Koleksi 234: Suzi Quatro / Alvin Stardust by Empire

Gatot Widayanto

image

Sebenarnya saya kurang tertarik menutar kaset ini karena band nya kelihatan cukup standar straight rock saja tanpa lekukan prog. Namun rekaman Empire cukup jarang saya dengar atau mungkin luoa, maka iseng aja saya putar. Ternyata kualitas rekaman dan pitanya masih prima sehingga musikbyang dihasilkan menjadi enak dinikmati sepanjang kaset diputar mulai dari side A. Memang Suzi Quatro ini rocker tulen karena di side A dia cukup ngerock dan lagu2nya pun jadi enak.

Side B nya malah Alvin Stardust yang saya kurang dengar selama ini atau mungkin saya kurang perhatian, musiknya juga gak ada yang istimewa. Namun saya putar juga karena biar pita kaset ini masih berfungsi.

Ah jadi terbiasa dan keenakan denger suara kaset aja belakangan ini.

image

17 Responses to “Koleksi 234: Suzi Quatro / Alvin Stardust by Empire”

  1. andria h8 Says:

    Saya ingat di akhir tahun 80-an di Yogya ada yang jual poster Suzi Quatro, sepertinya cuma dia doang rocker wanita yg dikenal saat itu. Entah kl ada yg pernah punya poster Joan Jett, kl Madonna saya anggap bukan rocker apalagi Samanta Fox.
    Saya juga punya kaset lama Suzi Quatro tapi lupa rekaman mana.

  2. apec Says:

    Kaset ini sepertinya setype dengan rekaman nirwana yo

  3. kukuh tawanggono Says:

    Mas Gatot guru kulo

    Mas Gatot, barusan saya membuka blog …membaca artikel dan komentar njenengan saya jadi terharu sekaligus ngakak(sudah dua minggu kurang ndak mbuka blog blas).”A”(anak ini marah ke saya,gara-gara saya pergi dinas,ndak pamitan sama njenengan serta sedulur-sedulur semua) mulai dijalan tadi cerita tentang njenengan.Dia cerita membaca blog ini mau memberi komentar ndak berani(sewaktu njenengan menanyakan kok tiba-tiba saya lenyap).Takut njenengan jalu tirose(katanya)…he he he
    Mas Gatot memang begawan progresif saestu(beneran).Mulai dari tulisan tentang dampak negatif teknologi,ulah para kartel(ini yg amat membuat saya terharu),mendengarkan kaset pita,mendengarkan cd,semuanya apabila diwujudkan dalam partitur amat-amat dinamis sekali.Untuk masalah kartel kaset,walaupun njenengan levelnya sudah prof(sebagai kolektor,pelaku,saksi,dalam industri musik)akan tetapi masih sudi memberikan wejangan-wejangan pada para junior seperti saya ini…

    Sepuntene ingkang kathah menawi wonten tutur(mohon maaf apabila ada tutur)yg tidak berkenan

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Kukuh …. Sugeng rawuh! (Selamat datang). Alhamdulillah masih bisa bahasa Indonesia. Kirain dua tahun di ausie udah rontok bahasa Indonesianya ….

      Wah …udah berani panggil “anak” ya …bukan lagi “Nona” ….hebat. Ora wedi dijalu mas?

      Lha …kok pergi aja mesti pamit to mas? Emangnya saya ini sopo … Lha wong biasa aja kok musti dipamiti njenengan to mas? Kok peodal kalau saya menuntut dipamiti. Anggap aja mas Kukuh gak mau dititipi apa2 kalau pergi ke ausie …. Ha ha ha ha ….

      Ora opo2 kok mas ora pamit lsn ora nggowo oleh2 …. Cukup ceritanya aja dianggap sebagai oleh2 …. Dirunggu ulasan nya mas …. He he he …

      • kukuh tawanggono Says:

        Mas Gatot guru kulo

        Walau kulo kaleyan njenengan memang ndak pernah bertemu,akan tetapi saya menganggap njenengan adalah guru bahkan orang tua saya.Buktinya ketika rasa kangen pada alm ibu melanda hati ini,membaca tulisan dan memandang foto njenengan hati saya sudah tentrem kembali(rasa ini hanya saya rasakan apabila kepala saya diusap oleh beliau dulu)….jadi mbrabak saya mas….
        Saya satu minggu lebih dinegara itu hanya fokus pada amanah yg diberikan pada saya mas.Setiap kali dinas njih itu prinsip saya.Jadi ketika yg lain belanja-belanja,jalan-jalan,saya lha kok mengadakan pertemuan-pertemuan kecil dengan beberapa pihak.Gara-gara hal ini saya jadi berseberangan dengan beberapa teman mas.

      • Gatot Widayanto Says:

        Salut! Tapi jangan terlalu kaku … Lihat penjelasan saya lainnya mas … di bawah ini yang tadi saya posting ….

  4. hippienov Says:

    Mas Kukuh is back, let’s celebrate it, hooray… (sambil berdendang “celebration” nya P.F.M) ^_^

    • kukuh tawanggono Says:

      Ha ha ha…mas Hippie kalo bisa mari kita dendangkan You Suffer punya Napalm Death dari album Scum.Lebih seru mas Hippie,seseru nyanyian si A yg terus nyanyi tentang menyuruh saya untuk pergi ke dokter…ha ha ha ha ha

  5. hippienov Says:

    You suffer ND itu lagu paling nuansamatik loh mas, kalo ndak salah durasinya kurang dari 30 detik injih? Uedyan tenan.
    Kalo nyanyian Ms. A(ubrey) ibarat lagu metal apa mas? After World Obliteration nya Terrorizer injih mas? Wakakak…

    • kukuh tawanggono Says:

      Ha ha ha ha…..terlalu keren mas,kalo dibandingkan sama band keramat yg satu itu.Kalo menurut saya kok seperti proyeknya Anselmo sesudah Pantera njih…Down….ha ha ha ha …terlalu nanggung.
      Njenengan harus tanggung jawab mas Hippie.Akibat racun njenengan,lha ini dari tadi muter Phil Collin terus(kompilasi yg njenengan berikan pada saya kemarin).Sampai-sampai muka saya seperti Phil Collin….ha ha ha.
      Oh njih mas Hippie,leres…You Suffer
      Itu juga termasuk kedalam lagu tersingkat didunia.Aaah cinta saya pada band yg satu ini,bener-bener njangget(tertoreh dalam)mas Hippie.Kadang ada rasa bosan,akan tetapi jika satu minggu ndak mendengarkan album-albume Napalm Death rasanya bener-bener ndak marem blas(kurang nikmat)…he he he

  6. apec Says:

    wahhh..mas Kukuh hidup lagi……mbok hasil berburu di sana diceritakan..brgkali dapat plat dan CD istimewa

    • kukuh tawanggono Says:

      Ha ha ha…mas Apec lha kok njalu njih…ha ha ha.Saya ini dua kali dinas kesana atau perjalanan-perjalanan dinas yg lain ndak pernah belanja-belanja mas.
      Saya punya prinsip mas,kalo saya pergi atas biaya dan untuk kepentingan perusahaan ya seratus persen untuk kepentingan perusahaan.Bahkan diwaktu senggang,saya gunakan untuk mengadakan pertemuan-pertemuan yg hasilnya bermanfaat bagi perusahaan.Gara-gara ini saya sampai diberi gelar agen KGB,anggota Politbiro…he he he.

      • Gatot Widayanto Says:

        Saya salut sama prinsip mas Kukuh dengan catatan:

        Perusahaan menyuruh kita menginap di tempat yang bukan home-base kita itu jelas tidak fair karena kita jadi jauh dari keluarga. Untuk itu memang perusahaan harus memberikan kompensasi yang biasanya disebut dengan “hardship allowance” untuk kompensasi karena jauh dari keluarga dan lingkungan hidup kita (apalagi mas Kukuh ini juga Imam di masjid seputar lingkungannya, jelas meninggalkan jamaah yang banyak. belum lagi kalau ada majlis taklim yang harus dibimbing oleh ustadz Kukuh tawanggono …. tak ada ilmu diajarkan selama mas Kukuh “being away” itu ….betapa ruginya umat atau jamaah mas Kukuh tak menerima ilmu dari gurunya).

        Biasanya perusahaan hanya mengkompensasi dari segi uang makan, transport atau hotel yang bisa dalam bentuk lump-sum (paket per malam) atau “reimbursed at cost”. Hanya perusahaan professional saja yang tahu “hardship allowance” ini.

        Dus … Malam hari mas Kukuh BERHAK menggunakan waktu pribadi karena toh kalau di Malang mas Kukuh setiap malam kan memimpin taklim atau shalat dimana bukan urusan kantor.
        Nah kalau siang hari mas Kukuh kelayapan tak bekerja buat kantor, itu baru salah…karena mencuri waktu kerja kantor berarti korupsi juga.

        Jadi, terlalu sempit kalau mas Kukuh menggunakan seluruh waktu selama di Sydney hanya untuk kepentingan kantor belaka. Lha kok NYIMUT perusahaanmu menyandera semua waktumu? Kalau di Malang tiap malam disuruh kerja sampe jam 22:00 apa mas Kukuh juga mau? Andaikan mau, mau dikemanakan si anak yang ber inisial “A” seperti album Jethro Tull tersebut? Kapan olehe omah2 yen setiap waktu untuk perusahaan? Lha kok nyimut!

        Think about it ….

        Makanya jadi pengusaha aja kayak mas Khalil … Bisa mengatur waktu sendiri. “Time is on my side” siulannya mas Khalil kira2 begitu (sesuai dengan lagu Rolling Stones) …

      • Gatot Widayanto Says:

        Kecuali ….

        Kalau mas Kukuh gak mau belanja karena takut dititipin PH sama bro Apec … Itu cerita lain ,,,, He he he …kalau ini NMS pol ….!

        * Njalu Management System

      • kukuh tawanggono Says:

        Mas Gatot guru kulo

        Ha ha ha….proses njalu sampun (sudah)dimulai ini.Matur suwon sanget njih(terima kasih),sampun purung maringi wejangan maleh(sudah berkenan memberikan wejangan lagi).Mas Gatot waduuuuh saya ini bukan siapa-siapa mas,hanya atas kehendak-Nya saya bisa memangku hal tersebut.
        Kalo masalah pekerjaan saya memang dari dulu berprinsip seperti itu mas.Perusahaan sudah memberikan fasilitas dan kebebasan mas,tapi ndak saya gunakan.Jangankan untuk urusan dinas njih…dulu saya pernah dikasih fasilitas mobil(jaman saya masih belum punya mobil sendiri),bahkan saya disuruh untuk membawanya pulang(untuk sarana transport saya).Tapi saya lebih memilih naik angkot sewaktu pulang dan berangkat kerja mas.Prinsip saya apabila disitu ada sesuatu yg meragukan(masalah apapun itu)maka saya ambil hukum yg paling berat(akan tetapi ini saya terapkan untuk diri saya sendiri)….
        Kalo masalah mendirikan perusahaan saya ini apa to mas Gatot…ha ha ha ha.Gusti Allah tempatkan saya ditempat seperti ini,sekaligus saya bisa menegakkan agama tercinta ini secara nyata(tidak hanya berkutat pada teori-teori)saya sudah puji syukur Alhamdulillah mas……
        Saya gara-gara njenengan memberikan wejangan seperti ini lha kok jadi ingat pesan suwargi bapak saya dulu:
        Aja kaya lakon Petruk Dadi Ratu
        Artinya janganlah seperti lakon Petruk Menjadi Ratu.Maksudnya saya jadi orang njih harus tahu diri siapa to diri saya ini,lantas kalo sudah begitu harus timbul kesadaran untuk selalu menjalankan ketaatan pada-Nya..Sepuntene njih mas(mohon maaf)kalo saya memakai filosofinya orang Jawa …ha ha ha ha

        Sepuntene ingkang kathah(mohon maaf)apabila ada tutur yg tidak berkenan

      • Gatot Widayanto Says:

        Bagus prinsip mas Kukuh … Layak dicontoh. Lha …saya pernah mencoba menegakkan kepatihan bahwa fasilitas kantor untuk kepentingan kantor malah saya dimusuhi. Itu lho …di Jkt ini hampir semua mobil yg digunakan pejabat kok semuanya plat hitam. Padahal seharusnya plat merah … Lha kok gak mau pake plat merah ….semuanya diganti hitam meski merahnya ada namun gak dipake. Pemborosan uang negara ….karena satu mobil punya dua plat nomor …

      • kukuh tawanggono Says:

        Memang mas Gatot,ketika kita mengajak pada kebaikkan seribu halangan akan membentang.Lain lagi kalo kita mengajak pada hal yg ndak bener,teramat mudah sekali,seakan semua halangan minggir semua.
        Semoga njenengan tansah(selalu) dianugerahi kesabaran,kekuatan,kemampuan untuk menebarkan kebaikkan ini mas….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: