The Amazing Debut Album #3: Cream “Fresh Cream”

By: cosmic_eargasm

Pada era 60an dunia industri musik mulai berkembang pesat dari berbagai genre mulai pop, rock, blues sampai progressive. Dan pasti semua sudah pada paham kalau hal tersebut dimulai oleh Elvis Presley sebagai soloist dan The Beatles mewakili format band. Dalam dunia rock bisa disebut Cream sebagai salah satu pelopornya. Dengan merilis “Fresh Cream” sebagai debut albumnya mereka banyak disebut sebagai inspirator untuk format ‘Super Group’ dalam dunia rock yang kelak banyak bermunculan super grup-super grup lain yang dahsyat dan populer pada dekade 70an. Selain itu Cream juga terkenal menginspirasi untuk sebuah band berformat Power-Trio yang memaksimalkan kemampuan bermain musik pada setiap individunya. Seperti yang kita tahu, Cream digawangi oleh: *Eric Clapton: guitar, vocals *Jack Bruce: lead vocal, bass, piano *Ginger Baker: drums, vocals

image

image

11 nomor yang berada di album yang dirilis pada tahun 1966 ini memang terasa fresh dengan menawarkan konsep musik yang lain dari kebanyakan band pada era tersebut. Mereka memainkan Blues-Rock yang digabungkan dengan musik Rock yang lebih agresif yang kelak dikenal dengan sebutan Hard Rock. Ditambah balutan Psychedelic Pop pada aransemennya dan jarang sekali dimainkan oleh band-band pada masa itu. Permainan ke 3 punggawa Cream begitu istimewa dengan skill mereka yang di atas rata-rata dengan permainan dahsyat dari gitar Eric Clapton yang blues-oriented, Jack Bruce dengan basic be-bop & blues serta Ginger Baker yang mempunyai akar Jazz yang dituangkan di:

1. I Feel Free(2:51) merupakan single hits yang asyik dengan style a capella pada intronya. Selanjutnya feel rock pun mengalir dengan vokal yang terasa melodik dan harmonis.

2. N.S.U.(2:43) menarik dengan perpaduan antara gitar dan drums yang terasa up to date ditambah vokal yang impresif.

3. Sleepy Time Time(5:20) sangat istimewa dengan sentuhan blues tradisional.

4. Dreaming(1:58) nomor ballad yang nostalgik dengan selimut psychedelic pop yang asyik dengan duet vokal Bruce & Clapton dan merupakan nomor favorit saya hingga kini.

5. Sweet Wine(3:17) nomor catchy dengan aransemen pop rock yang berakar pada bubblegum-pop yang memang cukup ngetrend pada era 60an. Asyik dengan melodi gitar Clapton yang bluesy.

6. Spoonful(6:30) adalah karya dari Willie Dixon yang sangat dahsyat diaransemen ulang ala blues-jamming oleh Cream.

7. Cat’s Squirrel(3:04) merupakan lagu instrumental tradisional yang dimainkan dengan apik oleh Power Trio ini. Makin menarik dengan permainan harmonika dipadu dengan gitar yang beratmosfer bluesy.

8. Four Until Late(2:07) adalah karya Robert Johnson dengan aransemen yang lebih ringan. Kali ini Clapton bertindak sebagai penyanyi utamanya.

9. Rollin’ and Tumblin'(4:42) nomor dari Muddy Waters ini kelak juga banyak dibawakan oleh band/musisi pada era selanjutnya dan masih tetap populer hingga kini.

10. I’m so Glad(3:58) nomor lawas karya Skip James ini sangat terasa istimewa dibawakan oleh Cream dengan kombinasi permainan rhytm gitar dengan riff-riff yang cukup kompleks, bas yang funky, drums yang jazzy masih dihiasi oleh melodi gitar yang beraroma blues-rock dan harmoni vokal yang cukup melodik.

11. Toad(5:09) nomor instrumental yang cocok sekali sebagai penutup dengan permainan solo drums yang dahsyat dan istimewa sekali oleh Baker dan kelak diikuti oleh John Bonham dan banyak drummer-drummer lain pada era 70an yang terinspirasi oleh permainan Baker.

Penikmat dan penggemar musik Rock jangan pernah sekali-kali melewatkan debut album dahsyat yang paling bersejarah dalam perkembangan musik Rock ini. Karena musik Rock tidak bisa seperti sekarang kalau tidak ada album yang dirilis pada tahun 1966 ini sebagai pre-cursornya.

Thanks mas GW yang pastinya juga menyimpan album legendaris ini🙂

::: Vive Le Rock! :::

15 Responses to “The Amazing Debut Album #3: Cream “Fresh Cream””

  1. hippienov Says:

    Wuih… keluar juga si mbah Cream… Spoonful, I feel free, N.S.U, I’m so glad aku suka banget… Aku sempat susah nyari cd nya dan kalopun ketemu gak jadi beli karena alasan banderol harganya. Lah dalah gak taunya suatu hari pas ke Musik + Sarinah aku liat ada cd Cream seri “paket ekonomis” dari Universal Music yang berisi 2 album “fresh cream” dan “disraeli gears” di banderol harga ekonomis. Walah seneng banget… kayak anak kecil ketemu mainan mobil-mobilan… Langsung tak pegang dan bungkus… Sayang album “wheels of fire” dan “goodbye” gak di paketin juga…

    • cosmic_eargasm Says:

      Beruntung sekali mas Hippie mendapatkan cd Cream pahe 2in1 itu. Walopun bbrp kolektor ada yg tdk suka dgn kemasan tsb, tp kalo sy sih suka2 saja, karena memang harganya lbh hemat🙂 memang semua nomor di album debut ini begitu menarik dan enak utk disimak semua. Yg keren ‘Toad’ menampilkan solo drum yg menginspirasi bnyk drummer stlhnya.
      ah, jd ingat band underrated Toad yg keren jg.

      Cream juga dulu ada kaset Team seri Master of Rock nya. `

      ::: Vive Le Rock! :::

      “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

  2. Budi Putra Says:

    Berawal dr obrolan dg teman ttg Led Zeppelin kemudian setback ke band2 sblmnya Yard Bird dan Blind Faith, Derek and Dominos, maka Cream kemudian masuk jg dlm obrolan. Sy pernah punya best nya Yard Bird dan Blind Faith, dpt beli di Jatinegara tahun2 90an. Kemudian saat main ke Jogya nemu cd album Disraeli Gears dan Wheels of Fire, Cream. Permainan blues rock nya asik khas sound blues rock 60an, dimulai dr sini sy jd tau kepiwaian Clapton mainin gitarnya…mantap jaya mas Cosmic ulasannuya.

    • cosmic_eargasm Says:

      The Yardbirds, Blind Faith dulu ada kaset Team seri Master of Rock nya juga. (lucunya, Blind Faith yg cuma punya 1 album dibikin the bestnya, berarti semua lagunya memang enak2), Derek and the Dominoes juga keren dgn “Layla ana Other Stories” nya. The Yardbirds memang band nya gitaris top ya mas.

      Nyebut Blind Faith pikiran lgs ke ‘Sea of Joy’ & ‘Presence of the Lords’ yg nuansamatique itu. Nuansa Traffic sdkt terasa, karena memang ada Steve Winwood disana🙂

      Kalo nomor dr Derek and the Dominoes yg betah nangkring di playlist sy bertahun2 ada ‘Nobody Knows You When You’re Done and Out’ yg style karakter Clapton nya kuat sekali.

      ::: Vive Le Rock! :::

      “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

  3. hippienov Says:

    Waduh wheels of fire itu top markotop mas Budi, cd 2 nya yang live performance bikin merinding.
    Blind faith kudhu wajib punya karena cuma semata wayang albumnya.

    • cosmic_eargasm Says:

      “Wheels of Fire” yg memang dahsyat itu dulu juga sempat ada kasetnya, rekaman Mona Lisa yg terdiri dari 2 seri (kaset), seperti Lee Michaels “Live” dan Rory Gallagher “Irish Tour ’74”.

      ::: Vive Le Rock! :::

      “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

  4. andria Says:

    saya cuma sempat dapat cd live Clapton doang, yg satu dibuat split dgn Jimi hendrix & yg satunya live bootleg jaman Wonderful Tonight

    • cosmic_eargasm Says:

      Wah yg itu malah jarang ada di pasaran mas.

      Jd ingat, dulu di Beringharjo Jogja ada cd boxed-set Eric Clapton “Crossroads” dan satunya lg lupa, kovernya gambar gitar Fender. Keren!

      ::: Vive Le Rock! :::

      “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

  5. kukuh tawanggono Says:

    Mas cosmic seribu jempol untuk njenengan,sebuah album jejak-jejak eric clapton di dunia musik pada masa lalu.sebuah band yg komposisi pemainnya begitu seimbang dan setiap konser mereka tidak pernah menyiapkan daftar lagu yg akan mereka mainkan(mengalir saja menuruti hati mereka masing-masing).ini lo mas contoh hasil perselingkuhan antara blues(walau bukan delta),jazz,dan funky.

    • cosmic_eargasm Says:

      Wah jempolnya siapa aja mas yg seribu itu hehehehe. Benar, konon memang begitu, sering kali pada live show mereka, jarang sekali menyiapkan set list nya. Band 1 ini memang keren, sayang nggak bertahan lama.

      Istilahnya mas Kukuh pas jg tentang perselingkuhan yg tanpa delta blues itu hahahaha.

      Mr. Slowhand memang selalu menarik, walopun pd bbrp album2 solonya kental dg nuansa pop easy listening yg catchy🙂

      ::: Vive Le Rock! :::

      “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

  6. cosmic_eargasm Says:

    Mas GW, thanks “Fresh Cream” sy sdh tayang. Selain Frank Zappa-School, Miles Davis-School, Robert Fripp-School dan John Zorn-School masih ada John Mayall-School yg ‘meluluskan’ Eric Clapton sebagai salah satu gitaris top kelas dunia dan terkenal hingga kini🙂

    Namun akhir2 ini ada bbrp pendapat yg menyatakan tonggak awal musik rock dimulai dari Tielman’s Brothers (yg kita hrs bangga sbg org Indonesia) pada tahun 1950an sblm The Beatles ada.

    ::: Vive Le Rock! :::

    “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

    • Herwinto Says:

      John Lennon dan Paul Mc Cartney waktu itu masih menjadi penonton setia Tielman’s Brothers mas…permainan gitarnya keren banget udah pakai gigi segala….

  7. Budi Putra Says:

    Selain Cream, asik juga nih bila ada ulasan ttg Trapeze, Glenn Hughes main bass juga vocalis…tau sendiri bgm atraktifnya Hughes main bass saat bersama Deep Purple. Sy sempet punya kasetnya beli dg harga yg mahal 75 ribu di taman puring tahun 90an….thanks mas Cosmic.

  8. apec Says:

    Nah, komen mas cosmic yg terakhir mengenai Tielman Brother saya juga setuju, sebab dari beberapa bacaan yg saya dapat, ternyata mereka sdh memainkan rock (disebut sebagai Indo Rock) beberapa tahun sebelum era Beatles, Cream ataupun Jimi Hendrik..Oh ya, saya pernah membaca pernyataan menarik juga dari Ginger baker, dia mengatakan bahwa jika orang2 menyebut Cream yg melahirkan Heavy Metal/hard rock (saya lupa tepatnya), dia ingin sekali mengaborsinya…
    Entah , apa maksud Baker ini

    • kukuh tawanggono Says:

      Mas apec dan mas cosmic amit sewu nderek nggayengaken suasana.jaman waktu tielman’s brother masih eksis itu kan masih jaman rikolo bendhu(jaman segresi masih kereng-kerengnge he he he),sehingga banyak musisi berwarna selain putih yg eksistensinya tidak begitu diakui.saya pernah llihat itu (walau cuma film) di cadillac record bagaimana kesulitan yg dihadapi pemilik record label ches record dalam merekam musik-musik musisi kaum kulit hitam,tayangan bbc knowledge atau history chanel lek ndak salah bagaimana artefak-artefak bersejarah bangsa yg dijajah bangsa kulit putih dianggap seperti cindera mata saja pada saat itu ,apalagi sebuah band yg bernama tielmans brother yg darahnya mengandung darah inlander( maleh bahasa ludrukkan ker),apesnya hidup dinegeri belanda lagi pasti mengandung gelap untuk pengakuan sumbang asihnya terhadap perkembangan musik(maaf mas kosakatanya saya pakai kosakata malangan terkini tapi ndak tak walik-walik kasihan nanti para sedulur-sedulur he he he).dalam hal ini saya ndak ngajak rasis tapi saya cerita fakta di ktp eh di tkp mas he he he berapa waktu yg dibutuhkan seorang/grup musisi berkulit non putih untuk sebuah penghargaan (yg hidup di negara-negara walanda lan sak wadyo balane) begitu panjang mas.sebenarnya band itu sudah pantas mengukir namanya di rock n roll hall of fame.aaamin semoga suatu saat hal ini bisa terjadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: