Musik Yes di Ambang Senja (5 of 10)

Herwinto
Open Your Eyes…… Karya Yang Sungguh Menyakitkan
Saya sebenarnya tidak mempermasalahkan album ini jika Yes bukanlah band yang saya openkenal selama ini, atau mungkin saya tidak akan menyebut album ini jelek jika Yes adalah band yang selalu menciptakan lagu lagu demikian, namun jika mengingat Yes adalah band yang pernah menelorkan album album spektakuler macam Fragile, Relayer, Topographic Ocean dan setidaknya Drama, maka sungguh ini adalah karya yang membuat saya sakit hati, ”What is this, Mr Howe????”
Sungguh tak ada ciri musik Yes di album ini, bahkan terkesan nglantur dan asal – asalan, tak ada karya yang brillian, apalagi menohok!!…tak tahan saya mendengar lagu lagu di album ini sampai akhirnya muncul album The Ladder, barulah ini album yang bisa dinikmati kembali…

4 Responses to “Musik Yes di Ambang Senja (5 of 10)”

  1. andria Says:

    dengan Igor Khoroshev, Sherwood, Howe, Squire dan Alan White saya kira bakal ada sesuatu yg majestic, tapi kok ya nggak dapat kesan itu. saya dapat kaset sekennya saat saya kerja di Sidoarjo dulu. setidaknya saat itu pilihan yg bagus drpada mendengarkan nu metal.

  2. kukuh tawanggono Says:

    Mas Herwinto sedulurku

    Inilah beratnya menjadi seorang musisi,kadang ingin sekali bereksplorasi dengan hal-hal yg baru tapi fans menganggapnya sebagai hal yg lain.

  3. Budi Putra Says:

    Album 90125 terbukti menjadi album Yes yang paling laris, terutama karena single hit “Owner Of A Lonely Heart”. Tetapi sementara itu fans lama grup ini merasa terkhianati karena Yes tidak lagi menulis lagu-lagu epik seperti pada masa awal 70-an. Sy awalnya jg merasa aneh jg ketika mendengar lagu ini, permainan keyboardnya gak lg nguweng2…tp spt keyboard ala band new wave/glam…maka mendengar album Open Your Eyes yg dirilis tahun 1997 dg suasana krisis ekonomi diberbagai belahan dunia, sy pikir mempengaruhi jg album Yes…mknya sound yg keluar terkesan asal2an (?)…sesungguhnya itu cerminan suasana hati para personil Yes ttg mau dibawa kemana musik Yes pd saat itu: antara pilihan idealisme dg menelurkan karya epik pd lagu2nya atau berkompromi dg kondisi pasar musik mainstream.

  4. hippienov Says:

    Album ini sebetulnya dipersiapkan untuk proyek Squire dengan Sherwood, tapi entah siapa yang punya ide duluan merubahkan jadi album Yes. Satu hal yang sangat aku suka dari album ini adalah logo classic Yes nya yang eye catching dan sedep dilihat itu, sisanya aku kurang suka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: