The Yogya Reinvention

Andria Sonhedi

seperti yang pernah saya bilang bahwa libur Natal 2013 ini saya ke Yogya utk merebut kembali kejayaan kaset yang sdh tak dilirik orang lagi. namun sungguh sayang invasi saya gagal mendapatkan kaset2 baru karena tak ada lapak kaset seken yang saya temukan.

    untunglah saya tak terlalu kecewa, di rumah mas kecil di Notoyudan saya menemukan kembali beberapa kaset saya yang selama ini tak saya anggap ada. Sejak gempa Yogya memang ruangan2 di rumah saya direhab shg banyak barang2 yang berpindah tempat, termasuk kaset2 lama saya yg mmg sengaja saya tinggal di Yogya semenjak saya menikah & berdomisili di Magetan.
     Penemuan pertama adalah kaset Rendra – Serenada Merjan. Memang ini bukan kaset prog & hanya berisi pak Rendra mbaca puisinya. kaset ini dulu saya beli di unggunan kaset bekas pak Tris di gang utara pasar Bringharjo. kebetulan ayah saya dosen sastra Indonesia bidang puisi shg kaset ini saya anggap sesuatu yang harus beliau dengarkan. tapi entah beliau sdh bosen dgn puisi Rendra, atau malah sdh hapal di luar kepala (paling parah adalah bila ayah saya mmg nggak pernah lagi nyetel kaset selama ini) maka kaset ini tetap tersimpan di lemari buku beliau. tak ada teks di dalamnya atau dulunya ada tapi hilang. di baliknya cuma ada cetakan sepotong puisi Rendra & tanda tangan. Saya ingat ada kaset2 yg pakai karton seperti ini dulu, kaset operet Cinderella dan Pinokio.
     Kaset lainnya adalah dari Prana Djaja, pimpinan Bina Vokalia yg sering saya tonton di TVRI pas saya SD. kl kaset ini sumbangan tetangga kami yang pindah rumah & menghibahkan kaset2 nya. Ini memang rekaman vokal seriosa mengingatkan saya pada kaset Phantom of the Opera saja. kasetnya juga tak ada teksnya dan dicetak di kertas bertekstur kulit jeruk.
     kaset lainnya adalah Les Paul terbitan Hins Collection, kaset ini saya beli di jalan surabaya sekitar tahun 1998. karena Les Paul adalah inventor electric guitar maka saya perlu mempunyai juga, begitu pikir saya saat itu. lagu top of the World saya kira tadinya mirip punya Van Halen itu, ternyata lain *malu.
     selanjutnya adalah kaset casiopea perfect live yang cuma part I. itu sebenarnya titipan teman, Saat saya beli ada 2, sayangnya yang part 2 isinya lain shg saya kembalikan. teman saya cuma mau kl ada 2 kaset lengkap. akhirnya saya simpan saja sendiri. memang ada unsur rock -nya tapi memang jazz bukan dunia saya  :)
     saya ingat pernah mau ambil majalah Life yang bergambar sampul personil the Beatles saat brewokan, namun saat saya cari nggak ketemu juga. malah yang saya temukan adalah buku2 oleh2 ibu saya lainya: Spandau Ballet & the Gold Record yang berisi artis2 yang albumnya bisa mencapai gold, dari musik pop sampai rock. ada tulisan ttg Led Zeppelin dan Edgar Winter juga, sayangnya tak ada Queen🙂
gw-rendra
gw-rendra2
gw-les paul
gw-book

2 Responses to “The Yogya Reinvention”

  1. cosmic_eargasm Says:

    Mas Andria, mantapjaya sentosa sekali kaset djadoelnya. Benar2 pusaka bangsa itu. Jgn sampai hilang mas.

    Kalo Casiopea dulu sy jg sempat mengoleksi beberapa album2 awalnya. Sang gitaris, Issei Noro sempat membuat solo album. Belakangan sang drummer, Akira Jimbo membentuk Jimsaku yg sempat populer di tanah air.

  2. РобоКоп фильм смотреть Дам Says:

    Лидеры проката!

    Смотрите популярные фильмы

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: