Lapak CD dan PH Bekas tak hanya di JalSur dan Blok M Square

By: Arif Apec Bakhtiar

Selamat malam semua, lama tidak kirim artikel ke Om GW. Topik yang saya sampaikan tidak jauh berbeda dengan kegiatan yang biasa para penghuni blog ini lakukan,apalagi kalo bukan berburu kaset/CD /PH seken hand. Namun yang target buruan saya kali ini berlokasi sekitar 5 ribuan KM dari Blok M Squire. Bersamaan dengan ikut kegiatan lomba artikel penelitian di kota pelabuhan Yokohama di negeri asal Loudness yang dimulai sejak tgl 11 Nop-14 Nop besok,maka selesai acara lomba, sebagaimana yang dilakukan para turis adalah hunting tempat wisata, maupun lokasi belanja cendera mata. Namun tidak demikian yang dilakukan oleh seseorang yang hatinya terikat oleh kebiasaan wajib penghuni blog ini. Yapp, sekali lagi HUNTING CD/KASET dan PH.

image

image

Berbekal informasi dari sejawat yang setahun lalu pernah tinggal di Jepang, maka dimulailah perburuan lokasi penyimpan harta karun tersebut yang bernama Disk Union. Informasi yang saya dapat sebelumnya menyebutkan bahwa “lapak” tersebut ada di sekitar Downtown Kota Tokyo, Shinjuku yang berjarak setengah jam perjalanan dari Yokohama. Namun ternyata keberuntungan masih berpihak pada segenap anggota blog ini, kenapa?? karena kok ndilalah sekitar 300 m dari lokasi menginap di Yokohama terdapat “lapak ” tersebut yang berlokasi di lantai 2 kios Starbuck…sungguh beruntung sekali..

Saya pun mengajak guru saya, Prof Amin ( yang dulu pernah nitip Harri Nurdi pd Om Gatot) untuk naik ke tangga tersebut.. Wis, rasane ati iki lgs ndredeg melihat tulisan “lapak” Disk Union tersebut. Hati berdebar keras sebagaimana kerasnya orang mau apel ke rumah pacar. Begitu masuk, lgs disambut jejeran plat seken hand yang bikin mata terbelalak. Mengapa terbelalak?? lha mosok lapak barang bekas modelnya kayak Mall di Surabaya..Begitu masuk satu langkah lagi, belok kiri, langsung disambut jajaran CD baru dan bekas ( namun juauhh lebih banyak yang bekas drpd yang baru)..Yang lebih membahagiakan, ternyata harga plat/CD disana bervariasi dan rata2 harganya sepertiga dari harga kalo beli baru(CD import) di Surabaya. Demikian juga PH. Bahkan saya dapat PH Sebastian Hardie hanya senilai yang setara 35 rb rupiah. CD ummaguma double CD setara 60 rb rupiah. Semuanya dalam kondisi mulus kemlunyus. Hanya sayang beribu sayang, tidak ada kaset di situ., apalagi kaset Yess (coba ya kalo mereka tahu betapa berharganya kaset Yess, Monalisa) Yang lebih mengerikan, menurut informasi, Disk Union yang ada di Shinjuku ada sekitar 6 toko, dimana tiap toko mengkhususkan diri menjual CD satu jenis Genre Musik dan ada 1 toko yang khusus menjual CD seken dan baru Progressif Rock..Kapan yo toko model ngene muncul di Surabaya, yaaaa, setidaknya jakarta.. Viva barang seken hand…

16 Responses to “Lapak CD dan PH Bekas tak hanya di JalSur dan Blok M Square”

  1. Rizki Says:

    Mas Apec,
    Tahun lalu saya sempat mampir ke beberapa toko Disk Union yang saling berdekatan dan dibedajan sesuai jenis musiknya. Benar benar asik rasanya, seperti menemukan harta karun, dan membuat kita bisa betah berlama lama disitu karena bisa menemukan hampir seluruh artist musik yang kita cari. CD artist musik Indonesia seperti Chrisye ada juga lho. Pokoknya bila ada yang ke Jepang, wajib mampir kesitu.

    Salam,
    Rizki

  2. Hendrik Worotikan Says:

    Bro Apec tengkyu utk infonya. Sy ikut deg~deg~kan juga lho membayangkan ketika masuk Disk Union, yg berhamparan dgn banyaknya vinyl dan CD. Seken pula.
    Vinyl ELP ‘Pictures at an exhibition’ yg bro Apec pegang, dilapak lokal paling tidak 150 k sampe 250 k. Tergantung kondisi tentunya. Gimana di Disk Union ??

    Ngangenin ya tempat seperti itu. Bisa bisa jadwal bro Apec ke Yokohama kian rutin nih. Hihihi…

  3. cosmic_eargasm Says:

    Wah asyik sekali Mas Apec bekerja sambil bermain ya.🙂 apalagi menemukan tempat pelampiasan hobi standart para kolektor musik.. hmm betapa nikmatnya, kadang sampai lupa isi perut. Disk Union sepertinya paling terkenal di Jepang. Beberapa teman sy dulu jg pernah belanja disana dan betul seperti yg dikatakan Mas Apec, hamparannya membuat mata ijo.. seperti yg dikatakan Mas Hendrik jg bikin hati deg2an hehehe..

    Thanks info dan sharingnya Mas Apec dan Mas Rizki..

  4. Kristanto Says:

    Coba kalau ada kaset, pasti mas Hendrik langsung terbang ke sana dgn bekal 2 karung besar …

    • Hendrik Worotikan Says:

      Maksudnya mas Eddy Kali ( Halo mas Eddy )…Sy cuma kantong kresek yg kecil. Hihihi…
      Laporan selengkapnya dari bro Apec apa aja yg disikat di Disk Union sangat dinantikan.
      Just wait and see.

  5. Apec Says:

    Mas hendrik, ELP picture at harganya 1100 yen,skitar 120 ribuan, sebenarnya pengen,tapi krn sdh punya, ya tdk hamba ambil..saya tdk tahu bagaimana pola pemberian harga disini selain faktor kondisi, sebab harga PH Zappa, PFM kisaran diatas 1500 .. Kalo saya cari yg kisaran di bawah 1000 yen( antara 40 rb-100 rb), bahkan kalo ada barang yg lama gak terjual, kita bisa dapat diskon..PH Cream album Wheel of Fire dan StarCastle dapat senilai 50 rb

    • yuddi_01 Says:

      ya iyalah PFM atau genre RPI / prog rock itali memang lebih mahal kan bikinnya sedikit . .
      hrs nya mumpung disana cari kelompok2 RPI ; yg paling bikin penasaran adl grup Quella Vecchia Locanda, cuma 2 studio album dan 1 Live. . . cari sampai ketemu . .. yah violin nya mantep

      • cosmic_eargasm Says:

        Mas Yuddi thanks infonya tentang band Itali yg memang rata2 dahsyat semua. Walaupun kebanyakan nama2 bandnya sulit utk diingat dan liriknya menggunakan bahasa Itali, amat sangat wajib dicari tuh album2nya.

    • cosmic_eargasm Says:

      Iya ya Mas, standart harga nya nggak menentu jg ya.. Tp beruntung sekali Mas Apec bs dpt Starcastle dgn harga yg lumayan murah dibanding disini. Dan pastinya barang2nya jg masih mulus2 walopun bekas. Yg sy ingat, di tret apa gitu Mas Herman dan Mas Eddy Irawan jg sempat dpt cd yg murah di Aussie, bahkan sempat dapat kaset Yess juga menurut ceritanya.. Mantap sekali Yess sampai ‘melancong’ ke manca negara🙂

  6. herman Says:

    Pak Dokter, ….watu saya buka tret ini sudah larut malam, dan belum ada yang komen….karena sudah malem saya pikir besok saja ikutan komen….eh malah lupa……waktu baca judulnya saya pikir ada tempat yang baru di jakarta….tapi ternyata 5000 km dari Jakarta…hahaha….ikut deg2an juga lihat benda2 artefak yang dipajang…..seperti mas hendrik kali ya….

    @ Mas Cosmic…baca tret di atas saya jadi inget waktu nyasar di Melbourne ketemu toko seperti yang dikunjungi Bro Apec…adanya di tepi jalan raya padahal yang dijual plat dan cd baru dan bekas, kalo gak salah di Lygoon…mungkin di jakarta akan segera ada toko seperti tiu gara gara baca tret Bro Apec di atas….hahaha dan kalau ada pasti kita warga blog ini senang …

    • cosmic_eargasm Says:

      Asyik bgt ya Mas Herman, nyasarnya sampai disana hehehe..

      Oya, sy minta tolong banget kaset Isao Tomita yg ada ‘Aranjuez’ nya difoto dan diposting ya Mas. Penasaran juga dgn tambahan di side B nya apa? Kalo tdk salah judul albumnya “Microcosmos” ya Mas? Seingat sy juga tdk diterbitkan oleh Yess. Seperti album “Spiral” nya Vangelis rekaman Perina biru yg tdk ada Yess nya, tambahan side B nya Camel “Rain Dances”.

      Thanks bgt Mas Herman.

  7. Apec Says:

    Mas yuddy, saya sempat melihat bagian progressive itali ( yg deretan PH,bukan CD), mahal mahal banget,he..he…

  8. Lukman Says:

    Bang, ane ada box set vinyl the beatles (14 album+buku)
    Sama cd set coldplay (4 album)
    Kali aja minat bisa wa/sms ke 089601078775
    Thx🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: