Kreator: Early Years

Andria Sonhedi

kreator

Kreator adalah salah satu pionir thrash metal jerman di era 80. bila anda mendengarkan album2 awal tentu saja msh banyak pengaruh Venom atau NWoBHM dan sepertinya thrash amerika. berawal dari trio Mille Petrozza, Jurgen “Ventor” Reil, dan Rob Fioretti yg menghasilakan album Endless Pain Kreator kemudian berubah jadi kuartet dgn menambah 1 gitaris. dengan adanya gitaris tambahan tadi maka album2 Kreator selanjutnya lebih melodik (utk ukuran thrash metal & bukan selera umum). anehnya gitaris2 tambahan Kreator di awal adalah mantan gitaris Sodom.

sayangnya saya tak punya 2 kaset awal: Pleasure to Kill & EP Out of the Dark into the Light. EP Flag of Hate ditambahkan di album Endless Pain di side B.
kaset Terrible Certainty tdk terbit di Indonesia, ini adalah kaset impor seperti juga Pleasure to Kill & EP Out of the Dark into the Light.
album Extreme Aggressio yang dianggap tonggak kebangkitan Kreator pada awalnya bukanlah buruan kolektor di Yogya. saya bahkan sempat mengembalikan ke penjual krn terlalu kasar & blm perlu saya dengar🙂
kover kasetnya bagus utk saya, minimalis tapi artistik.
A1 Extreme Aggressions 4:45
A2 No Reason to Exist 4:38
A3 Love Us or Hate Us 3:42
A4Stream of Consciousness 3:53
B1 Some Pain Will Last 5:39
B2 Betrayer 3:59
B3 Don’t Trust 3:44
B4 Bringer of Torture 2:16
B5 Fatal Energy 4:56
karena lagunya singkat maka rasanya kaset ini cepat berakhir, wong cuma 9 lagu. untuk anak2 muda seusia mereka saat itu kemarahan adalah hal terbesar yg harus mereka sampaikan ke masyarakat. berikut contohnya:
Society, what have you done to me
Society, bring you to your knees (Extreme Aggressions)
Fortune, fame and glory
Are their obssessions
Salesman, deaf to music
Blind to art  (Love Us or Hate Us)
This is a song in whichI use to describe what I feel
About people like you
No sense for humanity,
No idea about life (Betrayer)

kaset Coma of Soul adalah kaset Kreator terakhir yg saya beli. secara umum album ini banyak peningkatan karena makin melodius yg berarti malah dibenci para penggemar rough sound🙂 isi liriknya tak melulu kemarahan tapi ada ttg isu lingkungan (Global Warming) sprti di lagu When the Sun Burns Red. saya punya VCD bajakan Halucination Coma yg berisi lagu2 Kreator dari album ini. maskot Kreator, katanya dinamai Violent Mind, dimulai di album ini. sebenarnya sosok monster bertanduk sdh nongol sejak cover album Endless Pain.

11 Responses to “Kreator: Early Years”

  1. Apec Says:

    Mas andria, Hanya satu album yg bisa dinikmati daun telinga saya, dan itu adalah album yg oleh sebagian besar penggemar Kreator dihujat..yakni Endorama

  2. andria Says:

    saya juga suka itu pak, gara2 sering diputar di radio Wijaya surabaya (penyiar kala itu Medy) dulu, lagu Golden Age.

  3. Budi Putra Says:

    Awalnya album Endless Pain adlh album Kreator yg pertama kali sy miliki, terus Terrible Certainty, Pleasure To Kill, Extreme Agression dan Coma of Soul…namun utk album ini sy kurang suka krn warna vokal Mile yg agak nanggung growl nya. Hal ini jg di kritik personil Kreator lainnya, yg menurut mrk growlnya Mile tdk spt album sblmnya Extreme Agression.

    Tentu saja yg fenomenal utk ukuran Jakarta adlh album Extreme Agression krn hampir di setiap pensi (pentas seni) di sekolah2 album/lagu ini sangat lah populer.

  4. cosmic_eargasm Says:

    Kreator memang dahsyat sekali pd waktu awal kemunculannya. Sempat ngedrop pd album “Renewal”. Tapi “Endorama” agak mendinglah. Terakhir sy dengar album terbaru mereka cukup sadis jg dgn membawa semangat era “Extreme Aggression”. Dulu sy mengikuti Kreator sampai “Coma of Souls” saja. Sy sempat punya jg kaset VSP nya “Terrible Certainty” dan “Pleasure to Kill” juga EP “Flag of Hate” yg gambarnya monster gondrong kepalanya keluar dari permukaan air itu. “Endless Pain” memang terasa raw, namun memorable sekali.

    Thanks infonya tentang ikon Kreator dgn monster bertanduknya ‘Violent Mind’ mas. Sy baru tau namanya ya dari mas Andria skrng ini.

    \m/

    ::: Metal Rules! :::

    “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

  5. andria Says:

    pas Kreator main di pantai Kanjeran Surabaya sayangnya saya tak nonton. maklum cuma sendirian, teman2 tak ada yg suka. lain dgn pas Helloween dulu ada 4 teman yg ikut nonton di tambaksari. untunglah saya kebagian poster pertunjukannya dicarikan teman saya (lupa mas waras santoso atau mas Andung dari sidoarjo ).

  6. RP Says:

    Hi bro Andria,

    Salam kenal. First of all, saya tidak menyangka akan menemukan tulisan mengenai Kreator atau bahkan Suffocation di blog ini. Karena saya mampir ke blog-nya Om G ini adalah untuk mempelajari ‘the other side’ (Prog stuff). To learn a thing or two about prog. Eh, ternyata ada yang membahas “Extreme Agression” dan “Effigy of The Forgotten.” Jadi saya cukup kaget, but feels a bit at ‘home.’🙂 Btw, saya fans Kreator baik dari era proto Thrash (“Endless Pain, “Pleasure to Kill”), Thrash (“Extreme Agression”, “Coma of Souls”, “Cause of Conflict”), Industrial influenced (“Renewal”, “Endorama”, “Outcast”) sampai era back to basic/ Teutonic Thrash seperti “Violent Revolution”, “Enemy of God”, “Horde of Chaos”, dan yang terakhir “Phantom Antichrist.” “Phantom…” dan “Dying Alive” (2013) adalah yang paling banyak dikritik karena vokalnya Mille seperti sudah sangat dimakan usia. Memang agak berat untuk tetap mempertahankan style “Extreme Aggression” di usia Mille sekarang. Akan tetapi aksi live-nya Kreator masih cukup dahsyat untuk disimak (thanx to ‘young blood’ seperti Sami Yli Sirnio).

    Btw, untuk rekan2 yang ingin tahu mengenai ‘the other side’ seperti Thrash Metal, Death Metal & Black Metal, you can check my site at Beyondheavymetal.com. Situs yang saya tulis khusus untuk area Extreme Metal (ada prog juga, dikit :-)) yang ditulis dengan bahasa yang baik seperti halnya sebuah consulting report, sehingga genre ‘muntah kolak’ ini dapat dipahami dengan lebih baik lagi.

    Hi to Om G & everyone! Best wishes!

    Riki Paramita
    The writer of beyondheavymetal.com

    • cosmic_eargasm Says:

      Mas RP salam kenal. Thanks info situsnya mas. Sy sangat bnyk yg terlewatkan tentang band2 Thrash, Death, Black Metal. Silakan dimunculkan di blog super gemblunk ini tulisannya mas, biar makin seru dan luas ulasan tentang musiknya dan jg nggak hrs terkotak-kotakkan dgn bbrp genre tertentu saja🙂

      Thanks juga mengenai info album2 Kreator yg sy sdh lama tdk mengikutinya.

      Oya, gmn pendapat masRP tentang postingan saya di bawah ini? tolong dikoreksi kalo ada kekurangan ya mas.. Thanks again..

      https://gwmusic.wordpress.com/2014/02/12/the-incredible-of-techextreme-progressive-metal-3-deeds-of-flesh

      \m/

      ::: Metal Rules! :::

      “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

  7. andria Says:

    halo bung Riki, yg nulis genre ekstrim musik di sini semata-mata spy tidak dikritik pak Gatot yg tak paham ttg musik yg itu😀
    sori becanda🙂
    menurut saya ada pengaruh-mempengaruhi antar genre musik shg tak mungkin ada yg total orisinil di jaman sekarang ini. generasi pak gatot juga tak perlu memaksakan diri mendengar yg ekstrim begitu juga dgn kami yg setengah tua setengah generasi muda tak harus menyukai musik ‘nguweng-nguweng (begitu istilah di sini). banyak yg bisa mengulas musik secara dalam sehingga menambah wawasan terutama utk yg memang menyepesialiskan diri ke satu atau dua jenis musik. termasuk sampeyan nulis secara mendalam di beyondheavymetal.com tadi🙂 ada juga orang yg terlena akan nostalgia kaset lama & memposting karena sedang kesenengen nulis (seperti saya)😀
    banyak album yg sampeyan tulis sdh saya donlot (beli ori mahal sih) tapi jgn khawatir, blog sampeyan bisa saya pakai utk reverensi kl mau donlot mp3 bermutu.

    • Budi Putra Says:

      Biar ada variasi ya mas Andria…soal musik mmg sulit utk dpaksakan kdg sesuai selera dan referensi—kalo bagus dan meyakinkan tertarik jg kita. Kayak ulasan ttg IQ bbrp waktu lalu.

      Kalo sy awalnya mmg suka Beatles, Stones krn pengaruh lingkungan keluarga dan sekolah trus ke claro model LZ, DP, dan Uriah Heep, krn pengaruh lingkungan temen2 di kampung…kemudian nyemplung ke metal krn suasana kebatinan metal saat itu (90an) yg kuat bgt. Eh skrg balik lg ke claro dan saat ini mencoba utk mencicipi prog—tentu butuh waktu utk menikmatinya. Coba bayangkan yg td nya dengerin punk ala sex pistols, trash ala DRI, Scum nya Napalm Death, trus dengerin Yes, Genesis era classic apa gak nguweng nguweng tuh, hehehe.

      Ternyata memang setiap jaman punya sejarahnya msg2 ya. Untung mas Gatot adlh sosok yg terbuka dg “mazhab lain”, selain prog/claro, metal jg diberikan ruang di blog gemblung ini. Mantap!

      • prasetyoindro Says:

        mas budi salam kenal…sy jg tdk memungkiri bahwa kreator jg pernah mengisi masa2 kelam sy jaman smp-sma, sekitar 1987-1993…

      • Budi Putra Says:

        Halo mas Indro…iya mas sama jaman kegelapan saat itu krn pake kaosnya warna hitam terus…hehehe. Kreator luarbiasa fenomenal. Tampilan personilnya gagah seolah mewakili jenis musiknya yg tdk kalah sangar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: