The Great Guitar Album #4: The Trey Gunn Band “The Joy of Molybdenum”


By: cosmic_eargasm 

Bagi kalangan penggemar musik yang mengikuti perkembangan Prog pasti sudah tidak asing lagi dengan nama ini.

Yupz! Trey Gunn adalah eks gitaris & pemain stick nya band Prog paling eclectic di muka bumi ini, King Crimson (era formasi double-trio yang sangat inovatif). Dalam dunia musik, khususnya Prog, tidak banyak dan mungkin tidak ada musisi yang sangat hebat memainkan Warr touch guitar & Chapman stick sekaligus. Hal tersebut dimainkan oleh Trey Gunn baik pada saat di King Crimson maupun pada saat solo album nya. Setelah merilis beberapa album atas namanya sendiri, kini Gunn membentuk band dengan format Power Trio yang sangat dahsyat:
*Trey Gunn: 8, 10 and 12 string Warr touch guitar, Chapman stick, mellotron, theremin, shortwave, smokey guitar 
*Bob Muller: drum kit, tabla, bandis, darbouka, dumbek, gamelan drum, rik, metals, shakers 
*Tonny Geballe: electric guitars, acoustic 12-string guitar,leslie guitar cabinet, UPS guitars 

#TREY GUNN The Joy of Molybdenum (front)#

#TREY GUNN The Joy of Molybdenum (back)#
Bisa langsung terlihat alat musik yang dipakai oleh power trio tersebut termasuk yang tidak umum dan jarang sekali dipakai dalam format band. Bahkan beberapa terlihat cukup asing. Album ke 4 dari Gunn yang dirilis pada tahun 2000 ini terasa sangat unik, eksotik dan modern dengan menggabungkan nuansa timur tengah dengan kedahsyatan Progressive hingga style eclectic nya begitu terasa sangat luas sekali. Unsur-unsur style musikal King Crimson memang sedikit terasa, walaupun tidak terlalu mendominasi semua aransemen canggihnya dan yang paling terasa menonjol adalah nuansa soundscape ala Fripp yang ambient. Meskipun pada album ini tidak memakai bass pada semua komposisinya, namun semuanya tetap begitu enak dinikmati, seakan-akan pendengar sampai dibuat tidak sadar kalau Power Trio ini tidak menggunakan bass yang menjadi standart dalam sebuah format band. Namun pada beberapa part di tiap komposisi, nuansa register low dari bass memang sangat terwakili oleh permainan stick yang mempunyai register mid-low dan dimainkan dengan teknik tapping yang juga sama dengan teknik bermain pada touch guitar oleh tangan dingin Gunn. Permainan Muller juga terasa sangat dahsyat sekaligus fasih sekali memainkan perkusi tradisional timur tengah dan hal tersebut juga sama hebatnya waktu memainkan seperangkat drum kit. Sebagai partner pada seksi melodi, permainan gitar Geballe juga sangat bisa mengimbangi Gunn dengan fill-fill nya yang sangat asyik sekali pada setiap komposisi pada album yang sarat berisikan iring-iringan dan tumpukan gitar, stick, touch guitar dan device nya secara silih berganti dan terasa sangat penuh dan padat, namun tetap terbungkus dalam harmoni yang indah dihiasi sinkop-sinkop yang sangat istimewa disertai dengan porsi yang sangat pas sekali. 

The Joy of Molybdenum(05:26) sangat istimewa dengan harmoni gitar yang beragam dan silih berganti menyusup dengan beragam style  , mulai ambient, metal, jazz hingga funk. Makin spesial dengan permainan tabla yang dinamis yang pukulan drums yang progressive. 

The Glove(03:56) dibuka dengan nuansa ambient dengan iringan tabla yang tipis. Pada 01:24 hentakan drums dengan mid-tempo dari Muller sangat mengingatkan pada pattern John Bonham sekaligus dengan sound nya yang menggelegar. Ditutup dengan apik oleh nuansa ambient yang sama sekali lain dengan intronya. 

Hard Wind Redux(04:07) dibuka dengan permainan stick yang menawan dan dilanjutkan dengan petualangan mid-tempo yang sungguh terasa asyik sekali dengan hiasan permainan legato gitar yang menawan.

Rune Song: The Origin of Water(06:12) memikat sekali dengan slow tempo yang terbalut dengan nuansa Modern Psychedelic. 

Untune the Sky(07:16) asyik dengan perkawinan ambient dan Psychedelic dari sound yang sangat kaya dihasilkan dari device Gunn & Geballe. 

Sozzle (04:52) keren dengan permainan gitar akustik bernuansa timur tengah dengan iringan tabla dan dumbek yang mengingatkan kepada Shakti nya John McLaughlin, perbedaannya adalah Shakti mengadaptasi harmoni musik tradisional India.

Hal tersebut juga terdapat pada nomor Gate of Dreams(05:21) dengan didominasi melodi dari stick dan bernuansa lain dengan nomor sebelumnya.

Brief Encounter(05:56) bertempo kalem yang spesial dengan permainan melodi dengan pilihan nada yang asyik sekali dari gitar akustik diantara tumpukan device yang silih berganti. 

Tehlikeli Madde(03:40) menawan dengan petikan gitar akustik yang mengingatkan pada album duet Jimmy Page & Roy Harper “Whatever Happens in Jugula?”. Semakin asyik dengan bassline yang berasal dari stick Gunn.

Over all, album ini sangat direkomendasikan bagi semua insan pecinta musik maupun bagi penggemar Prog yang ingin membuka cakrawala wawasan dan meningkatkan selera musiknya diantara banyaknya band-band/musisi Prog dahsyat mainstream dan banyak dikenal oleh rata-rata penggemar Prog. Dan, ini adalah salah satu album dari salah satu gitaris yang tidak menonjolkan akrobatik dalam permainan atau biasa disebut dengan istilah Shredder. Ini merupakan album dari gitaris yang mengutamakan harmoni yang unik tapi indah, sound yang sangat modern dan bercitarasa tinggi.

Thanks mas GW yang sangat musical open-minded sekali🙂

::: Feed the Music without Border! :::

41 Responses to “The Great Guitar Album #4: The Trey Gunn Band “The Joy of Molybdenum””

  1. cosmic_eargasm Says:

    Mas GW, thanks banget Trey Gunn sy sudah terposting dgn baik. Utk italic nya msh kacau ya hehehe.. td ngedit nya jg terburu-buru.

    Menarik sekali tentang musisi yg satu ini. Memang sangat wajar apabila diantara bbrp komposisi lagu2 Trey Gunn sdkt mirip dgn KC maupun Robert Fripp, dikarenakan Gunn adalah lulusan Fripp-School. Nuansa timur tengahnya menurut pendengaran sy lebih condong ke style John Zorn yg mengangkat dan mengadaptasi musik tradisional Yahudi (kalo di katalog Tzadik ada seri “Radical Jewish Culture”). Selain smpt memperkuat formasi double-trio nya KC, Gunn ja punya bbrp proyek musikal yg dahsyat seperti: TU, KTU, Quodia dan kolaborasi lainnya seperti UKZ nya Eddie Jobson yg jg mantap sekali.

    (((PlayNow>ANIMAL AS LEADERS_full album)))
    *band Prog era kekinian yg berkarakter dan mengutamakan orisinalitas*

    “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience” John Zorn

  2. Rizki Says:

    Mantap ulasannya Mas Cosmic! Album lain dari Trey yang menurut saya enak sekaligus unik adalah Third Star.

  3. Edi Apple Santoso Says:

    belum punya yang ini, ktu yang sama accordion sakti kimmo pohjonen aku punya, 8 armed monkey sama quiver ……
    sinau trey gunn mas cosmic … suwun …..
    without deviation from the norm, progress is not possible ( father zappa ) ….

    • cosmic_eargasm Says:

      Mas Edi, maaf baru sempat respon.. Td hbs nulis komen lgs beraktivitas.. Bagi sy, album ini sangat wajib mas karena memang setiap nomor sangat enak semua dan lebih berkarakter eclectic dibandingkan album2 lainnya (walopun sy blm nyimak semua album2nya). KTU sy ada, tp lupa yg album apa. TU jg ada bbrp. Nanti sy lihat lg mas. Thanks.

      BTW, mantap sekali mottonya Frank Zappa ya mas🙂

      “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience” John Zorn

  4. cosmic_eargasm Says:

    Thanks mas Rizki. Benar sekali kalo “Third Star” adalah album Trey Gunn yg unik. Sblmnya sy ingin mengulas album tsb, namun stlh sy rasakan, unsur eclectic nya lebih pd album “The Joy of Molybdenum” ini. Nomor yg sampai skrng yg paling sy suka dan melekat di pikiran dr “Third Star” adalah ‘Dziban’ & ‘Kuma’. ada Pat Mastellotto main drum pd album tsb, ada jg Toyah yg mengisi vokal, Toyah pernah kolaborasi dgn Fripp. Pd edisi remastered nya, album ini ditambahkan 7 lagu dan Gunn mengisi vokal pd 2 nomor. Album ini jg menonjolkan “Radical Jewish Culture” ala Tzadik, kentara dr style musiknya serta judul2nya yg mengingatkan pd nomor2nya John Zorn’s MASADA. Oh ya, Bob Muller jg mengisi perkusi dan drum pd album ini. Album Gunn yg lain jg sangat menarik utk disimak. Ah jd pingin mutar KC era double-trio nih.

    “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

    • Rizki Says:

      Lagu Symbiotic asik juga Mas

      • cosmic_eargasm Says:

        Iya mas Rizki, ada tarikan vokal Toyah yg asyik ditambah aransemen yg cukup unik. Tiap kali dengar lagu tsb kok sy pasti lgs teringat dgn salah satu lagu Bill Bruford “Feels Good to Me” yg ada vokal Annette Peacock itu (lupa judulnya apa).

        “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience” John Zorn

  5. Edi Apple Santoso Says:

    ini td tak periksa ternyata aku punya yang i’ll tell what i saw, sekarang langsung diputer mas … sips ….

    • cosmic_eargasm Says:

      “i’ll tell what i saw” sy sepertinya ada juga mas Edi..

      “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience” John Zorn

  6. apec Says:

    Mas cosmic ,nuansa jawa kok hadir Di album ini ya. Mulai adanya gamelan drum( mengapa kok tidak disebut gong ya, atau aaa memang lain?), lalu yg kedua adalah judul lagu Untune the sky ( kenapa kok tidak disebut tooth of the sky?ha..ha..).Jadi ingin mendengarkan gmana musiknya ..maturtengkyu infonya,mas cosmic

    • cosmic_eargasm Says:

      Hahahaha bisa saja mas Apec ini. Setelah Michael Romeo terpengaruh gaya bahasa walikan ala Malang an dgn ‘Sevil Alucard’ nya, kini giliran Trey Gunn jg ya mas lewat ‘Untune Langit’🙂 ada juga Anthrax yg terpengaruh boso walikan jg dgn ‘Evilnikufesin’ alias ‘Nice Fuckin’ Live’🙂

      BTW, gamelan drum sy jg blm pernah liat gmn bentuknya. Sepertinya Terry Bozzio jg memainkannya.

      “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience” John Zorn

      • Rizki Says:

        Bicara soal Terry Bozzio, coba cek video barunya di vimeo.com/m/84433529. Disitu dia bereksperimen dengan drum set yang seluruhnya terbuat dari cymbal.

      • Gatot Widayanto Says:

        Mas Rizki …saya coba kok sulit tuh video; mungkin karena HD jadi berat file nya besar …

        tapi saya kok suka yang ini saat dia main di GearFest 2013: http://www.youtube.com/watch?v=zvBvL7cyPVk

        Salam

        *Gatot Widayanto*

        *”Don’t manage – lead change before you have to.* *” Jack Welch*

        On Fri, Feb 7, 2014 at 10:39 PM, Music for Life wrote:

        >

      • Gatot Widayanto Says:

        gara2 nonton videonya Terry Bozio, saya tertarik malah dengan yang basic dan jadul dari Bill Bruford ini: http://www.youtube.com/watch?v=csexneGuMUg

        Kerreeeennn

        *Gatot Widayanto*

        *”Don’t manage – lead change before you have to.* *” Jack Welch*

      • Rizki Says:

        Video intronya: http://m.youtube.com/watch?v=bWsWxL6tZCQ

      • cosmic_eargasm Says:

        Mas Rizki, thanks bgt info up to date nya. Wuih, gila bener ya eksperimen ekstrim nya drummer yg satu ini. Tp memang blm bs keputar sih mas. Loadingnya berat. Nanti sy coba lg.

        BTW, menurut pendengaran sy, Bozzio memang bisa membuat seperangkat drums bisa “bernyanyi”, terlebih dgn pukulan cymbal2 nya yg memang bnyk sekali berada dlm drum set nya.

        “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

      • cosmic_eargasm Says:

        Mas GW, coba simak lagu ‘Symbiotic’ dr album “Third Star” nya Trey Gunn, pasti lgs ingat dgn salah satu lagu Bill Bruford di “Feels Good to Me” yg ada tarikan vokal nya Annette Peacock yg keren itu. Nuansanya kena.

        “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

      • Rizki Says:

        Utk yg Vimeo, sepertinya akan lebih cepat download via mobile phone – semoga berhasil ….

      • cosmic_eargasm Says:

        Mas Rizki, msh blm bisa sy download jg. Misalnya mas Rizki ada waktu, tolong di upload ke youtube saja mas, biar lebih ringan loadingnya.

        Thanks mas Rizki🙂

        “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

      • Rizki Says:

        Kalo diupload ke youtube, sptnya akan langsung dihapus oleh pemilik video tsb (Sabian cymbals). Cara lain yg mungkin bisa bantu adlh dgn menkonversinya dulu ke MP4 via keepvid.com. Tinggal masukin:
        vimeo.com/m/84433529 pada tempat yg disediakan dan tekan download (nanti ada pilihan konversi MP4 yg size brp). Mudah2an kali ini berhasil🙂

      • cosmic_eargasm Says:

        Oh gitu ya mas.. Menyangkut lisensi dan undang2 per-upload/download an jg ternyata. Thanks infonya mas, nanti sy coba lg pakai keepvid. Dulu sy biasa mengunduh video dr youtube dgn keepvid tsb. Tp akhir2 ini nggak bs, mungkin ada software lain yg blm lengkap.

        Thanks mas Rizki

        “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

  7. ricky Says:

    ada nama terry bozzio….ups jadi inget album sex and religion by steve vai…udah pernah ulas belum yah di blog ini….saya cuman suka album ini (sex and religion) mr vai ini karena musisinya seimbang dengan skill yang di punyai mr vai…vocalnya di isi devin townsend…..(warna vocal nya bisa berubah- ubah),,,bass nya saya lupa….maksud dari tulisan saya karena musisinya seimbang…itu dikarenakan ketika saya menyimak beberapa album dari mr vai ini musisi pendukung nya bermain musik standar…sementara mr vai nya sendiri yang menonjol…..sementara di album sex and religion ini semuanya teriakkkkk…gitar,bass,drum,vokal…teriak semua…..om G…bukanya saya perkelalkan album ini di tahun 1998…..maaf yah om cosmic kalo kalo bahasannya kesana kesini…ikut nimbrung ajah……wasalammmm

    • Gatot Widayanto Says:

      Belum dibahas, bro Ricky…. Ayo silakan ulas … Kirim ulasan ke gatotprog@gmail.com. Ditunggu ya ….
      Powered by Telkomsel BlackBerry®

    • cosmic_eargasm Says:

      Halo mas Ricky, sy juga amat sangat suka sekali dgn Terry Bozzio (walopun blm dengar semua musical project nya). Kalo di blog super gemblunk ini ada mas Rizki yg mengoleksi Bozzio dan kata beliau sdh 80% koleksinya. Utk “Sex & Religion” jg merupakan album Vai favorit sy mas, karena memang sangat benar seperti kata mas Ricky kalo di album ini semuanya dahsyat & balance permainannya, termsk Devin, yg mantap sekali cara bernyanyinya. Vai nemu dimana ya mas?🙂 Dr album ini pulalah sy mengetahui lebih lanjut kedahsyatan Devin Townsend dgn album2 solo nya yg mantap sekali.

      BTW, ini kan blog gemblunk, bahasan yg kemana-mana sangatlah dihalalkan dan bahkan dianjurkan🙂 Berlaku jg buat pembahasan non-musikal, seperti kuliner moho, nopia, kopi dll hahahaha..

      Seperti kata mas GW, ditunggu ulasannya tentang album dahsyat dr Vai ini mas(sbnrnya sy jg ingin nulis ttg album ini utk melanjutkan tret sy ttg album2 keren gitaris, tp blm sempat).

      Thanks atas komennya mas Ricky.

      ::: Salam Musikal :::

      “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

      • Rizki Says:

        Iya benar Mas, AWB juga masuk daftar dan juga Commodores🙂

      • cosmic_eargasm Says:

        wah iya mas. Commodores nya Lionel Richie ya..

        sy jg nggak ngikuti dr dulu mas..

        “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

    • Rizki Says:

      Sekedar tambahan info, Terry dan bassist Vai (TM stevens) juga bermain dibbrp lagu album “Hide Your Face” milik gitaris asal Jepang, Hide, yg sblmnya bermain band heavy metal X Japan. Album bermusik rock ini asik didengar meskipun vokalnya berbahasa Jepang. Oya, salah satu lagunya didukung horn section yg terdiri dari musisi session terkenal dari Amerika (salah satunya pemain trumpet Jerry Hey dari band Seawind) – jadi mengingatkan saya pada lagu2 jenis brass rock.
      Salam

      • cosmic_eargasm Says:

        Wah sy malah blm pernah dengar album tsb mas, seingat sy X Japan dan Hide pernah disebut mas Rizki di tret yg membahas tentang drummer dunia yg dahsyat2 itu. Jerry Hey dan Seaweed sy jg baru tau skrng ini, blm pernah dengar. Menarik juga tentang Brass Rock yg mas sebut itu. Apakah termsk Chicago, Chase, The Greatest Show on Earth nggak mas? Menurut mas Rizki apa lg band2 era baru yg asyik yg membawakan Brass Rock?

        Terimakasih bnyk infonya yg sangat mencerahkan ini mas Rizki.

        “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

      • Rizki Says:

        Kalau bicara brass rock atau band dg horn section, sdh pasti Chicago salah satunya (maaf yg lain blm pernah dengar). Yg asik lainnya: E, W & F, Seawind, Blood Sweat & Tears, Brecker Brothers dan Lips (horn section pendukumg Stanley Clarke).

      • Gatot Widayanto Says:

        Mas Rizki

        Ada satu lagu dari Chicago 13 yang saya suka sekali brass section nya karena diumbar abis di interlude nya dan hanya diiringi gebukan drums. Edan tuh James Pankow sama temen2 nya yg main brass . Judul lagunya Street Player. Keren abis mas.

        Brass rock yg paling ganas sebenernya band bernama Chase. Sayang meninggal semua karena kecelakaan pesawat. Mainnya lebih edan lagi ….high register notes mereka bawakan dg kompak. Ah jadi pengen nyetel kaset Yess nya …

      • Rizki Says:

        Hehehe … Mas Gatot ternyata penggemar lagu disco juga🙂. Keren mmg lagunya.

        Oya, saya kelupaan band horn yg asik juga: Tower of Power.

      • Gatot Widayanto Says:

        Ouuuww …itu tergolong lagu disco ya mas? Ha ha ha … Saya suka brass section nya …

        Wah ..kalau nyebut Tower of Power rasanya gak adil bila AWB (Average White Band) tak disebut … Lagu yang dulu top juga disco “Cut The Pieces” …eh bener gak ya??? he he he …lupa …

      • Gatot Widayanto Says:

        Ternyata kaset ToP pernah dibahas:
        https://gwmusic.wordpress.com/2012/08/04/tower-of-power-live-and-in-living-color-by-yess/

      • cosmic_eargasm Says:

        Mas Rizki & mas GW, kalo Chicago yg paling sy suka dan sampai skrng ada di playlist sy ya ‘Colour My World’, walopun nyanyinya agak2 fals (apa memang sengaja dibuat demikian?) tp nomor tsb sangat nuansamatique sekali. Mau disanding dgn lagu apapun jg pas2 saja. Pas era Peter Cetera jg saya suka walopun lebih ngepop dan ringan. Eh, ‘If You Leave Me Now’ jg sangat memorable bagi saya.

        Iya mas GW, kecelakaan pesawat telah menewaskan semua personil Chase😦 dan memang benar sekali kata mas GW, band yg berumur pendek ini memang termasuk ganas permainan horn section nya. Sayang kaset Yess dan Mona Lisa sy sudah lama bablas😦

        “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

      • cosmic_eargasm Says:

        Wah iya mas Rizki, Tower of Power itu mantap sekali horn section nya. Pertama kali tau ya via kaset kompilasi Yess “Memory Heavy Hits #6” dgn nomor keren nya ‘Sparkling in the Sand’. Flute nya sangat asyik sekali. Kaset kompilasi ini jg ada ‘Space Oddity’ nya David Bowie yg mengaduk hati itu.. Kasetnya jg pernah diposting oleh mas GW. Ah, kaset MHH #6 ini memang urutan lagunya amat sangat mematikan sekali.. Oya, nomor dr Tower of Power yg full dgn horn section dan ada di playlist sy ada ‘As Surely as a Stand Here’. Top bgt itu lagu. Kalo album Tower of Power yg diterbitkan Yess dari dulu sy nggak pernah dapat😦 belakangan kaset era lisensi menerbitkan bbrp album nya.

        “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

      • cosmic_eargasm Says:

        Mas GW, AWB memang dulu top. Tp sy nggak ngikuti album2nya. Bbrp nomornya ada masuk dlm bbrp kaset kompilasi juga. Wah thanks info link nya tentang ToP nya mas.. Makin bnyk tret2 lama2 yg keren yg sy blm sempat buka dan baca nih..

        “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

  8. cosmic_eargasm Says:

    Mas Rizki, selain Seawind (bukan Seaweed seperti yg sy ketik diatas :-D), Lips sy blm dengar mas.

    Wah iya ada EW&F (sy nggak hapal lagu2nya karena dari dulu nggak ngikuti) dan BS&T dgn ‘I Love You More Than You’ll Ever Know’ yg menjadi favorit sy hingga kini.

    Jadi ingat Sixun yg keren dgn horn section nya, tahun 90 an awal sempat main di bbrp kota di Indonesia.

    Selain itu juga ada Art Ensemble of Chicago yg kebanyakan album2nya diterbitkan oleh ECM Recs. yg sangat eksklusif itu.

    Kalo Chase style musiknya hampir mirip dgn Chicago era awal (termsk Chicago Transit Authority). Awal tau sy dgn band ini dari kaset Yess #070, kemudian dpt terbitan Mona Lisa nya album “Ennea”.

    Kalo The Greatest Show on Earth awal tau dari kaset kompilasi terkerennya Yess, “Memory Heavy Hits #3”.

    Kalo Brecker Brothers sy taunya cuma album yg di kaset GRP (lupa judulnya). Sampai skrng sy msh penasaran dgn “Heavy Metal Be-bop” yg ada Bozzio nya yg pernah mas Rizki sebut itu.

    Thanks mas Rizki.

    ::: You Rules! :::

    “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

    • cosmic_eargasm Says:

      Hampir lupa juga mas Rizki, ada lg solo album dari Mick Abrahams (eks gitaris Jethro Tull formasi paling awal yg kemudian membentuk band Prog Bloodwyn Pig) yg menggunakan horn section. Sy tau Mick awalnya ya dari kaset kompilasi Yess yg juga sangat keren, “Special Slow #1” (thanks Pak Ian Arliandy yg dgn telinga emasnya telah membuat kompilasi dahsyat ini) lewat nomor dahsyatnya ‘The Good Old Days’ dan ‘Absent Friends’. Ah memang sangat keren lagu2 dgn balutan horn section. Gagah, megah dan kesannya luas.🙂 Wah, komen mas Rizki ini membuat sy ingin memutar band2 Brass Rock nih. Biasanya sy setelah memutar ‘I Love You More Than You’ll Ever Know’ nya BS&T lgs sy sambung dgn ‘And Lonely nya Climax’ Blues Band yg berdurasi panjang itu terus disambung dgn ‘As Surely as a Stand Here’ nya Tower of Power hmmmm.. Kalo pinjam istilahnya mas GW, Dijamin ngguweblak gulung koming melangutkan jiwa mengaduk perasaan mas hahahahaha..

      Thanks mas Rizki.

      “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

    • cosmic_eargasm Says:

      ada beberapa lagu dari Extreme, band Rock 90 an yg ngetop dgn ‘More Than Words’ juga memakai horn section yg jg keren pd bbrp lagu di album “Pornograffiti” dan “III Side to Every Story”. Mike Mangini nya Dream Theater pernah memperkuat line-up Extreme pada album “Waiting for the Punchline”.

      “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

    • Rizki Says:

      Mengenai Lips, band ini tergolong langka karena hanya menerbitkan satu album saja. Terdiri dari 4 orang (2 trumpetist dan 2 saxophonist/flutist). Salah satunya, James Tinsley pernah ikut mendukung rekaman Return To Forever (Music Magic). Berempat mereka bermain di salah satu album solo Stanley Clarke (Modern Man). Di albumnya Lips, Stanley bertindak sbg produser, komposer dan main bass di bbrp lagu. Musik yg dimainkan berjenis jazz funk/fusion dan musisi top lainnya yg ikut terlibat dlm rekaman ini antara lain drummer Lenny White dan Ndugu, Marcus Miller.
      Salam,

      • cosmic_eargasm Says:

        waaah thanks infonya mas Rizki..

        wah Marcus Miller itu bassiat hebat juga ya mas.. tapi sy jg nggak mengikuti per albumnya dari dulu..

        oh Tinsley juga sempat di RTF “Music Magic” juga ya..

        “Powerful Secrets are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: