Uriah Heep “Return to Fantasy” by Aquarius

By: Yuddi Kustiadi

image

Sekitar menjelang hari raya Idul Fitri 2013 kemarin mas G sambil men’take over’ pekerjaan domestik (bhs halusnya pekerjaan bedinde) mendengarkan ‘A Year or A Day’ , yang pada masanya didengar dari kaset Uriah Heep “Return to Fantasy” terbitan Aquarius dengan side B nya Ginger Baker & Gurvitz Army. “Return to Fantasy” adalah album pertama bersama bassist baru eks King Crimson John Wetton, album kemudian dan terakhir bersama Wetton adalah “High & Mighty” – yg juga album terakhir David Byron bersama Uriah Heep. Belakangan (thn 2004) terbit CD remaster album ini dengan bonus beberapa lagu era album ini termasuk ‘extended version’nya lagu ‘Return to Fantasy’ dan versi2 lain beberapa lagu album ini (Show Down, Primadonna, Why Did You Go, Beautiful Dream). Kaset format hitam-putih album tersebut kebetulan saya masih menyimpan dan penampakannya seperti pada foto, kualitas rekaman dan materi lagu2 album ini baik sekali bisa jadi karena pita yg dipakai adalah Maxell dan memang audio PH nya (sebagai master) yang baik. Karena kualitas audio masih baik sehingga saya merasa tidak perlu membeli kaset album ini yg terbitan Monalisa di thn ’80an.

Side A :
A Year Or A Day
Return To Fantasy
Shady Lady
Devil Daughter
Beautiful Dream
Primadonna

Side B :
Your Turn To Remember
Show Down
Why Did You Go

Ginger Baker & Gurvitz Army
Help Me
Inside Of Me
I Wanna Live Again

19 Responses to “Uriah Heep “Return to Fantasy” by Aquarius”

  1. cosmic_eargasm Says:

    John Wetton mereupakan bassist yg seperti layaknya kupu2.. hinggap kesana kemari, dari band satu ke band yang lainnya..
    Sebelum join URIAH HEEP, sempat menjadi line up MOGUL THRASH, band blues rock/hard/heavy prog yg keren itu, setelah itu ke FAMILY, dan URIAH HEEP, dan KING CRIMSON yg menelorkan album2 dahsyat.. pasca KC membentuk UK lalu dilanjut ASIA dan solo album serta proyek2 lain dan banyak membantu musisi lain juga. Album Asia yg reunion original line up asyik dan keren juga.. Walaupun “Return to Fantasy” ini bukan album andalan UH, tapi saya masih suka, karena masih ada Byron dan Hensley pastinya.. Dulu kaset sy yg ini rekaman MonaLisa..

    Baker Gurvitz Army saya suka dg “I Wanna Live Again” full orkestrasi dan ada suasana gospel dibalik blues -rock style nya.. mantap!!!

    Thanks Mas Yuddi..

    You Raawwkkk!!!

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Yuddi,

      Thanks a lot. Kaset saya dulu ya ini mas, namun gak tahu kemana. Rasanya sudah saya hibahkan ke temen dekat saya mas. Hebat ya Aquarius ini menaruh A Year or A Day di side A lagu pertama, padahal di urutan aslinya dia lagu terakhir di album ini.

      Saya kalau dengan Inside of Me nya BGA mbrebes mili …inget masa muda mendengarkan lagu ini di sebuah bilik kecil rumah tante saya di Tebet Barat (Ganefo) …. What a life!

      Mas Cosmic

      Sayang nya Wetton ini kalau solo karir nggak genah! Gak ada album solonya yang bagus kecuali yang album terakhir, agak lumayan meski gak istimewa.

      Salam

      * * *Gatot Widayanto*

    • cosmic_eargasm Says:

      Memang betul Mas GW, John Wetton ini menurut saya pantasnya “ikut orang” atau bekerja sama dng musisi yg tepat seperti di UK atau ASIA.
      Solo JW dulu saya cuma punya 1 yg kaset lisensi album”Voice Mail/Battle Line” (dapat sale murah, jadi iseng beli) ternyata nggak enak musiknya biasa saja.. dgn Wetton-Manzanera edisi Yess dulu nggak pernah punya, cuma nunut dengar di temen.. YG pas dgn ROXY MUSIC di album “Viva!” jg biasa saja (dulu pernah punya kasetnya rekaman AR dgn album “Sirens” yg nggak ada JW nya)
      Dgn Hensley agak lumayan.. Yg istimewa pas dgn Steve Hackett di album “Genesis Revisited”, yg “Tokyo Tapes” keren jg, sy sudah liat dvd nya.. JW ini di setiap live nya pasti membawakan lagu2 King Crimson ataupun Asia..
      Malah skrng jd musisi tamu di Ayreon, bandnya Arjen Anthony Lucassen yg banyak merekrut musisi2prog, macam Fish dan bnyk lg.. tp sayangnya sy belumdengar albumnya yg ini..

      Thanks..

    • yuddi Says:

      @mas Cosmic, sy juga suka “Wonderworld” yg ada Something or Nothing, Woderworld, So Tired, Suicidal Man dst. Album ini adalah album terakhir bassist Garry Thain dgn permaian bass melodik yg prima. Thn ’75 Gary Thain meninggal pd usia 27th.

      @mas G .Ganefo yg dekat pasat tebet ya, nama yg mengingatkan bahwa sampai dgn awal ’70an beberapa alamat di tebet barat & timur memakai nama2 jargon era Sukarno spt Ganefo, Nefo, Usdek, Berdikari.

      • Gatot Widayanto Says:

        Mas Yuddi

        Benar mas … Ganefo itu area saya saat kecil. Patokannya dekat resto Gudeg Yogya. Tiap hari kami suka nyetel musik rock di situ. Saat album fenomenal Badai Pasti Berlalu keluar kasetnya di tahun 77, tiap hari kakak saya nyetel Serasa berulang kali. Saya dulu rada sebel soalnya bukan rock ..he he he …

        Nuansamatik tenan ….

        Gatot Widayanto

  2. cosmic_eargasm Says:

    Mas Yuddi, semua album Uriah Heep yang ada David Byron dan Ken Hensley nya saya suka semuanya. Gary Thain memang keren permainannya, bisa memberikan nyawa pada musiknya UH. Tapi sayang, termasuk yg “To Young Too Die”, termasuk Byron jg.
    “High And Mighty” sy jg msh suka, dulu kst sy rekaman Nirwana 1LP.

    • Gatot Widayanto Says:

      Wah gawat … Kok Wonder World saya gak suka kenapa ya? High and Mighty juga … Kudu disimak ulang neh …

      Salam, Baru masuk rumah dari bumi Minahasa tadi …sambil pasang kaset Harry Roesly DKSB “Kuda Rock’n Roll” …

      * * *Gatot Widayanto*

      On Sat, Sep 7, 2013 at 8:51 PM, Music for Life

    • yuddi Says:

      @mas Cosmic, era John Lawton album “Firefly’ masih bagus ttp “Innoncent Victim” dan “Fallen Angel” ketara sekali jika Gerry Bron (tauke nya Uriah Heep) 90% toleransi pasar.

      @mas G, nggak usah dipaksa mas, kalau awal dengarnya ketika terbit album tsb pasti suka krn kecampur urusan memori jadulnya seperti juga mas G jika dengar “Demon & Wizzard”.

      • Gatot Widayanto Says:

        mas Yuddi

        Hari ini saya dengerin lagi mas. Sebenernya Ok album ini apalagi di I Won’t Mind. Yang jadi masalah sehingga saya jarang memutar CD nya adalah kualitas rekamannya yang buruk sekali; jauh kualitasnya dibandingkan dengan album2 lawasnya. Saya ingat memborong semua cd UH dari Aquarius PI termasuk Wonderworld yg mutu suaranya parah ini. Dari semua albumnya ya inilah yg saya kecewa rekamannya.

        Suwun

        Gatot Widayanto

  3. cosmic_eargasm Says:

    Mas Yuddi, “Firefly” sy msh suka. Aransemen lagu2nya terasa matching dgn vokal Lawton.
    Sampai skrng lagu “Rollin’ On” masih menjadi salah satu top playlist saya. Mid tempo tapi berat, gagah dan nge raawwkk!!! Nuansa interlude nya mengingatkan pada interlude “Empty Room” nya Gary Moore..
    “Fallen Angel” ke atas sy kurang begitu suka. dulu kaset MonaLisa sy nggak pernah sy setel hehehe..

    • Gatot Widayanto Says:

      Rolling On memang keren dan ngelangut mas …he he … itu lagu favorit saya dulu dan sekarang jarang dengerin …. Rasanya ada di Heavy Slow ya? No. 7 kayaknya …

      Gatot Widayanto

  4. cosmic_eargasm Says:

    “Rollin’ On” ada di Heavy Slow #6, bareng dengan Symphonic Slam, Lucifer Friend, Colosseum II dll Mas GW

    • Gatot Widayanto Says:

      Siip mas Cosmic. Gara2 kaset bajakan, saya cari CD Symphonic Slam sampe ke ujung dunia saat itu … Alhamdulillah saya dapet akhirnya. Suweneng pol! Ha ha ha …

      Saya kenal Symphonic Slam dari side B nya Pink Floyd “Animals” rekaman Aquarius ….

      * * *Gatot Widayanto*

      On Mon, Sep 9, 2013 at 5:47 AM, Music for Life

  5. cosmic_eargasm Says:

    wah iya jadi ingat Mas GW, sy dulu jg pernah punya PF yg itu. Tp pertama dengar Symphonic Slam kurang suka, kesannya aransemennya sama semua di tiap lagu. Tp lama2 asyik jg kok dinikmatin.. Musiknya antik, lain dr pd yg lain.. keren pokoknya. Wah cd nya termsk rare jg sepertinya. Mas GW termsk yg beruntung jg memiliki cd dr “One Shoot Band” tsb..
    Oya, ada band baru yg modelnya seperti itu, Trans-Siberian Orchestra yg di setiap live nya tata lampu dan panggungnya megah sekali, seperti PF pas perform. Kalo nggak salah, Alex Skolnick jg sempat jadi gitaris band ini..

  6. apec Says:

    Woww, TSO disebut-sebut, saya suka Proyek tsb, meski tdk punya albumnya,hanya dengar via mp3. Gara-gara itu pula , saat menemukan kaset album Mark Wood ( violins yg pernah gabung TSO) lgs aku sikat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: