Al DiMeola “Land of the Midnight Sun” – Yess

By: cosmic_eargasm

#Yess - AL DI MEOLA Midnight Sun (front)#

#Yess - AL DI MEOLA Midnight Sun (inlay)#
Setelah menimba pengalaman bermusiknya dengan Return to Forever band
bentukan Chick Corea maka sudah saatnya bagi Al DiMeola untuk
melangkah lebih maju lagi dengan merepresentasikan karya dan permainan
gitarnya dengan membuat solo album. Dengan menggandeng beberapa musisi
top dunia Al mewujudkan impiannya dalam debut albumnya yang dirilis
pada 1976, tahun yang sama dengan album “Romantic Warrior” nya Return
to Forever dirilis, sekaligus merupakan album terakhir dengan Al dan
banyak disebut album yang paling dahsyat dan mutakhir dari Return to
Forever.
“Land of the Midnight Sun” juga terasa dahsyat dengan permainan gitar
Al yang tidak cuma mengandalkan kecepatan teknik petikan yang memang
sangat menyita banyak perhatian pada era tersebut dan masih juga
terasa sampai sekarang.
Album debut dari Al ini juga sekaligus mengukuhkan bahwa Al juga amat
sangat hebat memainkan gitar elektrik maupun akustik yang sama-sama hebat.
Bermodalkan 6 komposisi lagu yang apik, menarik sekaligus dahsyat Al
seakan bisa terlepas dari bayang-bayang Return to Forever yang
terlanjur melekat pada dirinya, walaupun pada beberapa lagu pengaruh
dari band yang membesarkan namanya masih sedikit terasa. Aroma latin
terasa pada nomor pembuka ‘The Wizard’ dengan permainan perkusi yang
apik dari Mingo Lewis yang khas dan gebukan drum Steve Gadd yang
menawan. Semangat rock juga sangat terasa di beberapa part yang
mengingatkan pada Santana, namun permainan gitar Al sangat menarik
dengan teknik palm mute dibarengi petikan melodi yang super cepat dan
harmonis sekali yang menjadi salah satu ciri khasnya sampai sekarang.
Nomor ini juga sangat catchy melodinya seperti terdapat pada ‘Land of
the Midnight Sun’ dengan permainan bas yang apik dari Anthony Jackson
yang juga mengisi pada lagu pembuka tadi. Drum dengan asyik dimainkan
oleh Lenny White yang juga drummer dari Return to Forever era Al.
Selain memamerkan teknik permainan melodi gitar elektrik yang sangat
hebat dan berkarakter sangat kuat, Al juga menunjukkan permainan yang
sangat menawan sekali dengan gitar akustik pada nomor klasik karya
J.S. Bach ‘Sarabande from Violin in B Minor’ dan duet dengan piano
bersama Chick Corea yang amat sangat menawan sekali di ‘Short Tales of
the Black Forest’ yang kelak dilakukan juga oleh Jordan Rudess dan
John Petrucci pada album duet kerennya.
Selain nomor enerjik, up-beat, fusion dan ngerock tidak ketinggalan
ada nomor manis ‘Love Theme from Picture of the Sea’ yang memang cukup
bisa menghanyutkan suasana. Nomor andalan di album ini adalah ‘Suite
Golden Dawn’ yang terdiri dari 3 bagian khas komposisi suita pada
musik klasik. Suasana dinamis dari cadasnya rock, tenangnya tempo slow
dan rancaknya groove yang funky dengan dahsyat dimainkan oleh Al
didukung oleh Alphonse Mouzon yang sangat terkenal dan konsisten di bidang latin jazz,
permainan kibord yang asyik dari Barry Miles dan yang paling istimewa
sekali ada Jaco Pastorius  yang sangat menonjol sekali betotan bas
nya.
Al memang sangat jitu sekali memilih player-player berkualitas yang
mengisi tiap lagu dengan karakter berbeda-beda dan dimainkan oleh
rhytm section player yang berbeda juga menyesuaikan karakter lagunya.
Selain Jaco dan Anthony masih ada juga Stanley Clarke yang mengisi bas
pada lagu manis yang disebut di atas tadi.

Seperti biasa, kaset Yess di side B nya ada tambahannya. Kali ini ada
Lee Ritenour yang memang pas disertakan pada side B. Nomor favorit
saya ‘Captain Fingers’ yang kelak dijadikan julukannya dan ‘Dolphin
Dreams’ yang menghanyutkan dengan tempo slow nya. Yang istimewa ada
permainan kibord yang sangat khas dari Ian Underwood, salah satu
lulusan Frank Zappa-school yang masih underrated sampai sekarang.
Permainan gitar Lee Ritenour juga terasa sudah sangat berkarakter 4 lagu tersebut,
yang kemudian juga menjadi trademarknya.

Diantara ke 10 album Al DiMeola yang diterbitkan oleh Yess, “Land of
the Midnight Sun” merupakan yang paling terbaik dan wajib untuk
dimiliki bagi pecinta musik Rock, Prog Rock, Jazz Fusion/Prog karena
album ini terasa sangat kental sekali nuansa Prog nya. Tidak lupa juga
bagi gitaris yang menyukai style ‘Shredder’ amat sangatlah wajib
menyimak permainan gitar Al DiMeola di album ini.

Thanks Mas GW yang kelihatannya juga suka dengan Al DiMeola🙂

::: Salam Enam Dawai :::

15 Responses to “Al DiMeola “Land of the Midnight Sun” – Yess”

  1. cosmic_eargasm Says:

    wuihhh super extra express juga tayangnya mas GW..

    thanks ya mAs..

    • Gatot Widayanto Says:

      Pokoknya kalau artikel ditulis di batang tubuh email, saya cepet uploadnya. Foto di lampirkan saja.

      *Gatot Widayanto*

      *”Don’t manage – lead change before you have to.* *” Jack Welch*

      • cosmic_eargasm Says:

        Sip MAs..

        ::: Stay Prog :::

      • Gatot Widayanto Says:

        Mas Cosmic,

        saya pertama kali kenal SOLO album Al ya dari kaset ini dan sering banget saya putar dulu. Edan amemang album ini dan menurut saya adalah yang terbaik dari Al. Setelah ini saya baru suka Elegant Gypsy. Tapi Land tetep yang paling dahzyat ever!

        Pertama kali kenal Al dari Return to Forever. Bravo Yess!

        *Gatot Widayanto*

        *”Don’t manage – lead change before you have to.* *” Jack Welch*

      • cosmic_eargasm Says:

        betul sekali mas GW.. pertama kenal Al Di MEola ya lewat RTF tsb.. waktu itu sy terkagum2 mendengar permainan gitar Al.. sampai skrngg jg sih..

        Gitaris metal terkemuka, James Murphy (eks Obituary, Testament) jg preernah membawakan salah satu lagu Al Di meola di album solonya (lupa judulnya) yg “Race with Devil on Spanish Highway” .. jadi keren..

      • cosmic_eargasm Says:

        nah ini dia link via youtube nya mas GW:

        saya dulu pertama kali tahu James Murphy membawakan lagu ini dari cd koleksinya teman yg suka metal..😉

  2. Eddy Irawan Says:

    Jgn lupa, di side B ada Lee Rit yg juga asyik dgn album captain fingers.

    • Gatot Widayanto Says:

      Benar mas Eddy … Makanya ini kaset top banget.

      • cosmic_eargasm Says:

        Iya mas GW kaset ini memang top walaupun kovernya tdk sesuai versi aslinya (sepertinya di repro dari inlay vinyl nya wkt itu oleh Yess) tp tetap tdk mengurangi esensinya.

        Dari ke 10 album Al yg diterbitkan Yess, memang debut nya ini yg paling keren, “Elegant Gypsy” jg mantap, apalagi tambahan side B nya ada Allan Holdsworth “Velvet Darkness”, album solo debutnya stlh bergabung dgn ‘Igginbottom yg unik pd tahun 1969.

        Tetapi “Cielo e Terra” menarik jg dgn permainan gitar akustik yg sangat menarik dr Al.
        Meskipun begitu, rata2 sy suka album Al sampai yg terbaru membawakan lagu2 The Beatles, walo ada sdkt penurunan secara aransemen pada album2nya di era 90 an akhir. “Kiss My Axe” sy jg sempat punya cd nya. “Winter Nights” album keren yg sangat nuansamatik sekali.

        Gmn menurut Mas GW?

    • cosmic_eargasm Says:

      Benar sekali mas Eddy. Dan istimewanya lagi, di album tsb ada Ian Underwood, eks pemain kibordnya musisi rock mbeling (pinjam istilahnya mas Edi Apple) Frank Zappa pada bbrp nomor.

      Kalau Eric Clapton mendapat julukan “Slow Hand” yg jg diambil dari salah satu albumnya, maka kelak “Captain Finger” menjadi julukan bagi Lee Ritenour dan melekat sampai skrng.

  3. andria Says:

    saya tadi lihat iklan majalah Guitar Player yg edisi holiday ternyata ttg Al Di Meola. sayang dulu saya pernah nyoba kaset seken, lupa albumnya, tapi krn rusak nggak jadi beli.

    • cosmic_eargasm Says:

      Mas Andria, Al DiMeola trmsk sering masuk artikel di majalah Guitar Player era 90 an dan beberapa kali sempat dinobatkan sebagai gitaris terbaik versi mjlh Guitar Player tsb.

      Gitaris2 top dunia jg bnyk yg mengidolakan Al DiMeola, salah satunya adalah Yngwie Malmsteen. Dan yg sangat menarik, 2 gitaris lintas genre tsb bermain bersama di album solonya Derek Sherinian yg “Black Utopia” rilisan Inside Out, label yg fokus pd musik Progressive era baru, termasuk The Flower Kings jg yg menjadi nband kesayangan bagi kebanyakan penghuni blog super gemblunk ini.

      (((PlayNow>THE FLOWER KINGS_Numbers)))

      **25 menit yg sangat tdk membosankan sama sekali**

      • cosmic_eargasm Says:

        Ini Link via youtube nya MAs:

        keren sekali permainan Al dan Yngwie di lagu tsb..

      • andria Says:

        yg paling menyebalkan dari mp3 adalah kita donlot terus menerus tanpa sempat mendengarkan 😀 hampir semua album Derek, mas james Murphy, atau flower kings saya ada arsipnya. tapi ya itu tadi, jarang dinikmati. kl gitu saya nanti bisa upload albumnya pak Arjen Lucaassen pemilik Inside Out: Ayreon

  4. cosmic_eargasm Says:

    Mas Andria, memang benar sekali pepatah yg mengatakan: “download dahulu, dengar belakangan”, yg akhirnya hasil download-an jd menumpuk, kemudian tdk kesetel. Memang paling enak jaman normal dulu, dgn uang pas2an bahkan minus tp bs enak menikmati album2 baru yg dibeli di toko kaset. sy dulu bersama rekan2 seperjuangan masing2 beli 1 atau 2 kaset yg berlainan lalu dinikmati bersama dan saat itu kita merasa pinter dan sok jago sendiri hahahaha!
    Boleh bgt kalo mau mengulas Ayreon dgn Star One Project dan Ambeon nya Arjen yg bnyk menggandeng punggawa2 prog pd album2nya. Sy jg sdh lama tdk mengikuti Arjen beserta proyeknya. Seingat sy album2nya keren dan berkonsep semua. Disain kovernya jg modern dan semegah musiknya. Dan benar jg apa yg dikatakan mas GW, “yang lama disayang dan dilestarikan, yang baru tetap diikuti” walaupun menurut sy ide musikal dan non-musikal sdh habis diborong oleh era 70 an yg maha dahsyat!!!

    ::: Stay Prog! :::

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: