All New Dream Theater 2013!

By: Hardani Kristanto

Sejatinya CD anyar legenda prog metal Dream Theater ini baru saya terima kemarin siang. Dan karena beberapa waktu lalu mas GW sudah memancing emosi lewat tret Ngguweblag bersama The Enemy Inside, maka dengan segala kerendahan hati saya coba ulas sekilas album ini. Setelah sukses dengan album “A Dramatic Turn of Events” sekitar 2 tahun lalu, kembali master progressive metal dari Amerika ini merilis album terbarunya dengan judul self title, “Dream Theater”. Lucu juga karena biasanya band2 akan mengeluarkan album self title pada album debutnya, lha album ini kalau ngga salah merupakan studio album ke-12 nya, sekaligus album ke-3 di bawah bendera Roadrunner. Sekilas melihat penampakan cover albumnya, mirip cover album ACDC “Back in Black” atau juga “Black album”nya Metallica.

image

image

Track listing:
1.”False Awakening Suite” I. “Sleep Paralysis” II. “Night Terrors” III. “Lucid Dream”
2.”The Enemy Inside”
3.”The Looking Glass”
4.”Enigma Machine”
5.”The Bigger Picture”
6.”Behind the Veil”
7.”Surrender to Reason”
8.”Along for the Ride” 9.”Illumination Theory” I. “Paradoxe de la Lumière Noire” II. “Live, Die, Kill” III. “The Embracing Circle” IV. “The Pursuit of Truth” V. “Surrender, Trust & Passion”

• “False Awakening Suite”, nomor pembuka album ini berupa instrumental, rancak dan berenergi, mengobral kemahiran Petrucci, Rudess dan Mangini. • “The Enemy Inside”, tepat sekali seperti yang sudah digambarkan dengan panjang lebar oleh mas GW di tret sebelum ini, berpotensi jadi single andalan DT. ….. I’m running from the enemy inside … Looking for the life I left behind …

• “The Looking Glass”, diawali raungan gitarnya Petrucci, nomor ini juga wajib dinikmati penggemar metal, rancak, gahar, dan melodius. Vocal LaBrie yang jernih sangat berperan menjadikan nomor ini menjadi sangat enak di kuping, sambil menhentakkan kaki dan mengganguk2kan kepala tentunya. Nomor yang paling saya sukai sejauh ini, sayang durasinya termasuk pendek, 5 menitan.

• “Enigma Machine”, kembali para punggawa metal ini memamerkan kemahiran olah jari dan kaki di nomor instrumental yang lumayan panjang ini (6 menit). Tetap berakar dari dimensi ke-4 heavy metal, acungan 2 jempol sangat pantas buat John Petrucci yang lengkingan gitarnya tidak pernah membosankan.

• “The Bigger Picture”, paling pas dinikmati malam hari dari puncak Wisma 46 BNI, hehehe … Nomor ini walaupun manis, tapi tetap dibawakan secara gahar dan melodik, khas DT.

• “Behind the Veil”, walaupun terkesan dark tune, sesuai temanya tentang kidnapping, nomor ini masih nyamleng dan siulable, minjem istilahnya mas GW. Entah kenapa, mendengar intro lagu ini, sekilas saya teringat intro lagu band dari Papua, Black Brothers “Lonceng Kematian”.

• “Surrender to Reason”, diawali dentuman drums Mangini dan kocokan gitar John Petrucci yang menghentak, saya semula berharap menemukan karakter “Outcry” yang super acrobatic itu. Sebuah nomor yang catchy, sesuai dengan temanya tentang cinta, ahay !

• “Along for the Ride”, catchy, manis dan legit kayak dodol Garut, berpotensi kuat menjadi nomor wajib buat concert audience macam Spirit carries on atau Hollow years. John Rudess berkesempatan memainkan Continuum-nya, yang biasa dia lakukan dalam solo kibornya.

• “Illumination Theory”, nomor pamungkas sekaligus yang terpanjang (22 menit), sangat akrobatik dan ambisius khas DT, apalagi ditimpali juga dengan aransemen strings orchestra di tengah lagu, bener2 prog epic, muantabs … Di sebuah music forum bahkan disebut : Illumination Theory is something, the rest are average … Hmmm, jadi inget 2112-nya Rush nih …

Demikian ulasan sederhana dan sekenanya ini, yang pasti album terakhir ini sayang untuk dilewatkan begitu saja oleh prog metal lovers . IMHO, menurut saya levelnya masih sedikit dibawah album sebelumnya “A Dramatic Turn of Events”.

Keep on ‘heavy’ rocking !

23 Responses to “All New Dream Theater 2013!”

  1. hippienov Says:

    Ikut2 Genesis mas di tahun 83 rilis album self titled “genesis” atau album Metallica tahun 91 yg sering disebut “black album”😀

    Alo mas Kris..keren sudah punya album anyar DT.ak sempat lihat cd nya di salah satu toko cd minggu lalu saat jalan2 melepas penat (musik+ taman anggrek kalo ndak salah) tp ya cuma sekedar pegang2 n elus2,gak mampu beli..
    Bener mas,covernya se-ide dgn cover AC/DC “back in black” atau Metallica “black album”, dominated by black.
    Sptnya terpaksa harus tunggu versi gocengan nya muncul dulu di lapak2 retail cd “pirate” sebelum bisa dengar album DT ini🙂
    Tuobz mas Kris, keep on progging.

    • khalil logomotif Says:

      Whatsap mas H?
      Empetigaan aja mas…aku juga dapetin dari strimingan mas. Kalo The flower kings baru rilis satu lagu doang diawal bulan ini, itu juga mp3nya jelek banget lagi..tapi dasar lagunya enak..ya jadi enak

    • Kristanto Says:

      Mas Hippie & mas Khalil, begitu dapet CD ini langsung saya rip, trus upload ke ipod, sama2 mp3 hehehe …

      • Gatot Widayanto Says:

        Kelakuan ngerip CD ini sudah saya jalankan cukup lama, terutama sejak mendapatkan warisan iPod dari anak saya lantarn ia beralih ke tablet.

        Jujur saja, banyak CD saya yang diputar mungkin hanya maksimum 5 kali karena saya merasa lebih praktis nyetel mp3 saja. Apalagi belakangan ini praktis gak pernah duduk bersila di depan stereo set menikmati CD. Justru terakhir duduk di depan stereo set malah menikmati suara kaset dari Tandberg ….

        Gatot Widayanto

        “Motivation is what gets you started; habit is what keeps you going”

      • khalil logomotif Says:

        Mas Gatot, ipod nya dikasetin aja tampilan playernya

  2. khalil logomotif Says:

    Album saat awal bergabungnya Mangini dan Rudess jauh lebih bagus dan mereka lebih beruntung dibandingkan Serinian.
    Cd 2 audio mix itu, isinya apa ya mas Kris?

    • Kristanto Says:

      Nah ini dia mas Khalil, dics 2 mrpkan DVD Audio, saya puter di dvd player koq cuma lagu doang ngga ada videonya kayak CD, isine podho wae, kayak dics 1 (ato saya yg kuper ya hehehe …) … Mending yg album Dramatic, dics 2 berisi audisi drummer-nya …

      • Gatot Widayanto Says:

        Iya …bonus disc sering gak bermanfaat kecuali Black Cloud ….karena ada Tenement Funster …

        Gatot Widayanto

        “Motivation is what gets you started; habit is what keeps you going”

  3. cosmic_eargasm Says:

    Mas Kris, thanks info dan ulasannya yang mantap dan detail.. Jadi cepat2 pingin dengar setelah baca tret ini. PR sy makin numpuk nih..
    Untuk sementara, memang benar kata Mas Khalil dan Mas GW, hunting bocoran Mp three nya dulu saja.. termasuk The Flower Kings jg nih hehehe..

    (((PlayNow>KING CRIMSON_One Time)))

    • Kristanto Says:

      Sama mas, PR saya juga masih numpuk, termasuk King Crimson yang Lark’s Tongues, hehehe …

      • cosmic_eargasm Says:

        Asyik ya Mas Kris kuliah di blog super gemblunk ini..🙂

        pasti banyak PR deh..

      • Gatot Widayanto Says:

        Mas Kris

        Untuk mengurangi tumpukan cukup menikmari Larks’ Tounge in Aspic. Dijamin ngguweblak mas! Easy Money …thuing …thing …destak destak dug dug .. dheng tak dhug dhug …. Wuih! Gila …..!! Si pencuri ketukan beraksi begitu paripurna di lagu ini. Lagu lainnya juga great mas ….

        Gatot Widayanto

        “Motivation is what gets you started; habit is what keeps you going”

  4. Erick S Says:

    Halo mas2 semua penghuni blog super gemblung ini hhehehehe😀 apa kabarnya ? saya ingin ikut komentar ahhh di postingan milik mas Hardani Kristanto ini

    setelah saya mendengarkan album ini dan menurut saya album ini memang mantab materi musik nya keren, dialbum ini pun kita juga bisa mendengarkan permainan dari mike mangini yang saya rasa sangat bagus dan lebih dari album sebelumnya (A Dramatic Turn of Events)

    kemudian dialbum ini saya juga menemukan lagu yang suasananya sperti di album six degres iner turbulence yang mana album tersebut juga album DT favorit saya hehehe

    album ini sangat layak untuk dimiliki bagi para penggemar DT atau pun pecinta musik progressiff

    • Kristanto Says:

      Suwun mas Erick comment-nya, saya sendiri pertama kenal DT ini dari adik ipar, lagu pertama yg saya denger dan akhirnya ikut nikmatin ya Another Day, yang suka dinyanyiin adik ipar itu.
      Lha sekarang, istri saya juga keranjingan DT sejak album “A Dramatic Turn of Events”. Saya pesen CD ini di amazon karena dibujukin istri, padahal maunya juga yg pressing lokal, ngga sabar dianya hehehe …

      • Erick S Says:

        sama2 mas saling bercoment ya kita hehehe, kalau saya pertama kenal DT ya di album scenes of memory yang juga dasyat karena harus mendengarkannya secara keseluruhan dan berurut karena seperti runtunan cerita😀

        album selanjutnya ya images and words mas, sama dengan mas yang terbuai saat mendengarkan another day hehehe

        istri saya juga sama dengan istri mas, dia mulai terpikat sama DT pas album “A Dramatic Turn of Events” terutama pada lagu Far from heaven dan Beneath the Surface, tapi dialbum ini belum saya kasih dengar hehehe dan dia juga ga tau kalau DT rilis album baru #sengaja ga saya bilangin
        hehehe

        yang jelas album terbaru benar2 mantap mas dan sangat disarankan untuk di beli segera hahahahha

    • khalil logomotif Says:

      Kalau octavarian mas?

      • Gatot Widayanto Says:

        Maksud mas Khalil Ovarium?

        Qiqiqiqi….

        Gatot Widayanto

        “Motivation is what gets you started; habit is what keeps you going”

  5. Gatot Widayanto Says:

    Mas Kris … Ulasan njenengan mantab tenan mas!!! Saluuuttt!!

    Selama ini saya bermasalah dengan track ke 3 album ini. Gitaran Petrucci di awal lagu njelehi pol! Kayak Van Halen rasanya … Gak prog blas lagu ini …. hehe …

    • Kristanto Says:

      Mas Gatot, kabarnya Kiara – anaknya Petrucci – emang nge-fans berat ke Eddy VH, jadi mungkin ini sebagai pelampiasan kekesalan Petrucci karena suka dibanding2in hehehe …
      Saya suka bagian reffrainnya:
      You live without shame, you are digging up a gold mine …
      Btw, trend kesukaan saya bergeser ke track #5, The Bigger Picture …

  6. Gatot Widayanto Says:

    Hujan deras seperti ini memang paling nyaman menikmati album DT terbaru ini ….

    I am running from the enemy inside ….

    Yeeeaaaahhh!!!

  7. kukuh tawanggono Says:

    Permisi,mohon izin nulis mas.gara-gara mas kris mengulas album ini,saya jadi penasaran(mohon maaf saya ini klo prog yg bisa ngeh itu ya cuma yes,elp ,gentle giant,genesis era gabriel,pink floyd he he he).akhirnya mas ,album ini saya dapatkan di disctara.alamak benar-benar dahsyat ,terutama track no 8.di track itu kita benar-benar tahu bahwa mereka layak menyandang nama dream teather .alasannya di track itu mereka menawarkan berbagai soul yg satu dengan yg lain sambung menyambung terus tidak sampai putus(bayangin mas ini 22 menit loh).disini kita juga bisa melihat bahwa pilihan mereka menggandeng mike mangini benar – benar tepat.anak baru ini begitu bisa mengimbangi permainan teman-temannya tanpa harus mengeluarkan egonya sehingga dapat merusak jalinan-jalinan nada yg dibangun.cuma sayang(kalau ini menurut saya lho he he he)warna asli anak baru ini ndak kelihatan tertutupi warna drumer awal mereka sehingga kita jadi ndak tahu kehadirannya kalau ndak baca di susunan pemainnya.tapi ini ndak apa-apa saya akui betapa sulitnya memberi warna pada sebuah band(apalagi kalau yg digantikan sudah berhasil mematri warnanya dalam-dalam).orchestra yg terdengar di album ini,penataannya begitu hebat sehingga tidak terlihat sekedar menempel,juga ikut membangun karakter setiap lagu yg dimainkan.bener-bener ampuh tenan.terima kasih mas atas kesempatan yg diberikan mohon maaf apabila ada kata yg kurang berkenan.

    • Gatot Widayanto Says:

      Bagus komennya, mas Kukuh. Sejak album DT yang maba mas Kukuh mulai suka ? Ini mengingat tadinya mas Kukuh berkutat seputar prog lama.

      Suwun

  8. kukuh tawanggono Says:

    album images n words mas yg lainnya terus ndak begitu ngikuti(saya ini tergolong manusia purba mas,jadi kalo dengar sound – sound baru tidak begitu ngeh).satu lagi kelemahan saya apabila sudah dengar satu musik yg jos dari satu dua grup pintu hati saya jadi tertutup untuk yg lain ndak seperti njenengan yg begitu enjoy menikmati berbagai genre.oh iya mas kalo ingat album itu begitu nelongso hati saya(kaset itu saya jual mas untuk menyambung hidup maklum mas jaman dulu masih belum kerja).itulah mas ketika saya membaca ulasan ini saya menangis dalam hati (bahnoa lah biar diarani gembeng he he he).kalau karya dream theater yg lain saya dengernya ndak begitu intens.mohon maaf mas kalo saya nulisnya asal,tapi jujur drummer baru mereka itu seperti menggantikan seorang lars ulrich(metallica)betul-betul misi yg maha berat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: