Underrated Bands from Super Seventies #3: PAZOP


                                By: cosmic_eargasm

Selain melanjutkan sharing tentang band  ‘uderrated’ dan ‘one-shoot
band’, thread saya kali ini juga sekaligus menambahkan thread nya Mas
Eddy Irawan tentang ‘Canterbury Scene’ yang cukup banyak seri nya itu.
Yup! Kali ini saya ingin share tentang Pazop, band yang mengusung
genre ‘Canterbury Scene’.
Seperti yang kita tahu, salah satu sub-genre dari musik prog ini
memang berasal dari Inggris yang dipelopori oleh THE WILDE FLOWERS
yang tumbuh di era post-psychedelic di pertengahan tahun 60 an. Yang
secara otomatis kebanyakan band pengibar genre ini berasal dari
Inggris. Namun ada beberapa band yang bukan berasal dari Inggris.
Diantaranya ada MOVING GELATINE PLATES dan TRAVELLING yang berasal
dari Perancis, SUPERSISTER (yang sudah diulas tuntas dengan dahsyat
oleh Mas Eddy) berasal dari Belanda, ada juga ZYMA dari Jerman,
PICCHIO DAL POZZO berasal dari Italiyang notabene banyak band-band prog nya yang membawakan ‘Symphonic
Prog’ dan terbentuk sub-genre tersendiri yang tergabung dalam ‘Italian
Symphonic Prog’ atau lebih populer dengan ‘Rock Progressivo Italiano’.
Kembali lagi ke topik awal, ada 2 band dengan style Canterbury yang
berasal dari Belgia, COZ dan PAZOP. Kali ini saya memilih Pazop untuk
saya share di sini.
Band yang mengibarkan genre yang termasuk jarang yang membawakan ini
beranggotakan 5 musisi:
*Dirk Bogaert: vocal & flute
*Frank Wuyts: keyboards
*Kuba Szczepanski: violin
*Patrick Cogneaux: bass
*Jacky Mauer: drums & percussions

Frank dan Kuba sebelumnya tercatat pernah memperkuat  Wallace
Collection yang terkenal dengan nomor “Daydream”, “Serenade” dan
“Love”. Sedangkan Bogaert berasal dari band Waterloo.
Pazop termasuk band yang cukup unik, dengan tidak adanya pemakaian
instrumen gitar yang cukup standart bagi sebuah band pada umumnya.
Sebagai gantinya, merekamemaksimalkan permainan dahsyat flute dan biola sebagai
lead-instrument di sebagian besar lagu-lagunya yang termasuk banyak
untuk ukuran sebuah full-length album, walaupun durasi setiap lagunya
tidak terlalu panjang. Album bertitel “Psychillist of A Lunatic
Genius” yang dirilis oleh label prog kenamaan dari Perancis, Musea ini
terbagi menjadi dua. 8 lagu pertama diambil dari album pertama yang
dirilis pada tahun 1972 dan 8 lagu terakhir diambil dari sesi
perekaman di tahun 1973 yang dikemas jadi 1 cd oleh Musea Records yang
sudah eksis cukup lama dalam perilisan berbagai band prog, termasuk
band prog era baru.
Style Canterbury yang dibawakan Pazop yang kompleks pada struktur
lagu, perubahan tempo yang dinamis dan permainan melodi serta ritmik
yang panjang dan berubah-ubah banyak dipengaruhi oleh Frank Zappa dan
sub-genre RIO (Rock In Opposite) terdapat di nomor “Crying Disaster’s
Hand”, “Bami, Lychee, Si”, “In The Army” dan “And The Hermit Will Be The Monster” dengan tiupan flute yang sangat
menawan sekali, mengingatkan kepada Supersister. Selain itu terdapat
style teatrikal dari tarikan vokal Bogaert yang mantap terasa berbagai
lagu. Penggunaan melotron yang mengingatkan pada King Crimson terasa
di “Can it Be Sin” yang berdurasi paling panjang di album dahsyat ini.
Pengaruh Hatfield and The North pun terasa kuat di 2 nomor
instrumental “La Loo Loo Le La” yang bertempo riangnya up-beat dengan
gesekan biola Kuba yang mengingatkan pada Jerry Goodman ataupun
Jean-Luc Ponty dan “M.M.M.”.
Aroma Canterbury yang kental masih terasa di “Mirela” yang apik dan
“Airport Formalities and Taking Off/Stewardess and Breakfast” yang
berdurasi lumayan panjang. Nuansa Jethro Tull pun ada di “Lovelight”.
Sementara, “What is Further Purpose” sangat kental aroma jazz yang
condong ke Canterbury ala Supersister. “It’s The End” sangat cocok
sebagai lagu penutup di album ini.
Selain penggabungan berbagai macam style tadi, kalau dicermati lagi
masih ada pengaruh megahnya musik klasik, nuansa misterius dari Miles
Davis era elektrik, rancaknya Weather Report dan gelapnya Vander Graaf
Generator yang membuat setiap komposisi lagu Pazop terasa amat dahsyat
sekali dan pasti ingin memutar lagi dan lagi..

##PAZOP (front)##

##PAZOP (back)##
Album satu-satunya dari Pazop ini amat sangat direkomendasikan bagi
penggemar musik vintage prog rock, khususnya wajib bagi penggila
‘Canterbury Scene’ dan bisa dimulai dari sini bagi yang penasaran
dengan style musiknya Frank Zappa.

Thanks Mas GW yang budiman..

::: Stay Prog :::

19 Responses to “Underrated Bands from Super Seventies #3: PAZOP”

  1. Gatot Widayanto Says:

    Mas Cosmic,

    Mohon maaf ada penundaan tayang karena baru bisa buka laptop…

    PAZOP belum pernah denger mas .. Wah …wajib nikmati nih …

  2. cosmic_eargasm Says:

    Its OK Mas GW.. dan thanks juga, jadwal tayang nya sudah terpenuhi, sekaligus sebagai permohonan maaf pertama saya nggak bisa ikutan ProgRing #11 kemarin..

    Bagi penggemar Supersister, Hatfield and The North dgn ‘Canterbury Scene’, Frank Zappa, dan musik Prog pada umumnya, PAZOP adalah amat sangat wajib sekali hukumnya hehehehe..
    Sy baru tahu band ini jg telat kok Mas, baru sekitar tahun 2008 an.
    Selama ini sy jg belum pernah tahu ada versi kasetnya apa tidak? Kemungkinan Apple menerbitkan. Dulu sy sempat punya kasdt album pertama EILLIF, band prog 70an rekaman

    Apple. Mungkin ada sahabat gemblungers yg punya kaset Pazop ini bisa diupload sekalian.
    Thanks..
    (((PlayNow>JENS JOHANSSON, ANDERS JOHANSSON & ALLAN HOLDSWORTH_Macrowave)))

    • Gatot Widayanto Says:

      Jadi penasaran sama Pazop … Apalagi disebut Genius …he he …. Musti dicoba nih. Terima kasih mas Cosmic yg sdh memberitakan hal yang sebagian besar (atau saya saja ya?) tidak tahu. Ini kabar bener2 kabar ….

      Powered by Telkomsel BlackBerry®

  3. cosmic_eargasm Says:

    Sama2 Mas GW, ZYMA, PICCHIO DAL POZO dan MOVING GELATINE PLATES mantapjaya juga. Album ke 2 MGP juga ada unsur “Genius” juga, besok2 Insya Allah akan sy ulas yg bertitel “The World of Genius Hans”.

    Kemungkinan, Mas Eddy Irawan punya album2 dari band2 ‘Canterbury Scene’ tsb.

    (((PlayNow>MOVING GELATINE PLATES_The World of Genius Hans)))

    *petualangan asyik 14 menit Canterbury Musik*

  4. cosmic_eargasm Says:

    Mas GW, sy jg musti nyimak lagi album2 dari band2 yg sy sebut di atas. Sudah lama sekali nggak kesetel jg soalnya. Gara2 blog super gemblunk nya Mas GW ini, sy jadi lebih bnyk menyimak lagu2 dan album2 yg sy sendiri bnyk yg lupa tsb..
    Sub-genre ‘Canterbury Scene’ ini kalo dilihat memang band yg mengibarkannya termasuk jarang, tidak lebih dari 50 band/musisi ya Mas. Sama jg seperti sub-genre ‘Zeuhl’ yg dipelopori oleh MAGMA, band super yg musiknya kurang familiar diterima di telinga para kolektor ini. Sy pernah lihat cd nya di Jasur bbrp tahun yll, dgn harga yg lumayan tinggi jg, tp tdk sy ambil. Gawat jg, kok lapaqers bs tau Magma ya Mas? hmmm.. wkt itu jg ada cd nya GURU GURU dan CANVAS SOLARIS yg mantap itu..

    Thanks MFL nya Mas GW, sy sungguh menikmati ‘keterjebakan’ sy disini..🙂

  5. Gatot Widayanto Says:

    Di PA ternyata yang mereview album PAZOP ini hanya 4 orang:

    http://www.progarchives.com/album.asp?id=7328

  6. cosmic_eargasm Says:

    Oh gitu ya Mas GW? Berarti Pazop memang betul2 band underrated ya Mas.. Jadi ingat jg, beberapa tahun lalu, sy sempat dikabari oleh salah satu teman saya kalo CD Pazop ini harganya lumayan tinggi dan susah dapatnya.
    Btw, sy jg sdh lama nggak buka2 PA. Berat banget loadingnya.. Sama jg dgn buka email. Kalo pas dpt sinyal yg pas baru bs kebuka. PA susah banget walo sinyal bagus..

  7. cosmic_eargasm Says:

    Oh gitu ya Mas GW? Berarti Pazop memang betul2 band underrated ya Mas.. Jadi ingat jg, beberapa tahun lalu, sy sempat dikabari oleh salah satu teman saya kalo CD Pazop ini harganya lumayan tinggi dan susah dapatnya.
    Btw, sy jg sdh lama nggak buka2 PA. Berat banget loadingnya.. Sama jg dgn buka email. Kalo pas dpt sinyal yg pas baru bs kebuka. PA susah banget walo sinyal bagus..

    Thanks banget infonya Mas

  8. hippienov Says:

    Waduh nambah lg homework ku nich mas Cosmic, Pazop..belum pernah tau n denger sama sekali.who knows teman2 di metal bleeding corp punya cd ini,iseng2 mau tny ah😀
    Thx mas Cosmic u/ ilmu barunya.

  9. apec Says:

    Menyebut Band tanpa gitar ini saya langsung membayangkan Niacin (yg cuma bertiga)

  10. cosmic_eargasm Says:

    Sama2 Mas Hippie, ini band yg dahsyat sekali. dan rata2 “one-shoot band” bagus2 semua.. Jd ingat, kelihatannya ada beberapa lagunya di youtube, ini sy nggak bs buka youtube kalo ol via hp.. Kalopun PC sy sudah fit lg, pasti sy sempatkan mem-back up buat Mas Hippie dan teman2 yg lain kalo misal berminat.

  11. cosmic_eargasm Says:

    Mas Apec, betul sekali, band yg tanpa gitar selain NIACIN (yg pernah dibahas tuntas oleh Mas Rizki), pastinya ada ELP, walaupun Greg Lake sering memainkan gitar juga. Dan benar sekali seperti kata Mas Rizki, rata2 band dgn formasi ‘Power Trio’ pasti dahsyat2.
    Oya, band baru yg tanpa gitar dgn format ‘Power Trio’ ada LIQUID TRIO EXPERIMENT (tanpa John Petrucci), anyway band ‘Power Trio’ nya Petrucci mantap juga, dgn Dave La Rue dan Mike Portnoy, pun dgn Steve Morse Band.. Yg lain ada PAINKILLER nya John Zorn (sax) dgn Bill Laswell pada bass dan Mitch Harris (drummernya Napalm Death).

  12. hippienov Says:

    Walah matursuwun mas Cosmic,ya pastinya sangat minat mas..pokoknya yg serba prog n gratisan kita semua minat,ha3..kidding loch mas,don’t take it personally..
    Ak terus terang kagum dgn mas Cosmic yg segudang pol referensi band2 antiknya. beruntung sekali mas tersesat di blog gemblung ini jadi bs membagi “IPPc” alias ilmu pengetahuan progclaro-nya,suwun mas.tuobz 2 jempol.

  13. Gatot Widayanto Says:

    Temen2ku …silakan kunjungi http://www.progarchives.com karena review saya masih berada di halaman utama situs ini. Ini copasnya review saya setelah menikmati Pazop selama 3 kali putar via Youtube:

    Psychillis Of A Lunatic Genius
    Pazop Canterbury Scene
    Review by Gatot
    Special Collaborator Honorary Collaborator

    My prog friend informed me about this band and I was not aware at all about it and the name did not ring any bell at all in my mind and I tended to neglect it. But I remember vividly the same thing happened to me when another friend of mine informed me about vintage band named as Nosferatu which in turned I liked the music. So is this case I don’t wan to make any exclusion as who knows that it gives me something new. He did tell me at my personal blog that the band in some ways has some influences from National Health, Soft Machine those of Canterbury Scene. Hmmmm … I pondered my head and was curious to know about the music.
    Oh no …. Where have I been so far that I have never known PAZOP at all? In fact the music is really unique and it has a class of its own. A category of its own. Oh yeah … I can find some falovors of Soft Machine, hatfield an The North, Egg or National Health ….but hold on … Pazop is a bit different. I tell you what, when I first listened to the opening track “Le la Loo Loo le La” (2:29) it reminded me to the kind of circus music where it has all energy and dynamics to open the show at particular evening. With dynamic piano work this opening track sets the overall tone of the album. The following “Harlequin of Love” (2:50) has dynamic vocal in it and I really enjoy the strange music they make especially with the use of flute and violin! It then slows down with “Crying for Disaster’s Hand” (4:08) demonstrating the kind of vocal that does not seem to follow memorable melody but it still very enjoyable.

    The jazzy track “What Is the Further Purpose” (3:10) is a funny song and I tend to smile listening to how vocal harmonies work their ways to its best combined with dynamic basslines as well as inventive flutework. Wow man!!! Marvelous! It then slows down again when it enters “Swaying Fire” (3:32) using flute as main instrument on top of rhythm section accompanying the strange vocal screaming nicely: SWAYING FIRE!!!! Woooow …..!!! It’s really wonderful man!

    Let’s reflect …

    I am not going to review at track by track level but I want to do some sort of reflection about this band. This only album was released in 1972 – an ultimate year in the history of progressive rock. Why? This was the time when Genesis crafted Foxtrot where they included an epic Supper’s Ready with 20 plus minute duration. And we had also Yes penned their lose to The Edge album which this site by today makes it the number ONE prog album of all time. Yes, Yes also made epic track with duration approx 20 minutes. And then we had Jethro Tull who claimed themselves as teh first band who produced song with duration at the maximum space of one side of an LP: Thick As A Brick,

    What did it tell you my prog head friends around the globe?

    When all progressive bands made solid efforts in making concept album with epic tracks, PAZOP came into play with SHORT duration tracks but they are all one another make some sort of “links” that the transition from one track to another sounds like seamless eventhough they are not. So in this case .. PAZOP is a true prog band as they did not follow what happened in the market – in this sense ….

    Overall, I highly recommend you to have this hard-to-find album especially those of you who enjoy the vintage sound and unique musical composition. To kill your curiousity, go to you tube and type PAZOP .. Boom! You got it full fledge album. Enjoy! This album deserves 4.5 stars rating. Keep on proggin’ …!!!

    Peace on earth and mercy mild – GW

  14. cosmic_eargasm Says:

    Hahahaha.. santai saja Mas Hippie..

    Anyway, yang saya belum tau dan yg terlewati masih banyak sekali dibanding yg saya ketahui.. Selain itu, banyak juga diantara band/musisi yg saya ketahui namanya, tapi belum dengar musiknya.

    Sebenarnya saya tau blog super gemblunk ini sudah lumayan lama, beberapa tahun yg lalu, tp nggak tau kenapa kok baru2 tahun ini sy mulai ikut nggemblunk.. Ternyata memang bnyk setruman tegangan tinggi yg sangat dahsyat disini.. Sy juga lebih bnyk tau yg dulu sy tidak/belum tau..
    Dan memang betul kata beberapa gemblungers, di blog lain memang nggak seasyik disini.. Dan itu semua nggak terlepas dari peran konseptor blog ini..

    Hidup Mas GW!!!

  15. cosmic_eargasm Says:

    Waaaahh super mantap sekali review nya Mas GW. 4,5 bintang lagi. Sip Mas!
    hahaha iya “La Loo Lee La” seperti musik circus. Biola nya Kuba mantap ya Mas. Di youtube ada semua lagunya Mas?
    Menurut sy ada aroma Supersister dan Zappa nya yg lumayan kental, selain Hatfield and The North, Egg, National Health. Selain itu ada beberapa style Mozart dan Tchaikovsky jg selain Weather Report dan Miles Davis, jg VDGG. Keren dan wajib dengar pendeknya. Apa benar cd nya memang benar2 hard-to-find Mas?

    NOSFERATU sy pernah dengar jg, musiknya raw dan gelap. yg kovernya gambar vampire itu ya Mas? Dan sy setuju sekali kalo tahun 1972 adalah tahun keemasan band2 dgn album bagus dan matang. Tahun 1967 adalah pre-cursor nya..
    Thanks copas review dan linknya Mas GW

    ::: Stay Prog :::

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: