The Beatles dan Saya (1 of 64)

Noviar Hidayat

Photo0093

Beberapa kali saya didesak Koh Win untuk mengulas The Beatles. Karena saya memang sudah janji akan bikin tret tentang The Beatles. Sebenarnya beberapa minggu yang lalu saya sudah siapkan tret tinggal kirim email. Tapi karena ada masalah pada laptop saya, dan harus di-reinstall akhirnya ada beberapa file saya yang tidak terselamatkan termasuk tret yang sudah siap kirim. Akhirnya saya nulis ulang saja.

Saya berniat membuat tret berseri seperti tret berseri Rick Wakeman-nya Om G, atau Yes-nya Koh Win. Saya sengaja pilih angka 64 karena beberapa alasan yang mak-jegagig nongol di pikiran. Pertama, dari beberapa judul lagu The Beatles yang mengandung unsur angka ada “When I’m Sixty Four”. Saya pikir ini angka bagus, karena gak terlalu banyak. Coba kalau saya pilih angka 909 dari lagu “One After 909”, wah, kapan selesainya….

Kedua, koleksi kaset The Beatles saya seratusan lebih, jadi kalau mau membahas satu-persatu kaset, dibikin 64 tulisan tidaklah susah.

Ketiga, di masa kariernya The Beatles melewati tahun 1964, mungkin itu suatu kebetulan saja.

Keempat, kelima, keenam, ….., dst, kalau mau dibikin 64 alasan tidaklah sulit seperti menulis cerita fiksi…tapi saya kira takperlu.

Edisi perdana ini saya mulai cerita tentang kaset kompilasi “1”. Kaset bersampul warna merah dengan tulisan angka satu warna kuning ini diluncurkan tahun 2000. Jamannya kaset resmi berlisensi. Pita kasetnya bukan maxell lagi. Suaranya ya jauh kalo dibandingkan maxell.

Kompilasi ini berisi dua-puluh-tujuh lagu. Semuanya pernah menjadi No.1 Hit di radio Inggris maupun Amerika. Kaset ini cocok untuk Beatlemania pemula, atau siapapun yang pengen mengenal musiknya The Beatles. Komplet, dari masa rock’n’roll seperti Love Me Do, From Me To You, She Love You. Kemudian masa Psikedelik seperti Eleanor Rigby, Paperback Writer, Penny Lane. Juga masa Pop Rock seperti Hey Jude, Let It Be, Something.

Di dalam sampul kaset ini ada gambar-gambar sampul single-single tiap lagu The Beatles yang ada di kaset ini, juga tanggal rilis serta berapa minggu menjadi No.1 Hit di Inggris maupun Amerika.

Yang menarik dari koleksi kaset saya ini, yaitu kartu pos. Ya, saya punya kartu pos edisi album ini. Ceritanya, waktu di Jogja dulu awal-awal kuliah saya suka jalan-jalan ke malioboro. Kadang hunting kaset, kadang Cuma lihat-lihat saja, karena gak punya uang. Waktu itu saya jalan-jalan di toko kaset Kota Mas di malioboro, saya lihat mbaknya SPG yang jaga toko ini sedang kipas-kipas karena hawanya lagi panas. Saya perhatiin yang buat kipas-kipas itu kok ada gambarya The Beatles. Tanpa malu-malu saya tanya aja, itu kertas apa. Ternyata kartu pos. Saya tanya harganya berapa, eh, dia jawab gak dijual. Langsung dikasih aja ke saya. Maturnuwun banget, mbak. Sampai sekarang masih saya simpan dengan baik kartu pos itu.

Kaset kompilasi “1” ini kalo dilihat-lihat biasa saja (sampulnya biasa saja, pitanya juga biasa saja, susunan lagunya juga biasa banget). Tapi kalo disandingkan dengan kartu pos ini kok jadi lebih nuansamatik gitu.

(bersambung)

 

Track List:

1.      Love Me Do

2.      From Me To You

3.      She Love You

4.      I Want To Hold Your Hand

5.      Can’t Buy Me Love

6.      A Hard Days Night

7.      I Feel Fine

8.      Eight Days A Week

9.      Ticket To Ride

10.   Help!

11.   Yesterday

12.   Day Tripper

13.   We Can Work It Out

14.   Paperback Writer

15.   Yellow Submarine

16.   Eleanor Rigby

17.   Penny Lane

18.   All You Need Is Love

19.   Hello Goodbye

20.   Lady Madonna

21.   Hey Jude

22.   Get Back

23.   The Ballad Of John And Yoko

24.   Something

25.   Come Together

26.   Let It Be

27.   The Long And Winding Road

Photo0095

Photo0112

 

 

11 Responses to “The Beatles dan Saya (1 of 64)”

  1. andria Says:

    untunglah pak Noviar berhasil menyelamatkan karya seni dari “tangan yg salah”🙂
    ini mengingatkan saya pada buku terjemahan Dave Eleffson maupun biografi John Bonham yg sekarang cuma di jual antara 7.000 sampai 15.000 di kotak2 obral buku,

  2. HERWINTO Says:

    Wah sang dedengkot dah muai menulis nih…..mantab….

  3. diansyah Says:

    Asyik… Keren pisan… Baru bab 1 saja sudah bikin penasaran. Kaset beatles yg pertama sya dengarkan adalah kompilasi yang ‘revolusi pop dunia’.itupun punya uwak saya. Dan sepertinya uwak saya itu beatlemania karena waktu itu potongan rambutnya selalu berponi. Itu jaman smp kelas 2. Di saat teman seumuran menggandrungi musik metal. Sy mulai tergila2 the beatles dan sempat mengkliping kisahnya dari tabloid nova (?) Atau monitor (?). Juga memasang poster the beatles berjas hitam. Lantas beli kaset lainnya yang ternyata cover version (udah awal 90, kaset2 dari jaman normal mulai menghilang di kota garut). Kaset itu produksi ar juga kalo gak salah. Terus jaman itu pernah lihat film tentang the beatles ‘I wnt to hold your hand’ di tvri dimana para pemeran the beatles mukanya tidak pernah disorot. Tapi pas konsernya the beatles asli ditampilkan. Sekarang, Nunggu bab2 berikutnya dengan sabar…

    • Gatot Widayanto Says:

      Kalau The Beatles saya jadi inget jaman sing mboten2 ….ha ha ha …saat cinta monyet mulai hinggap dan suka dengan lagu bertajuk Girl ….ha ha …ndesit pol ….

      Is there anybody wants to listen to my story …..

      Ha ha ha ….lauwtjuuuuu …

  4. wahyu Says:

    kalo ngomongin the beatles ga ada abisnya..sebenarnya sampai 909 Pak…nanti dijadiin buku hehe..

  5. hippienov Says:

    Mantab… 1 of 64…aku tebak bahasannya akan sampai ke solo karir tiap member Beatles nih… Keren Mas Noviar, aku tunggu lanjutannya. Seperti kata Mas Wahyu, ngomongin Beatles gak akan ada habisnya, seru…

  6. Gatot Widayanto Says:

    Tadi ba’da Maghrib saya sempat menemui Tuan Khalil bersama istri dan kedua anaknya yang cakeb2 …ngopi sambil ngobrol santai … Eh …lagu yang diputer kok ya The Beatles …I Wanna Hold your Hand …. Jadi inget Koh Win dan Bro Noviar ….

    • khalil logomotif Says:

      Oooh..jadi itu, kenapa tadi mas Gatot megang megang tangan saya? Haduh mas…mas…saya kirain apaan? Heheheheh…..bcanda mas. Tapi, kopinya enak kan? Sooalnya khusus diracik cetarbak hanya untuk tamu vvip saya, sebelum kmudian baru dilouncing ke pasar…..heheheheh

  7. cosmic_eargasm Says:

    Sip mas Noviar, kalau mas GW punya rencana 40 tret tentang perjalanan musikalnya, maka mas Noviar merencanakan 63 tret lg tentang band yang paling berpengaruh di planet ini. Nomor ‘Eleanor Rigby’ terasa denyut Prog nya waktu dibawakan oleh Esperanto di ‘Last Tango’. Jd dahsyat sekali. Waktu dibawakan God Bless dialbum debutnya jg keren. Yg unik waktu dibawakan secara instrumental oleh Stanley Jordan, gitaris Jazz unik yg memainkan ghtar dgn cara di tapping dan tdk dipetik. ‘Come Together’ juga keren dibawakan Kin Ping Meh, band Blues Rock/Heavy Prog 70 an dari Jerman. Keren memang pengaruh kebesaran musikalitas The Beatles bagi band/musisi berbagai genre. Termasuk Klaatu yg dulu sy sempat punya kaset the best nya rekaman Billboard namun tdk sy perhatikan.

    Thanks mas Noviar.

    ::: Long Life The Beatles! :::

    “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: