Only Time Will Tell

Andria Sonhedi

kali ini saya mencoba menulis ttg kaset2 yang pada zamannya tak pernah dilirik orang (terutama di Yogya) namun ternyata dipuji sebagai album terbaik seiring berjalannya waktu. tentu saja saya tak bisa menunjukkan kasetnya karena saya memang tidak punya🙂

1. Queensryche – Operation: Mindcrime saya ingat kaset album ini yang berwarna putih, bukan mika hitam krn bukan rekaman Aquarius atau King’s. Operation: Mindcrime adalah tonggak awal Queensryche dianggap prog metal & menggunakan konsep dlm penulisan seluruh album ini, sayangnya di Yogya kaset ini benar2 tidak menjual. album yang terbit 1988 ini kalah pamor dgn grup hair metal macam Motley Crue, Skid Row, Poison atau Bon Jovi. saya pernah punya dan mengalami betapa sulitnya menjual kembali kaset ini dgn harga yg masih layak😀 mungkin suara Geoff Tate yg operatik masih terlalu aneh saat itu.

image

2. Fates Warning – Perfect Symmetry mungkin album yg dikeluarkan FW di tahun 1989 ini agak salah waktu kala diterbitkan di indonesia. saat itu masanya grup hair metal, power metal dan awal munculnya thrash metal makanya album ini kok terasa mellow😀 Prog Metal belum disukai terutama utk orang2 yg sdg terobsesi dgn kecepatan ala Yngwie & Helloween. di lapak2 Yogya kaset ini sangat sukar terjual (utk yg sdh kebacut beli) maupun terbeli (utk para penjual seken). Through Different Eyes adalah salah satu lagu yg menyenangkan kuping saya.

image

3. Cynic – Focus Sayang sekali saya tak pernah bisa membeli kaset Cynic – Focus. mungkin karena saat itu tak ada internet maka saya tak berani beli kasetnya, takut rugi. maklum kaset yg ada di lapak mas Herman di selatan Bringharjo saat itu dlm kondisi masih tersegel. sampai mas herman gulung tikar kaset itu blm juga laku sampai bertahun-tahun😀 Focus adalah satu2nya kaset Cynic di era kaset royalty (1993). di tahun 2008 grup Paul Masvidal ini baru meluncurkan album ke-2 nya. Focus mmg bukan konsep album namun technical thrash metal memang masih belum dipahami orang, maunya semua musisi mirip Metallica, Anthrax atau Slayer.

image

evil has no boundaries

6 Responses to “Only Time Will Tell”

  1. andria Says:

    trims pak gatot dimuat, soalnya baru kali ini saya nulis sesuatu yg barangnya sama sekali tak saya punyai (kecuali mp3-nya)

    • Gatot Widayanto Says:

      maaf telat postingnya karena dua hari di Jatinangor, Bandung

    • Gatot Widayanto Says:

      Sama2 mas … Kadang tak memiliki itu merupakan suatu kenikmatan tersendiri mas ….

      Ketiganya saya suka mas. Saya mengenal Cynic ya gara2 kagum sam Sean Malone yang gila main stick bass nya.

  2. cosmic_eargasm Says:

    ke 3 nya adalah sering disebut sebagai pelopor sub-genre Progressive metal..

  3. Noor Qodri Says:

    Sudah coba beberapa album Fates Warning, dan sampai sekarang masih nggak mudeng, cenderung gak suka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: