Iron Maiden “Live After Death”

JrèNg!

Tret ini sengaja dibuka sebagai pengingat bahwa mas Andria akan menulis album hidup keren ini. Buka kapling dulu,  ulasan menyusul. Sekaligus memotivasi mas andria agar cepat menulis.

JrèNg!!!

—-

Andria Sonhedi 

2 Februari 2014

INTRO PEMBUKA “Live After Death”

rasanya agak berat juga mengulas album Live after Death-nya Iron Maiden, maklum semua dari intro hingga lagu terakhir sangat berkesan utk saya. lebih-lebih karena kaset ini saya beli bukan sebagai kaset seken tapi beneran beli di toko Kota Mas Yogya saat kaset non royalty mulai mendekati akhir.kaset terbitan Team Record ini merupakan kaset IM ke-2 saat itu setelah sebelumnya saya beli the very best terbitan aquarius (yg C-90).
     Cover album yg bernuansa biru dan kuning ini adalah hasil karya Derek Riggs, artis grafis yang hampir selalu membuat seluruh cover album/single maupun merchandise IM. Derek bahkan memasang nisannya di kiri epitaph Eddie (“here lies Derek Riggs RIP”)🙂 Epitaph Edward “Eddie”  T.H.sendiri bertuliskan kutipan dari HP Lovecraft “that is not dead/which can eternal lie/yet with strange aeon/even death may die”
     Untuk sementara intronya dulu aja yang saya ulas🙂
     Iron Maiden memilih membuka set konsernya dengan pidato pendek Sir winston Churchil, Perdana Inggris di awal perang dunia II.”We shall go on to the end,
we shall fight in France,
we shall fight on the seas and oceans,
we shall fight with growing confidence and growing strength in the air,
we shall defend our Island, whatever the cost may be,
we shall fight on the beaches,
we shall fight on the landing grounds,
we shall fight in the fields and in the streets,
we shall fight in the hills.
we shall never surrender”

iron_maiden_live_after_death
     begitu habis kata2 “we shall never surrender” segeralah masuk lagu Aces High yang menderu-nderu bercerita tentang perang udara di atas inggris di masa perang dunia II. pidato Churchill ini juga memperdengarkan suara ngueng-nueng dari pesawat (bukan keyboard prog rock) , letusan senapan maupun bom. mungkin memang IM ingin ada hubungan antara intro dan lagu berikutnya, di samping karena mereka memang orang Inggris.  Rasanya kl mendengar intro ini kesannya sangat megah & menguras emosi.
     sebagai tambahan Ozzy Osbourne juga memakai petikan komposisi Carmina Burana dari Carl Orff untuk membuka konsernya di masa lalu, begitupun dengan Metallica yang memakai Ecstacy of Gold dari soundtrack the God the Bad & the Ugly untuk menciptakan nuansa megah memasuki konsernya.

8 Responses to “Iron Maiden “Live After Death””

  1. cosmic_eargasm Says:

    Ayo mas Andria, sy jg pingin baca ulasannya tentang album yg dahsyat ini dan menarik memori sy dulu pd saat masih memiliki kaset Rockshot nya.

    Mas GW kreatif juga ya, pesan kapling duluan🙂

  2. hippienov Says:

    Ini album live Maiden yang paling aku suka… Intro Churchill’s Speech nya bikin merinding… Tuobz mas Andria, ditunggu ulasannya ya. Suwun…

    • andria Says:

      whahahahaha … saya jadi malu, lha kl sh di depan komputer semua ide lgsng menguap mau keluar sdg tangan sdh menyerah utk nulis. yg selalu saya ingat dari konser IM adalah teriakan Bruce Dickinson menyemangati penonton “Scream for Me …”

  3. apec Says:

    gara-gara postingan beberapa saat lalu yang nyandhak-nyandhak Iron Maiden, hari Minggu Pagi dan Selasa pagi kemarin saat liburan, habis shubuhan langsung nyetel konser IrMa yg dari Film 666 ( beli bareng mas Yuddy saat di jakarta kapan waktu lalu)..saking nikmatnya hingga digeber volume setengah ( untungnya lokasi di lantai 2 sehingga relatif ndak khawatir masalah tetangga, atau justru malah kalau disetel di ketinggian itu malah terdengar dimana2 ya, ha..ha.., tapi biarkan saja, biar tetangga tahu kalau penghuni rumah saya adalah penggemar musik rock).. bahkan istri saya ikut manggut2 saat lagu Fear of the dark yang didahului koor massal penonton

  4. Budi Putra Says:

    Akhirnya keluar jg nih ikon heavy metal 80an…tahun itu sy paling byk nempel poster Iron Maiden di kamar, yg unik pose mrk dg memakai kostum sepakbola, Bruce memakai celana pendek khas adidas…tp blm lengkap ulasannya nih mas Andria…sukur2 bs nyambung ke album berikutnya…hehehe.

  5. andria Says:

    ternyata disatukan dgn kaplingan pak gatot yg januari itu🙂 tadinya saya kira e mail saya tak bisa masuk. soalnya saya sebelumnya nulis ttg Pink Floyd tak muncul. trims pak gatot krn telah mengoyak-oyak (=mengejar-ngejar shg awal tulisannya bisa dimulai.
    @ pak Budi: saya dulu juga pernah masang poster 3 iron maiden buatan lokal sayangnya 1 yg bergambar IM komplit kena jamur gara2 kamar saya bocor.

    • Gatot Widayanto Says:

      Lhao? Yang Pink Floyd saya gak terima lho mas … Bisa kirim ulang? Maaf ya …

      *Gatot Widayanto*

      *”Don’t manage – lead change before you have to.* *” Jack Welch*

  6. cosmic_eargasm Says:

    Wah baru intro saja sdh terasa mantap ulasannya mas.

    Thanks juga keterangan mengenai opener bagi band2 yg mas Andria sebut. Sy baru ngeh judul2nya.

    ::: Keep Rockin’ & Keep Writing :::

    “Powerful Secret are revealed through Intensity and Extremes of experience.” John Zorn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: