Music For The Uncommon Men Series: ACQUA FRAGILE “Mass-Media Stars”

Hippienov

Setelah New Trolls dan Solaris maka edisi kali ini aku isi dengan band prog Italia bernama “ACQUA FRAGILE” dan kebetulan album yang aku dapat kopiannya adalah Mass-Media Stars (1974).

acqua fragile


Acqua Fragile hanya bertahan dari tahun 1971-1975, album terakhir mereka adalah Mass-Media Stars dengan band member sebagai berikut:
1. Gino Campanini / guitar-mandolin-vocals.
2. Piero canavera / guitar-pecussion-vocals.
3. Franz Dondi / bass.
4. Claudio Fabi / piano.
5. Maurizio Mori / keyboards-vocals.
6. Bernardo Lanzetti / guitar-vocals.

Tracks Listing:
1. Cosmic mid affair.
2. Bar gazing.
3. Mass-media stars.
4. Opening Act.
5. Professor.
6. Coffee Song.

Ada nama Bernardo Lanzetti disini dan sebagian rekan-rekan mungkin akan mengenal Bernardo di album P.F.M “chocolate kings” dan “jet lag”. Ya, memang penyebab bubarnya Acqua Fragile karena Bernardo diajak gabung ke P.F.M untuk pengerjaan album chocolate kings. Bernardo bertahan di P.F.M sampai album jet lag kemudian keluar untuk bersolo karir. Diperkirakan alasan P.F.M menawarkan posisi vokalis mereka pada Bernardo karena saat itu P.F.M sedang mencoba untuk mencoba “go international” dengan merilis album berbahasa Inggris dan mereka melihat kemampuan bahasa Inggris Bernardo (terutama dari lafal) dinilai tepat bagi P.F.M waktu itu terlebih lagi baik P.F.M dan Acqua Fragile berada dibawah satu manajemen.

Kembali Ke Acqua Fragile, band ini terbentuk di Parma dengan nama Gli Immortali (the immortals) dan kemudian berganti nama Acqua Fragile setelah ditarik oleh manajer P.F.M kalo itu Franco Mamone. Dalam waktu sebentar saja Acqua Fragile sudah menjadi band pembuka konser beberapa group terkenal seperti Gentle Giant, Soft Machine dan Uriah Heep. Tahun 1973 mereka merilis debut album yang dinilai sangat terpengaruh oleh musik Gentle Giant dan Genesis. Satu tahun kemudian album “mass-media stars” yang berbahasa Inggris dirilis di Italia dan Amerika Serikat. Album ini dinilai masih bernuansa Genesis dan juga Yes. Hal ini makin diperkuat dengan tipikal vokal Bernardo Lanzetti yang serupa dengan Peter Gabriel.

Setelah Bernardo “pindah” ke P.F.M, Acqua Fragile masih berusaha untuk survive dengan memasukkan Roby Facini sebagai vokalis namun pada akhirnya “mass-media stars” ditakdirkan menjadi album terakhir Acqua Fragile sebelum resmi bubar tahun 1975.

Menurutku pribadi saat pertama kali mendengarkan album ini, aku seperti mendengar excerpt dari Close To The Edge nya Yes bahkan sampai backing vocalnya pun mengingatkanku pada Chris Squire dan Steve Howe saat doing the back-up vocals for Jon Anderson. Namun dari segi musiknya “mass-media stars” tidak bisa disamakan dengan Close To The Edge. Kalau CTTE kita seperti disuguhkan suatu perjalanan fantasi yang penuh kejutan, sedangkan pada mass-media stars menurutku musiknya nyaris tanpa kejutan atau normal-normal saja seperti berkendara di jalan protokol ibukota saat libur Lebaran lalu, lancar nyaris tidak ada rem mendadak atau bunyi klakson yang memekakkan telinga, hehehe…
Di album inipun tidak ada unsur musik klasik seperti pada New Trolls, Maxophone atau Il Rovescio della Medaglia, dan walau Acqua Fragile tidak bisa disejajarkan dengan band prog Italia top seperti P.F.M, Le Orme, Banco dan mungkin yang lainnya namun band ini tidak boleh dilewatkan saat ingin mengenal musik prog Italia.

Final conclusion: Recommended for proggers…

Demikian tulisan singkatku kali ini, masih tetap abal-abal tapi semoga berkenan dan bisa ikut meramaikan blog gemblung ini. sekali lagi matursuwun sanget untuk Mas G atas waktu dan kesempatan yang diberikan dan juga untuk rekan-rekan yang sudi membaca tulisanku yang gemblung ini.

Long Live PROG Gemblungers…
hippienov

17 Responses to “Music For The Uncommon Men Series: ACQUA FRAGILE “Mass-Media Stars””

  1. hippienov Says:

    Matursuwun Mas G tulisanku sudah muncul di blog yahud ini. Semoga berkenan dan mohon maaf masih banyak kekurangan dalam penulisannya. Suwun mas…

  2. kukuh tawanggono Says:

    Mas Hippie sedulurku lanang

    Mas Hippie untuk tulisan ini saya lempar handuk(ndak ngerti blas mas).Tapi tulisan ini juga amat bermanfaat bagi saya,sebagai sarana untuk menambah pengetahuan tentang musik prog Italia.Mas kalo ndak salah Jerman itu njih punya band-band prog yg ampuh njih mas………..
    Oh njih mas Hippie saya kok jadi ingat waktu ngobrol sama George,Sabtu kemarin.Saya ngah ngoh (ndak ngerti blas) waktu diajak ngomong tentang band yg namanya Babe Ruth(sepengetahuan saya ini kan nama pemain Yankers yg legendaris itu).Akhirnya pembicaraan saya alihkan ke Burger Kill….eh lha kok saya jadi ganti ditanggap disuruh cerita tentang perkembangan dunia underground di tanah air….kalo saya rasakan saya ini semakin “tewur lop-lopan(ruwet pol-pollan)njih mas Hippie….ha ha ha ha ha

  3. hippienov Says:

    Hahaha…aku juga belum pernah denger musiknya “Babe Ruth” mas tapi pernah denger namanya.
    Kesempatan promo musik underground nusantara injih mas?
    O ya, cd band progrock lokal legendaris Abbhama “alam raya” sudah dirilis ulang mas, kebetulan aku “nekat” beli dan ternyata musiknya keren mirip-mirip Yes, tipikal vokalnyapun mirip.

    • kukuh tawanggono Says:

      Naaah kalo Abhama itu saya juga punya cerita itu mas.Abhama itu yg membuat seorang kartel kehilangan sepeda motor…..ha ha ha.Lha sampun(sudah)terlanjur kulakkan mahal-mahal(beserta kaset-kaset yg lain) mas Hippie lha kok album itu dirilis ulang.Apesnya kaset-kasetnya yg lain,ketahuan tembakkan semua….ha ha ha ha

  4. hippienov Says:

    Walah apes tenan mas… tembakkan maksudnya “hasil kopian” injih mas?
    O ya, Bro Apec juga bilang kalo ndak salah album Shark Move juga sempat dirilis ulang tapi kemarin saat progring aku belum ketemu cd nya. Next project aku mau bungkus cd “badai pasti berlalu”, walau sudah ada kasetnya tapi kayaknya perlu juga ditandem sama cd nya. Apa njenengan ada info tentang cd “BPB” ini? Takutnya kualitas rekamannya ndak begitu prima. Suwun…

    • kukuh tawanggono Says:

      Ha ha ha….Leres(bener) mas Hippie itu hasil kopian.Kalo BPB malah saya hanya punya kasetnya,cdnya belum mas Hippie.Ngomong-ngomong njenengan pirsa menawi(tahu bila) di blok M ada toh mas….

      • hippienov Says:

        Injih mas, aku kepengin punya cd BPB buat jaga-jaga kalo kaset yang aku punya termakan usia dan rusak. Aku sempat ditawarkan cd nya dulu di Blok M Square juga tapi waktu itu aku belum niat. Lah kemarin aku liat lagi cd nya tapi karena mau beli Abbhama terpaksa BPB aku tunda beli dulu.
        O ya mas, di kartel pernah ketemu cd Pallas yang album “The Sentinel”? Suwun mas.

      • kukuh tawanggono Says:

        Waduh…kalo band-band progresif semacam itu mereka jarang ada mas Hippie.Mereka itu kebanyakkan main di genre metal,sebabnya cepat laku mas.Jangankan band prog semacam itu njih,band classic rockpun kalo basis penggemarnya ndak banyak…mereka ndak berani ambil(takut kalo nyangkut terlalu lama).
        Contohnya boxseth zz top beberapa waktu kemarin(isi 10 cd dengan harga 500.000).Ndak laku-laku mas Hippie.Saya tawar 400.000 mereka mau,terus coba saya kasih penawaran lagi 300.000 plus cd Burger Kill,Down For life,Alergi Kentes lha kok mereka mau(3 cd itu saya punya double plus itupun hadiah sewaktu ada acara di komunitas)….lumayanpun mas Hippie…he he he

  5. andria h8 Says:

    Babe Ruth ada yg rekaman Yess, sepertinya dulu pernah lihat di toko Popeye

  6. apec Says:

    Mas Hippie, CD BPB kualitasnya ndak begitu bagus..tapi kalo sekedar ingin memiliki, yo monggo..dulu saya membeli di Jalsur ditawarkan seharga 90 rb, tp bisa kutawar 60 ribu dan dilepaskan kok,..
    Mas Kukuh, Babe Ruth menurut saya keren lho…satu lagunya dibawakan versi Helloween, bertajuk Mexican di album Metal Jukebox

    • kukuh tawanggono Says:

      Nah itulah kelemahan saya mas Apec.Kalo mendengarkan musik metal maunya yg kasar-kasar/brutal-brutal terus…ha ha ha.
      Makanya Hellowen jarang saya pantau.Setiap hari selalu memantau perkembangan album Slipknot,Metallica,Slayer(duuuuh semoga njih anak baru ini bisa yaaaaah minimal selevel alm Jeff Hanneman)

    • hippienov Says:

      O kurang bagus injih kualitas rekamannya BPB? Dibawah kualitas rekaman kaset ya? Suwun sanget infonya injih bro… Kemarin BM Square aku liat banderolnya 75ribu.

  7. apec Says:

    Oh iya Mas Hippie, maturtengkyu atas info New Trolls ya..aku ndelok New Trolls Concerto Grosso di you tube, keren mainnya…

    • hippienov Says:

      Sami-sami Pak Dokter, aku juga terkejut denger musik New Trolls album Concerto Grosso No. 1, sayang sequel nya (concerto grosso no. 2) kurang greget mas, ndak seperti no. 1. Tapi yo masih lumayan keren. Suwun Mas…

  8. andria h8 Says:

    pak Apec, kl di Jalsur bisa ditawar itu ada apa-apanya jangan2🙂 lha saya selama beli di sana harga turun cuma 5000 doang

  9. apec Says:

    mas andria, mungkin faktor wajah berpengaruh..ha…ha… lha wajah saya memelas banget..lha lagipula, CD itu kan di pasaran kalo baru ya 90 rb itu,..berhubung bekas, ya kudu boleh turun harga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: