Queensryche “Operation: Mindcrime”

Budi Putra

image

Brainwashed Ala Queensrÿche

Berhubung ada pesan dari suhu blog gemblung, mas Gatot, agar saya mereview kaset-kaset yang saya beli pada progring kemarin. Maka, sebagai awalan saya coba untuk mereview album “Operation: Mindcrime” dari band bergenre progheavymetal era 80-an, Queensrÿche. Sebelumnya album ini pernah direview oleh mas Hippie dengan apik. Jadi saat ini saya tinggal melengkapinya saja.

Queensrÿche, nama yang agak ribet diucap berdiri di Bellevue, Washington, Amerika pada tahun 1981. Secara karir bermusik band ini telah merilis sebelas album studio dan beberapa EP, DVD dan terus tur dan rekaman. Dari sejumlah album yang sudah ditelurkan “Operation: Mindcrime”, menuai sukses baik dari segi kritik dan juga komersil. Album konsep ini kerap disandingkan bersama album berkonsep lainnya seperti masterpiece “The Wall” Pink Floyd, “Scenes From a Memory” Dream Theater, dan “Tommy’s The Who.

Awal melihat cover album ini saya menduga ini cerita tentang era perang dingin dimana tahanan yang di cuci otaknya (brainwashed) untuk kepentingan persenjataan. Tapi secara singkat narasi dalam album ini bercerita tentang seorang pecandu (Nikki) yang dicuci otaknya untuk melakukan pembunuhan bagi kepentingan gerakan bawah tanah. Namun Nikki ternyata membelot dari misi awalnya, sebab mencintai seorang pelacur (Mary) yang berpaling menjadi biarawati, bertemu dengannya pada saat dia menjadi seorang pembunuh bayaran.

Side one:

I Remember Now” (1:17) Track pembuka mengantarkan kita pada alur cerita pada album ini

Anarchy-X (1:27) Melanjut track sebelumnya intrumen dengan raungan gitar dan drum yg padu samar-samar terdengar pidato agitatif menyemangati kumpulan massa

Revolution Calling (4:39) Di buka dengan nada lambat kemudian sedang namun ditingkahi vokal Geoff yang powerfull seperti menyemangati panggilan revolusi…:”revolution calling!, revolution calling”!

Operation:Mindcrime (4:40) Intro gitar ditempel dentuman bas membuka track ini. Terdengar vocal Geoff Tate yang melengking dan berpower ini menyela permainan gitar dan bass yang saling menyambut sehingga menghasilkan sound ala heavy metal band yang terdengar garang namun begitu padu

Speak (3:47) Ada aroma kental ala Judas Priest di track ini dengan kecepatan ritem gitar Wilton untuk mengimbangi lengkingan vocal Geoff

Spreading the Disease (4:07) Gebukan drum ala “Among The Living” (Anthrax) dengan kecepatan powerfull seolah menambahi semangat track sebelumnya

The Mission (5:47) Intro ala film thriller disusul vokal lembut Geoff diiringi akustik gitar dan…blam! bas berdentum bersamaan dengan ritem gitar yang patah-patah

Side Two:

Suite Sister Mary (10:41) Di buka dengan prolog singkat dan diringi petikan gitar berlatar koor vokal. Nada sedang vokal Geoff meninggi kemudian. Pada track ini kentara nuansa progmet didalamnya, selain durasi yang lumayan panjang tentunya

The Needle Lies (3:08) Lagi nomor cepat dengan model akurasi ritem dan melodi bergaya heavy metal namun menjadi asik didengarkan, tentu sambil berheadbanger ria

Electric Requem (1:32) “Don’t leave me, don’t leave me!…sebuah track penegas tokoh “Nikki” terhadap “Mary”

Breaking the Silence (4:34) Nada memecah kesunyian seperti dengerin singel-singel ala White Snake

I Don’t Believe in Love (4:23) Nampaknya yang ini melengkapi track sebelumnya dengan petikan melodi gitar yang klop dengan judul tracknya

Waiting For 22 (1:05) Petikan gitar dan sisipan melodi yang meninggi seperti curahan hati sang tokoh di album ini

My Empty Room (1:29) “Empty room today…lazimnya sosok yang sedang galau tepat sekali dilantunkan Geoff

Eyes of a Stranger (6:39) Loh kok ada melodi mirip “Somewhere in Time” Iron Maiden? Tapi menjadi berwarna karena ada nada sedang dan kencang di track ini khas Queensrÿche…coba dengerin aja sendiri.

Musician:

Geoff Tate – Vokal, keyboard, Saksofon (1981-sekarang)
Michael Wilton – Lead, ritem gitar akustik &, backing vocals (1981-sekarang)
Eddie Jackson – Bass, backing vocals (1981-sekarang)
Scott Rockenfield – Drum, perkusi, keyboard (1981-sekarang)

7 Responses to “Queensryche “Operation: Mindcrime””

  1. Budi Putra Says:

    Mas Gatot,

    Terimakasih sdh diposting dan dilengkapi judul reviewnya. Utk rekan2 semoga berkenan utk membaca review singkat ini.
    Salam,

  2. hippienov Says:

    Pagi mas Budi, super express baru dibungkus Sabtu, Seninm sudah muncul review nya…tuobz mas…
    Aku juga suka album ini walaupun pertama kali kenal Queensryche malah lewat lagu “silent lucidity” dari album Empire kalo gak salah. Belakangan baru aku dapet operation mindcrime yang pada jaman itu bisa dibilang breakthru…band metal bikin album konsep yang biasanya lebih banyak digarap band-band prog.
    keren banget mas review nya…

    • Budi Putra Says:

      Mas Hippie,
      Mumpung msh anget hehehe…sm mas Hippie sy tau band ini krn lagu “Silent Lucidity” kalo gak salah sering diputer di tv ya (sy lupa station tvnya)…trus main ke toko kaset di Blok M liat album ini, lgsg aja dibeli. Sy dulu nganggapnya grup ini sama dg Skid Row, gak taunya mlh lbh dahsyat ya…

  3. hippienov Says:

    hahaha…aku malah kebeli Skid Row nya duluan mas…
    Tapi aku juga kepikir band ini sama dengan band-band hair metal yang lagi “in” waktu itu mas, lah wong gaya rambutnya juga sama tapi ternyata ampun musiknya jauh beda…

  4. kukuh tawanggono Says:

    Mas Budi sedulurku lanang

    Kalo melihat tema yg ditawarkan album itu(tentang cuci otak),saya ini lha kok jadi ingat sama Gobel menteri propagandae Hitler.

    • Budi Putra Says:

      Iya mas Kukuh awalnya sy duga kesitu…tp ini lbh ke kisah thriller aja, wong agen bwh tanah bahkan udh dicuci otaknya kok tergoda sm cewek terus membelot…wah, gak kayak James Bond cewek iya misi jalan terus…hehehe

      • kukuh tawanggono Says:

        Mas gara-gara saya denger mas hippie review ini kaset,terus njenengan beli juga,saya bela-belain cari versi cdnya.Soalle saya sudah punya kaset itu tapi suaranya mbliyut.Ya sudah cari versi cdnya sekalian, toh sedulur-sedulurku disini juga kasih nilai bagus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: