Cinderella “Night Songs”

Budi Putra

image

Cinderella salah satu band glam rock era 80-an yang albumnya sempat saya miliki. Hal ini berkat bujuk rayu seorang teman semasa sekolah dulu. Dia memperkenalkan sekaligus meminjamkan album Night Songs pada saya. Teman saya ini, Imam namanya, memang fans berat band-band glam rock seperti, Bon Jovi, Poison, Europe, Britny Fox, bahkan Heart pun juga dia sukai. Tapi herannya dia enggak suka dengan Motley Crue. Entah mengapa?

Bagi saya yang waktu itu lebih gandrung pada band claro era 70-an, sebenarnya kurang begitu tertarik dengan tempo musik band glam rock yang menurut saya biasa-biasa saja. Namun untuk menghargai teman kali ini saya coba mendengarkan album Night Songs ini. Setelah saya putar via mini compo saya agak terkejut dengan karakter vokalnya yang berat dan serak serta irama musiknya yang condong ke hard rock. Lagu “Nobody’s Fool” tentu yang paling memikat saya karena lagu ini dilantunkan dengan sebuah power ballad yang terbilang megah. Saya merasa seperti ada yang berbeda pada lagu ini dimana karakter vokalnya terasa berbeda bila dibandingkan dengan band glam rock lainnya yang cenderung cempreng atau melengking. Lagu-lagu lainnya yang saya dengarkan seperti “Night Songs” dan “Shake Me” merupakan lagu yang sangat menarik untuk didengarkan.

Menengok kiprah Cinderella yang sebelumnya bernama Saints in Hell. Namun karena tak kunjung menuai hasil, Carl Thomas Keifer (vokal, gitar) dan Eric Brittingham (bass) memilih nama Cinderella sebagai nama baru band mereka. Rupanya nama baru ini mulai menuai hasil. Suatu hari di tahun 1985, Cinderella bermain di Empire Rock Club, sebuah club di Philadelphia yang menjadi tempat penting bagi perkembangan musik hair metal di East Coast pada tahun 80-an. Aksi panggung mereka disaksikan Jon Bon Jovi yang terkesima dengan permainan Cinderella terutama gaya bermain gitar Keifer yang ngeblues. Alhasil, Jon merekomendasikan Cinderella pada Derek Shulman, A&R PolyGram Record. Setelah mendengarkan Cinderella bermain, Derek setuju untuk merekrut mereka. Cinderella lantas teken kontrak di label Mercury/PolyGram Record.

Mereke mulai merekam album debut Night Songs. Di tengah pengerjaan album ini, drummer Jody Cortez keluar dan digantikan oleh Fred Coury, mantan drummer dari band hair metal bernama London. Album debut yang dirilis pada 1986 ini membuat Cinderella menjadi salah satu best new comer dalam scene hair metal di Amerika, dan albumnya terjual hingga beberapa juta kopi. Tidak hanya itu, album ini juga mencapai peringkat 3 dalam Chart Billboard pada Februari 1987.

Kesuksesan Night Songs diikuti dengan tur pertama Cinderella. Saat itu tahun 1986, Cinderella melakukan tur dengan Poison, salah satu band hair metal legendaris. Dua band itu membuka konser Loudness, band heavy metal asal Jepang. Lantas pada tahun 1987 Cinderella tur selama 5 bulan untuk membuka konser David Lee Roth.

Songs~

Side A
Nigth Songs
Shake Me
Nobody’s Fool
Nothin’ For Nothin’
Once Around The Ride

Side B
Hell On Wheels
Somebody Save Me In
From The Outside
Push, Push Back Home Again

Bands~
Tom Keifer: Lead vocals, Guitar, Piano
Eric Brittingham: Bass, Vocals
Jeff LaBar: Guitar, Vocals
Fred Coury: Drums

12 Responses to “Cinderella “Night Songs””

  1. kukuh tawanggono Says:

    Mas Budi sedulurku lanang

    Ketika njenengan menikmati Cinderella, apakah njenengan juga merasakan seperti yg saya rasakan?……………..ada rasa blues yg sedikit-sedikit agak terasa.Saya merasakan ini pada sosok Thomas Keifer.Olah vokalnya sering saya temui pada pujangga-pujangga blues yg sedang melantunkan bait-baitnya.

  2. Budi Putra Says:

    Keifer memang sgt terpengaruh dg blues terutama delta blues…mknya sy menilai Cinderella bukan sekedar band glam rock pd umumnya krn unsur blues yg kental pd permainan gitar Keifer. Utk album ini malah lbh condong ke hard rock sbnrnya. Aroma blues yg kental bs kt nikmati pd album Cinderella laainnya spt Long Cold Winter atau Heartbreak Station.

  3. hippienov Says:

    Buset akhirnya muncul juga salah satu band rock idolaku, keren Mas Budi, tuobz… Walau Cinderella lahir di era glam/hair metal dan tampilan mereka juga terpengaruh oleh maintream yang ada waktu itu tapi musik mereka gak boleh dibilang beraliran hair/glam rock karena seperti kata Mas Kukuh musik Conderella terpengaruh blues pula, mungkin lebih cocok mendeskripsikan musik Cinderella sebagai blues rock.
    Night songs adalah album pertama Cinderella dan lagu yang paling aku suka dari album ini adalah “shake me”. Keren banget lagu ini sampai sekarangpun masih suka aku nyanyikan dalam hati. O ya, tipe vokal Tom Keifer itu keren banget, serak-serak basah dan bermain di nada tinggi, mungkin dia itu Janis Joplin nya vokalis cowok.
    Keren Mas Budi, sekalian dibahas album keduanya juga dong, long cold winter ^_^

    • kukuh tawanggono Says:

      Mas Hippie,JP itu cantik serta kalo njalu sakiiiiiiiiiiiiiiiiiiit sekali………………ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha(mohon maaf njih soalnya si JP ini bener-bener mengukir relung hati saya dalam-dalam)

      • Budi Putra Says:

        Sebentar lg sy akan reviews album Janis Joplin…biar tambah: Crryy baby…

      • kukuh tawanggono Says:

        Ha ha ha ha ha ha……….mas Budi kok dados mentolo kaleyan adikke niki njih(mas Budi kok jadi tega sama adiknya ini njih)

    • Budi Putra Says:

      Mas Hippie, ini salah satu alasan pd akhirnya sy menyukai Cinderella khusus utk album Night Songs ini krn spt yg mas Hiipie blg mrk sptnya cuma dandanannya aja nge glam tp musiknya malah ke hard rock atau blues, krn si Keifer mmg penikmat blues ala delta blues. Td nya sy mau nulis kalo teriakan Keifer (yg sblmnya gitaris) terdengar spt Janis Joplin nya band glam tp sy gak jd tulis krn kuatir ada yg tergores lg luka hatinya…hehehe. Utk album lainnya mas Hippie sebut mmg kental nuansa blues nya. Bahkan di album Heartbreak…dandanan mrk jg udh berubah gk nge glam lg.

  4. andria h8 Says:

    cindelaras eh cinderella yg ini juga kaset pertama yg saya miliki. belinya di lapak alm. Pak Budi Yogya. saya belinya bareng Wham! the final yg C-90. harganya mahalan Cinderella yg buatan a Private Collection😀 padahal cuma c-60

  5. andria h8 Says:

    saya juga baru ingat, potongan lyrick “One for rock ‘n roll” (album Heartbreak Station) saya tuliskan di skripsi saya di bagian lembar moto.
    “you never learn the things in school
    you learn by livin & going through”

  6. hippienov Says:

    Ups…aku kelepasan nyebut JP tadi, mohon maaf ya Mas Kukuh, bukan maksudku membuka luka lama ^_^ tapi memang vokalnya Tom Keifer kuwi sangar banget. Gak perlu nge-growl biar dibilang serem atau bengak-bengok biar dibilang rocker, tapi nyanyi standar aja udah bikin kuping ini “merinding”, kayak liat penampakan aja, hahaha…

    • kukuh tawanggono Says:

      Ha ha ha ha ha ha ha…………..ndak apa-apa mas Hippie,itu merupakan bagian kisah masa lalu saya yg terindah sekaligus menyedihkan.Ngomong-ngomong ada lagi penyanyi wanita yg pancaran soulnya itu mirip sekali dengan JP,yaitu Billie Holiday.Coba njenengan nikmati karya-karyanya,saya jamin njenengan pasti bisa merasakannya.Dia ini legendanya musik jazz, akan tetapi dia bagi saya pribadi dialah sosok legenda juga dalam genre blues.Njenengan nikmati lp milik dia Lady Sing the Blues dirilis 1956 kata-kata saya itu terwakili oleh album ini.

  7. hippienov Says:

    Sepertinya aku punya kaset lady sing the blues mas, coba nantoi di rumah aku cari dimana keberadaannya. Mumpung besok libur jadi kesempatan memuaskan nafsu musik dalam sosok yang mulai menua ini. Suwun mas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: