Underrated Bands from Super Seventies #14: ASTERIX


By: cosmic_eargasm

Ini bukan tentang tokoh superhero bangsa Galia yang melawan bangsa Romawi dan populer lewat buku cerita bergambar beberapa tahun yang lalu. Yupz! Asterix yang satu ini bukan temannya Obelix dan anjing kesayangannya, Idefix. Asterix yang ini adalah sebuah band Rock 70an dari Jerman yang cukup cadas di jamannya. Setelah merilis album pertama, sekaligus terakhirnya lantas Asterix berganti nama menjadi Lucifer’s Friend, atau di blog gemblunk ini lebih populer dengan sebutan ‘temannya lucifer’🙂
Line-up nya pun sama dengan Lucifer’s Friend:
*John Lawton: lead vocal 
*Peter Hesslein: guitar & vocal 
*Peter Hect: keyboard & piano 
*Dieter Horns: bass 
*Joachim Rietenbach: drums 

#ASTERIX (front cover)#

#ASTERIX (back cover)#
Album berisi 11 lagu ini begitu dahsyat dan keren dengan nomor-nomor cadas beraroma Vintage Hard Rock/Straight Rock. Dan banyak disebutkan bahwa Asterix/Lucifer’s Friend ini termasuk salah satu pelopor Heavy Metal yang sangat menjamur pada era 80 an dan bahkan ada beberapa pendapat yang menyebutkan band ini juga termasuk salah satu pelopor sub-genre Doom Metal juga yang memang sudah cukup terasa pada semua nomor di album ini. Riff-riff khas ala Hard/Blues Rock terumbar dalam setiap komposisi lagu dengan aroma Psychedelic yang memang menjadi standart untuk sebuah band pada era tersebut. Nomor terfavorit saya adalah ‘Morning at My Dawn’ yang istimewa dengan perubahan tempo dari slow ke mid-tempo, kembali ke slow lagi. Yang istimewa pada bagian interlude nya dengan nuansa Rock-jamming yang dinamis dan menjadi trade mark pada beberapa komposisi Lucifer’s Friend kelak.
Beruntung label Telefunken Jerman bekerjasama dengan Eastwest me-remastered album yang masuk dalam kategori rare-items ini dalam bentuk CD. Selain penggemar Led Zeppelin, Deep Purple, Black Sabbath dan band Rock 70an lainnya, penggemar Heavy Metal era 80an juga wajib menyimak album yang aslinya dirilis pada tahun 1970/1971 ini sebelum bermetamorfosa menjadi Lucifer’s Friend atau ‘temannya Lucifer’ maupun German Bonds, band sebelum John Lawton ikut bergabung.

Thanks mas GW yang cukup respect dengan Lucifer’s Friend juga🙂

“Where the Groupies Killed the Blues!”

::: Vive Le Rock! :::

18 Responses to “Underrated Bands from Super Seventies #14: ASTERIX”

  1. Budi Putra Says:

    Tahun 80an Lucifer’s Friend salah satu band langganan Best Heavy/hard rock keluaran Hins Collections. Biasanya disandingkan dg Golden Earring, Quit Riot, Black Foot, Free, Black Sabbath lagu “Paranoid”….sy baru ngeh kalo LF salah satu band heavy metal jadul… Mantap ulasannya jd nginget lg nomer2 heavy era 80an.

    Salam

  2. dOmme Says:

    Berarti ini nggak ada kasetnya ya….

    • Gatot Widayanto Says:

      Rasanya di jaman M97 saya pernah denger nama band ini … Namun sayangnya belum kenal musiknya. Kalau LF ya pasti kuwerrreeennnn!!!

      • cosmic_eargasm Says:

        Style musiknya sama persis dgn LF kok mas. Cuma beda nama saja. Mungkin mereka kurang sreg dgn nama Asterix, jd utk album berikutnya diganti menjadi Lucifer’s Friend yg dirasa membawa hoki🙂 Mungkin album pertama dari LF “s/t” (1970) bisa jd adalah album ke 2 nya dan “Wherethe Groupie Killed the Blues” adalah album ke 3 nya dst.

        Btw, thanksmas GW, Asterix sy sdh tayang🙂

    • cosmic_eargasm Says:

      Bang D0mme, dari dulu sy blm pernah liat edisi kasetnya. Vinyl nya saja sy jg blm sempat liat. Kalopun misalnya ada format kasetnya, rekaman Monalisa atau Apple mungkin skrng jadi incaran para kolektor🙂 dan pasti bs dibayangkan tingkat dan derajat ke-sexy-annya hmmm..🙂

      ::: Keep Rockin’ :::

  3. yuddi_01 Says:

    Lucifer’s Friend warna musiknya cukup membingungkan coba simak Baquet dan Mind Exploding.

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Yuddi

      Salah satu kriteria bahwa sebuah band itu adalah prog, dari satu album ke berikutnya tak pernah sama warna musiknya …. Siapa tahu tahun ini LF reuni trus bikin album beraliran degung? He he ….

      • cosmic_eargasm Says:

        Hahahaha jd ingat band Death Metal asal Bandung, Jasad nih yg beberapa tahun ini dlm setiap show nya selalu mem-play back musik tradisional Sunda🙂 nah iya mas, ada dolanan bocah di album PG 3😀 tp sy belum ngeh dgn apa yg dimaksud “Jamuran” oleh mas GW..

        Mas Budi, memang benar sekali kalau Lucifer’s Friend terkenal cadas pada era 80an. Terlebih pada album “Mean Machine” yg dirilis pada tahun 1981 dan kelihatan sangat hard dengan pattern2 ala Heavy Metal 80 an yg bnyk dibawakan oleh band2 pd era tsb. Tetapi, benar seperti apa yg dikatakan mas Yuddi, album LF yg cukup terasa unsur Prog nya(bbrp lagu mungkin bs disebut Hard Prog) ada di “Banquet” dan mungkin msh terasa pada “Mind Exploding”(dulu ada kaset Yess nya). Sip mas Budi.

        ::: Keep Rockin’ & Stay Prog! :::

    • cosmic_eargasm Says:

      Iya mas Yuddi, justru 2 album itu yg sy suka, seperti mas GW juga. Unsur Prog nya lebih terasa, walaupun jg ada komposisi Prog lewat ‘Warrior’ dgn vokal Mike Starr. Bagi sebuah band, memang dianggap wajar utk merubah style musiknya yg dianggap lbh ‘naik derajat’. Seperti Kiss jg dgn album “Elder”, Deep Purple “Come Taste the Band” atau bahkan memilih perubahan style musikal yg dianggap tdk populer seperti Marillion era Steve Hogarth, Yes era Trevor Rabin, Genesis era Phil Collins dll..

  4. Budi Putra Says:

    Dlm situs progarchive, LF disebut sbg pengusung Hard, Heavy, dan Prog…jd kalo ada lagu yg membingungkan mgkn krn elsperimentasinya trhdp genre yg ada?

    • Gatot Widayanto Says:

      Setuju mas Budi. Dua album yang disebut mas Yuddi, saya suka semuanya. Top banget!

    • cosmic_eargasm Says:

      Iya mas Budi, seingat sy ProgArchives memasukkan LF ke dlm list nya karena menurut sy ya unsur 2 album yg disebutkan oleh mas Yuddi. Memang keren sekali lagu2nya. Dan jgn lupa dgn ‘Warrior’ yg superkeren dgn durasi panjangnya. Hal tsb juga berkaitan dgn Deep Purple yg jg masuk ke dlm list ProgArchives, karena dgn alasan album2 awal DP msh sangat nge-Prog.

      ::: Keep Rockin’ :::

  5. Gatot Widayanto Says:

    Penasaran juga saya dengan musiknya Asterix. Kalau bisa, mohon mas Cosmic meng copy kan ke saya nanti pas progring? Suwun.

    Review di progarchives juga kurang bagus, cukup dua bintang dan katanya ndak ada prog nya blas .. he he he …

    Ini review nya:
    http://www.progarchives.com/Review.asp?id=366946

    • cosmic_eargasm Says:

      Lho, ternyata Asterix di ProgArchives ada ya mas? Seingat sy cuma Lucifer’s Friend saja yg msk dlm listnya. Bicara tentang bintang, padahal di kover depannya ada gambar bintang berjumlah 5 (*****) pada pojok kanan atas😀 yg sy jg nggak paham yg memberi bintang tsb pihak label atau asli bawaan dari disain kovernya. Memang sih, album ini didominasi oleh style Straight Hard Rock yg terasa cadas. Tp menurut sy satu2nya nomor yg bernuansa Heavy Prog adalah ‘Morning at My Dawn’ yg beberapa tahun ini betah nangkring di playlist sy. Boleh banget mas, besok2 kalo memang bisa ketemuan pasti sy bawa.

      Kelihatannya di youtube ada tapi nggak semua lagu. Nggak tau juga kalo di Media Drug ada..

      Thanks info linknya di PA mas..😉

  6. eddy irawan Says:

    Thanks Mas Cosmic udah bahas Asterix yg sangat unix.

    Saya suka LF line-up ini. Keberadaan john lawton memang unik di LF. ibarat a legal alien atau ‘an englishman in Germany band’. Sayangnya mulai album ke 6 (good time warrior), posisi john lawton digantikan mike starss, eks Colosseum II, yg menandai era komersialisasi LF dimana lagu ‘My Love’ terdapat di kaset Dream Express 2

    • cosmic_eargasm Says:

      Sama2 mas Eddy.. Hehehehe sebutan dan julukan mas Eddy utk John Lawton benar2 pas. Konon, begitu Lawton bergabung, nama band yg semula German Bonds lantas diganti dgn Asterix kemudian Lucifer’s Friend. Meskipun komersil, tp di album “Good Time Warrior” ada nomor panjang yg nge-Prog sekali, ‘Warrior’. Sy suka dgn style vokalnya Mike Starr pd saat di Colosseum II bersama Gary Moore maupun pd saat di LF. Tp setelah melanglang buana dgn Uriah Heep, Lawton pun kembali mencadaskan LF lewat “Mean Machine” di tahun 1981. Dandanan para personil LF di album tsb sangat glam rock/hair metal sekali. Dari sini bs dilihat kalo LF memang merupakan salah satu band pelopor Heavy Metal yg bnyk bermunculan di era 80an. Oya, selain ada di kaset kompilasi terlarisnya AR, Dream Express, ‘My Love’ nya LF jg masuk di Heavy Slow Rock Part 6 nya AR.

  7. yuddi_01 Says:

    coba simak pd “Good Time Warrior” lagu2 nya agaknya juga cocok dibawakan oleh John Lawton.

    -Old Man Roller
    -I’ll Meet You in LA :
    -My Love
    -Good Times
    -Little Dancer
    -Sweet Little Lady
    -Gamblin Man
    -Warriors

    • cosmic_eargasm Says:

      Betul mas Yuddi, awal dengar ‘My Love’ dulu sy kira yang nyanyi John Lawton. Lama2 dirasakan kok beda dan terlalu manis tekstur suaranya😀 Setelah baca komennya mas Yuddi, sy jd penasaran dengar semua tracklist yg ada di album tsb, dan memang benar sekali, cocok jg kalo Lawton yg menyanyikan semuanya. Hal tsb menunjukkan bahwa musisi LF yg menciptakan lagu2 tsb sangat cerdas dgn membuat lagu yg register vokal nya cocok dibawakan oleh Lawton maupun Mike Starr dan mungkin sekalian buat berjaga-jaga kalau2 Lawton join lagi ke LF, tapi malah mereka makin cadas dgn “Mean Machine” stlh Lawton pulang kembali ke LF. Sy jadi penasaran jg apakah Lawton setelah kembali dgn LF pernah membawakan nomor2 yang dinyanyikan oleh Mike Starr? Nanti kalo ada kesempatan sy coba search2 di youtube ah. Thanks mas Yuddi.

      ::: Keep Rockin’! :::

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: