Frank Zappa “Guitar”

by: cosmic_eargasm

image

Selain dikenal sebagai seorang komposer yang hebat, Frank Zappa juga populer sebagai pemain gitar yang dahsyat. Hal tersebut bisa disimak pada beberapa album-albumnya yang berjumlah tidak sedikit tersebut. Namun yang benar-benar murni ‘guitar-oriented’ sepengetahuan saya cuma ada 2: “Shut Up ‘N Play Yer Guitar” yang sangat fenomenal dan dirilis dalam triple disc/album dan “Guitar” yang merupakan album kompilasi live solo gitar Frank Zappa yang dirangkum dari beberapa live di berbagai tempat antara kurun waktu tahun 1979 sampai dengan tahun 1984. Kali ini album “Guitar” yang terdiri dari 2 disc/double album yang akan saya share. Album instrumental ini didukung oleh:
*Frank Zappa: guitar, keyboard
*Steve Vai: stunt guitarist
*Warren Cucurullo: guitar
*Ike Willis: rhytm guitar
*Denny Walley: slide guitar
*Ray White: guitar
*Tommy Mars: keyboard
*Allan Zavod: keyboard
*Peter Wolf:keyboard
*Scott Thunes: bass, synthezisers
*Bobby Martin: saxophones, keyboards
*Vinnie Colaiuta: drums
*Chad Wakerman: drums
*Ed Mann: percussions

image

Disini, Frank Zappa menggunakan 4 gitar andalannya: Fender Custom Strat, Fender Jimi Hendrix Strat, Gibson Custom SG, Gibson Les Paul Custom yang digunakan secara bergantian pada beberapa lagu, sesuai dengan karakter masing-masing komposisinya dan dipakai pada beberapa live di berbagai tempat tersebut. Total 32 lagu yang dikemas dalam double live album ini sejatinya dirilis pada tahun 1988 dan diremastered oleh Rykodisc pada tahun 1996. Menikmati semua track yang sesuai dengan judulnya tersebut memang mengasyikkan sekali, penuh dengan nada-nada atonal dan disonan maupun harmonis yang terbungkus dalam berbagai style musik yang ‘dirusak’ oleh Zappa. Untaian sound-sound dari suara yang dihasilkan memang sangat bervariatif sekali dan khas ala Zappa. Beberapa terdengar vintage,yang lainnya terdengar sangat modern sekali pada era nya maupun pada era sekarang yang banyak dipakai Steve Vai, Mike Keneally maupun Warren Cucurullo pada album-album solonya. Terutama terlihat pada Vai yang komposisi, aransemen, maupun sound dan cara main gitarnya sangat Zappa sekali. Meskipun saya suka semua lagu di album ini, tapi nomor favorit saya ada pada: 1. “Sexual Harrassment in the Workplace” yang sangat catchy dengan slow/mid tempo dengan rhytm gitar yang asyik dan permainan lead Zappa yang Bluesy. 2. “Chalk Pie” dengan rhytm gitar bergaya reggae dan solo gitar Zappa yang asyik sekali dengan salah satu ‘signature sound’ nya yang khas. 3. “In-A-Gadda-Stravinsky” yang merupakan lagu untuk penghormatan kepada komposer modern dari Russia tersebut. Permainan gitar Zappa sangat keren dan layaknya orang yang sedang berbicara saja. 4. “When No One Was No One” berirama slow dan solo gitar yang sangat ekspresif. 5. “Were We Ever Really Save in San Antonio?” yang sangat modern sound gitar yang dimainkan Zappa, yang kelak salah satu ‘signature-sound’ ini ditiru oleh Steve Vai sampai sekarang. 6. “Variations On Sinister #3” full dengan nada disonan khas Zappa yang indah dan ‘signature-sound’ nya juga modern, tapi lain dengan lagu nomer 5 di atas. 7. “For Duane” adalah lagu penghormatan Zappa yang khusus didedikasikan kepada Duane Allman, dedengkotnya band Blues-Rock, Allman Brothers. 8. “Watermelon in Easter Hay”, lagu ini saya sukai sejak pertama kali dengar di album “Joe’s Garage Act III”. Kali ini dengan aransemen yang lain yang lebih apik dan variatif lagi. 9. “It Ain’t Necessarilly Saint James Infirmary”. Karya klasik komposer era modern, George Gershwin ini begitu apik dimainkan secara instrumental oleh Zappa. Beberapa musisi Blues juga pernah membawakan lagu ini dengan berbagai versi. Untuk permainan rhytm section nya saya kira tidak perlu dibahas lagi. Karena memang semuanya dahsyat-dahsyat, yang beberapa diantaranya membuat album solo ataupun bergabung dengan musisi lain maupun membentuk band sendiri yang kemudian menjadi lebih terkenal, walaupun beberapa yang lainnya masih berpangkat ‘underrated’.

Album ini wajib bagi penggemar ataupun pemain musik yang ‘guitar-oriented’, selain “Shut Up ‘N Play Yer Guitar” juga. Pada 2 album tersebut, Zappa memperlakukan gitar layaknya sudah seperti belahan jiwanya saja..

Thanks Mas GW yang cukup mengikuti Zappa juga..

::: Salam Enam Dawai :::

27 Responses to “Frank Zappa “Guitar””

  1. cosmic_eargasm Says:

    Thanks Mas GW, tulisan sy sudah terposting diantara waktu Mas GW yg lagi padat.

    Di jaman normal, album ini kelihatannya tidak ada versi kasetnya. Yang ada malah “Shut Up ‘N Play Yer Guitar” rekaman Billboard King’s tapi sayangnya cuma direkam 1 album saja, yg aslinya terdiri dari triple album.

    Thanks!

    (((PlayNow>ERIC JOHNSON_When The Sun Meet The Sky)))

  2. Edi Apple Santoso Says:

    ada beberapa teman bilang album father zappa yang diisi dengan dengan violin jean luc punya nilai plus, kalau gak salah ada
    – hot rats 1969
    – over-nite sensation 1973
    – piquantique 1973
    – apostrophe (‘) 1974
    – shut up ‘n play yer guitar 1981

    • cosmic_eargasm Says:

      Iya Mas Edi. memang terasa lain dan istimewa walo tdk bnyk mengisi di album2 FZ. yg piquantique 1973 saya blm prnah dengar mas

      • cosmic_eargasm Says:

        Oya, ada 1 album lagi yg diisi JLP tp lupa album apa? kalo nggak salah “The Lost Episode”. sempat punya cd nya jg.. model digipack
        Sempat mengisi di album live nya FZ juga.. tapi jg lupa yg live dimana..

        thanks..

      • Edi Apple Santoso Says:

        malah yg itu belum pernah dengar, terima kasih pencerahannya mas cosmic …
        Majulah Prog!! ….

      • cosmic_eargasm Says:

        Mas Edi, itu kalo sy nggak salah sebut judulnya lho. Soalnya memang jarang JLP main di album2nya FZ, selain itu mainnya juga beberapa lagu saja. Sy suka pas yg di “Shut Up ‘N Play Yer Guitar”, judulnya lupa, seingat sy tdk
        pakai bhs Inggris. Canard atau Canary apa gitu judulnya Mas. Oya,
        JLP main di album live yg “You Can’t Do That on Stage Anymore” tp jp
        lupa yg seri ke brp Mas.. Musti diliat lg nanti. Banyak sekali lagu2 =
        nya. 6 seri, masing2 double disc hehehe..tentang “The Lost Episode=
        ” merupakan karya2 FZ di awal karirnya yg blm sempat dirilis. Thanks..

      • Edi Apple Santoso Says:

        lagu terakhir canard du jour, zappa on electric bouzouki and jean-luc ponty on baritone violin …..

      • cosmic_eargasm Says:

        Nah iya MAs Edi.. “Canard Du Jour” memang mantap sekali..
        ada Eddie Jobson main kibord juga di album itu..

        Thanks sudah mengingatkan..😉

  3. gusprin Says:

    Album zappa yang paling accessible mungkin Hot Rats, di lagu mr.green gene duet bass dan guitar nya keren

    • Gatot Widayanto Says:

      Halo mas Gusprin ..salam kenal …! Rupanya penggemar Zappa juga. Monggo diupload tulisan atau curhatnya tentang Zappa …

      Gatot Widayanto

      “Bureaucracy is not an obstacle to democracy but an inevitable complement to it.” Joseph A. Schumpeter

      • cosmic_eargasm Says:

        Betul MAs GW. saya jg perlu byk tahu tentang FZ ygsaya blm tahu. Padahal bnyk jg yg saya blm tau/dengar

    • cosmic_eargasm Says:

      Mas Gusprin slm kenal..
      utk era 60 an, Hot Rats boleh utk perwakilan . klo 70an awal ada Apostrhope, The grand Wazzoo dll, 80an bnyk

      Rupanya Mas Gusprin mengikuti FZ jg ya

      • gusprin Says:

        Salam kenal mas cosmic-eargasm, ada rumor kalo cream bubar gara2 ginger baker kurang sreg sama sound bass jack bruce yang terlalu dominan dan amplinya berlebihan. Mungkin di lagu aposthrope Jack bruce puas2in main bass nya dengan efek yang cukup menggelegar.
        Lagu Zappa lain yang bisa “masuk” ke telinga saya selain lagu2 dr Hot Rats mungkin Black Napkins, Bobby Brown, Muffin Man, lagu2 dr 2 album freak out,. Kl lagu2 lain kayaknya perlu kesabaran untuk bisa dicerna

      • Rizki Says:

        Solo gitar di Muffin Man memang enak sekali didengar. Overall lagunya juga enak dan punya lirik yg lucu.

  4. kunangkunangku Says:

    salah seorang gitaris favorit saya yang ada pengaruh zappa dalam gaya bermainnya adalah roine stolt.

  5. cosmic_eargasm Says:

    Mas Pur, Roine Stolt memang asyik dan halus sekali permainan melodi gitarnya sejak di TFK. Pilihan harmoninya juga pas pada setiap lagu. Tp sy suka jg pas di Transatlantic. Mungkin pengaruh Zappa sedikit bnyk terdengar pada beberapa lagu TFK, yg sy ingat lagu2 di album “Stardust We Are”, tp lupa track yg mana? Utk “Sum of No Evil”, “Adam and Eve”, “Paradox Hotel” dan 2 album terbaru sy blm menyimak lbh lanjut Mas. Apalagi yg “Desolation Rose”, blm dpt bocorannya nih😦
    Kalo album solo Stolt yg kovernya gambar king di kartu itu jg asyik.

    Thanks Mas Pur..

    • pur Says:

      ya, mas. yang jelas saya ingat adalah solo-solo stolt di album the flower king. layak dapat acungan lima jempol.🙂

      • cosmic_eargasm Says:

        Mungkin 5 jempol saja tidak cukup as Pur.. Stolt ini emang hebat dan tdk pernah kehabisan energi..😉

  6. cosmic_eargasm Says:

    Mas Gusprin, hahaha iya, betul jg kalo Jack Bruce mainnya lepas sekali di album itu. Tapi sy jg baru tahu kalo Cream bubar gara2 hal tsb. Beberapa pemain bass yang pernah ikut Zappa-school memang bagus2 mainnya, ada Patrick O’ Hearn favoritnya Mas Rizki, Arthur Barrow, Scott Thunes dll.
    Wah, Mas Gusprin termasuk pemerhati FZ yg album2 awal ya? “Freak Out” memang antik dan tdk umum dijamannya yg belakangan disebut2 sebagai pelopor Avant-Prog. Sy jg suka dgn ‘Bobby Brown’ dari “Sheik Yerbouti”, “Muffin Man” yg kalo tdk salah dari “Bongo Fury” dan ‘Black Napkins’ dr “Zoot Allures” Mas. Kalo menurut sy, bnyk lagu2 dr FZ yg accesible yg tahun 74 an ke atas. Apalagi yg 80an ke atas, sound nya jg mengikuti perkembangan jaman. Kalo suka yg instrumental, album “Guitar” ini, dan “Shut Up ‘N Play Yer Guitar” bs menjadi pilihan. (ada ‘Pink Napkins’, ‘Deathless Horsie’ favorit sy). Favorit sy album yg ada Terry Bozzio, Steve Vai, Vinnie Colaiuta.

  7. cosmic_eargasm Says:

    Album FZ yg ada Tommy Mars nya rata2 sy jg suka, permainan kibordnya keren dan khas soundnya. Kalo era2 60an sy kurang bnyk yg nyimak selain “Hot Rats”. Kalo era awal 70an sy suka album “The Grand Wazoo” dan “Aposthrope”. Selain itu suka jg beberapa lagu pada album “Chunga’s Revenge”, “One Size Fits All”, “Waka/Jawaka”, “Uncle Meat” .Utk pertengahan 70an sampai awal 80an sy suka “Bongo Fury”, “Sleep Dirt”, “Zoot Allures”, “Studio Tan”, “Joe’s Garage”, “Sheik Yerbouti”. Utk era 80an sy hampir suka semua Mas Gusprin.. yg pas ada Mike Keneally jg keren.. Album2 live nya FZ jg keren2 Mas.. termasuk sekuel “You Can’t Do That on Stage Anymore” yg berakhir di seri ke 6. Belakangan, selain Rykodisc, beberapa album live nya dirilis oleh Vaulternative Records.

    Tapi sy jg tdk terlalu hapal semuanya Mas.. saking banyak albumnya ya hahahaha.. Selain FZ, sy jg suka sekali dgn John Zorn, yg tdk kalah banyak albumnya dgn FZ.

    Thanks Mas Gusprin..

  8. cosmic_eargasm Says:

    Mas Rizki, betul sekali, permainan gitarnya FZ enak sekali dinikmati pada “Muffin Man”, tp sy blm nyimak liriknya..
    FZ memang jagonya bikin lirik2 yg lucu dan aneh2, tp pastinya mengandung satir dan sindiran buat apa saja, terlebih utk attitude org2, kehidupan sosial, bahkan politik. Dan FZ pun sangat jago sekali menyelipkan humor pada komposisi musik maupun di lirik2nya..
    Jadi ingat lagu2 dgn judul yg lucu & konyol, macam: “Why Does it Hurts When I Pee”, “Penis Dimension”, “Broken Hearts Are for Asshole”, “Dumb All Over”, “Don’t Eat The Yellow Snow”, “G-Spot Tornado” (favorit sy dari album “Jazz from Hell” yg musiknya tidak nge-Jazz sama sekali) dll, yg lain masih banyak lagi
    pastinya.. hahahaha.. bener2 dah kelakuan FZ ini..

    ::: Zappa Rules! :::

    • Rizki Says:

      Kalau yg humoris, lagu Titties and Beer dari album “Zappa in New York” merupakan salah satu kesukaan saya, terutama pada saat Zappa sahut sahutan dg Bozzio …..

      • cosmic_eargasm Says:

        Hahahaha.. Iya Mas Rizki, “Titties and Beer” selain mengandung humor,=
        permai

      • cosmic_eargasm Says:

        Hahahaha.. Iya Mas Rizki, “Titties and Beer” selain mengandung humor,
        permainan Zappa dan Bozzio sangat menarik sekali.. Thanks sdh mengingatkan.

      • cosmic_eargasm Says:

        Oya, salah satu album FZ yg menonjolkan sisi humornya ada “Does Humor Belong in Music”. Dvd nya sy jg pernah liat, tp lupa Mas, nggak full dari awal nonton soalnya..

  9. Rizki Says:

    Dari daftar musisi2 yg main di album diatas, beberapa saya ikuti terus perjalanan karir musiknya. Yg utama: Warren C (alt. rock, new wave, pop rock, ambient), Chad W (jazz, pop), Bozzio (various), Vinnie C (various). Yg lain: Steve Vai (rock), Ed Mann (Jazz, new age).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: