Old Days

Gatot Widayanto

Lagu dari Chicago VIII ini tiba2 menyeruak dalam playlist saya di iPod yang saya colokin di mobil. Saya ndak tahu berapa banyak orang yang suka lagu ini karena rasanya gak ngetop banget kala saya mendengar lagu ini pertama kali saat saya masih kelas satu SMA Negeri 1 Madiun melalui kaset rekaman Orient yang saya beli tgl 12 Januari 1976 ini. Begitu mendengar lagunya saya langsung mak JEDHUG menyukainya. Mungkin karena sederhana, pendek dan penuh semangat dan banyak staccato dari brass section nya. Gak salah kalau aransemennya seperti ini karena ditulis oleh James Pankow, trombonis dari Chicago.

Dari segi komposisi memang lagu ini rancak pol; dimulai dengan gebukan drum solo dari Danny Seraphine yang mengundag gairah untuk bersemangat terutama di pagi hari atau lagi nyetir; terus musiknya mak JRENG GENJRENG GEDEBAK GEDEBUK …. TET ,….TEEEER ….TEEET ….. GEDEBAK GEDEBUK …. bersemangat sekali … trus DHUK CEK DUK CEK …Trus vocal Peter Cetera masuk dengan gagah namun cara nyanyinya memelas (piye to? gagah kok gembeng! Embuh!) “Old days …..Good times I remember” ….wuiiihhh …!!! Ngguwajak tenan rek! Musiknya bertempo relatif cepat dan puncaknya justru pada saat brass section nya bersolo di menit ke 1:09 …. Whoooaaaa …nggeblak jaya!

Terlepas dari komposisi, lagu ini bermakna dalam yakni tentang nuansamatiknya jaman dulu yang digambarkan oleh James Pankow, Peter Cetera dan Terry Kath sebagai jaman indah ketika nonton pelem pake drive-in, celana blue jeans dan sebagainya. Walah! Kita saat itu tahun 1975 (album ini dirilis Maret 1975) justru remaja saat itu suka blue jeans dan celana cutbrai serta sepatu Exotic (hak tinggi, 7 cm)…ha ha ha … Lha kok Chicago bilang itu “old days” padahal di Indonesia melalui majalah Aktuil saat itu yang ngetren ya Jeans (Amco, Tira, Raphael, Levi’s dsb). Ini menunjukkan bahwa kala itu ada JEDA antara apa yang terjadi di negeri sono dengan di negeri kita. Sehingga fashion pun ada waktunya buat sampai di Indonesia, apalagi ke kota kecil Madiun dimana saya dibesarkan. Kalau yang nonton pelem pake drive-in jelas bukan dunia saya lha wong punyanya sepeda jengki merek Forever warna hijau tua kok …. Mobil? Terbayangpun tidak!

Makna selanjutnya dari lagu ini sangat cucok kita angkat sekarang karena bukankah dengan adanya internet dan media sosial begitu banyaknya acara reuni yang mencoba “nglumpukno balung pisah” (mengumpulkan kembali tulang belulang yang berpisah) puluhan tahun. Ini memang sudah menjadi tren sejak socmed seperti blog,  FB dan Twitter mulai menggejala dekade belakangan ini. Ada beberapa orang bahkan ingin menghidupkan kembali masa lalu yang lewat itu …..seperti tereakan di Old Days ini:

Please take me back
To the world gone away
Memories
Seem like yesterday

Old Days …..

Namun …masa lalu merupakan hal yang jauh dan gak bisa kembali. Life must move on ….seperti kata pepatah …

Yesterday is history. Tomorrow is a mistery.
Today is a gift …..that’s why it’s also called as PRESENT.

Tetap semangat!!!!!

# Ini kaset Chicago VIII yang saya beli tahun 1976 masih ada di saya dan saya simpan dengan baik. Kualitas suaranya masih prima karena direkam dengan Maxell UD. Rekaman Orient memang terkenal dengan trebel yang serba KEMRECES ……muwantab sekaleee…….#

Chicago VIII

 

25 Responses to “Old Days”

  1. kukuh tawanggono Says:

    Mas Gatot guru kulo……….

    Membaca tulisan njenengan ini kok seperti yg saya pikirkan saat ini njih.Ketika orang pergi mudik,selain bersilaturahmi mereka juga sedang mengulang masa lalu.Njenengan pirsani mawon(njenengan lihat saja),ketika habis mudik seseorang pasti membawa kepingan-kepingan masa lalu(kue-kue khas kampung,buah-buahan,dll).Seakan-akan kita sesaat ingin merasakan masa lalu yg pernah terjadi…………
    Mas Gatot pada kata-kata(Piye to…..)Kok terasa ada nuansa njalu gitu njih……he he he

    Sepuntene ingkang kathah(mohon maaf)apabila ada tutur yg tidak berkenan.

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Kukuh yang insya Allah dirahmati Allah …

      Asal jangan pulang mudik trus balik kucing sama pacar lama padahal sudah punya istri dan anak sudah gede2 ….. he he he ….

      Saat saya balik kampung ke Madiun bulan Januari lalu, saya mendengar cerita seperti ini menyangkut seorang yang memang dulu saat saya SMA sempat menjadi kembang Mediun gara2 kecantikannya … Lha kok wis usia seket kok malah ndadi ora karuan , malah dadi piala bergilir … Naudzubillah min dzalik ….

      Tapi memang momen mudik itu pasti syahdu meski saya tak merasakan lagi sejak 1981 karena ibu sudah kami boyong ke Jkt.

      Oh ya …”Njalu is my business mas …” ….

      • Budi Putra Says:

        hahaha….makanya sy kalo diajak ke Jombang suka gak mau mas Gatot….

      • kukuh tawanggono Says:

        Mas Gatot…mati aku….ya Allah Gusti…kok njenengan saget pirso (kok njenengan bisa tahu)tragedi”Rabu Kelabu”njih.Sampun mekaten taseh diwujudaken dados(sudah itu diwujukan menjadi) sanepan melalui kata-kata :Asal…….
        Gara-gara itu njalernya masih tersisa pada geger(pinggang) saya..ha ha ha ha ha ha
        Mulai sekarang saya harus hati-hati ini,soalle mas Gatot waskito saestu niki(tajam mata hatinya ini)…he he he

      • Gatot Widayanto Says:

        Mas Budi … gak masalah mas ke Jombang …Asal kalau ketemu sama ex ya ndak usah balik Jembres ….Wong wis nduwe garwo …. Cintailah istri Anda karena Allah …. ya ndak mas?

        Saya kalau ke Madiun ya menikmati semuanya yang ada di Madiun: ya bengawan solo nya, ya sego pecelnya, ya dawetnya ….kecuali itu yang masa lalu terkait sir2-an … Wis tuwek mas …. Cintai yang sudah diberi Gusti Allah aja … he he he he …

      • Gatot Widayanto Says:

        Halo Mas Kukuh Jembreswan …..!
        Njalu is my business … It’s a beautiful business, really …!!!

        Np. “Summertime” – Brainbox

      • Budi Putra Says:

        Betul mas, bersyukur sdh diberikan yg skrg…gak cemungut kalo sy beli kaos and kaset seken….krn sdh mahfum dg hobby sy….hehehe. O ya mas Gatot itu di atr-music.com ada stok kaos baru dr Pink Floyd (DSOTM) dan Yes….mungkin msh minat….

  2. Rizki Says:

    Pagi Mas Gatot,
    Sy termasuk yg menyukai lagu ini … Vokal dan melody enak, lirik yg mengena, suara brass serta permainan drum Danny Seraphine yg mmg selalu asik.

    Really bring back old memories ….🙂

    • Gatot Widayanto Says:

      Setuju mas Rizki …gebukan drums di awal lagu sungguh inventif sekali dan menjadi ciri khas lagu pendek bersemangat ini mas. Senang sekali mas Rizki ternyata menyukai lagu ini. Rasanya jarang yang suka … he he he….
      Brass section nya mantab tenan meski sangat pendek. Baru di Chicago XIII mereka mengeksplorasi gila2an brass section di lagu Street Player. Edan memang Chicago ini brass nya!!!

      • santo Says:

        iya mas saya liat videonya di youtube, peter cetera santai nyanyinya, silakan dilihat konser dengan latar pesta mungkin acara reuni kali

      • Gatot Widayanto Says:

        Terima kasih mas Santo … Iya santai sekali ya nyanyinya . Hebat juga, pesta bisa nanggap Chicago. Meski live, tapi ini persis dengan studio ya … gak ada improvisasi. Main drums nya santai juga …namun kereenn.

  3. yuddi Says:

    mas G, ada nomor2 lain dari Chicago yg perlu disimak macam :
    -‘Saturday in The Park’ (jika sabtu atau minggu pagi melalui taman Suropati selalu mengingatkan lagu ini).
    -‘Happy Man’
    -‘Another Rainy Day in New York City’ (perkusi nya mantep)
    -‘If You Leave Me Now’ (lagu wajib sweet memories song macam “How Deep is Your Love’ nya Bee Gees)🙂
    -‘Baby, What a Big Surprise’.

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Yuddi ….

      Benar mas …banyak sekali lagu2 keren Chicago. Jujur saja, album pertama mereka di Chicago Transit Authority yang juga merupakan album pertama yang memperkenalkan saya ke Chicago melalui kaset rekaman mas Henky dari PH nya radio Geronimo saat itu. Edan bener album pertamanya …main kenceng pol!
      Pertama kali saya jatuh cinta sama lagu “I am a Man” yang durasinya panjang dan perkusinya di interlude mantab sekali …. Eh ternyata semua lagunya keren lho dari debut album yang terdiri dari dua LP ini:

      Studio Album, released in 1969

      Songs / Tracks Listing
      LP 1
      1. Introduction (6:35)
      2. Does Anybody Really Know What Time It Is? (4:35)
      3. Beginnings (7:54)
      4. Questions 67 and 68 (5:03)
      5. Listen (3:22)
      6. Poem 58 (8:35)

      LP 2
      7. Free Form Guitar (6:47)
      8. South California Purples (6:11)
      9. I’m A Man (7:43)
      10. Prologue (August 29, 1968) (0:58)
      11. Someday (August 29, 1968) (4:11)
      12. Liberation (14:38)

      Total Time: 76:36

      Terry Kath (alm) memang gila main gitarnya ..dibalut sama permainan brass section yang keren abis!

      Line-up nya masih asli:

      – Peter Cetera / bass, vocals
      – Terry Kath / guitar, vocals
      – Robert Lamm / keyboards, vocals
      – Lee Loughnane / trumpet
      – James Pankow / trombone
      – Walter Parazaider / saxophone, woodwinds
      – Danny Seraphine / drums

      • hippienov Says:

        Album Chicago Transit Authority memang manteb mas, aku jadi inget suatu hari aku ketemu cd nya di Musik + kalo gak salah, langsung aku bungkus tanpa peduli harganya yang lumayan tinggi.
        Track free form guitar adalah track paling gila di album ini.
        Andai Terry Kath bikin band trio rock tanpa brass section, pastilah dia bisa lebih menonjolkan kepiawaiannya bermain gitar, bahakan mungkin bisa lebih terkenal daripada Jimi Hendrix.

      • Gatot Widayanto Says:

        Betul mas Hippie … Terry Kath memang brilian mainnya … Namun saya tetep suka dia main di Chicago dengan balutan brass section yang mantab jaya …

    • Budi Putra Says:

      mas Yuddi, tambah Song For You….petikan gitarnya asik.

      • Gatot Widayanto Says:

        Ha ha ha …ini yang paling aku sebel sama Chicago mas … ha ha ha ….mehek2 gembeng banget lagune mas … ha ha ha ….Nyuwun sewu ….
        Jik enak Just You and me ….gembeng tapi elegan .. ha ha ha ha … Opo kuwi?

        Np. “Aubrey” – Bread

  4. apec Says:

    wahhhh,om GW nyetel AUbrey…” and aubrey was her name…la..la..lala.la..lala..lala..lala….” lagune nunjek syahdu..setype karo lagu If….

    • Gatot Widayanto Says:

      Tadi kerja di rumah sambil pasang lagu random …dapet Aubrey nan mendayu indah …sekalian njalu Nona “A”ubrey …. mosok nyetel “If” ….Jadinya Tuan “I” yang juga sering disebut sama kawan kita yang sedang njaler itu ….wakakakakak …

      • kukuh tawanggono Says:

        Ha ha ha…Mas Gatot njalu dari berbagai arah…ha ha ha (gayanya mirip Ali petinju kelas berat)…..
        Mas Gatot njenengan sanjang(bilang)seperti itu saya kok jadi ingat kutukkan suwargine(alm)ibu dulu kepada saya.Dikarenakan beliau sudah amat lelah menghadapi kebandelan saya, beliau berkata:”Tak dongakno awakmu mbesuk iso nduwe omah lan manggen ndek raya langsep, oleh bojo ayu,anakke wong sing genah,tapi kerenge ngluwih-ngluwihi aku(Saya doakan kamu besok bisa punya rumah dan bertempat tinggal di Raya Langsep,dapat istri cantik,anaknya orang baik-baik,akan tetapi galaknya melibihi kegalakkan saya)”
        Lha kok sekarang semua yg beliau katakan itu terjadi.Kalo alm ibu dulu mau nggebukki saya pakai kuda-kuda dulu(sehingga saya bisa persiapan)lha kalo yg ini langsung serang(sehingga saya sering kecolongan)…nasib…nasib…nasib.Coba njih kalo saya dulu ndak bandel-bandel,pasti dapat doa yg enak-enak mas.

        Sugeng ngelampahi jejibahan(selamat menjalankan tugas)

      • Gatot Widayanto Says:

        Wis ..pokoke sing penting kapan olehe niwak …. Ojok lali sebar undangan disik …ojok niwak disik trus nyebar undangan yo ….opo maneh ora nyebar undangan …

        (yang penting kapan kawinnya …jangan lupa sebar undangan dulu baru kawin, jangan kebalik …kawin dulu baru nyebar undangan …apalagi gak nyebar undangan …)

  5. herman Says:

    Aubrey…petikan gitarnya sama vocalnya gak mboseni…..

    • Gatot Widayanto Says:

      Betul mas …. Juga “John Barleycorn Must Die” nya Traffic …

    • hippienov Says:

      Walau sama-sama bagus dan aku suka, tapi aku lebih suka Aubrey dibanding If. Lagu ini terbilang paling sering aku rekam baik dalam bentuk kaset atau cd.

    • Gatot Widayanto Says:

      Aubrey memang lebih mantab mas ….apalagi pake faktor “A” tadi …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: