11 Album Prog Paling Dilupakan

Herwinto

Namanya juga blog gemblung maka saya tulis lagi tret gemblung yaitu album album prog yang telah dilupakan, sengaja saya menghindari kata ”dibenci” karena belum tentu album album ini dibenci namun memang telah dilupakan. Inilah album album tersebut :
 
1. Calling All Station (Genesis)
2. Open Your Eyes (Yes)
3. Anoraknophobia (Marillion)
4. A Saucerful Of Secrets (Pink Floyd)
5. Works 1,2 (ELP)
6. Seven Stories Into Eight (IQ)
7. Under Wraps (Jethro Tull)
8. GTR (Steve Howe and Steve Hacket)
9. Beat (King Crimson)
10. Clockwork Angels (Rush)
11. When Dream And Day Unite (Dream Theatre)

Menurut pengamatan saya secara subyektif, ketika kita membahas jawara jawara prog diatas, album ini hampir tidak pernah dibicarakan….mungkin dianggap tidak penting, gagal, menyimpang dari kebiasaan atau bahkan jelek…bagaimana dengan anda?

 

23 Responses to “11 Album Prog Paling Dilupakan”

  1. Gatot Widayanto Says:

    Koh Win,
    Mohon maaf siang sampe sore tadi ada workshop, gak sempat buka email … Maaf telat posting ….

    NP. “Warm Ride” – Rare Earth

  2. Wahyu Says:

    Saya paling benci album call all station

  3. andria h8 Says:

    Saya saat Calling keluar blm suka Genesis, kl sekarang ada pasti saya beli😀 ini mirip kasus Van Halen 3 yg dijauhi para penggemar Van Halen padahal musiknya tetap layak didengar.
    GTR mungkin cenderung pop jadi jarang dibicarakan, tapi lagunya jadi hits lho: When the Heart Rules the Mind
    Clockwork Angels (Rush) masa nggak ada yg mbicarakan to pak Herwin?

    • Koh Win Says:

      Berarti mas Andria yang membicarakan ya ,,,ha ha ha….jarang disebut mas….maksudnya dibanding album album lainnya….

      • andria h8 Says:

        Lha Clockwork Angels album terbaru wajar kl kita lebih suka bernostalgia dgn2112 atau Moving Pictures😀
        karton cover cd Clockwork Angels saya juga masih tersegel kok pak🙂

  4. Rully Says:

    saya tudak setuju yg ini om A Saucerful Of Secrets (Pink Floyd). mungkin yg lebih dilupakan itu album A Momentary Lapse of A Reason. tentu saja ini juga pendapat subjektif hehe

    • yuddi Says:

      bro Rully, A Momentary Lapse of A Reason lebih dianggap sbg solo album David Gilmour. Album ini adalah simbol Gilmour Cs. yg berhak nama Pink Floyd setelah perseteruan di pengadilan melawan Roger Waters.
      TVRI (satu2nya TV saat itu) dgn Dunia Dalam Berita mewartakan hal ini.

      • Rully Says:

        Oh gitu ya.. pantes aja ko kaya ngga nendang gitu ya. kalo di Finak Cut gmn om? masih berasa nih roger watersnya

      • Koh Win Says:

        Kalau Final Cut itu malah Waters banget mas Rully…..malah kadang dianggap sebagai solo nya Waters dengan band Pink Floyd….ha ha ha

      • Gatot Widayanto Says:

        Betul …. Waters pol. Saya suka sekali Final Cut karena begitu personal bagi suasana batin Waters terkait perang … Album yg cucok buat kontemplasi …

    • Rully Says:

      saya jarang sekali dengar album Pink Floyd setelah the Wall. paling yg didengar beberapa kali hanya album division bell.

  5. apec Says:

    Mas rully, album pink floyd lain yg jarang disebut adalah Nice of Pair..hayooo..siapa pernah dengar??he..he..

    • Koh Win Says:

      Wah kalau itu keren bro…itu kompilasi berisi gabungan dua album pertama dan kedua Pipper Gates dan A Saucerful….saya punya rekaman monalisa nya tapi dipinjam teman gak balik….sebenarnya ada lagi yang jarang disebut Obscure By Cloud….mengandung track mematikan….Wot’s…Uh The Deal? mas Gatot pasti gulung koming kalau dengar lagu ini….

      • Gatot Widayanto Says:

        Saya suka album Obscure , Koh Win …meski musiknya pop biasam wot’s …uh the deal memang bikin ngguweblak meski pendek durasinya ….

    • Rully Says:

      waduuhh jujur belum pernah denger album tsb. (langsung browsing nih….)

  6. hippienov Says:

    Dari 11 album yang disebut Koh Win, mungkin yang paling mengecewakan buatku adalah “calling all stations” dan “Open your eyes”, yapi bukan berarti i hate those albums entirely karena masih ada beberapa lagu dari 2 album ini yang aku suka.

    “when dream and day unite” menurutku album yang bagus namun mungkin beberapa fans DT menganggap album ini terlalu “metal” daripada “prog metal” dan teknik permainan DT juga belum se-akrobatik album-album setelahnya. Tapi aku suka sekali album ini.

    Anorakphobia aku pernah bahas di blog, walau bukan album yang terbilang bagus namun aku suka pula mendengarkan album ini.

    Di album “under wraps” Jethro Tull seperti halnya band-band era 70an lainnya, terbawa nuansa eighties yang sarat dengan synth music dan programming. Di album ini JT menggunakan synth/programmed drums dan memang dari sekian banyak album Jethro, album ini termasuk yang kurang sukses.

  7. Rizki Says:

    IMHO, barangkali agar album2 tsb menjadi tdk dilupakan (atau dibenci), dapat dibuat satu album kompilasi yg berisikan satu atau dua lagu dari masing2 album dan diberi judul “the other side of prog”. Meskipun saya blm pernah mendengar semuanya, saya yakin masing2 album tsb pasti ada lagu yang dapat dinikmati. Misalnya saja: hearbeat (KC), when the heart rules the mind dan hunter (GTR), not about us (genesis), from the balcony (YES) dsb.

    Salam,

  8. hippienov Says:

    Alo Mas Rizki, how do you do, Sir?
    Ide Mas Rizki menarik untuk dicoba, sayangnya dari 11 nama album yang disebut Koh Win aku hanya punya mp3 Open Your Eyes, namun aku akan iseng-iseng coba susun kompilasi lagu-lagu dari album-album prog yang menurutku less-prog atau malah poppy. Doakan saja mas supaya bisa cepat ter-realisasi ide gemblung ku ini ^_^
    Thanks…

  9. hippienov Says:

    Your wish is my command, Mas Rizki… Rencanaku weekend ini aku mau coba bikin kompilasi ini, padahal jujur aku belum punya gambaran lagu apa aja yang akan masuk ^_^
    Thanks Mas…

    • Gatot Widayanto Says:

      Ditunggu ya mas Hippie – the master of Compilation. Ntar cover design by LESIN aja mas …biar nuansamatique kemlitique ….

  10. hippienov Says:

    Hehehe… Aku bener-bener belum ngerti gimana songs list nya Mas G, apa aja yang akan aku masukkan. Mohon input nya mas, misalnya kalau Rush apa yang menurut mas bisa masuk “the other side of prog” ini? Kemudian E.L.P, UK, Mainhorse, Refugee, Bill Bruford, Camel, etc. Suwun sanget mas…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: