Isao Tomita ” Kosmos” by Perina Saturn

By: Herman

Menanggapi permintaan Mas Cosmic untuk menampilkan kaset Isao Tomita rekaman perina biru yang ada lagu Concierto de Aranjuez maka kemarin pulang kerja saya cari kaset tersebut danlangsung ketemu. Setelah saya lihat track listnya ternyata banyak yang lupa….wah mesti distel dulu biar tau kalau ada yang tanya lagu2nya. Maka dimulailah dengan langkah pertama : detoksifikasi. Waktu putaran pertama detoksifikasi berjalan lancer dan dilnjutkan putaran arah sebaliknya. Nah pas sampai di ujung, putarannya bablas terus, alias dol….maka masuk babak selanjutnya : bongkar pasang….biasa, pen ( pengunci ) yang mengunci gulungan kaset patah. Maka saya akali saja pen yang patah tetap saya pasang dan saya lem pakai uhu…nggak tau kuat berapa lama, yang penting bisa nyetel dulu……

image

Kaset Isao Tomita ini kebetulan merupakan ful l album meskipun urutannya mungkin berbeda dari album aslinya dan track list-nya seperti pada foto sleeve kaset. Concierto De Aranjuez ada pada urutan ke 2 dari side A.

Mungkin temen2 sudah pada kenal Isao Tomita ini adalah composer jepang yang merupakan salah satu pionir dari space music maupun electronic yang membuat aransemen musiknya menggunakan synthesizer analog.

Concierto De Aranjuez di tangan Tomita tampil bagian bagian komposisi ini dimainkan dengan karakter yang berbeda. Ada bagian yang merupakan perpaduan kemegahan orchestra dengan efek electronic dan space music, ada bagian yang full orchestra. Antar bagian tersebut tampil suasana sunyi kemudian pelan pelan masuk ke bagian lain. Komposisi ini indah tetapi juga mencekam. Begitulah menurut feeling awam saya.

Kesan saya music Tomita ini mudah dinikmati saat memainkan komposisi yang sudah kita kenal seperti Concierto de Aranjuez tersebut serta dalam album kosmos ini ada nomor lain yang meskipun sebelumnya nggak begitu kenal judulnya tetapi familiair dengan melodinya, yaitu Hora Staccato, Pacific 231 dan Star Wars yang cuku enak didengar. Pada komposisi yang tidak kita kenal menjadi seperti ekplorasi bunyi bunyian ( menurut saya ya…maaf mungkin kurang pas pendapat seperti ini)

Lewat Googling ternyata jadi tau bahwa Isao Tomita juga punya album dengan tajuk “ Pictures At An Exhibition” , cuma belum sempet dengerin musiknya.

Pada ujung side B terdapat bonus track dari Edgar Froese bertajuk Aqua, sebuah nomor yang unik untuk didengar.

Begitu teman – teman dan khususnya mas Cosmic, sekelumit cerita tentang Perina Biru Isao Tomita “ Kosmos”.

Salam Jreng.

Herman.

15 Responses to “Isao Tomita ” Kosmos” by Perina Saturn”

  1. herman Says:

    Terima kasih Mas G, tulisan saya sudah ditampilkan di Blog Nuansamatik ini….kilat lagi…..matur nuwun Mas…..

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Herman,

      Saya yang harus berterima kasih ke mas Herman karena jujur saja pengetahuan saya tentang Tomita amat sangat minim meski saya punya kasetnya. Teruskan menulis mas Herman!!! Saya sangat menikmatinya ,,,,

      Salam

      *Gatot Widayanto*

      *”Don’t manage – lead change before you have to.* *” Jack Welch*

  2. Kristanto Says:

    Mendengar nama (Isao) Tomita, pikiran saya langsung nyerempet nama2 lainnya, Kitaro, Vangelis dan juga Jean Michel Jarre …

    • cosmic_eargasm Says:

      Saya sangat suka sekali albumnya Kitaro yg “Kojiki” (kalo tdk salah sebut judulnya). Ada ‘Lady of Dreams’ yg menawan dan sangat syahdu sekali dilantunkan oleh Jon Anderson, yg dijuluki oleh Kitaro “Suara dari surga”. Album ini dulu beredar jaman kaset lisensi. Di rekaman Yess kalo tdk salah, Kitaro ada 4 album, tp sy jg lupa album apa saja.
      Jean-Michel Jarre ya paling klasik rekaman live nya “The Concert in China”, selain “Oxygene”, “Equinoxe” dan “The Magnetic Fields” yg saya suka. “Rendezvous” memang asyik jg dgn hiasan choir spt yg dikatakan Mas Herman. Vangelis sy suka yg “Albedo 0.39”, “China”, “Heaven and Hell”, “Mask”, “Spiral” , yg lainnya lupa.. Ah jadi ingat Eloy dan Man juga yg menggunakan elektronik pada bbrp albumnya, terlebih lg Tangerine Dream dan Synergy.

      • herman Says:

        “The Concert In China” selain musiknya juga sampul albumnya bagus…..

      • Gatot Widayanto Says:

        Keren banget nih diskusinya …. Ngomongin Concerts in China, saya barusan posting tulisan mas Cosmic ya … Monggo disimak.

        Saya seneng sekali membaca komentar teman2 meski saat ini saya sedang kerja rodi sama tim di Sentul sejak Sabtu sore kemarin …. He he he ….wiken kok kerja …. Lha saya gak menganggap ini kerja lha wong saya menikmati … ha ha ha ha ha…

        Buktinya …masih bisa baca komen temen2 …bahkan bisa posting tulisan mas Herman dan mas Cosmic selagi workshop … Enak to?

        Salam

        *Gatot Widayanto*

        *”Don’t manage – lead change before you have to.* *” Jack Welch*

      • cosmic_eargasm Says:

        Hahahaha asyik ya Mas GW bermain sambil bekerja..Sudah benar ya urutannya Mas🙂

  3. herman Says:

    Iya Mas Kris, memang satu genre mereka, cuma menurut saya ada kecenderungan masing2…Tomita ini lebih cenderung ke arah klasik, kalau Kitaro ke arah musik tradisional jepang dan JM Jarre agak ke disco tapi pada album Rendezvous juga ada sentuhan choir sehingga ada kedalaman pada musiknya…

    • Kristanto Says:

      Betul mas Herman, genre music ini yang membuat mereka akrab dengan dunia film, sebagai pengisi sound track. Kalau Tomita pernah mengisi main theme film Star Wars, Kitaro di Heaven & Earth, karya Vangelis muncul di film Blade Runner dan juga Alexander yang dibintangi Colin Farrell dan Anthony Hopkins itu …

      • cosmic_eargasm Says:

        Bicara musik film, mengingatkan saya pada karya sekuel “Filmworks” nya John Zorn yg sudah mencapai 25 an lebih yg sempat dirilis.

    • cosmic_eargasm Says:

      Kalo Allan Holdsworth punya “SynthAxe”, Pat Metheny punya “Pikasso Harp-Guitar”, Jaco Pastorius terkenal dgn “Fretless bass” nya (aslinya dari bass yg memiliki fret, tp dilepas semua fretnya jadi fretless bass yg khas), John Bonham terkenal dgn pemakaian diameter bass drum nya dgn ukuran yg paling besar, Brian May dikenal dgn “Red Special” nya yg soundnya menyerupai cello, The Edge (gitarisnya U2) terkenal dgn “Custom Rhytmic Multiple Delay” nya yg kompleks, Matt Bellamy (Muse) punya “MB-2” yg terdpt sensor utk mengontrol efek pd gitarnya, Steve Vai terkenal dgn penggunaan “Whammy Pedal” & “Harmonizer” yg khas, Iwan Hasan punya “21 string Harp-Guitar”, Robert Fripp punya “Frippertronics” dan “Soundscapes”, Trey Gunn (ex King Crimson era 90’s) punya “Warr Touch Guitar”, Tony Levin terkenal dgn “Chapman Stick” nya, Peter Brotzmann (avant/free jazz improviser) dikenal sebagai satu2nya saxophonis yg memainkan “Tarogato”.

      aka, Jean-Michel Jarre punya”Laser-Harp” yg menjadi trademarknya.

  4. cosmic_eargasm Says:

    Mas Herman, thanks banget sdh menampilkan kaset “Kosmos” nya. Apalagi sudah menyempatkan proses detox dan pemasangan pen jg yg cukup memakan waktu. Walaupun bukan terbitan Yess, tp itu termsk album yg wajib dihunting. Yg “Picture at an Exhibition” sy dr dulu jg blm pernah punya. Kaset Yess nya pernah diposting Mas Eddy Irawan pada tret Mas Hendrik bbrp saat yg lalu. Tambahan side B nya matching jg ya, seperti Perina Aquarius jg tambahannya bagus2.

    Mslh pita lepas dari pen, sama jg dgn kaset sy Tommy Bolin “Private Eyes”. Sepertinya kaset2 Perina ini tdk kuat pen nya dan karena bukan maxell, jd proses detoxnya lumayan agak lama. Selain itu pada bbrp kaset, magnesiumnya pada rontok, sama dgn BASF jg. =0AHahaha sama Mas, sy dulu jg pakai lem buat menyambung pita kalo lepas dan pas tdk punya persediaan pen plus lingkaran pengaitnya. Dulu, sy sampai hunting chasing bungkus kaset yg belakangnya hitam, biasanya pas buat dipasang pd kaset rekaman Apple.

    Indahnya masa lalu ya Mas Herman🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: