Stryper “In God We Trust”

Budi Putra

IMG-20140413-00095

Masih dalam suasana kebatinan band glam/hair metal era 80-an, kali ini saya tampilkan band yang memiliki ciri khas fashion strip hitam kuning, Stryper. Band yang dibentuk pada 1983 ini disebut-sebut sebagai band beraliran/genre christian metal. Sebutan ini kiranya memang tepat adanya karena band yang digawangi oleh kakak beradik Robert dan Michael Sweet ini memiliki formula musik hair/glam metal dengan lirik yang kebanyakan bercerita tentang dedikasi terhadap agama Kristen. Namun bukan soal ini yang ingin saya ulas tapi lebih pada komposisi lagu dan musiknya yang terbilang enak untuk dinikmati.

Pada mulanya, band ini bernama Roxx Regime yang dibentuk di Orange County, California, Amerika Serikat. Terdiri dari 2 bersaudara, Michael Sweet (vokal, gitar) dan Robert Sweet (Drum), Oz Fox (gitar) dan Tim Gaines (Bass). Mereka sempat bubar pada akhir tahun 1990-an namun telah bergabung kembali pada tahun 2003. Stryper terakhir kali merilis album pada 2011 lewat album “The Covering”. Album ini, seperti yang tersimak dari judulnya, adalah sebuah album cover version yang berisi 12 lagu band/artis lain yang menginspirasi musik Stryper serta 1 lagu original baru ciptaan mereka. Stryper telah merilis 9 buah album sejak tahun 1984 saat mereka merilis debut album “The Yellow And Black Attack”. Album Stryper yang paling sukses adalah album ketiga “To Hell With The Devil” (1986) yang berhasil menyabet platinum dan menduduki peringkat 32 Billboard 200.

Sedangkan untuk album “In God We Trust” merupakan album ke 4 mereka yang terbilang populer di kancah musik rock tanah air dibanding album lainnya. Hal ini berkat nomor-nomor balada seperti “Believe in You”, “Always There For You”, “Lonely” serta “In God We Trust” yang terbilang ngebeat khas band-band hair metal kala itu. “Believe in You” memang sangat populer pada era itu, setidaknya berbarengan dengan booming band-band hair/glam/hard rock seperti Mr. Big, Motley Crue, Poison, Warran, Tesla, Bon Jovi, Kix, Steel Heart, Gorky Park, Cinderella, dan lainnya. Pakemnya pada band-band tersebut memiliki nomor balada andalan yang dikenal publik dibanding nomor-nomor cepat mereka. Bila tidak keliru lagu ini kerap ditayangkan oleh salah satu stasiun tv swasta bersama klip lagu “Love Song” milik Tesla, bahkan M97 FM juga pernah memutar lagu balada ini.

Stryper juga pernah tampil pada perhelatan  Java Rockin’ Land” di Pantai Karnaval Ancol Jakarta pada 10 Oktober 2010. Dari konser ini mereka juga membuat DVD “Live In Indonesia At Java Rockin’ Land”.

In God We Trust, album yang terdiri dari 10 lagu ini boleh dikatakan sangat pas sekali untuk sekedar bernostalgia pada masa-masa sekolah dahulu. Kebayangkan dengan baju putih celana biru serta tas slempang dengan sepatu beraksesoris temali yang warna-warni dan norak itu, diiringi nomor berirama sedang “Always There For You”…Asik dah…hehehe.

Kiranya nomor-nomor beat atau balada dari band-band hair/glam menyegarkan kembali memori kita, dan jangan lupa loh bro, sebelum berubah menjadi band beraliran heavy metal yang khusus membawakan nomor-nomor cadas dari Metallica atau Anthrax, band panggung/lokal Jakarta, Roxx, juga sempat menjadi covering band-band glam rock pada masa itu.

Songs~

-In God We Trust
-Always There for You
-Keep the Fire Burning
-I Believe in You
-The Writings on the Wall
-It’s Up 2 U
-The World of You and I
-Come to the Everlife
-Lonely
-The Reign

21 Responses to “Stryper “In God We Trust””

  1. Budi Putra Says:

    Mas Gatot, waduh luar biasa cptnya…pdhl sy baru aja nutup email eh buka blog Gemblung malah sdh tayang…dahsyat! Mas Gatot bgm kbrnya? Sdh pulih ya mas…Amin.

    • Gatot Widayanto Says:

      Sama2 mas … kalau nulisnya langsung di batang tubuh dan foto dilampirkan bisa cepet. kalau bisa fotonya jangan ukuran file nya yang 900 KB. Kalau moto pake HP, pilih yang “medium” mas …biar saya gak kesultan posting ..

      Suwun

      • Budi Putra Says:

        Ok mas Gatot, terimakasih. Wah pastinya mas Gatot tepuk jidat nih disusupi band glam/hair spt ini…hahaha. Suwun mas!

  2. kukuh tawanggono Says:

    Mas Budi sedulur lanangku

    Setiap dengar band glam, kalo menurut saya paling nikmat lagu baladanya.Jadi ingat kaset-kaset band glam saya dulu. Pitanya jadi mbulet,gara-gara sering diputar lagi,dipaskan tepat lagu balada……….he he he
    Mas Budi saya ini kok jadi heran njih.Marc Bolan kata orang mbahnya glam,tapi musiknya kok sulit dinikmati ndak seperti band-band glam yg lain.
    Leres(benar)mas,kalo ingat masa lalue Roxx saya juga kadang kaget.Coba njenengan dengar albumme yg terakhir kemarin(mereka memainkan trash metal),saya ini sampai ndak nyangka kalo band ini pernah mengcover lagu band-band glam.

  3. Gatot Widayanto Says:

    Mas Kukuh,
    Tolong artikelnya ditulis di batang tubuh email dan fotonya dilampirkan, jangan di embed (ditemplekno) di WORDS. Menyiksa saya buat upload nya mas …karena saya musti kerja berulangkali ..

    Kalau di lampiran langsung fotonya, hidup saya nikmat mas … mudah postingnya. Sekarang artikel anda belum saya proses soale ribeeeeeeeet banget …

    Suwun

    Tulisan: di BATANG TUBUH email
    Foto di ATTACH saat kirim email

    Tuluuuuuuung …

    • kukuh tawanggono Says:

      Mas Gatot guru kulo

      Sepuntene ingkang kathah(mohon maaf),maklum mas saya masih bodoh.Sebenarnya saya tahu itu perintah untuk saya,tapi sebelum ada nama saya yg dipanggil ndak berani njawab saya mas.
      Ndak apa-apa mas,sekali lagi saya mohon maaf.

  4. andria Says:

    kaset ini saya juga punya, tapi pertama kali dengar ya di kaset the very best of Stryper dari Ego Record yg saya beli di Ramai Supermarket Malioboro. suara Michael Sweet kadang2 terlalu cempreng utk musik mereka. saya malah tertarik dgn lagu Battle hymne of the Republic (belakangan saya baru tahu Elvis juga pernah menyanyikannya). sehabis album ini tiba2 Stryper ingin tampil lain, keluarlah album Against the Law.

  5. hippienov Says:

    Nah ini dia salah satu album rock yang aku suka… beberapa kali aku sempat mau posting di blog tapi gak jadi terus dan akhirnya diposting Mas Budi, suwun mas ^_^
    Aku suka sekali album Stryper ini, walau sebenarnya banyak yang bilang ini album Stryper paling bernuansa komersial dan melenceng dari standar rock nya Stryper serta terlalu “lembek” buat ukuran Stryper tapi album inilah pertama kali aku kenal Stryper jaman SMA dulu.
    Pertama kali aku beli kasetnya terus dipinjam teman kuliahku dan gak pernah kembali. Saat aku mau beli lagi kasetnya sudah susah ditemukan di toko-toko kaset. Mau beli cd nya selalu gak jadi karena harganya relatif mahal dan itupun agak jarang. Lama menunggu akhirnya aku tekatin beli cd nya juga saat sudah kerja. Harganya malah tambah mahal saat aku beli, kalo gak salah sekitar Rp 180,000 di DS. Tapi mboten nopo-nopo sing penting atiku puas, adem ayem tentrem akhirnya bisa punya lagi “In God We Trust” setelah sekian tahun hilang kasetnya.
    Adikku belakangan juga suka dengan band ini, malah dia punya kaset soldiers under command (rockline) dan against the law (lisensi), dan dia lagi nyari in god we trust tapi belum dapetin yang apik kondisinya, selalu ketemu yang sudah rusak terutama sampulnya jadi batal terus mau beli.

  6. Budi Putra Says:

    Betul mas Hippie sy pertama kenal Stryper lwt album ini (jaman smp) dan cuma album ini sj yg sy idolakan.

  7. andria h8 Says:

    pak hippie, cover kaset in God We Trust mmg agak tipis shg sering rusak bila pemilik awalnya ngawur memasukkan kasetnya

  8. hippienov Says:

    Sama aku juga Mas Budi, ini album Stryper yahng paling aku idolakan. Aneh ya? Padahal lebih banyak lagu “balada” di album ini dan musiknya cenderung radio-friendly dan pop oriented tapi kalo denger album-album Stryper yang lain (padahal kental sekali hard rock/glam nya) aku jadi males, maunya balik lagi ke In God We Trust, hehehe…

    • Budi Putra Says:

      Hahaha, iya bener mas Hippie. Sblmnya sy donlot via internet dan sy buat play list lagu2 Stryper dr bbrp album herannya cuma lagu2 yg di album ini aja yg masuk di kuping dan hati…sy coba dengerkan lg album yg lainnya eh trnyata malah balik lg ke album In God…sdh trlalu dlm rupanya…hahaha.

  9. hippienov Says:

    Iya Mas Andria, beberapa klai kaset loak album ini aku dan adikku temukan saat kami sedang blusukan ke kios-kios kaset tapi ya gitu semuanya parah kondisi sampulnya. Beruntung aku sempat beli cd nya tapi tetap aja rasanya gimana gitu kalo liat kasetnya, lebih nuansamatik, padahal kalo ketauan istri ud punya cd mau beli kasetnya juga bisa matek diamuk aku mas, lebih parah dari black death metal, hahahaha….

  10. hippienov Says:

    Hahaha… iya Mas Budi, kalo pas nyonya lagi nyanyi “…and she said burn!!!…” kayak lagu Deep Purple, suasana jadi gak happy buat dengerin musik. Mau pake earphone nanti bisa-bisa tambah ngamuk dikira kita gak mau dengerin dia, mau setel pake tape dengan volume tinggi dia pun bisa marah dibilang berisik. Lah kalo mau denger musik pelan-pelan males amat d, gak dapet feel nya. Pendek kata ada suatu waktu saat hati ini berkeluh kesah “lebih enak jaman masih bujang dulu ya… bebas kapan aja mau denger musik gak ada yang ganggu”
    Dulu saat masih single tiap malam pas mau tidur pasti aku putar kaset/cd rock/prog atau apa aja yang pas nyangkut di pikiranku, terus sambil rebahan aku menikmatinya dengan booklet/sampulnya aku liat-liat kadang aku baca pula liriknya sampai ketiduran (besok paginya pas bangun sampul cd/kasetnya lecek karena ketindihan, hahahaha…). Tapi rasanya indah banget denger musik sebelum tidur.
    Lah sekarang repot, baru nyetel musik seringnya istri kebangun dan protes berisik udah malem nanti si kecil bangun. Lah kalo nyetel pelan-pelan gimana dengernya? Mau pake walkman/discman udah pada rusak semua, bener-bener repot n not happy at all…

  11. Apec Says:

    Pertama kenal Stryper dari lagu Honestly versi lisensi yg bercover hitam polos dengan tulisan judul album to hell with the devil…( benar2 agamis, lain dg AC/DC highway to hell atau Sympathy fo the devil GnR/ rolling stone).ternyata versi Rockshots lebih menggairahkan karena menampilkan gambar cover aslinya dan wajiblah bagi hamba untuk memilikinya pula…ada hal yg mengganjal setiap melihat kaset In God we trust yg bercover model uang dollar.. Setiap melihatnya selalu terngiang gambar segitiga dengan gambar satu mata yg menyimbolkan Dajjal..si mata satu atau sering disebut The Eye ini banyak dijadikan topik maupun tema dalam lagu maupun film, termasuk dalam hal ini King Diamond..konsep Dajjal si mata satu ada yg memuja namun juga ada yg menjadikannya Musuh utama sebagaimana dalam cerita Lord of The Ring..mengenai hal ini, sepertinya mas Kukuh jauh lebih memahami..monggo disharing mas Kukuh..

    • Budi Putra Says:

      Wah enggak nyangka mas Hippie kecantol Stryper jg…mmg ini band anak baik2 krn liriknya yg agamis…hehe. Soal segitiga album Dark Side, PF jg memakai simbol ini (segitiga)…?

    • kukuh tawanggono Says:

      Kalo menurut saya gini mas Apec:
      Simbol bintang ada mata satu itu biasae muncul di gereja-gereja di masa medieval dan masa Renaissance(itu simbol trinitas,penyelenggara yg Maha Tahu).
      Untuk mata satu sendiri itu menyimbolkan Ra salah satu dewa dalam kebudayaan Mesir kuno.Simbol tersebut berarti keselamatan,penyembuhan,keamanan.Kalo untuk mitologi Eropa setahu saya mata satu berarti cyclops(salah satu mahkluk dalam mitologi Yunani).
      Mas Apec,sebenarnya simbol-simbol yg dipakai oleh band-band rock agak campur- baur.Sekedar agar albumme cepat laku.Memang ada beberapa band memakai simbol-simbol pagan sebagai cerminan diri mereka(Burzum yg menyembah dewa-dewa dalam mitologi nordik,Dany Filth gembong COF yg menyembah setan dll.

      • Budi Putra Says:

        Luar biasa, baca komen mas Kukuh spt membaca karya Dan Brown, Angel and Demon…

  12. apec Says:

    nah kan…benar bahwa mas kukuh jauh lebih memahami..terima kasih nggih mas atas tambahan ilmunya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: