Musik Unta: Camel “Mirage”

Hendrik Worotikan

image

Walaupun sudah lama memiliki album ‘Mirage’ dari band Camel ini, namun, nyatanya sudah terlalu lama juga jarang saya putar piringan hitamnya.

Kemarin, hari Senin, entah ada angin apa saya pun kesampaian juga untuk menyetel kembali ‘Mirage’, sebuah album yang dirilis pada 1974.

Sedikit bertanya dalam hati. Seperti apa sih musik yang dimainkan mereka ? Maklum saja sudah lama nggak dengar, jadi rada lupa dengan style musik Camel, khususnya di album ini.

image

Peter Bardens (keyboard-vocals) ex Cheynes, Shotgun Express, Village – 
Andy Latimer (guitar-flute-vocals) ex Brew, Philip Goodhand Tait’s Band – 
Doug Ferguson (bass-vocals) ex Strange Brew, Brew, Mike Scott Band, Philip Goodhand Tait’s Band – 
Andy Ward (Drums) ex John’s Children, Brew, Philip Goodhand Tait’s Band adalah sekumpulan musisi musisi handal yang sudah tidak diragukan lagi dalam bermusik. Merekapun sangat piawai meramu musik rock yang disertai elemen-elemen jazz sehingga membawa Camel menjadi band yang kokoh dijalur progressive rock.

Freefall, Supertwister, Nimrodel/The Procession/The White Rider yang berada di side A, serta Earthrise, Lady Fantasy yang terdiri dari 3 bagian: Encounter, Smiles For You dan Lady Fantasy yang berada di side B, adalah sederet komposisi musik yang dimainkan dengan begitu fantastis. 
Rasanya sulit bagi saya untuk memilih lagu atau komposisi mana yang paling saya sukai, tapi kalaupun terpaksa harus memilih, maka saya akan memilih ‘Supertwister’. 
Kenapa ?
Pada komposisi instrumental ‘Supertwister’ ini saya sangat terkesan dengan melodi-melodi indah dari tiupan flute yang dimainkan oleh Latimer.
Dan, konon, ini pula untuk kali pertama Latimer merekam lagunya dengan alat musik flute.
Sangat-sangat mempesona, tidak kalah jika dibandingkan dengan Thijs Van Leer, Dave Valentin, Ian Anderson yang memang handal dengan flute nya.

Sekarang mari kita bersenandung bersama sang unta, Camel.

12 Responses to “Musik Unta: Camel “Mirage””

  1. andria h8 Says:

    Saya cuma punya cd kopiannya saja pak, wl blm bisa menikmati. tadinya saya kira covernya salah cetak karena tampak blur, tapi ternyata mmg disengaja.

    • Hendrik Worotikan Says:

      Mas Andria, selain cover yang tampak blur ini ternyata ada juga cover versi yang lainnya dgn label Janus records.

      Mudah-mudahan sekarang sdh bs dinikmati musik dari Camel ini.
      Salam.

      • Gatot Widayanto Says:

        Maaf mas Hendrik dan mas Andria …. Dua hari ini saya narathon ketemuan sama orang dan menghargai nilai muka sehingga saya tak tega menatap layar buat posting tret mas Andria dan mas Hendrik sehingga telat postingnya …. Maap pol.

        Ini juga baru aja pulang dari presentasi ke klien ….dan msu tidur dulu setelah ashar …. Dua hari ini kurang tidur.

        Sayang Yess gak rekam album Mirage ya …. Saya ntar tidur mau dengerin Camel rekaman Yess ah … Gara2 tret ini ….

    • Hendrik Worotikan Says:

      Salut dengan Mas G yg msh menyempatkan waktu mengirim sms hanya utk memberitahukan kalo postingan sy ini belum sempat ditayangkan lantaran msh sibuk.
      Kalo kata Jupe ‘Aku Rapopo’ lho Mas…

      Album Camel apa Mas yg mau didengar ? Kasih tau dunk…

      • Gatot Widayanto Says:

        Saya ndak enak mendholimi pemosting dengan menunda postingan padahal saya sudah terima. Masalahnya saya banyak bernilai-muka dengan orang selama dua hari ini, dan gak mau menatap layar demi menghormati beliau …

        Rasanya I Can See Your House From here yang ada covernya pesawat luar angkas… saya suka album ini meski biasa aja musiknya (Koh Win gak musti harus khatam Camel buat suka TFK ya …..).

        Nanti bangun tidur saya update ya mas …Ini ngantuk pol nih … Tadi malam tidur cuman 3 jam … Salam ciaoooooooo …!!!

      • Gatot Widayanto Says:

        Mas Hendrik …. LAPOR!
        Tadi saya sambil tidur nyetel kaset Yess bertajuk Camel “I can see your house fron here”. Mbrabak mbrebes mili saya …ingat daerah Balubur tempat saya suka nangkring liat kaset di Toko Bintang. Seorang temen kuliah merekomendasi saya kaset ini. Karena saya tahu dia penggemar Genesis, tanpa pikir panjang saya bungkus kaset ini. Biyuuuuh …..nuansa Baluburnya begitu kental saat saya tidur ditemani kaset ini tadi …. Nyamleng suromenggolo tenan …. Hymn To Her … Rhayader …. Tuooooobzzz!

  2. kukuh tawanggono Says:

    Mas Hendrik Worotikan sesepuh kulo

    Saya memandang cover ph njenengan badan saya lha kok semakin meriang dan kesadaran saya sampai berkurang sebesar tujuh puluh persen njih mas.Sampai-sampai Jembres dan Boby gelut-gelutan(main perang-perangan)dan nyampluk(menabrak)kopi saya ndak saya hiraukan…he he he.Sensasi ketika kita memandang cover sebuah ph memang luar biasa mas…ha ha ha

    • Hendrik Worotikan Says:

      Mas Kukuh kalo memberikan komen kadang membuat sy tertawa atau paling tidak bikin tersenyum simpul. hihihi…

      Salah satu hal yg membuat daya tarik untuk mengoleksi PH adalah dari sisi cover atau art worknya. Mungkin karena lebih besar bentuknya dibandingkan media lainnya.

      Terima kasih lho Mas….

      • kukuh tawanggono Says:

        Memang mas Hendrik Jembres sama Boby kalo ada saya rasanya seperti kegirangan.Sampai-sampai misalnya saya membuka rak cd/kaset pita/ph lha kok pada berebut tangannya ngranggeh-ngranggeh(meraih),seakan-akan mau membantu.
        Saya melihat koleksi njenengan selalu gemetaran ndak karu-karuan seperti kala menatap mata seseorang…nampak klasik,bandnyapun kelas berat,barangnya sulum-sulum(mulus-mulus)….lha lha ini demam saya tadi turun sekarang naik lagi…he he he

  3. andria h8 Says:

    saya juga mas Kukuh, teringat jaman dulu di pasar Bringharjo ada yg jual PH seken Deep Purple-Stormbringer dan Black Sabbath-Master of Reality tak saya beli (waktu itu masih kuliah & tak punya banyak sisa duit)

  4. hippienov Says:

    Mas Hendrik, wah tuobz… Ini album camel yang paling aku suka, sudah pasti karena ada 2 lagu jagoan di dalamnya: white rider dan lady fantasy.
    Cerita punya cerita cover album dibuat “blur” supaya gak plek mirip dengan logo brand rokok dengan nama yang sama “camel”, dan gara-gara album ini. Camel harus berurusan dengan tuntutan dari manajemen perusahaan rokok Camel. Untuk menghindari lawsuit gara-gara sampul albumnya maka Janus Records mengganti covernya dengan gambar lain. Suwun…

    • Hendrik Worotikan Says:

      Mas Hippie, dari beberapa album yg sdh direkam Camel boleh dibilang Mirage ini termasuk yang oke punya, termasuk dua lagu seperti yg Mas Hippie sebut diatas.
      Kalo sy menyebut Supertwister, tdk lebih karena ada bebunyian flute di lagu tsb. Beuh…bikin khayalan tingkat tinggi dahhh..

      Terima kasih ttg info mengenai cover yg dibikin blur ini. Dan sy jg teringat dengan cover yg beda dari album yg sama milik grup Kayak ( Phantom of the night ). Lagi-lagi cover yg beda tsb dirilis oleh Janus Records.

      Tengkyu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: