Makan Siang yang Kurang Nyamlenk

image

Tret ini sama dan sebangun dengan tretnya Koh Win yang tajuknya “Terima Kasih …” hanya saja obyek dan subyeknya beda.

Ceritanya tadi malam sepulang dari workshop dua hari di Harris Sentul,  saya terkena macet dahzyat sehingga baru sampe rumah jam 22:30. Wuih ….langsung ngguweblak setelah mandi. Trus sepulang subuhan di masjid Nurul Ikhlas perhelatan ngguweblak saya lanjutkan hingga menjelang Dzuhur.

Sepulang Dzuhur,  saya langsung berniat makan siang. Namun mak jegagik …kok di meja makan ada seonggok bungkusan plastik warna hitam …penasaran isinya apa ya langsung saya buka. Ya ampuuuun ….njumbul saya! Ternyata isinya 3 kaset dahzyat yang mana dua diantaranya pernah mewarnai kehidupan remaja saya: Rock Vibration! Whoooooooaaaaaa….ndhredhegh tenan saya memegang kaset yg dulu pernah dimiliki kakak saya dan saya sering memutarnya. Wah ediyyyyyaaaaannnn! Perasaan saya langsung campur aduk ndak karuan dan tiba2 mak gedandhut nafsu makan saya hilang ….menguap bersama angin. Emosi saya terikat dengan kaset2 terbitan Aktuil ini. Hampir gak percaya saya bisa memegang kaset nan nuansamatik kemlitik zonder ngelitik karena pake pertamax bukan premium …..

Siapakah aktor dibalik serangan menjelang Dzuhur ini?

Siapa lagi kalo bukan dedengkot KPMI yang baik dan rendah hati ini:

Mas GATOT TRIONO

Terima kasih banyak ya mas … Kalau bukan karena kebaikan dan kerendah-hatian mas GT mana mungkin siang hari ini saya ndhredhegh? Meski makan siang saya jadi sedikit terganggu karena emosi yang teraduk namun saya bersyukur bisa menghabisjannya sampe biji nasi yang terakhir benar2 abis karena menurut Rasul,  keberkahan makan justru terdapat pada sisa-sisanya. Artinya,  makanan harus abis bis pol!

Sekali lagi matur tenkyu (pinjem istilah bro Apec) telah berkenan ngedrop onggokan plastik hitam ini ke rumah saya dan MOHON MAAF DAN SEKALIGUS MENYESAL tadi gak bisa jumpa karena tak ada yg membangunkan tidur lelap saya. Semoga Allah SWT membalas budi baik mas GT dengan pahala dan rahmat yang berlimpah. Aamiin …

Memang hebat paseduluran di blog gemblung ini … Kalau di tretnya Koh Win yang menjadi subyek adalah mas Herman, maka di tert ini mas GT. Kalau di tretnya Koh Win yang menjadi obyek adalah “pralon terbang” di tret saya ini “seonggok plastik hitam” berisi harta karun …. Pokoke top tenan the brotherhood of gemblungers ini …!!

Salam

13 Responses to “Makan Siang yang Kurang Nyamlenk”

  1. gt Says:

    Mas GW,tadi malam memang macet dimana-mana,pejaten – Bintaro yg biasanya hanya 45 menit,tadi malam sampai 1,5 jam,itu sy naik motor….Mas tadi pagi sy antar kaset ini,sekalian antar anak SSB di lapangan Depen ( samping rumah Mas GW )Siiip…Selamat menikmati.

    • Gatot Widayanto Says:

      Waduh …begitu ya mas GT … Rupanya masih pagi tadi? Woooooo … Saya tahunya baru siang hari mas … Maaf belum sempat ambil mas …

      * * *Gatot Widayanto*

      * “Bureaucracy is not an obstacle to democracy but an inevitable complement to it.” ** Joseph A. Schumpeter *

  2. yuddi_01 Says:

    Lho black power nya mana?

    • Gatot Widayanto Says:

      Black Power saya simpan …Biar mas Yuddi gak penasaran … Ada di bawah meja makan saya mas … ha ha ha ha ….

      * * *Gatot Widayanto*

      * “Bureaucracy is not an obstacle to democracy but an inevitable complement to it.” ** Joseph A. Schumpeter *

  3. Herwinto Says:

    Saya jadi ikut harap harap cemas ini…..ha ha ha…..ada gak ya YES rekaman aktuil ha ha ha……

    • Gatot Widayanto Says:

      Gak ada Koh Win. Itu pasti … ha ha ha … Kecuali kaset kompilasi Aktuil berisi lagu Yes, itu mungkin …. Tapi Yes jaman dulu gak dipuji banget sama Aktuil …

      * * *Gatot Widayanto*

      * “Bureaucracy is not an obstacle to democracy but an inevitable complement to it.” ** Joseph A. Schumpeter *

    • Gatot Widayanto Says:

      dan di Rock Vibration ada 1 lagu Yes nyempil di side A lagu terakhir. Oh ya … Aktuil bukan sebagai perekam lho …sebagai kompilator nya …he he … Perekamnya Sinar Djaja ….

      Gatot Widayanto

      “Bureaucracy is not an obstacle to democracy but an inevitable complement to it.” Joseph A. Schumpeter

  4. cosmic_eargasm Says:

    Super kereeen MAs Gw dan PAk GT”

    kaset itu merupakan collectors-item memang.. sayang dari dulu saya tdk pernah memilikinya..

  5. Kristanto Says:

    Berkah yang sangat pantas disyukuri mas Gatot, kaset2 rilisan Aktuil yang bener2 rare item, ngeces & ngiler tenan aku …
    Mohon berbagi sedikit berkahnya dengan upload track list kaset yang “Just Rock”, setau saya ada lagu kerennya Foreigner, “Cold as ice” …
    Suwun

  6. herman Says:

    kaset2 ini sangat memorable….satu mengungatkan pada masa lagu2 jadoel ….kedua mengingatkan pada majalah aktuil…..

    • Gatot Widayanto Says:

      Ketiga, mengingatkan pada jaman2 pertama kali berani melirik teman lawan jenis …qiqiqqiqiqiqi ….

      Yo po ra mas Herman?

  7. herman Says:

    iya Mas…hihihi….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: