sekali….demikian review saya semoga menjadikan racun juga untuk yang lain….haree geneee gak tahu The Tangent?….jangan ngaku proger!!! ha ha ha…..ratjoeeeeeeeeenn!!!

8 Responses to “Racun itu Bernama “The Tangent””

  1. Koh Win Says:

    Trimakasih mas…..Monsanto pancen guendhenk tenan…..ha ha ha…..

  2. Edi Apple Santoso Says:

    PART ONE – PREVIOUSLY UNRELEASED TRACKS
    1. Monsanto 7:49
    2. Lost In Ledston 6:39
    3. The Iron Crows 14:09
    4. Build A New House With The Lego 6:25
    5. Supper’s Off 8:17
    PART TWO – REVISITATIONS
    6. Dansant Dans Paris 6:58
    7. Steve Wright In The Afternoon 6:07
    8. A Voyage Through Rush Hour 2:28
    9. The Ethernet 9:11
    10. The Canterbury Sequence 9:10

    line-up :

    Andy Tillison – Keys, Vocals, Drums, Guitars & Bass
    Theo Travis – Saxes & Flutes (6, 7, 9 & 10)
    Jakko M Jakkszyk – Vocals (9) & Guitars (6, 7 & 9)
    David Longdon – Vocals (7)
    Gavin Harrison – Drums (7)
    Jonas Reingold – Bass (7, 9 & 10)
    Luke Machin – Guitar (3)
    Jaime Salazar – Drums (9 & 10)
    Krister Jonsson – Guitar (10)
    Guy Manning – Reverse Guitar & Ting (9)

    • Gatot Widayanto Says:

      Beberapa hari ini saya nyetel album ini terus karena saya luput mereview nya …. Saya baru inget bahwa ini adalah Companion Disc dari L’Sacre du Travail karena begitu denger The Canterbury Sequence …wah ..inget The Music That Died Alone (album perdananya).

      Muwanteb njegreg!

      The Iron Crows sulit dinikmati ….ha ha ha …

  3. Edi Apple Santoso Says:

    yang le sacre du travail juga mboys koh win ….

    • Koh Win Says:

      Iya mas Edi….L’etagere aja wis bikin aku kelojotan…..sabar sik….ha ha ha…matursuwun track list dan musisinya……

      • Gatot Widayanto Says:

        Gara2 ulasan Koh Win, saya hari ini di Madiun nyetel The Tangent di iPod. Saat ini malah sedang nywtel yang album COMM. Memang ban ini dahzyat sekali …apalagi didengarnya di Madiun …the land of prog … Ha ha ha ….

  4. Gatot Widayanto Says:

    Malam ini saya gowes NR (night ride) sambil menikmati album ini via iPod. Biyuh …manteb njegreg! Ini album sebenernya merupakan Companion Disc dari album Le Sacre Du Travail … Namun keren bener musiknya. Rasanya dunia prog cukup diwakili oleh The Tangent ajalsh tanpa album lain dari grup lain soalnya musiknya indah mewakili lainnya rasanya …

    Abis itu beli martabak kesayangan ibunda …. Sambil tetap nyimak album ini via active speaker.

    Lho kok hujan nih di rumah ibu … Wah …. Kebloh nih ntar … He he ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: