Listen to Me, Just Hear Me Out

Khalil Logomotif

image

Karena banyak waktu luang, apalagi yg paling enak kalau bukan jalan jalan dibeberapa blog progrock, untuk baca baca memuaskan kepingin tahu dan penasaran, juga untuk cari jawaban dr pertanyaan pertanyaan jaman dulu yg belum kejawab tetapi masih nempel terus dikepala. Jaman dulu mana ada wiki dan gugel, jadi banyak pertanyaan dan keingin tahuan yang tidak kejawab.

Dari hasil blog walking, saya mendapatkan banyak sekali jawaban untuk pertanyaan pertanyaan yg selama ini belum terpuaskan. Sebenarnya sih, kebanyakan yg saya pertanyakan dan ingin tahu adalah hal hal yg konyol dan ngga penting penting amat, mengenai suatu band atau albumnya, terkhusus disain kavernya. Misalnya, kenapa lagu di album thick as a brick jethro tull cuma satu dan sama dgn judul albumnya, gimana ngapalinnya, gimana nyiulinnya. Atau kenapa ada laki yang naked dan ada yg pakaian tuxedo lengkap di album hemispheres rush dan berdiri diatas otak pula.

Nah, beberapa hari yg lalu, sedikit banyak saya sudah daptkan beberapa jawabannya….sengaja saya tuliskan disini, dgn anggapan kali kali aja ada yg belum tahu… Disisi lain, saya yakin betul bahwa yang akan saya sampaikan, pastilah sudah diketahui umum dan dari dulu oleh senior dan pakar pakar progrock diblog ini…terlebih yang punya blog, kan ya! Saya aja yg telat tahunya.

Jadi…listen to me, just hear me out. Saya akan mulai dari album solo pertama Fish…Vigil in a wilderness of mirrors.

Yang menjadi pertanyaan saya dari dulu: “kenapa di covernya banyak banget tv..bertumpuk tumpuk menggunung….kok bukan cermin kaca…padahal judulnya ada kata mirrors”.

Rupa rupanya, yang dimaksud dgn wilderness of mirror itu adalah layar kaca televisi, yg menurut fish sudah diluar batas keliarannya dan menjadi jadi mengubah kita menjadi tidak manusiawi. Kita jadi materialistis, hedonis, antisosial, pemalas, iklan menipu kita, tahu terlalu banyak padahal kita tdk pernah beranjak kemana mana, hanya duduk dan megang remote kontrol. Banyak tahu, tetapi miskin pengalaman. Sialnya…tv hadir sangat dekat dgn kita…diruang keluarga…bahkan sampai kekamar tidur.

Cover art album ini menceritakannya lewat simbolisasi yg sangat cerdas. Diambil dari penggalan penggalan lirik beberapa lagu andalan dialbum ini. Tumpukan tv dan rongsokan mobil..mungkin cadilac…yang menggunung (view from the hill)…ada sepasang gadis dan pemuda dipuncak (melambangkan harapan dan kasih sayang). Dibawahnya banyak tentara bersenjata siap menembak….dan ada dua pria mencoba mendaki dgn memegang pedang (sepertinya yg kiri adalah mark kelly…bebuyutannya fish, dan yg kanan manajer marillion…yg dianggap biang kerok fish keluar).

Juga banyak gambar orang berjubah dgn wajah dihitamkan, seperti pemimpin agama yang ngga jelas atau sesat (big wedge), ada gate yang ditembus cahaya dari langit. Dan tentunya poster paman sam menunjuk jari sambil bilang i want you! menebar hedonisme lewat bardot, madonna, lukisan mahal picasso dan dali…juga lewat holywood dan cadilac. Semua menggambarkan keliaran dan ketidaknormalan. Sepertinya lagu Big Wedge ini menjadi dasar paling besar Willkinson merancang covert artnya. Mencoba menceritakan kegundahan dan ketidak simpatikan fish terhadap amerika.

Jester? Masih tetep ada. Baik topinya maupun gambarnya…tetapi sudah tidak terpakai, terlihat satu topinya didalam drum sisa bahan beracun… menunjukkan selesainya masa berjester ria dan memulai menjadi the company….now going solo.

Mungkin secara sederhana, yg ingin disampaikan fish adalah…waspadalah terhadap keliaran yang ditampilkan televisi…..dan satu pertanyaan saya sudah terjawab….kenapa kok ngga ada gambar cermin kacanya…..ternyata..kaca tipi.

Pertanyaan berikutnya yang nempel terus adalah…kenapa kok ada pria yang naked dan ada pria yg berpakaian lengkap, berdiri diatas otak….hemispheres Rush….

Khalil Logomotif

4 Responses to “Listen to Me, Just Hear Me Out”

  1. andria Says:

    terima kasih pencerahannya pak khalil, saya bukan penggemar Fish tapi senang melihat cd/LP cover art manapun yg nyeni. maklum tak banyak artis grafis yang telaten menumpuk berbagai perlambang di karya lukisannya (terutama utk LP/CD cover), Mark Wilkinson termasuk salah satunya. eh, Europe – Prisioner of Paradise ternyata juga buatan Wilkinson. pantes aja gambarnya lumayan banyak detailnya.

    • khalil logomotif Says:

      Bener banget mas. Tapi jaman dulu…saya cuma bisa mandangin sampul kasetnya..tiap hari…sambil nyari nyari…dimana gambar cerminnya.

      • Gatot Widayanto Says:

        Pengembaraan yang luar biasa mas … terima kasih pencerahannya …. Saya malah belum mengembara seperti mas Khalil ini ….

        Jadi kangen sama album Vigil ini …. Jadi inget pertama kali hidup di Jakarta setelah hijrah dari Batam ….saya sering nyetel kaset ini ….

  2. apec Says:

    Mas Khalil, dulu saya membeli kaset ini ya hanya karena tertarik sama covernya, krn waktu itu saya ndak kenal Marillion, opomaneh Fish …warna dasar hitam dan birunya membuat hati saya kepincut..itupun kasetnya baru beberapa tahun akhirnya saya setel..begitu beli, lgs simpan..
    Ketertarikan karena cover juga saya alami ketika pertama kali lihat kaset Luca Turilli

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: