Underrated Bands from Super Seventies #2: ‘IGGINBOTTOM

By: cosmic_eargasm

Front Cover copy

Saya berani menjamin, apabila nama Allan Holdsworth disebut, bisa dipastikan semua gemblungers sudah pada tahu. Tetapi, kalau menyebut nama ‘Igginbottom, hampir bisa dipastikan nama ini tidak familiar, dan bahkan jarang atau tidak banyak yang mengetahuinya. Lantas apa hubungan antara ke duanya? Yups! ‘Igginbottom adalah band pertamanya Allan Holdsworth di tahun 1969. jauh sebelum merilis solo album pertamanya, “Velvet Darkness”. Selain itu, pasti semua juga pasti pada tahu kalau Holdsworth pernah bergabung dengan band-band super keren, macam: Tempest, Soft Machine, Gong, UK maupun album solo Bill Bruford dan beberapa proyek lainnya, termasuk pernah mengisi gitar di band jazz rock, Nucleus. Terkait dengan thread saya sebelumnya tentang band underrated, maka dalam kesempatan ini saya ingin mengulas ‘Igginbottom yang selain masih dalam keluarga underrated bands, juga termasuk dalam jajaran one-shoot band. Band yang cuma merilis satu album dengan titel “‘Igginbottom Wrench”ini pertama kali dirilis oleh Deram Records dalam bentuk vinyl/ph dan dirilis ulang dalam bentuk CD untuk pertama kali pada tahun 1989, setelah itu diremastered lagi pada tahun 2000 oleh Angel Air Records. Album ini berisi 10 lagu dengan style “Psychedelic Mellow Jazz” atau “Prog Psychedelic Jazz” yang unik dan berbeda dengan band-band yang ada sebelumnya maupun di jamannya. ‘Igginbottom digawangi oleh 4 musisi: *Allan Holdsworth: guitar, lead vocal *Steven Robinson: guitar *Mick Skelly: bass *Dave Freeman: drums

Disini, Holdsworth selain memainkan gitar, juga berperan sebagai vokalis utama yang tidak pernah atau jarang dilakukan setelahnya. Permainan gitar Holdsworth sudah sangat istimewa di album ini. Dengan memainkan jazz licks yang dibungkus oleh heavy psychedelic guitar style menghasilkan apa yang disebut dengan Prog Jazz. Di setiap lagu, ciri khas permainan Holdsworth sudah terlihat dengan penyimpangan tema di setiap komposisi lagu yang keluar dari struktur lagu. Dan di tahun 1969 ini pula, Holdsworth sudah menggunakan tehnik bermain dengan legato yang panjang, kompleks chord progress dan sudah memasukkan nada-nada disonan, tangga nada diminished, augmented, whole tone, chromatic dan tehnik petikan yang berubah-ubah serta tidak bisa diprediksi alurnya yang menjadi trade mark nya sampai sekarang. Memang, sebelum memainkan gitar, Holdsworth sempat bermain saxophone yang banyak terpengaruh oleh John Coltrane, Michael Brecker, Cannonball Adderley dan lain-lain. Setelah pindah ke gitar, kelak sound gitarnya mirip dengan suara saxophone di album-album solonya, terutama pada tahun 1980 Holdsworth memakai SynthAxe, gitar synthezisers yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa dengan bentuk yang unik dan khas yang terlihat di album “Atavachron”. Di album “‘Igginbottom Wrench” ini, Holdsworth masih bermain dengan clean guitar sound yang sangat menawan dan terasa sangat menonjol sekali di setiap lagu.

Mari kita lihat 10 lagu yang berada di album yang unik ini. Track 1 dibuka dengan gitar gaya waltz yang disusul dengan rolling snare drums yang menghantarkan “The Castle”(02:56) cukup meriah. di 01:18 permainan melodi Holdsworth terasa asyik dan ditutup dengan permainan ‘volume swell’ yang sampai saat ini menjadi salah satu trade mark nya. Dialog pembicaraan yang panjang ada di “Out of Confusion” (02:08) sedikit mengingatkan pada Frank Zappa di album “Interview”. Nada disonan gitar dan pukulan ride cymbals mengiringi narasi sampai akhir lagu. “The Witch”(03:04) dibuka oleh pukulan drums gaya swing dan dilanjut dengan permainan handle gitar yang terasa mengayun-ayun seakan-akan menyerupai Surf Music 1960 an, dilanjut dengan pukulan drums yang bertempo up-beat menjadikan lagu ini cukup renyah. Di 01:36 melodi gitar Holdsworth terasa keluar dari tema lagu dengan legato panjang dan chord-chord nya pun terpengaruh style free jazz. “Sweet Dry Biscuits”(02:54) dibuka dengan nada gitar yang disonan, mengingatkan sedikit pada gitaris avant/jazz, Derek Bailey. Gaya bernyanyi Holdsworth layaknya seperti lagu jazz standart ala Ella Fitzgerald, Mary Ford bahkan Julie London. “California Dreaming”(04:01) merupakan lagu instrumental yang bertempo slow dengan aroma full psychedelic. Di 01:15 gitar Holdsworth kembali beraksi dengan nuansa avant/free jazz nya yang mendominasi, di 02:17 tempo kembali slow sampai lagu ini berakhir. “Golden Lake”(05:13) dilantunkan Holdsworth dengan gaya jazz oldies dengan bumbu psychedelic. 01:56 dentuman bass membuka lagu ini menjadi up-beat dengan kebisingan yang indah, dan ditutup dengan suasana slow psychedelic yang terasa asyik sekali.

“Not So Sweet Dreams”(05:00) dan “Is She Just A Dream?”(04:34) mengalir dengan suasana slow psychedelic menyelimuti seluruh komposisi lagu. “Blind Girl”(03:48) memecahkan suasana dengan meriah. Di pertengahan lagu ada solo gitar Holdsworth dengan diiringi musik yang cukup mengingatkan pada “Moonchild” nya King Crimson. Lagu diakhiri dengan tempo up-beat yang terasa sangat vintage sound nya. Ditutup dengan nomor instrumental yang durasinya paling panjang di album ini lewat “The Donkey”(10:42) yang menawan dengan permainan solo drums. Selain itu, semua player terasa all-out sampai akhir lagu.

Walaupun album ini bukan awal karir Allan Holdsworth, tetapi sangatlah direkomendasikan untuk para penggemar Allan Holdsworth yang sangat ‘Guitar Oriented’. Tidak lupa juga bagi penggemar musik prog yang berorientasi pada Jazz Rock ataupun Canterbury Style.

Thanks buat Mas GW yang selalu ‘open minded’.

::: Salam Djadoel :::

10 Responses to “Underrated Bands from Super Seventies #2: ‘IGGINBOTTOM”

  1. Kristanto Says:

    Terimakasih bang Cosmic untuk pencerahannya, saya taunya si Allan Holdsworth aja. Itupun karena suka disebut2 di majalh Aktuil dulu sebagai gitaris yang banyak mempengaruhi Alex Lifeson/ Rush …

    • cosmic_eargasm Says:

      Thanks juga infonya MAs Kris.. saya dulu malah belum sempat baca ulasan Aktuil tentang Allan Holdsworth..
      Menbaca komen Mas Hris, sepertinya Aktuil dulu nggak mengulas tentang “Igginbottom dan Tempest ya ..Padahal itu di tahun 1969 dan 1974 rilis albumnya..
      Sepertinya album “”Iggiinbottom Wrench” ini memang benar2 “Rare”..

    • cosmic_eargasm Says:

      Oya MAs Kris, pasti tahu kan kalo kaset Yess dulu merilis 4 album AH..
      #491 Road GAmes+I.O.U, #581 Metal Fatigue, #631 Atavachron dan #689 Sand..
      album pertamanya, “Velvet DArkness”ada di side B tambahan Al Di Meola album “Elegant Gypsy” #175.
      Selain itu AH juga ada di Yess pada album UK, Bill Bruford (“Feels Good To Me”, “One of A Kind” dan “The Bruford Tapes”)dan Gong- Gazeuse!
      kalo dgn Soft MAschine “Bundles” ada di kaset rekaman Bootleg..

  2. cosmic_eargasm Says:

    Thanks Mas GW.. ternyata sudah diposting ya..

  3. eddy irawan Says:

    Thanks Mas Cosmic atas pencerahannya pd jejak Allan. Apakah album ini pernah diterbitkan dlm bentuk kaset?

  4. cosmic_eargasm Says:

    Sama2 Mas Eddy, saya juga nggak tahu dan belum pernah lihat album ini dalam bentuk kaset produksi dalam negeri. Bisa jadi, kaset Lolita menerbitkannya, mengingat band2 yg dirilis Lolita termasuk yg aneh2 yg jarang, bahkan nggak diterbitkan oleh label lain.
    Kalo kaset import pasti ada, sy jg sempat lihat di e-bay.

    Dulu, sy awal tahunya album ini juga termasuk telat, sekitar tahun 2005-2006an dari teman yg berada di luar negeri..

    Btw, kemarin dapat kaset apa yg antik Mas Eddy?🙂

  5. eddy irawan Says:

    Mas Cosmic,
    hasil hunting sabtu kemarin ada sekitar 30an kaset:
    belasan Jazz Spot Team plus 3 rekaman Yess (Arie); 4 kaset blues dan rek yess (Ferry); 11 Kaset2 claro rekaman lawas (Bram Tampur). Penampakannya nyusul ya.

    • cosmic_eargasm Says:

      Siiip Mas Eddy..

      Bram Tampur itu diam2 menghanyutkan juga lho.. beberapa tahun yg lalu di lapaknya ada ph God Bless “Cermin” yg most wanted.. Kalo nggak salah ph nya ada 7 kalo nggak 8 buah, ph “Cermin” semua itu..

      Mas Eddy pasti sudah dapat ya..😉

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Eddy memang kolektor sejati! Ngakunya 30 kaset padahal 3 kardus …..

      Ditunggu fotonya ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: