“Further Away”… Art Rock Tingkat Tinggi

Herwinto

 

Wah gak tahan saya untuk tidak menuliskan ini…akhirnya nulis juga khusus tentang lagunya IQ di album Ever ini…..Istilah Art Rock sangat populer sebelum tahun 90 an sebelum kemudian muncul istilah progresif. Art Rock adalah sebuah upaya mendeskripsikan musik rock diluar mainstream dari segala sudut pandang, dalam hal instrumen misalnya, band pengusung art rock tidak hanya menggunakan gitar, drum dan bas plus keyboard namun ada sentuhan lain misalnya sitar, seruling atau flute, juga orkestra atau bahkan alat alat musik tradisional, dalam hal penyanyi, ada unsur unsur drama teatrikal, kostum yang disesuaikan dengan tema lagu, cara menyanyikannya yang seperti bertutur atau ‘ndleming’, dalam hal olahan musik terdapat segmen segmen yang berbeda beda warna musiknya bahkan tempo yang berubah ubah secara mengejutkan, dalam hal lirik berisi cerita cerita atau pelajaran tentang hidup, ilmu pengetahuan dan lain sebagainya, dalam hal menikmatinya kadang diperlukan fase ‘ mengheningkan cipta ‘ untuk bisa sampai taraf menohok sukma, inilah mengapa musik art rock kadang susah dinikmati karena tidak adanya kesadaran terhadap fase ‘ mengheningkan cipta ‘ bagi yang mendengarkannya, sehingga saya membiasakan menikmati musik musik art rock dengan sendirian, mematikan lampu, konsentrasi penuh, semata mata untuk menghadirkan nuansa nunjek dan menohok tersebut……

Dalam perjalanan waktu bila disebut istilah art rock, muncul  konotasi yang mengarah ke suatu nama band, siapa lagi kalau bukan Genesis (Gabriel). Band ini memang sangat kental unsur unsur art rocknya baik dalam lirik, musik, teatrikal dan olah vokalnya dan sampai sekarang saya lebih ‘sreg’ menyebut Genesis dengan istilah art rock ketimbang progresif karena unsur unsur seni teatrikalnya yang sangat menonjol….

Sekarang saatnya membahas Further Away nya IQ…Beberapa hari yang lalu disuatu malam saya memutar lagu ini sampai 8 kali, biyuuuuuh…..bukannya bosan malah semakin ‘kejlungup’ saya…saya nikmati dengan khusyuk..mengheningkan cipta…..woaaaaaaahh….saya seketika bisa menyimpulkan bahwa lagu ini benar benar kental dengan unsur unsur  art rock..sangat-sangat art rock.. bahkan art rock tingkat tinggi….bagi yang terbiasa ngguweblag dengan alunan flute nya Gabriel di Firth of Fifth pasti tertohok di menit 00 : 17 sebab pada intro keyboard nya yang nunjek ulu hati itu IQ menyelipkan alunan flute yang sungguh indah..tipis namun membuat saya terjungkal….memang flute ini bisa menimbulkan suasana damai, teduh alami dan mbrebes mili…makanya saya agak kecewa pada Seconds Out gara gara suara flute diganti keyboard….dan IQ sangat tepat memasukkan flute di titik ini, sungguh keindahan yang menakjubkan. Sekarang vokal, masalah vokal ini Peter Nicholls memang benar benar gila…dia sanggup olah vokal layaknya seorang pujangga…Dia menyanyi namun seperti bukan bernyanyi melainkan seperti sedang bertutur, mendongeng atau bahkan seperti marah, kadangkala seperti menjerit pilu….bagi yang terbiasa dengar celotehnya Gabriel di Get Em Out By Friday tentu bisa merasakan seni ‘ ndleming ‘ nya  Nicholls ini. Bicara musik jelas musiknya Further Away ini terbagi menjadi segmen segmen yang sangat indah dan kaya akan elemen elemen art rock yang bergizi, sebagai contoh perubahan dari lembut menjadi menghentak di balut dengan suara keyboard yang terdengar magis di menit menit awal kemudian olah gitar yang sangat atmosferik di menit ke 06 : 45  sungguh indah menawan, bahkan kemegahan musik ala The Return Giant Hogweed pun terselip disini. Selanjutnya dalam masalah ‘ mengheningkan cipta ‘ jelas dari awal lagu sampai akhir saya pasti mengheningkan cipta, namun setidaknya pada menit ke 07 : 20 kita harus dan wajib ‘ mengheningkan cipta ‘ sebab segmen di titik ini sungguh dahsyat mengingatkan saya pada fase dimana Tony Banks mengamuk dengan keyboardnya di In The Cage yang sungguh melegenda itu.  Ini bahkan saya anggap Martin lebih gendenk ngamuknya….sungguh gagah dan monumental….Pendek kata lagu berdurasi 15 menitan ini sungguh kaya dan kumplit- plit elemen art rocknya, dan bagi saya Further Away adalah sajian Art Rock tingkat tinggi…..

17 Responses to ““Further Away”… Art Rock Tingkat Tinggi”

  1. Gatot Widayanto Says:

    Wuiks!!! Top markotob tenaaaan … Ah ..jadi pengen nyetel Further Away … memang keren owk …

  2. yuddi_01 Says:

    Mas Herwin jika bikin tulisan paling-paling dueeeh

  3. hippienov Says:

    Mas Herwinto sepertinya sudah jadi fans berat Iq, hehehe… Mungkin jika ada yang gak suka Iq itu karena belum pernah menyimak betul-betul musiknya. Tapi kalo sudah kesetrum musik Iq dijamin bakalan jatuh cinta luar dalam.

  4. Budi Putra Says:

    Mas win, dengerin IQ emang gak ada bosennya…apalagi yg Ever, mantap bgt kalo di puter pas lg istirahat stlh plg kerja….melepas penat.

  5. Gatot Widayanto Says:

    Memang benar yang dibagian Martin Orford ngamuk dengan kibornya itu bener2 menggairahkan sekali ….kesurupan koyok wong edan dibarengi dengan gebukan drums mantab dari Paul Cook … Huwebaaatzz!!!

  6. Wahyu Says:

    Istilah art rock dikenal pertengahan tahun 80 an (kalo salah mohon dikoreksi) setelah itu muncul istilah progressive rock yang musiknya dikenal sangat njlimet karena campur aduk jazz,pop,rock,klasik dll ditambah ciri khusus album konsep..sing sak lagu iso side A tok..musisi indonesia sebenarnya ada yang sudah buat konsep album yang saya tahu adalah Fariz RM dengan panggung peraknya meskipun aransemennya berbau disco pop ala bee gees tapi ada juga berbau Elp n genesis..ini pendapat pribadi lokasi yo nek salah ojo diguyu tapi di ceples ae hehehe..terus terang saya fans sama beliau..

    • wahyu Says:

      saya tambahkan konsep album panggung perak dibuat awal 80an (mungkin baru pertama kali di Indonesia (sekali lagi kalo salah mohon dikoreksi) bagaimanapun juga beliau adalah pendobrak genre musik di Indonesia yang pada waktu itu didominasi pop kacangan.. mohon maaf apabila ada yang tidak suka dengan Fariz RM..

    • Gatot Widayanto Says:

      Aku juga suka Panggung Perak mas. .. juga Symphony ..

    • yuddi_01 Says:

      mas Wahyu istilah art rock kadang disamakan dengan Classic Rock – maksudnya musik rock dengan bumbu2 musik klasik , dalam taksonomi progrock sekarang disebut symphonic prog rock.

  7. Aan Chudori Says:

    Dari IQ ke Fariz….mantabzzz, jadi ingat proyek Eros Djarot Badai Pasti Berlalu. Ada lagu Khayalku ciptaan Keenan dan Debby yg dinyanyikan Chrisye dan Berlian Hutauruk…rasanya ngeprog juga ya…trus ada Gang Pegangsaan yg lain lagi nuansanya.
    Nah, kalau Fariz yg bikin saya heran…kok bisa ya dia bikin album yg hampir semua instrumen dia mainkan…lagu Sakura yg sampai saat ini kalau saya dengarkan bikin kepala nguweng2 teringat kakak kelas yg begitu sempurna sebagai perempuan hahaha…
    Ngomong-2 ingat juga nama Jimmy Paais koleganya Fariz… Dimana ya sekarang….

  8. apec Says:

    Mas Aan, saya pernah dapat kabar kalo Jimmy Paais meninggal dunia…apa bener ya..mohon konfirmasi dari pak GT

    • Aan Chudori Says:

      Bener Mas Apec, saya langsung brosing. Dan Fariz bikin album Fenomena yg berisi lagu daur ulang didedikasikan untuk almarhum Jimmy Paais. Semoga almarhum bahagia di sisi-Nya.

      • Gatot Widayanto Says:

        Iya betul …nama Jimmy Paais itu dulu sering dia sebut. Selalu ada di kaset Fariz …

  9. cosmic_eargasm Says:

    Asyik memang mas Herwinto kalau sudah mengekspresikan kesukaannya thd lagu. Nmr tsb memang top bgt mas. Asyiknya memang disetel di rumah, kalau pas di jalan kurang mewakili karena durasinya yg panjang.

    ::: Long Life Neo-Prog! ::;

    • Gatot Widayanto Says:

      Banyak kejutan perpindahan style dan tempo di lagu ini dengan transisi yang mulus sehingga kita gak terasa sedang terjadi perubahan yg diawali dengan gebukan deum atau tiba2 drum yang terhebti trus nguweng nguweng bunyi kibor dan tenang …..

      Menit ke tujuh yang dikatakan Koh Win memang dahzyat menghentak membuat adrenalin muncrat ….!!!

    • yuddi_01 Says:

      mas Cosmic kalau ndengerinnya pas di jalan disamping kurang mewakili juga bisa ketabrak sepeda motor atau mobil . . . . he3x

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: