T-shirt IQ “The Road of Bones”

Seneng banget setelah dua hari sibuk dengan workshop pada malam hari paket CD limited edition plus t shirt IQ saya terima ,  hand carried personally oleh teman baik dari London. Plus ada juga CD Mick Pointer Band.

Whooooaaaaa ….ngguwajak tenan!

image

image


Mbuoiiiiis tenaaan ….

23 Responses to “T-shirt IQ “The Road of Bones””

  1. khalil logomotif Says:

    Paling jenius kalau untuk menciptakan sebab sebab cemburu!
    Hehehe…klw progring nanti…wajib dipakai ya!

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Khalil, pehaba?

      Masak sih mas …. saya kan hanya mengungkapkan rasa senang bahwa impian saya pake kaos IQ asli tercapai …he he he he …

      Lagian …bagi mss Khalil kan ini “cumak” IQ ….ha ha ha …..

      Namun bagi saya, udah kepalang tanggung hatiku kelanjur keiket sama band ini …he he he ….

    • Koh Win Says:

      Lho masak cemburu…..kalau itu kaos TFK wajib cemburu…..ha ha ha…

      • Gatot Widayanto Says:

        IQ gak layak dicemburuin ya Koh Win . He he he ….

        Gatot Widayanto

        “The high destiny of the individual is to serve rather than to rule.” Albert Einstein On May 23, 2014 8:11 AM, “Music for Life” wrote:

        >

  2. kukuh tawanggono Says:

    Mas Gatot guru kulo

    Ketika seorang begawan prog tertawan hatinnya oleh sebuah album band neo-progressive rock inilah yg terjadi.Semuanya pasti akan diburu sampai dapat…….he he he

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Kukuh bisa aja …ini kan “cumak” IQ aja mas …ha ha ha ….

      • kukuh tawanggono Says:

        Termasuk barang langka mas,terutama t shir yg segaris dengan cdnya
        Mas Gatot gara-gara njenengan bilang bahwa adik saya sms njenengan masalah foto,sudah saya tanyakan.Jawaban yg saya dapatkan hanya senyum-senyum penuh kelicikkan(kebiasaan yg sering dia lakukan kala habis melaporkan kebandelan saya kepada alm ibu)

        Sugeng nglampahi jejibahan(selamat menjalankan kewajibban)

      • Gatot Widayanto Says:

        Mas Kukuh,
        Sudah lama saya ingin punya tshirt IQ dan akhirnya kesampean juga. Saya mbrebes mili dicritani temen saya yg nonton langsung konser IQ awal bulan inj di London. Aduuuh ….kapan yo iso nonton?

        Oh ya ….temen2 … Mohon maaf saya agak lambat komen karena sedang ngangsu kawruh (belajar) ilmu EQ (nak ndulure IQ) di negeri singa mulai hari ini sampe kamis minggu depan. Namun saya akan secara rutin membaca blog gemblung ketika malam hari. Termasuk bila ada postingan baru, temen2 bisa tetep kirim ke email saya. Insya Allah saya segera posting. Internetnya kuwenchenk pol gak kayak di negeri kita yang lemoot …he he he ….
        Namun dari jam 8 sd 5 sore saya sibuk belajar EQ dari londo Amerika ….jado, sempatnya hanya malem aja. Kirim artikelnya siang aja, malemnya saya post.

        Salam prog!

      • kukuh tawanggono Says:

        Mas Gatot guru kulo

        Saya membaca keterangan mas Gatot ngangsu kawruh ini,semakin membuat saya bangga pada njenengan.Tanpa banyak bicara yg neko-neko/mulai dari thethe’ mbenge’ sampai mbenge’ thethe'(aneh-aneh)……….sssst tiba-tiba sudah ada di Singapura……he he he.
        Sudah itu disetiap tulisan ataupun komentar selalu membumi,ndak yg inilah….yg itulah……kalo menurut istilah saya, ndak pernah berlaku seperti seorang kapitalis borjuis karbitan.Hanya tentang keseharian(sampai-sampai seorang penjual kuepun di diajak bicara dengan penuh kehangatan tanpa ada perbedaan kelas).Kalo menurut saya,sikap semacam ini amat sulit kita temui di zaman yg semakin gila ini mas.
        Doakan saya dapat meniru kesederhanaan yg njenengkan contohkan mas.
        Untuk konsernya IQ saya berdoa,agar njenengan suatu hari dapat menyaksikan konsernya secara langsung.

      • Gatot Widayanto Says:

        Mas Kukuh yang baik …

        Kali ini saya belajar bareng dwngan tiga temen saya yang sudah saya kenal lebih dari dua puluh tahun lalu. Kami saling mengenal satu sama lain dengan sangat dan seperti keluarga dan kami memilik passion yang sama, yakni tentang “manusia”. Makanya kami juga belajar bareng di spore ini ya tentang ilmu manusia yang kaitannya bagaimana bisa berinteraksi dengan orang menggunakan EQ (emotional quotient) yang pertama kali dicetuskan oleh D Goleman.

        Saking dekatnya kita, sampai salah satu dari kita yg kebetulan memang sering ke spore dan datang sehari sebelumnya sampai menyempatkan diri menjemput saya dan satu temen yang satu pesawat dari Jkt di Changi airport kemarin. Baik sekali dia padahal dia kan tak harus menjemput karena memang jauh dan saya bisa naik taxi.

        Kemarin sore hingga malam kami berempat membahas tentang prework dimana isinya adalah self assessment masing2 dari kita dan saya yang ditunjuk sebagai obyek untuk dijalu sama tiga orang lainnya. Hasil self assessment saya tertera bahwa EQ saya masih rendah. Namun tiga temen saya ini semua sepakat bahwa hasil EQ tersebut tak mencerminkan saya. Saya juga menjelaskan kepada mereka mengapa saya bisa mendapatkan skor seperti itu tapi bukan defensif. Justru bagi saya malah bagus kalau EQ saya masih rendah atau sedang karena berarti keputusan saya ikut belajar di spore ini memang sangat beralasan. Akhirnya mereka menyimpulkan bahwa saya terlalu banyak menghukum diri dengan menempatkan standar yang tinggi kepada diri sendiri sehingga sampai alias ” push too hard for yourself ” sampai akhirnya saya tidak tahu bahwa saya tahu.
        Saya diminta mereka supaya saya lebih berdamai kepada diri sendiri dan jangan terlalu banyak menghukum diri.

        Saya berterimakasih punya sahabat2 yang baik dan mau berdiskusi empat jam membahas topik penting ini dan memberikan masukan ke saya. Namun saya tekankan ke mereka bahwa sebenarnya saya ini kan hanya “hamba” yang lemah tak punya kuasa apa2 dibandingkan Sang Pencipta yang maha digdaya dan bisa menciptakan hal yg tak mungkin menjadi bisa. Bagiamana saya bisa sok tahu bahwa saya tahu sesuatu sedangkan ada yang Maha Tahu?

        Begitu komentar saya terhadap penilaian mereka … tentu semuanya buat perbaikan diri. Dan saya merasa pas dengan tujuan pelatihan EQ ini karena, menurut saya, ini bukan pelatihan yang membuat diri kita makin bertepuk dada namun bagi saya justru agar kita lebih mengenal diri kita dan orang lain sehingga menghasilkan kualitas interaksi yang baik dan terjaganya silaturahim …

        Sugeng ngelampahi jejibahan …

  3. andria h8 Says:

    saya jadi ingat pertanyaan pelayan Saudagar Kopi ttg kaos Genesis kemarin ke pak gatot🙂 lha kl pakai kaos IQ ini bisa2 pak Gatot dikira pengajar di bimbingan belajar 😀

  4. Edi Apple Santoso Says:

    asli london ho …..

  5. Budi Putra Says:

    Mas Gatiot mmg pancen oye! Siap2 membaca ulasannya…

    • Gatot Widayanto Says:

      Belum sempat ulas mas Budi, sekurangnya sampai dengan 29 Mei nanti karena masih belajar nih ….sharpening the saw katanya almarhum Steven Covey ….

  6. lutfi Says:

    Habis berapa ya buat koleksi keren ini? perbanyak gowes dan cek dompet hahaha …

  7. Gatot Widayanto Says:

    Phewwwww…..! Akhirnya review panjang saya torehkan di progarchives ….!!!

    http://www.progarchives.com/Review.asp?id=1181642

    Pagi ini gagah metereng di halaman awal Progarchives …Biar seluruh dunia mafhum bahwa ini album super!

    • kukuh tawanggono Says:

      Mas Gatot guru kulo

      Saya sebenarnya sudah lama kepikiran untuk ini.Kok sama guruku yg tercinta album ini belum didokumentasikan njih. Padahal beliau sampai gandrung selama seminggu njih kalo ndak salah,sama album ini.
      Mau tanya sungkan,melihat kesibukkan njenengan kemarin yg begitu padat.Eh akhirnya muncul juga…..
      Tulisan njenengan itu saya jadikan semacam kompas mas,dalam mengarungi samudera prog yg begitu luas.

      • Gatot Widayanto Says:

        Njih mas Kukuh …. Tadi pagi ada sedikit waktu buat nulis ….makanya bisa …. he he

      • Gatot Widayanto Says:

        Sebenernya saya nafsu banget mau bikin ulasan kumplit di blog gemblung ini ….karena IQ gitu loh. Namun kok ya double effort ya …. udah nulis pake boso Londo …trus nulis boso Jowo …wadouwwww ….abot tenan ….

        Pengen juga memfoto isi CD sleeve nya juga ….tapi belum sempat. Besok ada meeting penting dan harus nyiapin bahannya dulu ….

      • kukuh tawanggono Says:

        Mas Gatot, menawi sampun senggang mawon mas(jika sudah senggang saja mas)biar sedulur-sedulur tahu kehebatan album ini.
        Kalo di Progarchives kan bahasanya terlalu sulit,sudah itu gaya penulisannya terlalu njlimet kecuali tulisan kagungan njenengan(ini saya pernah dengar sendiri keluhan orang yg pernah mengunjungi situs itu,lantas ketika dia mengunjungi blog ini lha kok suka se mas.Lantas saya ceritakan bahwa pemilik blog ini adalah njenengan yg sekaligus juga aktif di situs itu.Orangnya cuma melongo mas…..)

      • Gatot Widayanto Says:

        Ha ha ha … Masak sih mas Kukuh? Padahal di progarchives itu saya juga pake bahasa ngguweblak segala lho …bahkan ada pembaca yang tertarik dengan kata ‘ ngguweblak’ tersebut dan kirim email ke saya ….ha ha ha … Akhirnya saya jelasin di forum dan mereka malah seneng saya memakai bahasa seenak udel dewe itu ha ha ha …..

        Di review saya yg di PA pagi tadi kata tersebut keluar lagi.

        Jujur aja saya sempat bingung kasih rating album baru IQ. Bukan karena jelek namun justru bagus. Demikian juga Transatlantic yang bagus namun hanya dapet empat bintang saja dari saya. Soalnya IQ gak cuman bagus tapi sekaligus nohok dan nunjek menghunjam kalbu ngantèk semaput ….ha ha ha ….

      • Gatot Widayanto Says:

        Silakan kunjungi situs prog paling kumplit: http://www.progarchives.com saat ini juga karena pada halaman depan ada TIGA REVIEW termasuk saya punya yang ketiga-tiganya menaruh LIMA BINTANG. Jadi …saya gak bohong to kalau album ini dahzyat?

        Yang bikin dahzyat apa hayo? Komposisinya SEDERHANA tapi NUNJEK dan ngeprog ….!! Siapa bilang prog musti njelimet? Liat aja IQ!

        JRUENG!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: