Yes Goes Pop

Hippienov

image

Tulisan ini merupakan usahaku menjawab “tantangan” sedulurku Pak Dokter Spesialis Paru van Suroboyo untuk mencoba membuat kompilasi lagu-lagu Yes yang tidak atau kurang nuansamatik. Namun akhirnya aku putuskan untuk menghindari menghujat Yes dengan tidak membuat kompilasi dengan tendensi seperti niat awalku kemudian menamai kompilasi ini “the bad of Yes”. Karena bisa jadi lagu-lagu Yes yang menurutku “jelek” bagi sebagian orang adalah favorite mereka. Takutnya ini bisa jadi pemicu ketegangan antar penggemar Yes nantinya. Lagipula se-kurang “prog” bagaimanapun karya Yes dan walaupun aku tidak menyukainya, aku akan selalu menaruh hormat dan simpati pada band yang pernah menjadi salah satu raksasa prog-rock era 70an ini. Rasanya aku tidak akan pernah mengenal musik “nirwana” prog-rock kalo gak ada kaset “tales from topographic oceans” (Yess Records) yang dipinjamkan teman kuliahku dulu (setelah Genesis “selling england by the pound”). Atas dasar alasan ini maka aku lebih nyaman untuk membuat kompilasi lagu-lagu Yes yang cenderung nge-pop dan menamai kompilasi ini “Yes Goes Pop”. Tidak ada salahnya sebuah band prog mencoba nge-pop apapun dasar alasannya, Genesis, E.L.P, P.F.M, Gentle Giant, Marillion pun melakukannya.

Lebih lanjut, untuk menghargai karya-karya klasik Yes mulai dari album Yes sampai Drama maka kompilasi ini hanya memuat lagu-lagu Yes dari era 80an (90125) dan selanjutnya. Namun tentu saja dikarenakan keterbatasan daya tampung blank cd yang hanya cukup 80 menit maka kompilasi ini hanya bisa memberikan sekelumit gambaran umum tentang karya-karya “pop” Yes. Sebanyak 16 lagu Yes tersaring masuk dalam kompilasi dengan total durasi sekitar 79 menit 43 detik. Sebenarnya durasi 16 lagu ini kalau dijumlahkan akan lebih dari 80 menit, dan karenanya 2 lagu terakhir terpaksa aku edit tanpa mengurangi esensi dan keindahan lagunya, “big generator” aku edit sedikit di bagian intro dan “dangerous” pada bagian intro serta outro. Kerennya seperti “radio edit” atau “single edit” tapi ini versi gemblungnya Hippienov, hahaha… Mengapa 2 lagu ini yang di-edit? Karena setelah aku screening keseluruhan 16 lagu, 2 lagu ini yang paling mungkin di-edit dan masih terdengar bagus meski sudah melalui editing, sedangkan lagu-lagu yang lain akan terkesan maksa jika di-edit.

Satu hal yang mengkhawatirkan adalah setelah cd ini selesai di-burn dan aku spin beberapa kali kok aku seperti “jatuh cinta” dengan lagu-lagu yang ada di dalamnya ya? Lah ini sangat membahayakan karena aku tidak mau nantinya dikelompokkan ke dalam fans Yes kategori “generator” (seperti istilah Koh Win), padahal selama ini aku dengan yakin menyebut diri Yes “trooper”. Berikut adalah songlist nya:

1. Rhythm of love, 2. The calling, 3. Lightning strikes, 4. Owner of a lonely heart, 5. Teakbois, 6. Almost like love, 7. It can happen, 8. To be alive (hep yadda), 9. Open your eyes, 10. State of play, 11. Hold on, 12. Love will find a way, 13. Love shine, 14. Holy lamb, 15. Big generator, 16. Dangerous.

Semoga saja lagu-lagu tersebut betul-betul bernuansa pop tapi kalau masih ada yang nyerempet-nyerempet nge-prog mohon dimaafkan, hehehe…

Demikian sharing ku tentang kompilasi Yes Goes Pop ini, semoga berkenan dan mohon dimaafkan atas kekurangan yang ada. As always, many great thanks to Mas G untuk waktu serta kesempatan yang diberikan and also untuk rekan-rekan gemblungers yang sudah sudi mampir membaca.

Progger goes pop… hippienov

28 Responses to “Yes Goes Pop”

  1. hippienov Says:

    Matursuwun sanget Mas G, cepet banget tulisanku gemblungku tau-tau sudah muncul di blog. Suwun sanget…

    • Koh Win Says:

      Ha ha ha ha tuob banget mas Hippie….kita tunggu reaksi dari Mas Kukuh ”The Mad Man” Tawanggono….ngomong ngomong kemana ya mas Kukuh?

      • Gatot Widayanto Says:

        Iyo … Mas Kukuh ujug2 ilang … Kemana ya? Halo mas Kukuh …. …. Halo …. !!! (Mungkin diam2 sedang menuju Surabaya buat mrogring)
        Powered by Telkomsel BlackBerry®

    • Gatot Widayanto Says:

      Sama2 mas Hippie … Cepat karena saya postingnya menggunakan telpon genggam, disela pekerjaan…he he … Kalau ada yg belepotan ya maaf …nanti kalau sempet pake laptop saya beresi mas. Biasanya di track list yg jadi kacau. Namun bisa dibenerin nantinya. Sori.

      Kreatif sekali membuat kompilasi ini mas. Kadang enak kok mendengarkan Yes yang pop meski terlintas seperti solonya Jon Anderson aja …

      Shoot High, Aim Low juga asik buat santai2 aja … Ono Balon Lewat (Owner ….) kadang saya gunakan buat menarik perhatian orang saat istirahat dalam workshop dan kembali ke ruangan ….

      Salam dari Surabaya yg baru aja gerimis …
      Powered by Telkomsel BlackBerry®

  2. hippienov Says:

    Hehehe… Suwun mas…
    Begini jadinya kalo Yes nyoba main pop mas, ternyata gak kalah kok sama band2 pop yang ^_^
    kalo ndak salah informasi Mas Kukuh sedang dinas ke negeri singa mas sampai Sabtu besok.

    • Gatot Widayanto Says:

      Wah …mobilitas tinggi ya The Mad Man Moon ini … Tuooobz!!!!
      Powered by Telkomsel BlackBerry®

  3. hippienov Says:

    Maaf ada yang kurang ketik… harusnya ….gak kalah kok sama band2 pop yang lain…
    Suwun.

  4. anton Says:

    salam mas Hippie, toplah kompilasinya, aku kok malah nyambung ya dengan lagu-lagu Yes yang ini. maklumlah penggemar Yes abal-abal hehe

    • Koh Win Says:

      Mas Anton salam kenal….bukan abal abal mas….penggemar Yes bisa mulai dari mana saja….dari Big Generator pun sah sah saja….majulah prog!!

  5. hippienov Says:

    Salam Mas Anton, kita semua sama kok mas, mau yang “generator” atau “trooper” semuanya sama penggemar Yes, gak ada yang abal-abal. Aku bisa membuat kompilasi ini ya karena aku kenal dan juga menyukai lagu-lagu era Yes 80an and so on, walau memang gak semuanya. Jadi seperti kata Koh Win mau Yes “generator” atau “trooper” kita sama-sama dibawah payung besar Yes, admiring the same giant of progrock band.

  6. anton Says:

    terima kasih atas masukannya mas-mas sekalian, saya memang sedang mencoba memahami Yes secara mundur, artinya dari Yes tahun 80-an mundur ke 70-an. hal ini sudah berhasil dengan Genesis hehe

  7. herman Says:

    Mas Hippienov,….sepertinya kompilasi ini malah enak buat didengerin sambil gowes…..

  8. jual tempat tidur Says:

    sangat bagus sekali artikelnya, terima kasih banyak untuk semua infonya

  9. Budi Putra Says:

    Yes dg lagu2 ini spt versi Ada Apa dengan Cinta…manis tp tak kehilangan kualitas prog nya. Siip mas Hippie!

  10. andria Says:

    Sepertinya org bakal menggerutu kl mendengar the Calling pak hippie🙂 masih berat, saya pernah nyetel kasetnya di mobil & tetap tak ada orang awam yg tertarilk😀

  11. hippienov Says:

    Alo Mas Herman, apa kabar? Iya betul mas kompilasi ini termasuk nyaman didengarkan saat santai atau sambil gowes. Mungkin kompilasi ini bisa diberi judul alternatif “Yes Lights…”

  12. hippienov Says:

    Hahaha… Mas Budi iso wae… kayaknya album ini bisa jadi un-official soundtrack album “Ada apa Dengan Cinta”… music by Yes, hehehe…

  13. hippienov Says:

    Hehehe… persis seperti dugaanku Mas Andria, sebelum memutuskan untuk memasukkan “the calling” aku juga mikir kayaknya lagu ini masih “terlalu prog” dibandingkan misalnya “rhythm of love”. Tapi akhirnya aku masukkan juga. Mungkin yang masih relatif berat selain “the calling” adalah “state of play”. Tapi suwer aku jadi sering nyepin cd ini loh mas, biasanya denger Yes yang njelimet nah kali ini Yes nya beda, lebih ringan dan poppy..

  14. kukuh tawanggono Says:

    Mas Hippie sedulurku lanang

    Kompilasi yg amat anggun dan cantik sekali.Walau menuangkan ide yg berseberangan dengan saya,akan tetapi disampaikan dengan begitu santun,anggun,berbobot,dan penuh makna.
    Andai para pembesar,akademisi,semuanya dapat meniru langkah njenengan ini…..saya yakin ndak akan ada keributan yg tidak perlu,perkelahian yg hanya menimbulkan luka saja.
    Saya sebagai adik merasa bangga dengan tindakkan njenengan ini dan harus bisa meneladaninya.

  15. hippienov Says:

    Mas Kukuh, menurutku kompilasi ini biasa saja, ndak bagus-bagus amat. Aku hanya mencomot sana-sini lagu-lagu Yes yang (menurutku) kurang menonjol sisi prog nya alias ngepop. Memang saat proses pembuatannya aku pikir ndak akan gitu suka setelah jadi, kenyataannya terbalik mas, cd ini bersama Yes “the ballads” malah lebih sering aku spin dibanding kompilasi Yes “the epic”. Jangan-jangan aku mulai melting and jadi mellow nih mas…
    But anyway, muchas gracias for your appreciation ^_^

    • kukuh tawanggono Says:

      Mas Hippie sedulur lanang sigarane nyawaku(saudara lelaki belahan jiwaku)

      Sepuntene ingkang kathah njih(mohon maaf)mas,karena “A”ngerjai njenengan(dengan membalas sms njenengan).Anak ini memang kadang jahil mas.

      • apec Says:

        Ah, A siapa mas Kukuh??? saya ndak merasa membalas sms mas Hippie kok….

      • Gatot Widayanto Says:

        Jangan GR dulu to ….maksidnya itu mas Andria …. kayak gak tahu aja pak dokter ini ….!!!

      • kukuh tawanggono Says:

        Mas Apec amit sewu ,sepuntene ingkang kathah(mohon permisi,mohon maaf)……Ssssssssssssssst “RHS”njih(“A”yg satu ini seperti Utada Hikaru)………he he he

      • kukuh tawanggono Says:

        Ha ha ha…ya Allah gusti …ha ha ha…mas Gatot wonten-wonten mawon(ada-ada saja).Yg jelas”A”milik saya tangannya halus,ndak berbulu,…pokoknya siiiiiiiiiiiip ngoten niku lho mas Gatot

      • Koh Win Says:

        Mungkin ”A” itu Agnes Monica…..mungkin lho…..

      • Gatot Widayanto Says:

        Tadinya saya pikir Anita Sarawak atau Anggun C Sasmi lho Koh Win ….

      • kukuh tawanggono Says:

        …Aduh mati aku ketaman gendewane guruku lan sedulurku lanang(terkena senjatanya guruku dan saudara lelakiku)…ha ha ha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: