Pelajaran Berharga dari “Turn of the Century”

Herwinto

Gara gara postingan mas Andria tentang kaset Yes Going For The One maka kemarin saya putar lagi album tersebut secara penuh saat pulang kerja naik motor pakai HP dibawah guyuran hujan rintik rintik karena kemarin seharian hujan, byuuuuh…..nikmat sekaleee….pas tiba di lagu Turn Of The Century…tak kuasa airmata bercucuran, saya hayati betul keindahan suara Jon yang sangat jernih di sela sela guyuran hujan….mantap ndredheg….

image

image

Sebenarnya saya tidak tertarik dengan dongeng mithologi Yunani abad pertengahan, namun gara gara lagu ini saya mencoba membaca kisah yang menjadi inspirasi lagu tersebut yakni legenda Pygmalion dari negara lahirnya Olympiade, Yunani….Pygmalion adalah seorang pemahat yang sangat terkenal, dia adalah pemuda yang memiliki bakat luar biasa di bidang karya seni pahat. Ia sangat piawai memahat patung, karya ukiran tangannya begitu halus, indah, rapi dan sangat menyerupai aslinya. Namun bukan karena itu Ia menjadi terkenal dan disenangi, namun karena Ia selalu berpikiran positip, Ia senantiasa memandang segala sesuatu dari sudut yang baik dan tidak memberi kesempatan otaknya untuk berfikir yang buruk.

Sebagai contoh ketika lapangan di tengah kota Yunani becek sehabis hujan, orang orang menngerutu dan mengomel, Ia malah bersyukur bahwa hanya lapangan ini yang becek, lapangan lain tidak.

Juga ketika ada orang yang ngotot menawar nawar patungnya, pedagang lain yang jengkel mengatakan ‘Orang ini kikir amat’, Ia malah berfikir ‘Barangkali orang ini butuh uang untuk hal lain yang lebih perlu’.

Juga ketika anak anak kecil mencuri apel dikebunnya, Ia tidak marah dan mengumpat, Ia justru merasa iba, barangkali di rumah anak ini kurang pendidikan dan kekurangan makanan, untunglah pohon saya bisa memberinya sedikit makanan.

Begitulah pola fikir Pygmalion ini, Ia tidak pernah berfikir yang buruk kepada orang lain, justru Ia selalu berfikir yang baik dibalik kelakuan buruk orang lain tersebut. Sampai pada suatu ketika Ia memiliki keinginan untuk membuat karya patung yang istimewa…patung seorang wanita cantik…….

Hal pertama yang Ia lakukan adalah berimajinasi, dalam imajinasinya Ia menghadirkan sosok wanita yang sangat cantik,elok,anggun dan sempurna. Berhari hari Ia tuangkan imajinasinya secara utuh mulai dari bentuk rambut, alis, bulatan matanya, bibirnya, kakinya, dan keindahan tubuhnya dengan teliti dalam fikirannya, tergambarlah sosok wanita yang akan dibuat dalam patungnya. Setelah imajinasi lengkapnya terbentuk munculah hasrat yang menggebu gebu dan gairah serta semangat yang meledak ledak untuk berkarya, bukan sekedar berkarya namun mewujudkan dalam karya yang luar biasa. Mulailah Ia berkarya, dipilihlah kayu yang terbaik dan halus, dipersiapkan segala perkakas dan peralatannya yang terawat dengan baik, disertai dengan konsentrasi tingkat tinggi Ia mulai memahat, Ia sangat yakin bahwa dengan kepiawaiannya, didukung bahan dan peralatan yang baik serta konsentrasi dan selalu berfikir positif akan lahirlah karya yang spektakuler. Mengikuti imajinasinya, didorong hasrat yang meledak ledak, didukung dengan keyakinan bahwa Ia mampu, Ia kerahkan seluruh bakat dan kemampuannya untuk berkarya,dan hasilnya? sangat luar biasa! sebongkah patung wanita yang sangat sempurna mirip dengan wanita sungguhan, wajahnya tersenyum manis, indah dan sangat menawan. Pygmalion sangat bahagia, impiannya terwujud, lantas Ia kenakan gaun yang indah pada patung itu, dengan perhiasan mewah dan Ia beri nama patung itu Galathea artinya ‘kekasih yang tertidur’. Singkat cerita Pygmalion ini jatuh cinta dengan patungnya, teman temannya mencemoohnya, ‘secantik dan seindah apapun, ia tetap saja patung gak akan hidup, udah lupakan saja!’ namun Pygmalion tidak putus asa, Ia tetap memperlakukan Galathea seperti kekasihnya, bila Ia menatap dan memegang tangannya, Ia menatap seakan benar benar menatap kekasihnya, bila Ia berbicara dengan patungnya, Ia resapi seperti sedang berdialog dengan kekasihnya, sampai akhirnya Tuhan pun berkenan memberi rahmat/anugerah pada Pygmalion yaitu diberinya Galathea kehidupan sebagai hadiah atas ketulusannya selalu berfikir positip, akhirnya mereka hidup bahagia.

Pelajaran berharga yang kita dapat dari kisah diatas adalah:

1. Positive thinking..hendaklah kita selalu berfikiran positif. Jika kita selalu berfikir yang positif terhadap seseorang biasanya hasilnya juga positip. Jika kita bersikap ramah kepada seseorang pasti orang juga akan ramah kepada kita, jika kita menganggap kawan kita judes sehingga kita enggan bergaul dengannya, hasilnya kawan kita benar benar menjadi judes.

2. Mulailah berimajinasi sebelum kita memulai perjuangan kita, siapapun kita. Jika kita seorang seniman berimajinasilah bahwa suatu saat kita akan menghasilkan mahakarya yang menjadi bestseller, karya kita menjadi sangat terkenal dan terjual habis dimana mana bahkan orang rela antri berjam jam untuk mendapat tanda tangan kita, jika kita adalah seorang marketing berimajinasilah suatu saat kita akan mampu menjual dengan tingkat penjualan yang spektakuler, dan nama kita dicatat dalam sejarah, demikian juga bila kita adalah seorang direktur, guru, satpam, dosen dan apapun profesi kita berimajinasilah!

3. Pupuklah imaginasi kita sehingga menimbulkan hasrat, tekad, semangat, gairah, dorongan yang menggebu gebu dan meledak ledak untuk mencapai impian kita.

4. Yakinlah bahwa kita mampu untuk menggapai imajinasi kita, Tuhan telah menganugerahkan kepiawaian dan sarana serta perkakas, potensi diri yang luar biasa untuk dikembangkan, maka yakinlah bahwa kita mempunyai kemampuan yang luar biasa untuk diaktualisasikan menjadi karya yang luar biasa pula. Keyakinan akan menumbuhkan semangat dan melahirkan motivasi yang dahsyat untuk mewujudkan impian kita. 5. Bertindak nyata, dengan modal diatas yaitu berfikir positip, berimajinasi, diolah dengan semangat, tekad, dan hasrat yang hebat serta yakin akan berhasil, maka ikutilah dengan tindakan nyata untuk mewujudkan impian kita.

5. Selalu berharap rahmat Tuhan akan hadir dalam setiap kehidupan kita, sesungguhnya rahmat Tuhan ada dimana mana, di sekitar kita, mengepung kita dari segala penjuru, tinggal bagaimana kita bisa mengenalinya, mensyukurinya, dan mengelolanya agar rahmat selalu mengalir. Nuansa kehidupan kita adalah sesuai kacamata yang kita pakai, jika kita memakai kacamata hitam maka yang nampak adalah hitam dan suram, namun jika kacamata kita adalah cerah maka segala kehidupan kita akan cerah, kacamata benci akan membuat hidup kita selalu diselimuti kebencian, kecurigaan dan dendam, kacamata damai akan membuat hidup kita senantiasa diwarnai ketenangan dan ketentraman, memandang hidup dengan kacamata yang baik akan menghasilkan kehidupan yang tentram, damai dan bahagia. Selalu berfikir yang baik tentang diri sendiri, berfikir yang baik tentang orang lain, berfikir yang baik tentang Tuhan, berfikir yang baik tentang lingkungan. Dampak berfikir yang baik adalah keluarga menjadi harmonis, kawan menjadi dapat dipercaya, tetangga menjadi akrab, pekerjaan menjadi menyenangkan, dunia menjadi sahabat, dan hidup semakin indah seperti Pygmalion….Salam!!!

17 Responses to “Pelajaran Berharga dari “Turn of the Century””

  1. cosmic_eargasm Says:

    Luar biasa artikelnya Mas Herwinto.. Ternyata selain katam dgn musik Yes, katam juga dgn non-musikal nya. Mantap mas! Memang benar, kalau tentang Yes serahkan saja sama spesialisnya🙂

    Sy jd ingat pernah baca pepatah dimana lupa, “Imagination is an important than knowledge”.

    Memang, sangat susah sekali utk mind-set yg positif thinking, karena kita hanya manusia biasa yg punya nafsu dan lingkungan kita pasti penuh dgn enerji negatif, apapun itu bentuknya. Tetapi dari ‘pasrah’ thd segala sesuatu, biasanya segala enerji positif akan mengikuti kita secara otomatis.

    Thanks atas artikelnya yg mantap sekali dan sangat ‘bermuatan’ ya mas🙂

    (((PlayNow>YES_Onward)))

  2. HERWINTO Says:

    Sama sama mas Cosmic….saya belajar banyak dari mas GW bahwa musik prog banyak yang bisa dipakai untuk kontemplasi, perenungan hidup dan peningkatan iman dan taqwa, bukankah begitu mas G?…Selamat menikmati Onward mas….majulah Prog!

    • Gatot Widayanto Says:

      Betul Koh Win … Tak ada jenis musik lain yg paling pas buat kontemplasi selain prog!

      Sebenernya kisah yg dibahas Koh Win ini sedikit banyak pernah saya alami terutama dalam pekerjaan. Konsultan pada dasarnya adalah pemahat juga karena yang dipahat adalah suatu bangunan cantik dan kokoh yakni perusahaan (klien) yang berkinerja tinggi dan konsisten ….artinya selalu profit dan growth hasil akhirnya.

      Bahkan dalam memfasilitasi workshop saya berafirmasi bahwa pertemuan dua hari yg saya fasilitasi merupakan suatu event yang memorable bagi setiap peserta dan setelah workshop mereka bersemangat mencapai tujuan perusahan mencapai profit dan growth dengan memenuhi keinginan dan harapan pelanggan.

      Tentu klien tak harus business entity namun bisa aja development partners.

      Gatot Widayanto

      “Don’t manage – lead change before you have to.” Jack Welch

  3. herman Says:

    Mas Herwinto,…top tulisannya…..bisa menambah semangat……

  4. andria Says:

    kl saya tadi pagi brkt Magetan-Blora nyetel the best Focus, Alhamdulillah msh bisa didengar. krn 2,5 jam maka saya tambah Ayreon. pulangnya nggak saya setel krn bareng rekan kantor, ibu yg suka oldies & dangdut🙂

  5. cosmic_eargasm Says:

    Sip Mas Herwinto, memang Yes selalu menarik kalau diulas baik secara musikal maupun non-musikalnya. Selalu keren dari Peter Banks-Steve Howe-Trevor Rabin, Tony Kaye-Rick Wakeman-Patrick Moraz, Bill Bruford-Allan White dan artwork kover album garapan dari Roger Dean sampai Hipgnosis, blm lagi filosofi lirik lagu2nya yg tentunya amat sangat dalam sekali, salah satunya seperti artikel di atas yg top!!!

    Mas GW memang top dgn blog super gemblunknya yg bertajuk Music, tapi dibalik itu tetap tinggi falsafah dan filosofi kehidupan diluar music tsb. Salut!!!

    Mas Andria, bicara ‘Hocus Pocus’ jd ingat Gary Hoey, gitaris shredder yg kurang terkenal disini yg sempat mas sebut. Asyik bgt jg membawakan nmr tsb selain Helloween. Jd ingat sy dl pernah liat klinik gitar Gary. mantap sekali dan sangat halus permainannya. wkt itu ada Rama Satria yg nge-Blues total dan Andry Franzy yg Satriani banget.

    (((PlayNow>GARY HOEY_Ho Ho Hoey_the album)))

  6. andria Says:

    wah, saya nggak tahu kl pak Hoey prnah ke Indonesia. tahu saya malah pak andi timun aja (ada kliping iklan yg di Jawa Pos) atas nama Ibanez.

  7. cosmic_eargasm Says:

    Saya termasuk jarang sekali nonton klinik dari musisi luar dan dlm negeri mas Andria. Kebetulan wkt itu kalo tdk salah awal 2000 an sy diajak teman, kebetulan jg ada gitaris lokal yg sy suka, Rama Satria jd semangat berangkat. Andy Timmons, Mike Portnoy, Herman Li malah sy tdk dtg mas. Joe Satriani malah pernah mengiringi Mick Jagger dulu th 80 an akhir di Jakarta. Steve Vai 2x main di Jakarta pun sy tdk nonton juga. Pun Scott Henderson, gitaris band Technical Prog Fusion, Tribal Tech (yg dulu pernah main di Surabaya akhir 80an) sy jg tdk dtg. Malah Paul Gilbert atas nama Ibanez sy sempat liat🙂
    Sahabat gemblungers yg paling rajin nonton show dan klinik di dlm dan luar negeri ada mas DananG dan mas Rizki..

    (((PlayNow>A.C.T._The Puppeteers)))

    *band prog keren dari Swedia*

  8. andria Says:

    saya sepertinya pernah download ACT itu pak Cosmic, cuma blm sempat saya dengarkan scr serius🙂

  9. khalil logomotif Says:

    Pengalaman saya, knowledge adlh alat mewujudkan imaginasi, ngotot adalah bensinnya, prog adalah musiknya

  10. Nono Says:

    Begitu slesai baca artikel mas herwinto, trasa teduh dan indahnya hidup ini klo semua org bs berperilaku spti itu. Tulisan mas herwinto paling tdk mengingatkan pd kita agar selalu berpikiran yg positif thdp seburuk apapun perbuatan se2org. Artikel yg paling tdk utk kita renungkan. Mksh mas herwinto…

  11. Gatot Widayanto Says:

    Tret ini disundhul biar bisa dikomentari Koh Win dan Mas Herman …. Monggooo …

  12. Koh Win Says:

    Trimakasih mas Gatot…dan saya persembahkan untuk mas Kukuh…

  13. kukuh tawanggono Says:

    Mas Herwinto sedulurku lanang

    Subhanallah…….saya amat tertohok dengan tulisan njenengan ini.Tulisan njenengan ini seperti gambaran kehidupan yg saya alami,jadi merinding mas saya membacanya.
    Untuk point pertama itu,kalo saya dari rasa sakit hati(R meninggalkan saya,melihat keadaan keluarga yg kehidupannya seperti itu,melihat alm ibu yg mulai dari muda kok sengsara terus ndak pernah seneng)maka muncullah tekad saya untuk meraih cita-cita tersebut.Dulu banyak hambatan yg harus saya alami,bahkan untuk point no dua saya disebut”Cecek nguntal Klapa”(cicak menelan kelapa),si mulut besar,pemimpi,dll……….
    Saya ndak peduli,saya terus melangkah dengan keyakinan”Gusti Allah ora sare,menawa aku golek sandang pangan…..niatku ibadah karo ngingoni ibu,mesti aku ditulungi”(gusti Allah ndak tidur,jika saya bekerja…dengan niatan ibadah serta memberi makan ibu,pasti saya ditolong).Ternyata hasil akhirnya melebihi yg saya bayangkan mas…..Alhamdulillah
    Mas Herwinto matur suwon sanget sampun purun maringi adikke niki wejangan(terima kasih sudah memberikan adikke ini wejangan).Mugi-mugi njenengan sekeluarga tansah pikantuk nikmat lan rahmatipun gusti Allah SWT(semoga njenengan sekeluarga selalu mendapat nikmat dan rahmat gusti Allah SWT)

    Sugeng nglampahi jejibahan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: