Tertohok “Ryker Skies”

Gatot Widayanto

Sekitar dua tahun lalu beberapa temen saya, sebagian temen saat kerja di kantor lama di pertengahan 90an, tahu2 punya ide nonton DVD musik secara bersamaan karena kalau nonton sendiri2 gak seru. Akhirnya kami menemukan tempat di Dharmawangsa Square (kok selalu pake “square” ya? kayak sekarang Blok M Square) bernama Subtitles. Ini sebenernya semacam mini theater yang biasanya buat nonton pelem. Kita rasanya paling aneh karena kesana bukannya pake DVD milik Subtitles tapi malahan bawa setumpukan DVD. bahkan dengan bangganya saya keluarin semua DVD ori yang saya bawa sambil bilang ke mas yang jaga bahwa semua DVD yang akan kami putar gak ada satupun yang bajakan. Ha ha ha ha …songong dikit (padahal suka beli kaset bajakan ya? ha ha ha ha ..).

Di hari pertama pertemuan, saya bawa sekitar sepuluh DVD termasuk Marillion, TFK, IQ, Queensryche, Yes dan lainnya. Tadinya saya pengen nyetel IQ yang “20 Years of Prog Nonsense” karena lucu dan artistik kalimatnya, atau “Subterranea” Live/ Eh lha kok …secara kecelakaan saya nemuin bahwa di CD2 dari album “Frquency” ada Bonus DVD yang merupakan live concert selama 2.5 jam nonstop. Ternyata justru DVD ini yang disukai temen2 dan diputar sampe abis bis ….bahkan sampe orgasm ketima masuk lagu panjang Harvest of Souls.

Nah …

Di album Frequency ini ada satu lagu yang menurut saya nunjek banget meski semua lagunya huwenak henak kabeh … IQ gitu loh! The master of melodic symphonic rock! Judulnya aneh …Ryker Skies. tapi seperti biasanya …saya gak peduli dengan apa isi liriknya yang penting komposisi musiknya bener2 paten punya dan bisa membuat mbrabak. Gak tahu kenapa saya kok bener2 tertegun sama lagu ini utamanya setelah kejadian rame2 nonton di Subtitles dua tahun lalu itu. Rasanya saat itu saya pernah undang Mas Hippie juga karena ada seat yang kosong. Satu ruangan bisa dipake buat 8 orang soalnya, dan saat itu kita bertujuh. namun mas Hippe saat itu gak bisa.

Mulai kemarin hingga malam ini saya berulangkali nyetel lagu fenomenal ini bahkan sambil menulis tret ini. Mungkin sudah lebih dari 15 kali saya puter ini lagu. Rapopo …iki dudu kaset dadi aman bolak-balik disetel, ora usah wedi kaset mbliyut barang. Mike Holmes dan kawan-kawan in memang pembunuh sejati karena tega-teganya membuat hati ini terkoyak-koyak menikmati alunan indah melodi dan harmoni keseluruhan lagu yang disusun tanpa cacat …boso jowone “wonderfully crafted composition”. Ini yang bikin lagu bener2 orang jenius karena tak ada satu segmen pun yang gak nunjek. Makanya si Mike Holmes, Peter Nicholls dan kawan2 ini bener2 pembunuh berdatah dingin yang tak berpikir jernih pada saat membuat lagu itu sebenernay mereka lagi ngidam apa kok gak dipikirkan bahwa hasil akhirnya bisa menimbulkan pertumpahan darah.

Intronya tadinya biasa aja sekedar kencrengan dan sentilan gitar akustik Mike Holmes dan balutan suara Peter Nicholls yang terkesan biasa saja (bila baru pertama kali denger tentunya; karena kalau udah kenal lagunya ternyata intro ini juga sudah bikin ati tersayat …jiyaaannn!!!). Trus tiba2 musik menghentak dalam tempo sedang diperindah dengan raungan gitar khas Holmes trus tak lama kemudian ada musical break dan vokal Nicholls masu dalam bagian lirik yang paling membuat luka hati ini :

Welcome, hero, to Ryker Skies
Where all your hopes are stored
You can leave responsibilities in ruins at the door

Wowaduuuuuuhhhh ….gogrok tenan atiku rek! Kok bisa2nya gitu loh bikin bauran melodi, harmoni dan nuansa yang pas banget seolah ini mereka sedang membuka genderang pembangkit semangat untuk melakukan sesuatu. makanya saya suka lagu ini karena memang bagus sebagai penyemangat kerja terutama bagian ini … tapi ini baru awal lho …masih banyak lagi tekukan orgasmis yang diikuti pada segmen berikutnya. Kalau nuansa yang dibangun pada bagian lirik di atas adalah seolah IQ sedang memberikan narasi sebuah cerita, kemudian disambung dengan suatu ungkapan gagah bertenaga ala Nicholls dengan gaya nyanyi yang gagah – gembeng (aneh ya …gagah tapi gembeng ,… ya begitulah nikmatnya musik IQ!):

Get it knocked into your thick skull
It’s really not that hard
It’s a cast iron binding covenant
And this is just the start

Wuih! Gaya nyanyi Nicholls saat mengucapkan Get it knocked into your thick skull bener2 penuh dengan aksentuasi yang tegas dan merubah suasana lagu menjadi bertenaga!!! Uwediyaaaaaannnnn …..! Njungkel bener saya dibuatnya!!! Ampuuuuuuun!!!!!!!

Musik mengalir seolah monoton namun kalau dilihat di altarnya begitu banyak nuansa yang dibangun dari bebunyian kibor yang samar namun indaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah banget!

Yang bikin kemudian ngemplang adalah sudetan suara organ di menit 3:44 dan hanya sebentar saja namun sudah cukup membuat sesek dada karena sungguh membahana pilihan notasinya. Sempurna!!!!

Chorusnya pun sangat melodik dan bisa diulang-ulang:

So before I state my intention to live or die
I command your total attention
In Ryker Skies

Semaput tenan aku rek! Diyampuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuut …!!!

Kekejaman IQ tak berhenti di sini karena pada menit 7:20 kembali Mark Wesworth sang keyboard menghunjam dengan tikaman maut permainan kibor yang tak kalah nunjeknya dibandingkan dengan Cinema Show nya Genesis.

Udah ah …saya tak kuasa menahan tangis sesenggukan nih … Silakan simak aja ini lagunya … dan jangan lupa baca liriknya ya …

 

RYKER SKIES – IQ

I’m reeling, fighting for breath
Running on empty
A fortress carved out of steel
Black and surrounding
No other survivors, the walls without end,
So where have I come to?

Welcome, hero, to Ryker Skies
Where all your hopes are stored
You can leave responsibilities in ruins at the door
Get it knocked into your thick skull
It’s really not that hard
It’s a cast iron binding covenant
And this is just the start
There are insults and injuries
You’ve heaped upon yourself
But you play the victim
While you pile the blame on someone else

So before I state my intention to live or die
I command your total attention
In Ryker Skies

They’re unspoken, these accidents,
They leave a bitter twist
It’s a no-win situation
But I know you can’t resist
In walks trouble without a sound
A deal across his face
He’s a won’t-stop, screwtop work of art
Mechancal disgrace

So be sure you cast not a shadow
As you walk by
No, you won’t be chasing no rainbows
In Ryker Skies
You’ll never fly
There was a time, it flashed on by

Nohing to break the iron crown
Tearing imagination down
Strung out and overwhelmed
I’ve had more than enough
The wings of butterflies are made of sterner stuff
With all those years to kill
I’m yours until…

So before I state my intention to live or die
I command your total attention
In Ryker Skies
You’ll never fly
There was a time, it flashed on by
In Ryker Skies

24 Responses to “Tertohok “Ryker Skies””

  1. Koh Win Says:

    Ha ha ha ha ha ha ha ha kompor mode ON mas Khalil…….TFK vs IQ………

  2. Gatot Widayanto Says:

    Bukan begitu Koh Win ….keduanya HEBAT ….jadi harusnya TFK “and” IQ …bukan “vs” ….qiqiqiqiqiqiqi …

  3. hippienov Says:

    Iya Mas G, aku ingat waktu mas mengundangku untuk hadir tapi aku lupa kenapa aku terpaksa gak bisa hadir, sekarang jadi nyesel gak ikut jadi bagian saksi sejarah hebatnya Iq…
    Usul mas gimana jika next progring dikhususkan memutar dan menyaksikan dvd konser (seperti saat progring di TMII dulu) salah satu band prog legendaris dan nuansamatik, bisa Iq, Marillion, Rush, Yes, ELP, konser tour Genesis terakhir di Eropa, UK, King Crimson atau mungkin konser band prog yang lain..
    Suwun Mas G…

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Hippie mengatakan:

      “Usul mas gimana jika next progring dikhususkan memutar dan menyaksikan dvd konser (seperti saat progring di TMII dulu) salah satu band prog legendaris dan nuansamatik, bisa Iq, Marillion, Rush, Yes, ELP, konser tour Genesis terakhir di Eropa, UK, King Crimson atau mungkin konser band prog yang lain..”

      Sebenernya sih saya setuju saja dan itu pernah kita lakukan lho …hanya saja saat itu mas Hippie belum kesasar di blog gemblung. Yang saya ingat, kita nonton bareng DVD Rush di rumah mas Tatan Taufik saat itu …

      ProgRing kita dewasa ini temanya lebih ke “The LIFE side of the blog …instead of the MUSIC side …” … Tapi kalau sekali waktu bicara the music side of the blog, monggo saja …

      Mungkin perlu conditioning dulu mengingat blog ini aliran musiknya cukup berragam ….sesama progger aja selera band nya beda …

      Padahal saya punya 2 DVD The Flower Kings nan ciamik lho …Juga ada Pallas …ada Jadis …ada IQ ,,,,Queensryche (Operation Livecrime) …kuweren kabeh ….

  4. lutfi Says:

    Mas G yg ngguweblaik to work, lagu ini plus The Province tuh jadi intro sehari2ku sebelum melahap kerjaan kantor. Betul, bikin orgasmik. Dan, kalo saja seisi kantor mengijinkan setel dua lagu penyemangat pagi ini, pasti aku sdh setel pake speaker gede2 hhh …

    Lagu ini memang keren banget! melahirkan kepuasaan paripurna di kuping! apalagi permainan bas John Jowit yang mentul2 empuk terasa sekali mengiringi kegagahan lagu ini. Gebugan dan rofel Andy Edwards yang pernah main bareng dgn Robert Plant ini kok pas banget.

    Campur tangan permainan keyboard Mark Westworth ini bikin gendang telinga stunning, sound-nya benar2 downhill, menukik tajam, lalu nanjak lagi. Sound keyboard nord lead 3-nya si Mark memimpin ‘pertempuran’ puncak lagu di sesi menit ke 7.15.

    Sumpe! struktur lagu ini benar2 keren, kaya improvisasi, dan menohok menang!!!

    Menanti sabar, untuk album anyar mereka, ‘The road of Bones’ yang bakal rilis Mei nanti, setelah ditinggal pergi si Mark, moga tetap menohok tajam!

    Next, ‘The Province’ yah …🙂

    • Gatot Widayanto Says:

      Bro LutFi sedulurku nyepedah …. Bro LutFi sedulurku ngeprog …. Bro LutFi sedulurku ngaji (masiyo di dunia maya yo ….) ….

      Yang bro LutFi ungkapkan itu sepenuhnya sangat SATU JIWA dengan saya …. Saya bisa mbrebes mili kalau menikmati setiap segmen Ryker Skies ini. Memang asiknya nyambung ke The Province yang juga garang ngrogoh rempelo ngideg ati itu … Udahlah paripurna tenan puasnya. Nothing like it tenan!

      Tadi malem sambil ngepel rumah, saya nyetel Ryker Skies volume kuwencheng sambil mbegok-mbengok menirukan suara Nicholls ….

      Get it knocked into your thick skull
      It’s really not that hard
      It’s a cast iron binding covenant
      And this is just the start

      Biyuuuuuhhh ,,…..!!! Rasanya bangga pol bisa nyanyi lagu kuwerreeennn ini!

  5. santo Says:

    mas Gatot, mau nulis nih koment yg pertama , krn saya juga pernah nonton film di subtitle sudah lama sih sekitar lima tahunan dan yang saya tonton film perang koleksinya subtitle, setau saya yg bisa diputer koleksinya yg tersedia kalau tau gitu sih ikut nonton bareng mas Gatot he..he..he.. , berapa lama mas nonton tuh semua koleksinya. trus.yg marillion judulnya apa ya mas recital atau lainnya trims

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Santo , …maaf saya malah bacanya di komentar yang Fragile duluan … Maklum sambil kerja menemani ibu di rumah beliau nih ….tadi ngobrol bentar sama ibu … he he he …

      Iya mas …kru Subtitle bingung karena kami membawa sendiri setumpuk DVD musik yang nama band nya mereka kagak ada yang kenal … ha ha ha ha …..salah sendiri kenapa gak gaul di blog gemblung … ha ha ha ha …

      DVD IQ kalau gak salah saya ada 5 buah, salah satunya ya yang jadi satu dengan Frequency karena beli pre-order. Kalau band kesayangan harus pre-order ya …

      Marillion yang saat itu saya bawa Recital of The Script sama Live From Lorelei (gila ini konser crowd nya banyak banget dan mainnya di pulai pulak! Kerrrreeennnnnnn …. Wajib tonton bagi penggemar Fish tulen).

      Meski saya penggemar Fish, saya juga koleksi DVD Marillion era Hogarth karena kepalang tanggung sudah cinta sama Trewavan dan kawan2. Salah satu yang bagus adalah DVD empat keping bertajuk Wish You Were Here …apik tenan …meski cumak Hogarth yang nyanyi …

      Wis kadung cinta sama Marillion sih ….

  6. kukuh tawanggono Says:

    Mas Gatot guru kulo

    Pada lirik:
    Welcome, hero,to ryker skies
    Where all your hopes are stored
    You can leave responsibilities in ruins at the door
    Seakan-akan saya langsung ditarik pada sebuah tingkatan, dimana semua imajinasi saya adalah pertunjukkan-pertunjukkan yg semuanya saling berebut untuk dinikmati.
    Coba mas ini nanti saya nikmati waktu malam hari,didalam suasana keheningan yg amat saya sukai.

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Kukuh piyantun santu, sedulur kulo …

      AWAS …. NYETROOOOOOOOOOOOMMMMM…..!!!

      Virus IQ ini dahzyat berbisa lho …bisa klepek2 trus membayangkan keindahan saat bersama dengan Nona R yang cantik dan anggun itu …

      Dijamin atimu ngelu disayat sembilu lho mas Kukuh …. Apakah dirimu sudah siap klepek-klepek berulangkali ????

      Justru di bagian Welcome, hero, … itulah saat pertama kena tunjek bogem mentah dari Mike Holmes dan Nicholls … Edan tenan!

      • kukuh tawanggono Says:

        Mas Gatot guru kulo

        Cuma satu kalimat saja:………………………….serumit komposisi Wagner.
        Njih niki (ya ini)contoh pengejawantahan liarnya dunia ide.Sudah lama saya cari sensasi mendengarkan lagu semacam ini.Soul yg dikeluarkan lagu tersebut,terakhir muncul tiga tahun yg lalu(itupun saya harus melahap satu album)
        Bilih(bila) ada lagi yg seperti ini kulo purun(saya mau)

        Matur suwon sanget(terima kasih)mas

      • Gatot Widayanto Says:

        Mas Kukuh sedèrèk jaler kulo ingkang ngguwantheng …
        (Saudara laki saya yang paling ganteng)

        Abis subuhan trus nyetel lagi nih Ryker Skies?
        Wagner kok saya belum pernah denger. Ndesit pol.
        Tapi ya begitulah IQ ….hanya empat tahun sekali bikin satu album namun sempurna. Review saya di progarchives ttg album IQ banyak yang lima bintang termasuk album Frequency yanh salah satunya ya tembang Ryker Skies ini.

      • Gatot Widayanto Says:

        Lha belum selesai kok mrucut ….

        Tahun ini mereka baru rilis album tgl 3 Mei nanti, berarti lima tahun sejak Frequency dirilis. Seperti ForEver Live, album baru ini juga diluncurkannya pada saat live itu. Kebayang ya …yang nonton pada ndlongop karena musik yang dibawakan belum pernah mereka denger sebelumnya …. tapi dijanin ngguweblak!

        Temen saya ada yang nonton dan saya sudah minta dia membuat liputan konser IQ ini di Islington Assembly.

        Yang membuat saya kepincut sama IQ:

        1. Torehan melodi nan nunjek dibalut aransemen symphonic prog dan solo gitar dan kibor yang sebagian besar nunjek ulu ati, njegug rempelo, njenggit rambut ngantèk ngguweblak! Ha ha ha …

        2.) Tak banyak tingkah dengan gaya musik dan konsisten di neo prog dari dulu ….gak kayak Marillion yang belakangan ini malah ra karian sejak era Hogarth …

        Ngono mas ….

        Sugeng makaryo ….

      • kukuh tawanggono Says:

        Mas Gatot guru kulo

        Ya ampuuuuun Wagner yg serumit itu disebut ndesit he he he he.Salah satu alasan saya suka prog njih itu mas,komposisi lagu-lagu yg mereka susun serumit komposisi-komposisi klasik.
        Kulo nedi donga pangestune njenengan(saya mohon doa restunya njenengan)semoga presentasi nanti dapat berjalan lancar.
        Matur suwon sanget(terima kasih)mas

        Dalam perjalanan ke kantor diiringi Yes album The Yes Album

      • Gatot Widayanto Says:

        Saya nya yg ndesit, belum pernah denger Wagner. Saya gak paham musik klasik mas Kukuh …

        Saya doakan presentasi njenengan sukses dan membuat yang hadir tertohok dan mlongo mirsani presentasi njenengan mas …

        Ada satu prinsip dasar presentasi:

        “If you can’t convince, confuse ’em!”

        (Kalau gak bisa meyakinkan mereka, buatlah mereka bingung!)

        Ini baru progger sejati mas ….

        Bukankah musik prog diciptakan buat membuat kita bingung?

        Wakakakakakakak ….

        Sukses mas ….!

        Saya juga lagi dalam perjalana sambil menikmati Kajian Pagi Radio Rodja ….
        Powered by Telkomsel BlackBerry®

      • kukuh tawanggono Says:

        Mas Gatot guru kulo

        Puji syukur saya ucapkan kehadirat gusti Allah SWT presentasi kemarin dapat berjalan lancar,bahkan menghasilkan sesuatu yg diluar perkiraan saya.Matur suwon sanget mas,amargi njenengan taseh (terima kasih mas,karena njenengan masih)sudi memberikan saya bimbingan.
        Kemarin sebenarnya saya sudah mau menyerah(dikarenakan tingkat kecerdasan ,pendidikan,pengalaman kerja saya kalah jauh dibandingkan teman lain yg ikut juga presentasi ).Kata-kata njenengan itu saya renungi dan coba saya pahami.
        Kata-kata “buatlah mereka bingung”akhirnya saya jadikan mengupas kondisi lapangan (merupakan kelebihan saya).Setelah itu waktu yg diberikan saya menjadi lebih panjang(yg seharusnya cuma satu jam)bahkan sampai sehabis shalat Jum’at.Akhirnya presentasi sayalah mas yg diterima.Buntutnya saya mendapatkan musibah,yaitu amanah yg harus saya kerjakan ditambahi lagi.Saya bukannya sok naif,tujuan saya mengikuti presentasi ini hanya sekedar memberikan solusi ditempat kerja saya dalam menangani tingkat kebocoran yg tinggi,bukan tujuan yg lain.
        Sebenarnya saya kemarin mau segera lapor njenengan,tapi njih niku saya pulang dari kantor jam sembilan malam.Kiranya ini njih mas arti nasehat adik saya waktu itu(mendekati orang yg baik)sehingga dapat mengarahkan saya dalam melangkah.
        Matur suwon sanget(terima kasih)mas,mugi-mugi mas Gatot sekeluarga ugi sedulur-sedulur wonten blog niki(semoga mas Gatot sekeluarga juga sedulur-sedulur penghuni blog ini)selalu dianugerahi segala nikmat dan rahmat-Nya aaamin aaamin aaamin.

      • Gatot Widayanto Says:

        Mas Kukuh yang baik hati …

        Aamiin Ya Rabb! Aamiin …. Jazakallahu khairan. Sungguh doa yang tulus dari mas Kukuh dan semoga diijabah oleh Penguasa Jagat Raya yang tak pernah tidur barang sekejap pun ….

        Saya ikut senang membaca kabar ini mas …bahkan saat membaca ulasan njenengan saya sempat mbrebes mili karena kedahzyatan dan maha kuasanya sang Pencipta Alam Raya. Kalau bukan karenaNya, manalah mungkin mas Kukuh berhasil kemarin? Kita ini semua lemah, tak ada kekuatan apapun. Namun dengan ijinNya, Dia keluarkan kelebihan kita sebagai insan.

        Pengalaman saya mas …Kalau kita memahami lapangan dan “jujur” melaporkan apa adanya, oran yang mendengar pasti tertohok keheranan. Mengapa? Karena terlalu banyak orang yang tak mau turun ke lapangan. Ulasan mas Kukuh ini mengingatkan pada suatu kejadian yang saya yakin BUKAN kebetulan karena semuanya sudah di bawah skenario di Raja Diraja yang tiada tandingannya itu.

        kemarin pagi saya wawancara seorang pejabat negara (Eselon 1) yang sebenernya adalah temen ngeprog (sejam tahun 1982) dan sampe sekarang masih saling kontak. Namun kemarin urusan saya murni masalah kerjaan tanpa sedikitpun musik prog. Dia bilang bahwa dia baru pulang dari Kupang dan memaparkan hasilnya ke atasannya. Saya tanya kok pada level Eselon 1 seperti dia masih pergi ke lapangan. Dia jawabnya santai namun tegas, yakni atasannya (selevel Menteri) mengatakan singkat: “If you get your hands dirty, you will get the problems comprehensively”. Wuiks! Saya tertohok mendapatkan banyak pelajaran dari temen saya dan petuah pak level Menteri tersebut…. Eh ..terus mas Kukuh cerita “lapangan”. KLOP!

        Saya banyak cerita mengenai cerita lapangan ini mas, di pekerjaan saya, dan saya sering membuat synthesa dan hipotesa dan kebanyakan orang tertarik dengan ini. Next time saya ceritakan.

        Tapi sekali lagi …selamat ya mas! Mengenai amanah lebih besar, saya akan komentari di tretnya mas Khalil yang “Setelah membaca TEMPO Sekali Lagi” …

        Intinya, jangan menyerah dengan amanah besar apapun …kalau itu datangnya dari Sang pencipta, lakukan mas!

        JUST DO IT!

        Wholeheartedly …

      • kukuh tawanggono Says:

        Mas Gatot,njenengan tirose sakit niku sakit napa to mas(njenengan katanya sakit itu sakit apa to mas)saya baca di komentarnya mas Herwinto membuat saya deg-degan(khawatir) sekali disini. Sepuntene basa inggris saya ini parah(mohon maaf bahasa inggris saya ini parah).
        Semoga mas Gatot apabila sakit segera disembuhkan kaleyan gusti Allah SWT.

  7. Koh Win Says:

    Ha ha ha ha ha sebuah upaya peracunan nan dahsyat…..kalau kemarin IQ Ever sekarang IQ Frequency……..majulah Neo Prog!!!

  8. Budi Putra Says:

    Ibu-ibu, bapak-bapak, waspadah IQ dtg lagi!!!…hehehe. Alhamdulilah, hampir semua album IQ sdh sy nikmati dan memang luar biasa apalagi nomer Frequency, yg selalu sy puter pd pgi hari…hadeuuh luar biasa lagu ini…edan tenan!

    • Gatot Widayanto Says:

      Pada saat CD saya Frequency tiba, pertama kali yang langsung memberi efek keblinger memang Frequency the title track. Namun dengan berjalannya waktu ternyata semua lagunya nunjek. Coba deh nikmati gebukan drums Andy Edwards dan besutan kibor Mark Westworth di lagu kedua LIFE SUPPORT. Bisa nangis Bombay sesenggukan tenan!!!

      • ekho Says:

        setuju om,di antara lagu2 di album frequency yg paling saya seneng adalah ‘life support’…intronya itu menyayat2 hati…belum lagi reffrain yg bernuansa ballad dan juga permainan gitar holmes yg bernuansa hackettian….

        kalo utk ryker skies, mendengarkan bagian awalnya memang serasa sedang mengawang di atas langit di antara gumpalan awan…tapi secara mendadak tempo berubah menjadi lebih gahar dgn masuknya drum, gitar elektrik dan bass…perasaan terbang mengawang tadi kemudian berganti seakan mendadak kita dicampakkan ke tanah…ini baru prog…

  9. khalil logomotif Says:

    Saya tidak mudah terprofokasi koh Win…..tapi, klw cuma mau dengerin kibord yg begituan..lama amat harus nunggu sampe minit ke 7:20. Dengein hasse froberg aja…sudah dimulai dari minit ke 00:01
    Hehhehehe…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: