Underrated Bands from Super Seventies #5: MAINHORSE


By: cosmic_eargasm

Belakangan, mungkin nama Patrick Moraz sudah sangat terkenal dan tidak
‘underrated’ sama sekali. Tetapi saat kemunculan awalnya bersama band
Symphonic Prog nya yang dibentuk tahun 1968 memang nama Moraz dengan
Mainhorse memanglah ‘underrated’.
Melanjutkan thread saya yang sebelumnya, kali ini saya ingin share
tentang Mainhorse, yang selain ‘underrated’ juga masih dalam keluarga
‘One-Shoot Band’ yang dahsyat juga dan digawangi oleh 4 musisi
dahsyat:
*Patrick Moraz: organ, electric piano, glockenspiel, synthezisers, vocals
*Peter Lockett: guitar, violin, vocals
*Jean Ristori: bass, cello, vocals
*Bryson Graham: drums, percussions

##MAINHORSE (front cover)##

##MAINHORSE (back cover)##

Album yang dirilis pada tahun 1971 dan bertajuk sama dengan nama band
nya(self tittle) ini berstyle Symphonic Prog yang banyak dipengaruhi
The Nice, Deep Purple era Mark 1 dan musik Klasik yang menonjol pada
permainan kibord Moraz dan gesekan cello Ristori yang sempat mengenyam pendidikan musik
Klasik juga. Selain itu, melodi gitar Lockett yang sangat Blues cukup
mendominasi di setiap lagu, pukulan drums Graham juga sangat variatif
dengan banyak memasukkan unsur rock, prog bahkan jazz di setiap nafas
permainannya.
Album yang diremastered ulang dalam bentuk cd oleh Free Records ini
bermuatan 7 lagu dengan komposisi dan aransemen yang sangat menawan
dan tidak kalah dahsyat dibandingkan dengan band-band nomor satu
dunia.

“Introduction”(05:08) terasa meriah dengan tempo up-beat dibuka dengan
hammond Moraz yang mengingatkan pada permainan Jon Lord, khususnya di
album “In Rock”. Vokal cuma seperlunya saja terdengar. Ditutup dengan
permainan Klasik gaya Barok dan drums yang atraktif membuat
anti-climax sampai lagu berakhir.
“Passing Years”(03:55) adalah lagu bertempo slow favorit saya sampai
sekarang. Didominasi dengan hammond-sound diseluruh lagu dan fill
clean guitar sound yang ngeblues dan sesekali hiasan pukulan glockenspiel
yang jelas mempercantik nomor yang mengingatkan saya pada “As The
Years Go Passing By” nya Al Kooper.
“Such A Beautiful Day”(04:44) Cukup rancak dengan pukulan drums yang
sangat atraktif dan ada suara distorsi bass yang gagah menghantar lagu
yang bersifat ‘Prog-Jamming’ ini menjadi semakin asyik.
“Pale Sky”(10:16) menawan dengan tempo slow dan permainan akustik
gitar yang apik.
“Basia”(05:31) sangat asyik dengan permainan gitar dan irama yang
nge-funk dengan balutan sound drums yang raw serta permainan kibord
bergaya Klasik  yang megah.
“More Tea Vicar”(03:33) merupakan nomor instrumental keren yang dibuka
dengan intro kibord bergaya Klasik. Didominasi oleh gitar dan kibord
yang gantian bersahutan dan bersifat Jamming dengan bumbu prog yang
kental.
“God”(10:30) berdurasi paling panjang dengan dibuka dengan intro
psychedelic elektronik yang menarik. Riff gitar cukup cadas dengan sentuhan Blues-Rock. Komposisi nomor ini juga cukup
mengingatkan pada The Nice.

7 lagu yang dahsyat dan enak semua diterima oleh telinga tersebut,
membuat saya berkesimpulan bahwa band ini sangat layak disejajarkan
dengan The Nice, Deep Purple dan bahkan band-band top pada era nya.
Skill permainan tingkat tinggi dan style penggabungan dari Psychedelic
Rock, Symphonic Prog dan Blues-Rock menurut pemikiran saya, Mainhorse
sungguh amatlah layak juga disebut sebagai band Proto-Prog yang memang
sudah sangat canggih dan dahsyat di jamannya. Dan hal tersebut memang
sangat terasa sampai sekarang.

Thanks Mas GW yang budiman..

::: Stay Prog :::

11 Responses to “Underrated Bands from Super Seventies #5: MAINHORSE”

  1. cosmic_eargasm Says:

    Thanks Mas GW, tulisan sy sudah terposting dengan kilat.

    Oya, “Best Years of Our Lives” nya Patrick Moraz ternyata sangat familiar di telinga sy, cuma dr dulu sy nggak memperhatikan judulnya. Sama juga dgn “One by One” nya Michael Quatro, sering dengar tapi nggak memperhatikan judulnya. Memang ke 2 lagu itu sangat khas dan soundnya bnyk diadaptasi oleh band2 Indonesia pada pertengahan sampai akhir 70 an. Seperti karakteristik soundnya Popol Vuh/Ace juga yg sangat memorable sekali.

    Tentang Mainhorse, amat sangat wajib sekali hukumnya bagi penggemar Yes/Relayer, Refugee, The Moody Blues era baru dan solo album dari Moraz sendiri.🙂

    ::: Stay Prog :::

  2. Hendrik Worotikan Says:

    Terima kasih Mas cosmic yg sdh menulis ttg ‘Mainhorse’. Sy baru tau nih keberadaan band yg satu ini.
    Selama ini hanya album album solo Patrick aja yg sy koleksi. Mudah-mudahan bisa sy miliki album band ‘Mainhorse’ ini, band dgn style Symphonic Prog nya. Pasti asyik.

    • cosmic_eargasm Says:

      Sama2 Mas Hendrik. Selain Mainhorse yg memang asyik sekali, msh ada Refugee, bandnya Moraz bersama sisa personil eks The Nice yg dahsyat jg. Kalo tdk salah, albumnya pernah diulas sama Mas GW, lupa di tret apa?Ristori jg sempat main di album solonya Moraz kalo sy baca di i
      nlay cd nya. Dulu kaset Moraz rekaman Yess tdk dicantumkan line-up nya seingat sy.. Lupa dan dulu tdk terlalu memperhatikan soalnya. Thanks Mas Hendrik

    • cosmic_eargasm Says:

      oya cd nya MAinhorse ini kelihatannya agak mulai rare dan susah dptnya MAs.. tp coba browsing saja.. siapa tau bisa dpt..

      thanks

  3. Kristanto Says:

    7 lagu yang dahsyat dan enak semua diterima oleh telinga tersebut,
    membuat saya ………..
    ( Penggalan ulasan yg membuat kita penasaran … )

  4. hippienov Says:

    Nambah lagi daftar band “antik” yg wajib di-hunting albumnya..
    Kopian juga gak masalah karena pasti yg ori muahal tenan😀
    Thx n tuobz mas Cosmic.

    • cosmic_eargasm Says:

      Sip Mas Hippinov, ini bandnya Moraz yg dahsyat dgn line-up nya yg ‘underrated’ tapi permainannya juga keren2 pada masing2 instrumennya.
      Iya, sepertinya cd nya mahal Mas, besok2 kalo ada kesempatan sy pasti back-up buat Mas Hippie..

      Thanks..

  5. hippienov Says:

    Wah matursuwun mas Cosmic,tentunya suatu anugerah kalo mas sudi mengkopikan album Mainhorse ini.suwun mas🙂

    Ternyata memang asik band2 yg mas ulas ini,sayang kok underrated ya?padahal musiknya jauh banget dari istilah kacangan loch..contohnya Pazop, Mainhorse, England, Sweet Smoke, T.P. Smoke, etc.

    • cosmic_eargasm Says:

      iya MAs.. PC saya msh rusak, laptop ponakan juga rusak, nggak bisa buat ngopy disc.. ;-( sabar ya MAs Hippie..

      memang band2 underrated banyak sekali yg asyik2 dan dahsyat2.. nggak ngetop karena mungkin dulu labelnya kurang promosi.. jaman jg belum canggih seperti skrng ini ..

    • cosmic_eargasm Says:

      Btw, pengetahuan saya tentang band2 underrated juga masih sangat kurang banyak sekali MAs Hippie.. kalo ada sahabat2 gemblungers yg tahu, bisa tolong di share dan diulas.. seperti Mas Hendrik dan Mas Rizki yg banyak jg pengetahuannya ttg band2/musisi2 underrated.. dari era 80 an nggak masalah..

      biar blog super gemblunk ini makin gemblunk dan variatif dgn tidak hanya band2 prog mainstream saja yg banyak diulas dan diposting..

      Bukan begitu MAs GW?

      Thanks for all gemblungers..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: