Rush “The Best” – Aquarius

Hippienov

Hari Minggu sore kemarin aku bersama istri dan anak tercinta plus adikku jagong ke Detos sekedar mayeng-mayeng sight-seeing. Seperti biasa kesempatan emas ini aku dan adikku gunakan untuk sekalian mampir ke kios kaset yang ada disana. Tujuan utama kami adalah kios Bang Dodi yand ada di lantai basement dan seperti dugaan kami kios ini tutup. Sudah cukup lama Bang Dodi gak membuka kiosnya, pernah aku sms tapi no reply. Etalase dagangannya masih ada dan kaset-kasetnyapun masih tertata rapi, yang tidak keliatan lagi adalah “rak kaset vertikal” berisi kaset-kaset dagangan utama dia dan tape deck untuk pemutar kaset. Agak kecewa karena sebenarnya asik nongkrong di kios Bang Dodi ini, bisa ngobrol lama sambil lihat-lihat koleksinya.. Entah apa yang terjadi sampai kios ini sekarang tutup…

image

Tak mau berlama-lama kecewa kami melanjutkan perburuan ke lantai 1 menuju kios Bro Troy. Semasa kios Band Dodi buka dulu, biasanya kami gak akan mampir lagi ke kiosnya Troy. Bukan karena koleksinya jelek tapi karena dompet sudah terkuras habis saat di tempatnya Bang Dodi, hehehe… Tapi saat ini kios Troy pelan-pelan menjadi “main destination” untuk berburu kaset. Biasanya kami tidak terlalu berharap banyak untuk menemukan koleksi kaset yang unik disini karena sepertinya orientasi utama Bro Troy adalah cd/kaset-kaset genre Metal (dan sub-sub genre nya) plus hard rock. Bro Troy juga menjual “merchandise” seperti kaos metal dan majalah, juga cd metal kopian. O ya, dia juga menyediakan koleksi PH (walau gak terlalu banyak), nah untuk PH selera Bro Troy cukup okay karena beberapa diantaranya adalah PH progclaro, harganyapun lumayan ekonomis. Sayangnya aku gak punya pemutar PH jadi bingung kalo beli PH mau diputar dimana?

Singkat cerita kami screening rak koleksi kaset Bro Troy dan jreeeng… mata ini menatap tajam beberapa kaset “keren”: 1. The Best of Led Zeppelin -Aquarius 2. The Best of Rush – Aquarius 3. Rush “Moving Pictures” – Yess

Wuih… nafsu membara berkobar-kobar untuk membungkus kaset-kaset itu terlebih saat lihat kondisi fisiknya yang bisa dibilang mulus dan suaranya masih okay gak mendem. Namun nyali kami jadi ciut saat diberitahu harga yang dibuka Troy… Berdasarkan pengalaman kami, harga kaset di kios Troy memang relatif lebih tinggi dibanding Band Dodi dan sangat sulit untuk dinego harganya. Setelah negosiasi yang gagal akhirnya hanya The Best of Rush yang dibungkus, Rush-Yess harus menunggu giliran berikutnya.

The Best of Rush by Aquarius… Mengapa kaset ini yang dipilih bukan Rush-Yess atau Led Zeppelin (selain faktor harga)? Alasannya karena gambar sampul depan kaset yang bikin “nyessss” pas dilihat, yaitu logo Rush yang nuansamatik dan eye-catching itu. Ditambah ada lagu yang nyaris aku gak pernah dengar (Panacea), serta lagu balada Rush yang selalu membuatku pilu (Tears).

Album ini sepertinya dirilis antara tahun ’82-’83 karena ada lagu dari album Signal yang masuk di kompilasi ini. Semisal kaset ini dirilis tahun tahun ’84 atau sesudahnya pasti akan ada lagu dari Grace Under Pressure, Power Windows atau Hold Your fire. Tetapi kalo boleh jujur dan sedikit mengkritik, kompilasi “best” ini agak meragukan disebut “best” karena beberapa lagu Rush yang langganan masuk kompilasi “best” mereka gak termuat disini, semisal Freewill, Overture/The Temples of Syrinx, Lakeside Park, Bastille Day, Anthem, A Farewell to Kings, La Villa Strangiato, Limelight, Subdivisions, New World Man dan lagu lawas Rush yang sangat aku suka Working Man, Jacob’s Ladder serta Finding My Way. Entah apa yang jadi dasar acuan Aquarius saat membuat kompilasi ini tapi mungkin keterbatasan durasi pita yang bisa dijadikan alasan lagu-lagu yang aku sebut barusan tidak masuk kompilasi. Dengan pita C-60 harus ada vol. 2 dan vol. 3 best of Rush kalau semua lagu itu mau dimasukkan.

Terlepas dari seleksi lagu yang ada, aku tetap suka dan sayang dengan kaset ini karena ini adalah “kaset” jaman normal yang makin hari kian langka dan gak banyak lagi yang kondisinya masih relatif apik.

Semoga tulisan singkat ini bisa sedikit menghibur rekan-rekan semua dan seperti biasa matursuwun Mas G untuk waktu serta kesempatan yang diberikan…

Feed your “Kasetipus Complex” desire… hippienov

12 Responses to “Rush “The Best” – Aquarius”

  1. apec Says:

    Kebalikan mas, saya mengenal Rush pertama kali ya dari kaset the best aquarius ini, dapat dari seorang teman di kampung halaman saya..

  2. danangsuryono2112 Says:

    rasanya banyak orang mengenal Rush dari kaset Aquarius ini termasuk saya.memuat 3 lagu paling populer “Tom Sawyer”, “The Spirit of Radio”, serta “A Passage to Bangkok” rasanya menjadi sudah kumplit kenal RusH. hahahahaha, hanya lewat 1 kaset kompilasi…
    Aquarius juga merilis The Best of Rush dengan cover yang sama persis dalam format C-90, dan dengan lagu yang kebanyakan beda

    • danangsuryono2112 Says:

      oh ya…Panacea sendiri merupakan penggalan dari “The Fountain of Lamneth” (album Caress of Steel) pada bagian terakhir
      I. In the Valley
      II. Didacts and Narpets
      III. No One at the Bridge
      IV. Panacea

  3. Hendrik Worotikan Says:

    Seperti dugaan Mas Danang, sy pun mengenal Rush dari kaset ini ditambah lagi ngeliat aksi panggung Punk Modern Band yang saat itu mengisi acara di Prambors. Dan sudah pasti Tom Sawyer yg dibawakan.
    Dulu Prambors sering bikin acara musik di lapangan tenis dibelakang studionya.
    Masih dulu juga, kalo ada yg nanya ke sy, apa band kesukaannya ? Dengan semangat sy akan jawab Rush. Hihihi…

    • Gatot Widayanto Says:

      Saya mengenal Rush sdh cukup lama saat album live All The World’s Stage ketika masih SMA di Madiun. Namun saya remehkan karena saya anggap band ini nyontek Led Zepp.

      Baru bener2 menganggap band ini prog saat pertama kali di Bandung beli kaset A Farewell to Kings rekaman Yess (Agustus 1979).

    • andria Says:

      pak Hendrik, saya jadi ingat ulasan di majalah hai atau Vista tahun 80-an ttg Punk Modern Band, Acid Speed Band, Cikini Stone Complex atau Rolland. jaman itu kl tidak membawakan lagu orang (yg luar negeri) bisa dicemooh penonton.
      ini kaset Rush pertama saya, wl yg beli kakak saya karena waktu itu teman2 SMP-nya banyak yg suka.

  4. Gatot Widayanto Says:

    Tragedi Punk Modern Band terjadi di awal 2000-an ketika M97 menggelar Tribute to Rush di Waroeng Kemang. Rasanya mas DananG hadir juga …

  5. kukuh tawanggono Says:

    Ternyata propaganda mas hippie telah memakan korban yaitu saya sendiri he he he(cover albumnya itu lho yg membuat saya tidur tak nyenyak makan tak enak).
    Barusan el chino(kartel kaset langganan)telah mengirimkannya langsung kepada saya siang ini, album yg menyiksa saya beberapa hari ini.cuma agak tekor saya kalo dipikir-pikir.sudah kaset dibandrol rp25.000(ndak bisa ditawar) masih minta ongkos kirim berupa oges lecep wedang ikop.masih kurang ada penjual pangsit mie juga disasak.habis perutnya kenyang sambil pergi lalu ngomong,berurusan dengan anak-anak wu tang clan(nama clan saya)enak tenan semuanya serba terjamin(asem tenan bocah iki he he he).
    Mas hippie matur suwon atas propagandanya he he he

    • Gatot Widayanto Says:

      Nah lo ….!!! Mas Hippie tanggung jawab lho!

      Waduh slawe ewu yo mas? Sepertinya di Blok M bisa 15 sd 20 ribu aja zonder ongkos kirim tapi yo ngonthèl ke situ ….he he …

      • kukuh tawanggono Says:

        Habis itu kalo makan kayak prabu kumbokarno mas gatot,masak habis oges lecep satu piring masih nyasak pangsit dua mangkok.
        Saya sampai bilang ke anaknya :bos lek wetengmu mbledos lho.dia cuma cengar-cengir sambil bilang :luwe wetengku bos.
        Wah benar-bener mengandung ayahab ilakes iki ha ha ha ha

      • Gatot Widayanto Says:

        Hikmahnya: memberi makan orang yang kelaparan itu pahalanya luar biasa mas … Semoga bermanfaat oges lecep dan pangsitnya … Mungkin beliau tak pernah makan senikmat itu mas … Didongakno wae mas … Ha ha ha …

  6. Budi Putra Says:

    Mas Kukuh malah jd gak enak makan dan tidur gak nyenyak mending tinggalin aja mas…hahaha…bisa aja mas Kukuh ini. Mas Hippie keren ulasannya sy jd inget temen sekampung dulu yg suka bgt sm Rush…sampe2 di kamarnya dipenuhi poster2 Rush dr berbagai macam tampilan…bahkan temen sy ini saking sukanya dgn Rush ktnya pernah bermimpi konser bareng dgn Rush…hahaha. Kalo album Rush yg sempet sy miliki album Permanent Waves dan Hemphispere…pernah jg liat konsernya via dvd temen keren bgt power vokalismya…kayak gak ada capenya pdhl main bas dan keyboard pula…dahsyat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: