The Black Crowes “The Southern Harmony And Musical Companion”

Budi Putra

image

Para penikmat blues rock jadul era 70-an mestinya menyukai album yang satu ini: “The Southern Harmony and Musical Companion”, The Black Crowes. Sebab apa, grup yang didirikan pada akhir tahun 80-an dimotori oleh dua bersaudara Chris dan Rich Robinson, racikan musiknya sangat kental aroma blues rock macam Otis Redding, Humble Pie, dan juga The Rolling Stones.

Sebelum setenar seperti sekarang ini The Black Crowes sebenarnya merupakan band cover version jenis revivalist (menyegarkan), band yang membawakan aliran musik masa lampau dengan semangat/sound kekinian. Selain pengaruh musik rock 70-an, mereka juga terinspirasi dari gerakan flower generation yang penuh ide tentang kebebasan dan pemberontakan. Makanya, ini adalah salah satu alasan mereka membentuk band: tak ingin kerja kantoran dan menjalani rutinitas yang sama.

Di album ini selain “Remedy” yang populer di era 90-an, lagu lainnya yang menjadi hit diberbagai tracks yakni “Thorn in My Pride” (# 1 di Album Rock Tracks selama empat minggu), “Sting Me” (# 1 pada Tracks Album Rock selama dua minggu), dan “Hotel Illnes” (# 1 di Album Rock Tracks selama enam minggu). Ini adalah rekor untuk sebuah album yang menampilkan empat hits untuk album rock nomor satu (sebelumnya dipegang oleh Tom Petty pada 1989, selama tiga minggu). Album ini sendiri mencapai posisi puncak Billboard 200 album chart, berkat keberhasilan single tersebut. Selain itu grup ini juga mendapat penghargaan “The Most Rock ‘n’ Roll Band in the World” dari Melody Maker, majalah musik mingguan paling tua di dunia. Sampai saat ini The Black Crowes telah mengoleksi 9 album studio dengan album debut “Shake Your Money Maker” (1990) dan yang terakhir adalah “Croweology” (2010).

Gaya bernyanyi Chris yang seksi dan karakter vokal serak-serak ‘becek’ ini menjadi salah satu alasan subyektif saya menyukai grup ini, selain lagu-lagunya yang memorable tentunya. Semalam saya puter tuntas album ini sambil mengingat ‘dosa-dosa’ masa lalu…hehehe…monggo dinikmati mulai dengan “Remedy” atau “Bad Luck Blue Eyes Goodbye”…jreng, jreng, jreng…wuasiiik tenan!, gak nguweng-nguweng tapi bikin “ngefly”.

Tracks

Side one:
Sting Me (4:39)
Remedy (5:22)
Thorn in My Pride (6:03)
Bad Luck Blue Eyes Goodbye (6:29)
Sometime Salvation (4:47)

Side two:
Hotel Illnes (3:59)
Black Moon Creeping ((4:59)
No Speak No Slave (4:01)
My Morning Song (6:14)
Time Will Tell ((4:06)

Band~

Chris Robinson~the lead singer, harp, percussion, knots in hair

Rich Robinson~a huge selection of guitars, very loud in the left speaker

Johnny Colt~a four lettered word called bass

Steve Jorman~pounded on the skins Marc Ford~guitars and most. Of the bits called of the solo

Ed Haurysch ~piano, B-3 Wurlitger and Rolling Papers.

33 Responses to “The Black Crowes “The Southern Harmony And Musical Companion””

  1. hippienov Says:

    Wah aku suka Black Crowes mas, musiknya dan sound nya sangat terinfluenced dengan musik rock 70an, Led Zeppelin contohnya. Style panggung mereka juga sangat “hippies” and that’s why I like them. Keren mas Budi postingannya, tuobz.

  2. Budi Putra Says:

    Cocok mas Hippie, kalo gak suka grup ini kebangetan and jgn ngaku anak claro deh…hehehe. Lagi2 awalnya sy tau grup ini di tv, lagu “Remedy” yg sy liat…wah asik gaya nyanyi Chris di tambah backing vokal cewek2 kulit hitam…lgsg ngena nih lagu, krn sy seperti dengerin soundnya Ledzepp, Stones,…bsknya lgsg sy buru kasetnya tuh. O ya di panggung pensi ada jg nih band lokal yg suka bawain BC, kalo gk salah flower namanya.

  3. Budi Putra Says:

    Mas DananG mestinya suka album ini…

    • danangsuryono2112 Says:

      mas Budi…Waduh…terus terang ada periode hilang saya menikmati musik rock, yaitu pertengahan 80 s/d akhir 80. Saat itu saya sedang suka mendengar fusion/Jazz sehingga nama Lee Ritenour, Bob James, Casiopea, Chick Corea, Michael Franks lebih saya kenal dibandingkan jagoan-jagoan di musik rock. Periode awal s/d medio 90 an lebih parah. Saya betul betul tidak mendengarkan musik secara intens. Metallica lewat black album dan milis m-claro lah yang mengembalikan saya ke jalur musik rock hingga sekarang. Dan saat kembali ke jalur begitu banyak nama di luar claro yang memikat saya, mulai dari Metallica, Dream Theater, Lemur Voices, Marillion hingga The Flower Kings.
      Black Crowes termasuk yang terlewatkan oleh saya, mas Budi, jadi sesuai racun mas Budi, rasanya saya harus mencoba napak tilas lagi dengan banyak racun lama. Terima kasih mas Budi

      • kukuh tawanggono Says:

        Mas DananG amit sewu sepuntene ingkang kathah(permisi mohon maaf)
        Bagaimana tipsnya berfoto sambil bisa mengeluarkan soulnya Lars Ulrich seperti yg njenengan tunjukkan waktu di acara Gala Progring kemarin mas he he he
        Saya jadi iri sama njenengan lha wong sudah kena virus yg disebarkan Metallica selama bertahun-tahun, lha kok kalau foto ndak pernah bisa menghadirkan soulnya Lars Ulrich drumer pujaan saya he he he he he(mohon maaf apabila kata-kata saya tidak sopan)

      • danangsuryono2112 Says:

        Halah wong cuman foto sambil senyum saja kok mas Kukuh

      • Budi Putra Says:

        Mas DananG, sy semangat nulis ini krn inget mas DananG selagi cerita singkat ttg Jagger Cs di progring kmrn. Awal munculnya band ini mmg dianggap sbg penerus Rolling Stones atau ada yg blg jg Stones muda…krn soulmya band ini dpt di jagger cs msh belia…tp sy dalami blues rock yg mrk mainkan malah begitu padat dan berisi, ya krn dipadukan jg dg sound ala Humble Pie. Tp Chris sang vokalis memang abis2an memuja Stones. Album Black Crowes yg lainnya jg keren2 tp sy memilh album ini krn pertama sy kesengsem dg covernya yg klasik di tambah lagu remed yg mmg meracunisy di awal album ini terbit.

      • kukuh tawanggono Says:

        Mas DananG,Lee Ritenour itu ampuh mas.Soft, membuat diri ini dibawa terbang sampai langit ke tujuh he he he he he he

  4. kukuh tawanggono Says:

    Mas Budi,seribu jempol
    Tulisan njenengan bener-bener ninju pas ulu hati saya .Terutama pada ”dosa-dosa” masa lalu he he he he
    Memang sebuah lagu dapat mengantar kita pada sebuah perjalanan melewati lorong-lorong masa lalu.Lukisan-lukisan yg pernah kita buat deras menghantam.Kadang rasanya sakit,kadang juga menyenangkan.

    Didalam gelapnya malam
    Kusembunyikan diriku
    Deras gambaran-gambaran kelabu
    Apiku tak jua padam
    Kukuh ”The Madman”Tawanggono

    • Budi Putra Says:

      Nah bagusnya lagu2 yg kita denger membuat kita jd introspeksi diri ya mas Kukuh…tp dosa2 yg diperbuat hanya sebatas dosa anak kampung aja mas Kukuh…hehehe

  5. kunangkunangku Says:

    album keren ini. tapi the black crowes memang keren-keren.

    • Budi Putra Says:

      Iya mas, Black Crowes punya potensi menjadi legend loh kalo dua bersaudara Chris dan Rich Robinson bs spt jagger dan Keith…

    • Gatot Widayanto Says:

      Saya rasanya punya cd album ini, kemudian yg double cd dengan jimmy page dan satu lagi cover putih dengan judul album yg ada snake nya. Bener gak ya? Ha ha ha … lupa ….
      Yang saya puter hanya yang live dengan Page aja rasanya.

      Setelah baca ulasan mas Budi ini pengen nyetel …tapi kok trus keganggu sama Transatlantic …akhirnya belum juga keputer … ha ha ha ….

      • Budi Putra Says:

        Mas Gatot,
        Terimakasih sdh diposting rev ini…kalo Black Crowes enaknya malem2 dengerinnya mas, kecuali utk lagu “My Morning Song”…hehehe.

      • Gatot Widayanto Says:

        Mas Budi

        Kenapa saya gak teruskan mendengarkan cd nya saat itu karena sound nya menurut saya gak nyandak …pengen claro tapi overly digital ….akhirnya jadi ngambang dari segi sound production.

        Saya lebih cocok band muda yang gak top tapi claro juga seperti Bloodline, Cry of Love, Half Way Home. Band terakhir uni vokalnya cewek dan musiknya ala Hendrix. Kuweren pol. Nanti kapan2 saya ulas ya …

      • kunangkunangku Says:

        wajib bertobat, mas, kalau ndak punya.🙂

  6. hippienov Says:

    Iya bener mas Budi, dulu ada band lokal dengan gaya retro blues-psychedelic namanya Flower atau The Flowers, kalo gak salah sempet ada video klipnya d eh mas di tv lokal…lupa judulnya apa…
    Wah keren mas Budi… paham juga soal Pearl Jam mas?

    • kukuh tawanggono Says:

      Mas Hippie band flowers itu band dari alumnie gang potlot.Kebetulan saya punya album mereka yg”17 tahun keatas”dirilis tahun 1996.
      Saya paling suka suaranya si Njet bener-bener berkarakter.Saya setuju sekali jika njenengan nyebutnya retro blues-psychdelic.video clip yg njenengan lihat itu” (tolong)bu dokter”
      Barusan mereka reunian dan mengeluarkan album baru,tapi menurut saya album itu kok ndak begitu bagus.
      Nama Flower sendiri mereka ambil karena mereka tergila-gila pada yg namanya Flower Generations.

    • Budi Putra Says:

      Iya bener yg mas Kukuh bilang tuh the Flower mmg dr komunitas Potlot. Sy pernah bbrp kali nonton mrk. Kalo Pearl Jam sy gak terlalu ngikutin mas Hippie tp kalo Sound Garden sempet ngikutin sih krn soundnya ada bau2 LedZepp dan Black Sabbath.

  7. andria h8 Says:

    saya punya video clip (dari vcd bajakan lama) yg ada gabungan Black Crowes & Jimmy Page memainkan Whole Lotta Love dengan bantuan alat musik Theremin.
    ada juga kaset Jimmy Page & the Black Crowes – Live at the Greek

    • Budi Putra Says:

      Iya mas Andria, sy sempet punya jg tuh waktu lve bareng Page. Nah, jd terlihat kan kelasnya Black Crowes ini.

  8. hippienov Says:

    Matursuwun mas Kukuh pencerahannya, kalo gak salah lagu yang dulu sering muncul di tv judulnya “bu dokter” ya mas? Gaya musiknya dan penampilan mereka sangat Led-Zep dan aku suka… Sayang aku gak sempat beli album mereka.

    • Budi Putra Says:

      Bener, “Tolong bu dokter….hahaha, BC hbs dah ditambah Ledzepp, cm syg band in gak lama berkibar.

    • kukuh tawanggono Says:

      Mas Hippie gaya menyanyinya si Njet itu lho mas, yg membuat saya selalu teringat kalo ada orang yg menyebut nama band ini.
      Andai dia diiringi permainan gitar si Eet Syahranie hasilnya pasti maksimal.

      • danangsuryono2112 Says:

        saya baru 2 kali nonton Flower ini.. duet Njet & Boris menurut saya sudah OK..terutama saat bawain lagu Rajawali

      • kukuh tawanggono Says:

        Mas DananG itu kalo menurut saya lho mas he he he he.Soalle kalo dengar suara jeritane si Njet ditambahi distorsi gitar yg tebal asyiiiiiiiiiiiiiiiiik tenan(saya bener-bener pecinta gitaris yg senang main-main dengan distorsi).

  9. hippienov Says:

    Wuih… Soundgarden itu keren abis mas… Lagu-lagu mereka terbilang berat gak gitu mudah dicerna menurutku. Vokal Chris Cornell memang pas untuk musik Soundgarden. Aku suka berkhayal gimana jadinya kalo Cornell jadi vokalis Dream Theater? Kira-kira cocok gak ya?

    O ya, aku suka lagu “black hole sun” dan “superunknown” dari album Superunknown nya Soundgarden.

    • Budi Putra Says:

      Album barunya “Animal”, susah dicerna jg tuh mas Hippie…bbrp kali sy puter blm nyantol jg…hehehe.

      • kukuh tawanggono Says:

        Mas Budi,kalo PJ sekarang itu lebih filosofis kalo saya rasakan.Mulai dari lyrik,musik,sampe penampilan mereka bener-bener menimbulkan makna dalam hati ini.

  10. hippienov Says:

    Berarti Soundgarden layak disebut band progrock juga ya mas Budi? Karena alot dicerna,ha3…
    Aku cuma punya superunknown aja mas, dulu agak males ngumpulin Soundgarden karena susah dicernanya itu,he3..
    Animal itu terbilang album baru mereka setelah lama vakum kan mas?

    • Budi Putra Says:

      Betul mas Hippie, ini album baru (2013) stlh vakum…cuma itu sy blm nyantol dengerinnya…hehehe

  11. andria h8 Says:

    saya juga penggemar Soundgraden terutama album Superunknown & Down the Upside. saya mulai bisa mendengarkan musiknya karena setelah dirasa-rasakan wl musiknya pelan tapi tetap heavy. makanya pernah dapat penghargaan musisi metal terbaik versi American Award sepertinya. si Chris waktu menerima bilang,”we’re not metal, but we take it”🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: