Berselancar bersama TFK “Desolation Rose”

By: Gatot Widayanto

Saat ini saya sedang di angkot sambil menikamti album anyar The Flower Kings. Ini adalah kali ke empat saya memutar album ini meski saya mendapat sumbeenya dari temen progger yang mengirim soft copy dalam bitrate yg belum maksimal. Namun karena sudah kemecer dan penasaran dengan band ini setelah dahzyatnya album Banks of Eden tahun lalu. Tadi siang saya juga mendapat sms dari mas Pur yg memberi kabar bahwa beliau sedang di angkot dan nggeblak menikmati album Desolation Rose ini.

Whooooilaaaaa …..! Memang harus diakui album anyar ini dahzyat. Bayangkan mulai track 1 sampai 8 kita digeber dengan alunan musik prog tulen khas TFK nan menawan. Tak seperti album2 dulu misalnya Paradox Hotel, album ini cepat masuk telinga karena musiknya dinamis sekali sehingga kita tak terasa ada perpindahan track. Misalnya saatz saya naik angkot tadi saya mulai dengan track pembuka Tower One yg berdurasi 13 menit mengalir dengan indah tanpa terasa berlalu seperti musik 3 menitan yang standar saking nikmatnya. Mau saya ulang kok sayang karena penasaran track selanjutnya.

Tahu2 ….sekarang sdh di track 4 White Tuxedo yang musiknya aneh dan lucu koyok wong dolanan dakon namun enak banget. Ini bener2 progressive music! Karena memang warna musiknya aneh banget, tak mengikuti pakem musik pada umumnya. Wis pokoke TFK iki band of the future! Edan tenan …nangis tenan aku. Herannya …meski setiap track enak namun gak mau rewind track tersebut karena di Roine Stolt ini gak tahu pake ilmu apa kok bisa ngijet kita supaya pada akhir track kita disirep supaya “penasaran” dengan track selanjutnya. Makanya saya gak kuasa buat rewind. Ini malah sudah track 5 Resurrected Judas. Edan memang perpaduan gitar, kibor dan vokal begitu menawan penuh harmoni.

Puwaaaaaszzzz…..!

Kayaknya album ini layak diangkat sebagai tema ProgRing #12 nanti … sambil ngorelli.

Ulasan ini cuma asal2an ya … mungkin mas Pur dan mas Khalil bisa menambahkan ulasan yang lebih akademis. Soalnya tadi di sms nya mas Pur mengatakan terpikat dengan liriknya. Wah ….sayangnya saya belum sampe ke situ ilmu saya.

The Flower Kings rules!

Salam,
G

—–

Setelah sampe rumah, saya liat situsnya TFK dan berikut pengumuman album yang rencananya rilis 28 Oktober 2013 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda …

desolationrose

New studio album ‘Desolation Rose’ late October!

11th September 2013

Swedish progressive-rock royalty The Flower Kings have had a busy year since regrouping in 2012 for the ‘Banks Of Eden’ album, and with a new creative vigor the band are following that with the fantastic new album ‘Desolation Rose’ due out on 28th October 2013. The artwork, once again created by Silas Toball, can be viewed above and the band had this to say about the forthcoming release:

“Being somewhat of a political statement, the epic theme of “Desolation Rose” is a logical step in a time where perpetual war, famine, environmental threats, religious conflicts dominate the media and our minds. This is a time to wake up and the music on this album takes you on a journey where you are forced to questions what the mainstream media feed us and to rethink your whole world view on all of the above. This is in many ways a typical Flower Kings album but we have also taken it into another realm where we do take chances and where you may struggle to get into the music – or the lyrics – but trust me when I say that you will be rewarded, as this may be our most involved, important and interesting album ever.” (Roine Stolt – Sept 2013)

The track-listing for the album is as follows:

  1. Tower ONE 13:39
  2. Sleeping Bones 04:16
  3. Desolation Road 04:00
  4. White Tuxedos 06:30
  5. The Resurrected Judas 08:24
  6. Silent Masses 06:17
  7. Last Carnivore 04:22
  8. Dark Fascist Skies 06:05
  9. Blood Of Eden 03:12
  10. Silent Graveyards 02:52

Earlier this year, The Flower Kings embarked on a very special tour alongside Neal Morse & Mike Portnoy to celebrate InsideOutMusic’s 20th Anniversary, playing to sold out crowds across Europe and the US.

Look out for more information and videos in the coming weeks!
Pre Sale start soon at The Flower Kings web shop:
www.flowerkings.se

Roine Stolt

Roine Stolt

 

 

30 Responses to “Berselancar bersama TFK “Desolation Rose””

  1. Edi Apple Santoso Says:

    kelihatannya menarik, menikmati si raja bunga di angkot ….. woke, aku harus mencoba kenikmatan yang ini ….. suwun mas GW …

    • Gatot Widayanto Says:

      Dinikmati di abgkot wae wis ngguweblak ….apalagi kalau di rumah sambil nyeruput kopi kapulaga von sragen …

      Btw, tadi tulisan belum tuntas udah keprucut soalnya pindah angkot. Sekarang sudah tuntas tukisannya.

      Mari kita nikmati musik prog nan indah ….seperti kata mas Eko Partitur ….

      Gatot Widayanto

      “Bureaucracy is not an obstacle to democracy but an inevitable complement to it.” Joseph A. Schumpeter

      • HERWINTO Says:

        Ada trend baru lagi nih, menikmati prog di angkot….wis pokoke isine serba gemblunk…ha ha ha…..

      • Gatot Widayanto Says:

        Wong prog itu harus selalu berubah to Koh Win? Mosok dari dulu sejak SD naik sepedah melulu …. Sekarang saatnya wong prog numpak angkot namun tetap dikupingnya ada sumpelan headset menikmati musik prog kesukaan … ha ha ha ha ha …

        * * *Gatot Widayanto*

        * “Bureaucracy is not an obstacle to democracy but an inevitable complement to it.” ** Joseph A. Schumpeter *

      • Gatot Widayanto Says:

        Mau tidur …nyetel TFK lagi …sanpek sak dobole ….

        Gatot Widayanto

        “Bureaucracy is not an obstacle to democracy but an inevitable complement to it.” Joseph A. Schumpeter

  2. yuddi_01 Says:

    di mbah Pirate (http://thepiratebay.sx/ ) kok lagunya lebih banyak , apa ini yg versi double CD .Tambahannya adalah :

    1.Runaway Train
    2. Interstellar Visitation
    3, Lazy Monkey
    4.Psalm 2013
    5, The Wailing Wall
    6. Badbeats
    7. Burning Spears
    8. The Final Era

    • Gatot Widayanto Says:

      Iya mas … edisi bonus disc. Disc 2 nya keren banget … ada Interstellar segala … Tapi itu bonus disc. Edisi mbah Pirate memang gitu ….he he he

      * * *Gatot Widayanto*

      * “Bureaucracy is not an obstacle to democracy but an inevitable complement to it.” ** Joseph A. Schumpeter *

  3. herman Says:

    wah saya coba donlot dari mbah pirate tapi nggak berani nge-run….karena file-nya bukan format mp3 tapi yang ada exe di belakangnya……

    • yuddi_01 Says:

      mas Herman, web nya simbah yg ada gambar perahu ‘ne simbah ‘The Pirate Bay’ sudah nonggol kan.
      Tetapi sebelum itu hrs donlot ‘tracker’ / downloader’nya dulu, klik ‘How do I down load?’
      Si mbah pakai dari webnya pakai ‘Bitlord’ , bisa juga pakai ‘utorrent’.
      Saran sy pakai ‘utorrent’ -> mhn googling ‘utorrent’ , kalau pakai ‘utorrent’ bisa nge ‘track’ dari sepupune simbah misal mbah ‘Isohunt’ (http://isohunt.com/).
      -setelah tracker nya ter ‘install’
      -balik ke ‘gambar perahu, ada pilihan ‘All’, ‘Audio’ , ‘Video’ dst ==>klik ‘Audio’
      -pd kotak diatas pilihan ketik misal : flower kings
      -lalu klik kotak ‘Pirate Search’
      -TUNGGU beberapa saat, sampai nonggol file2 audio ‘flower kings’ dari komputer yg aktif di web (dari seluruh dunia).
      -Pd kiri atas ada SE dan LE maksudnya ‘Seeder’ dan ‘Letcher’.
      klik SE spy tahu di file mana yg komputer aktifnya (Seeder) paling banyak.
      -Cari file sesuai album saja dulu JANGAN yg total album dulu.
      -Cari file2 sesuai format yg diinginkan ;mp3, mp3 (320Mbps) atau FLAC===> yg FLAC jangan dulu krn file nya gede pilih saja yg 320Mbps kalau ada atau mp3 yg ada saja dulu.
      -di file itu ada simbol magnet atau petih ; klik salah satu.
      -Tunggu , akan nonggol jendela/ window nya si ‘tracker’ utk kontrol
      donlot file mp3 yg dimaksud.
      -donlot tidak perlu sampai habis atau komputer bisa di”off’ setiap saat. Proses donlot akan otomatis diteruskan lagi ketika komputer kita nyalakan (tentunya internet hrs ‘ON’).
      -coba deh mas atau googling saja banyak kok ‘cara2 utk donlot dgn torrent’ ini.

  4. cosmic_eargasm Says:

    Eits album TFK tergress ternyata sdh curi start nongol di blog super gemblunk ini. muantap sekali Mas..
    Musti dicari besok2 nih, sekalian ngrapel dgn album sblmnya hehehe..
    PR yg satu belum kelar, yg lain sudah nongol lg..
    Jadi ingat, ada band Symphonic Prog era baru asal Hungaria yang nggak kalah keren, AFTER CRYING. Pasti Mas GW tau lah..

    Thanks Mas GW atas info album TFK dan tips download nya.
    Thanks jg buat Mas Yuddi atas info tracklist cd ke 2 nya TFK.

    ::: Grab The Prog without Border :::

    • yuddi_01 Says:

      band ’70an dari Hungaria yg populer adalah Omega. Jika ada yg punya kaset Rainbow “Long Live Rockn’Roll” side B adalah band ini dgn versi bhs inggris.
      Si Mbah Pirate adanya yg versi bhs Hungaria😦

  5. herman Says:

    Terima kasih Mas Yuddi pencerahannya…..waktu ngeklik pirate ada rasa gimana gitu juga …hehehe…lama – lama terbiasa juga ya nanti….

  6. cosmic_eargasm Says:

    Mas Yuddi, Omega yg sy ingat yg albumnya buanyak itu dan memang liriknya kebanyakan tidak menggunakan bhs Inggris. Kalo iya, kelihatannya sy dulu jg ada soft copy beberapa albumnya. Wah ternyata pernah ada di kaset djadoel ya? Rainbow yg itu dulu sy tdk pernah punya kasetnya Mas..

    Jd ingat jg, kbnykn band Krautrock yg menggunakan bhs Jerman dan band Itali yg tergabung dlm Rock Progressivo Italiano yg memakai bhs Itali pada lagu2nya.. termasuk album dari PFM, yg paling ngetop disini.

    Thanks Mas Yuddi yg memberikan tips utk download. Saya jg baru tau situs mbah pirate tsb.

    • Gatot Widayanto Says:

      Rasanya saya baru dengar nama Omega ….ha ha …ketinggalan jaman lagi ….!

      Wuiks! Mas Cosmic bener2 berdarah prog ya gak punya ksset rainbow dulu …. hebaaaat …..! He he ….

      Suatu saat saya musti diajari bagaimana dg mbah Pirate itu … selama ini hanya dikirimin aja … qiqiqiqi …

      Gatot Widayanto

      “Bureaucracy is not an obstacle to democracy but an inevitable complement to it.” Joseph A. Schumpeter

  7. cosmic_eargasm Says:

    hahahaha darah itu merah, Jendral>seperti kutipan film jaman orba dulu.

    Sy kenal Omega di akir 90an Mas GW.
    Kaset Rainbow dulu, seingat sy cuma album Long Life Rock n Roll saja yg tdk punya. Vynil vinil album livenya sempat punya jg versi Billboard warna pink. Kaset Rainbow sy dulu rekamannya campur2, seperti Zappa juga..

    • Gatot Widayanto Says:

      Saya punya album Long Live Rock n Roll dulu rekaman Rover ….seribu tiga …ha ha ha …. Master nya ya kaset Aquarius biasanya ….ha ha …

      Gatot Widayanto

      “Bureaucracy is not an obstacle to democracy but an inevitable complement to it.” Joseph A. Schumpeter

  8. cosmic_eargasm Says:

    Nah. kemungkinan side B nya ya Omega tsb Mas.
    Yg sy ingat, kaset Rainbow sy dulu:
    “Richie Blackmore’s Rainbow” rekaman Nirwana bukan yg 1LP, “Rising” rekaman Aquarius Perina, “Straight Between The Eyes” (kover kerennya pernah sy pesankan sablonnya) rekaman Aquarius putih, “Difficult to Cure” rekaman Perina biru, “Bent out of the Shape”Billboard, Vinyl vinyl Billboard c90. Cd the best nya juga sempat punya yg ada ‘Family Tree’ nya itu, Dvd live nya tahun 1977 sangat keren sekali.

  9. kunangkunangku Says:

    masih menyimak, sebisanya, ini. lagi banyak gangguan, kerjaan di pabrik. tapi, untuk tfk, kalau baru dengar track 1 saja sudah nggeblak, pasti jaminan mutu.🙂

    • khalil logomotif Says:

      Lagunya pendek pendek mas….

      • kunangkunangku Says:

        iya, nih. di album yang sebelumnya, lagu paling panjang juga cuma opening track-nya, 25 menit. epik.

      • Gatot Widayanto Says:

        Pendej2 namun semuanya mantab jaya. Utk ukuran TFK menang durasi 13 menit pendek. Namun mereka terbukti bisa juga. Top! Kerrrreeeen

        Gatot Widayanto

        “Bureaucracy is not an obstacle to democracy but an inevitable complement to it.” Joseph A. Schumpeter

      • khalil logomotif Says:

        Pastilah mas Gatot. Yg saya maksud, lagunya pendek pendek dan didengerin dari awal sampe akhir, jadi satu ramuan yg cerita dan musik yg kumplit. Jadi bener perasaan mas Gatot yg ngga mau meng riwain setelah selesai kelar satu lagu, maunya lanjut ke lagu berikutnya…lagunya mengalir dan menyambung dengan sangat bersih dan indah. Beda dgn paradox dan banks, yg dari satu lagu ke lagu berikutnya memang ngga berkelanjutan. Flower power menurut saya dulu juga menyajikan konsep yg sama.
        Yang paling menyenangkan adalah kontribusi permaianan drumernya yang sangat energetik menurut saya, sepertinya alunan alur intensitas musiknya diatur oleh gebukan drumernya. Kavernya canggih dan penuh cerita (saya belum bisa tau semua cerita yg disampein) yang pasti sekarang sudah ada gambar bunga rosenya. Tiga wajah bersisian mungkin mewakili posisi kita sbg palnet ketiga dari sistem matahari, padang pasir dengan gedung tua mewakili desolation nya yang disebabkan dari perang, konflik kepentingan, politik kotor, ekonomi kapitalis, informasi dan media yg overloaded yang mencuci culture dan hakikat humaniti kita. Karena mereka sering disebut sangat berorientasi agama, bisa jadi Ibunya nabi Isa tetap divisualisasikan dikaver tersebut (menurut saya, mungkin saya salah). Kalau diperhatikan, image dan nama tokoh ini sudah beberapa kali ditampilkan di album sebelumnya.
        Sepertinya susah memilih satu lagu yg paling enak, kali ini harus memilih satu album. Yang pasti, sewaktu dulu pertama dengerin bocoran desolation road, bikin merinding dan bulu berdiri, sama persis seperti dengerin what if God dan stardust..

      • Gatot Widayanto Says:

        Inilah yg saya selalu kangen nengok blog gemblung karena ulasan2 di komen nya selalu aja bagus dan nohok seperti ulasan mas Khalil ini. Apresiasi mas Khalil thd TFK sungguh mengagumkan. Saya memang suka dari awal album. Namun rasanya apresiasi saya gak mendalam dan lebih banyak slngkannya ketimbang apresiasinya.

        Memang album DR ini dahzyat secara keseluruhan karena setiap lagunya saling terkait satu sama lain sehingga di akhir lagu meski bagus sekalipun kita gak pengen riwain namun penasaran dengan lagu selanjutnya. Saya yakin personil Genesiz maupun Yes pasti berdecak kagum melihat generasi penerus prog bisa menciptakan lagu yang indah dan meski koridor musik bukanlah suatu hal yg baru namun kok rasanya fresh karena tak tercium contekan dari musik jaman 70an.

        Drummer dan basis nya keren memang. Jonas Reingold gitu lih!

        Gatot Widayanto

        “Bureaucracy is not an obstacle to democracy but an inevitable complement to it.” Joseph A. Schumpeter

      • khalil logomotif Says:

        Mereka ngerjain apa yg smua great artis lakukan mas, dalam berkarya, rumusnya Curi not Copy. Sama sekali ngga kentara kmiripannya dan kpingin ngebandingin dgn leluhur sebelumnya, sprtinya mreka tidak mengkopi konsep dan ciri musik genesis (trick of the tail) atau lainnya, mreka mencuri rumus bgmana membuat ramuan konsep dan musiknya. Mnurut saya sama sprti china dgn jepang dlm teknologi, yg satu copy yg satunya curi, dan terbukti bhw yg curi lbih jaya dari yg cuma copy. Original? Mana ada original didunia, original hanya Ciptaan Tuhan, namanya aja udah origin, asal mula.
        Saya juga ngga ngerti, dari sekian tahun yg saya lewati untuk mendengar, menyimak dan menikmati berbagai musik, baru lagu what if God…nya tfk yg bikin saya merinding menjadi jadi dan tiba tiba uncontrolable crying…padahal saya ngga ngerti ngerti amat (amat lebih ngerti) apa yg disampein liriknya. Jadi bukan saya yg suka tfk, tapi tfk yg menjebak saya menyukai mereka mas Gatot. Saya bisa bilang apa, saya cuma sekelas rt/rw mas…

  10. kunangkunangku Says:

    oh ya, sejak saya kenal tfk, setiap album baru selalu merupakan blind purchase. dan sampai sekarang tak pernah kecewa.

  11. Gusprin Says:

    Beli CD nya di mana ya?

  12. Noor Qodri Says:

    walah udah ada album barunya lagi? Rasanya baru aja kemarin kesengsem sama Banks Of Eden. Atau memang saya yang telat ya…:D

    • Gatot Widayanto Says:

      Wahh ….bro Qodri bisa suka TFK juga!!!

      Belum telat kok ….album ini bener2 gres

      Gatot Widayanto

      “Bureaucracy is not an obstacle to democracy but an inevitable complement to it.” Joseph A. Schumpeter

      • khalil logomotif Says:

        Kok lama lama, jadi ngga bisa nyukain deaplation rose yaa…yg nempel cuma beberapa doang..sialnya, liriknya ngga enak dinyanyiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: