Michael Quatro “In Collaboration with the Gods” by Yess

by *cosmic_eargasm*

Salam sejahtera bagi semua sahabat-sahabat gemblungers.. Ini kali pertama saya menulis di blog super gemblunk ini. Mohon maaf kalau tulisan saya agak kaku.. So, langsung saja. Di mulai dari beberapa hari yang lalu saya ngobrol banyak dengan Mas Khalil di tret nya yang ‘Saya,Tsunami dan Triumvirat Pompeii”. Ditengah pembicaraan ada Mas Yuddi yang merekomendasikan beberapa lagu. Diantaranya ada ‘Cat Size’nya Suzy Quatro yang lagunya oldies dan bluesy banget. Kebetulan di hp saya ada lagu tersebut, langsung deh saya play.

Pikiran saya langsung melayang ke Michael Quatro. Siapakah Michael Quatro ini? Yupz! Tak lain dan tak bukan adalah kakak dari Suzy Quatro tersebut. Saya langsung ingat kalau Michael Quatro ini punya satu album bagus yang satu-satunya direkam oleh kaset Yess (#243). Kebetulan kasetnya masih saya
simpan.  Langsung saja saya setel dari side A ke side B akhir. Saya jadi ingat, jaman dulu teman-teman saya, baik yang kolektor maupun yang suka musik jarang yang ada memperhatikan kaset Yess satu ini. Padahal bagi saya, ini adalah album keren, dan ternyata juga banyak sumber yang mengatakan ini adalah salah satu album terbaiknya Michael Quatro. Dan nggak salah Pak Ian Arliandy memasukkan album ini ke jajaran seri kaset Yess yang lainnya. Thanks buat Pak Ian..

#YESS MICHAEL QUATRO inlay#

Setelah goggling, ternyata kaset ini adalah dua album yang dikemas dalam satu kaset. “In Collaboration with The Gods” dirilis tahun 1975 dengan “Dancers, Romancers, Dreamers & Schemers” yang dirilis setahun berikutnya yaitu tahun 1976. Walaupun tidak semua track lagu nya disertakan, tapi menurut saya sudah cukup mewakili mendengarkan ke 2 album tersebut dan yang pasti kita tetap untung kalau memiliki kaset ini hehehe..

Side A dibuka dengan lagu Ave Maria yang diaransir ulang dengan sentuhan rock yang memikat dan syahdu, diberi judul ‘Ave Rock Maria’, dilanjut dengan ‘Children Of Tommorow’ yang sedikit slow, terus
disambung dengan ‘Rollerbach’ dan ‘Adagio’ yang terasa kental nuansa Klasiknya yang sedikit kepada Ekseption, band prog yang banyak mengadaptasi gubahan lagu dari komposer Klasik. Tiga lagu terakhir
tersebut diambil dari album “Dancers, Romancers, Dreamers & Schemers”. Masih ada ‘Get Away’ yang intronya ada bumbu riff Blues Rock nya. ‘Rockmaninoff’s Prelude in C Blunt Funk’ diadaptasi dari karya
komposer Klasik jaman Romantik, Rahmaninoff dari Rusia. Masih digeber dengan ‘Prelude in AB Crazy II’, yang part I nya ada di album sebelumnya yang sekaligus mengakhiri lagu-lagu yang  berada di kaset
side A ini..(sebentar, kasetnya dibalik dulu hehehe)..

Side B dibuka dengan nomor Suita megah 5 bagian, ‘In Collaboration with The Gods’ yang seakan-akan Michael Quatro menunjukkan ke-virtuoso-annya dengan banyak memainkan skill piano tingkat tinggi
di lagu ini. Komposisi dan aransemennya terasa layaknya musik Klasik yang mengiringi sebuah opera. Sungguh terasa megahnya. Setelah itu ada ‘Touch Of Class’ yang intronya ada permainan
Harpsichord yang menusuk hati. diDilanjut dengan ‘Pure Chopin’ yang terinspirasi style permainan pianis Frederick Chopin yang eksis dijaman “Romantik” setelah era Mozart, Beethoven, Paganini dll di
jaman “Klasik”. Side B ditutup dengan nomor slow yang cukup bisa mengoyak perasaan, ‘One by One’ yang bahkan kalau pertama dengar pun pasti langsung akrab di kuping.. Ke tiga lagu terakhir tersebut juga diambil dari album yang dirilis pada tahun 1976.

Untuk line-up nya dialbum ini masih terasa asing namanya ditelinga kita, tapi untuk skill permainannya sangat layak diacungi jempol.  Di sektor gitar, yang tidak dicantumkan di inlay kaset, ternyata ada Rick
Derringer yang namanya cukup dikenal dikalangan penggemar Blues-Rock. Di seksi vokal ada juga Howard Kaylan dan Mark Volman dari band pop 60an, Flo & Eddie.

Secara keseluruhan, kaset ini amat sungguh layak untuk disimak dan dikoleksi. Khususnya bagi penggemar prog yang berorientasi pada Classical Style. Sayangnya, Yess tidak urut meletakkan urutan
lagu2nya. Tapi it’s OK, kalau tidak ada Yess, kita tidak bakal mengenal Michael Quatro, seorang pianis, komposer dan multi instrumentalis yang hebat ini.

Thanks Mas GW yang budiman..

:::salam djadoel:::

44 Responses to “Michael Quatro “In Collaboration with the Gods” by Yess”

  1. Eddy Irawan Says:

    Mas cosmic,
    Kok nyetrum ya? Senin lalu sy baru aja dapet kaset ini di lapaknya mas Agus Sunda. Langsung distel dan memang asyik
    Thanks mas udh ngulas album ini..

  2. khalil logomotif Says:

    Ave maria itu saya suka banget, beda dgn interprestasi ave maria ave maria lainnya, yg ini daya hanyut diawal lagunya bener bener magis. Saya sering ripit puluhan kali kalau lg kerja malam.
    Tapi..hal ini hanya bisa dirasakan oleh yg sekaliber yg sudah 40 taunan…sayang yg masih 35 an tahun..belum sanggup untuk mampu merasakannya…kasihan!

  3. cosmic_eargasm Says:

    @Mas GW, maaf baru buka blog. Thanks banget sudah dimunculkan tulisan saya.

    @Mas Eddy, di blog super gemblunk ini memang terlalu banyak setruman2 yg asyik. hehehe. Walaupun kaset album ini bukan merupakan andalan para kolektor, tapi tetap layak untuk disimpan. Thanks Mas Eddy. Met menikmati.. pasti senin kemarin dapat borongan kaset dahsyat2 tuh hehehe..

    @Mas Khalil, saya lupa versi ‘Ave Maria’ yg lain. tp ini keren kok menurut sy juga.
    hahahaha.. yang 35 tahun saja masih getol dengerin metal, lha yg 17 tahun terus dengerin apa?😉

    (((PlayNow>STONE THE CROWS_Danger Zone)))

  4. cosmic_eargasm Says:

    Ada tambahan info, Michael Quatro ini pernah membawakan lagu dari band legendaris pelopor progressive rock, KING CRIMSON “In The Court Of The Crimson King” yang direkam di debut albumnya “Paintings”, dirilis tahun 1972.

    (((PlayNow>T.P. SMOKE_Take A Trip)))

    *Underground Blues Organ Driven To Progressive*

  5. Gatot Widayanto Says:

    MENIKMATI KETIADAAN

    Saya tak punya kaset ini meski dari dulu sering melihatnya. Salah satu alasan saya tak membeli adalah karena beberapa lagunya sudah punya dari kaset rekaman lain, medingan beli kaset lain karena bujet mahasiswa cekak euy!
    Dulu yang saya sering putar adalah kaset 3 in 1 rekaman SD seperti punya pak GT dan pernah dibahas di blog gemblung:
    https://gwmusic.wordpress.com/2012/12/18/patrick-moraz-out-in-the-sun-by-sd/

    Ternyata, tak memiliki kaset ini nikmatnya juga sama dengan memilikinya. Mengapa? Karena tak memiliki maka yang ada adalah imajinasi terhadap kaset ini…. Rasanya kok malah indah ya membayangkan sesuatu yang tak ada di tangan …artinya ya MENIKMATI KETIADAAN….

    Dulu saya paling suka mendengarkan Rollerbach karena asik banget gabungan antara komposisi musik klasik dan musik rock…. Dan sambil menulis komen ini saya ditemani ROLLERBACH nya Quatro ini …

  6. cosmic_eargasm Says:

    Mas GW, itu link ke youtube ya? sementara ini sy nggak bisa buka, karena ol via hp. Nanti sy simak mas. Wah itu live tahun berapa mas? kok ada Ted Nugent segala? lintas generasi nih jadinya. Unik jg pastinya. Memang, MQ ini masih aktif sampai sekarang kelihatannya. ingat Ted Nugent jadi ingat awal karirnya di THE AMBOY DUKES nih.. tp sy jg nggak ngikuti, cuma tau pernah dengar beberapa lagunya. si Ted ini jg pernah ngeband dgn Tommy Shaw nya STYX di akhir 90an dgn label DAMN YANKEES.

    Wah ternyata mas GW blm punya kaset MQ Yess ini? sy kira nggak terlalu susah kok ngedapetinnya.cuman, cari yang “moulouzes”yg agak susah ya mas hehehe.. Antik jg kaset SD 3in1 itu. ada TJHIS VAN LEER(opo tumon?hahaha). MQ nya ada 5 lagu disana ya mas. SD pun paling jg nggak tau lagu2 itu dari album mana hahahaha. “Rollerbach” mengingatkan pada Ekseption ya mas. di lagu “Ave Rock Maria” aroma style Rick Wakeman begitu terasa juga diantara ngelangutnya

  7. Kristanto Says:

    Nomor buncit side B, “One by one” nuansamatik pol mas …

    • Gatot Widayanto Says:

      Dan itu yang melejitkan MQ kala itu …. Anehnya, kalau lagu ini diputar di radio, yg terlintas di kepala saya kok malah Patrick Moraz ….ha ha ha … Gara2 kaset 3 in 1 rekaman SD nan nuansamatik itu ….ha ha ….

  8. cosmic_eargasm Says:

    Iya banget Mas Kris.. saya paling terngiang-ngiang dgn lagu itu. Dulu rasanya sering dengar.. Apa di radio sering diputer dulu mas? apa dikarenakan lagu ini dikonsep untuk langsung enak didengar oleh semua orang, yg bahkan pertama kali dengar pun sudah terasa empuk di kuping. Mungkin gitu ya Mas Kris..🙂

  9. cosmic_eargasm Says:

    Mas Khalil, itulah salah satu warisan pusaka bangsa yg nggak bakal ditemui di cd hehehe.. bisa jadi adiknya “Suzy Folio” itu namanya “Micheal Houtvrij Schrijfpapier” hahahaha..

    Mas GW, alam bawah sadarnya langsung ke kaset 3in1 itu ya..hehehe.
    album MQ yg ke 2, kovernya juga mengingatkan pada Patrick Moraz, diliat dari gayanya bermain kibor disisi kiri dan kanan plus potongan rambutnya kalo diliat sekilas mirip Moraz.
    Wah berarti dulu sy nggak ngeh kalo ‘One by One’ ini miliknya MQ, sampai punya kasetnya. Makanya kok akrab banget rasanya dikuping. Thanks mas GW..

  10. yuddi Says:

    lagu ‘One by One’ thn ’77an adalah lagu yg juga masuk acara radio Prambors Hits (acara ini tiap hari pk.19an lebih /setelah relay warta-berita RRI sd pk.20.00). Kira2 masuk acara itu bersamaan dgn ‘Tentacles’ (Patrick Moraz), ‘You my Everything’ (Santa Esmeralda) , ‘You and Me’ (Alice Cooper). Beberapa lagu yg masuk acara ini dikompilasi jadi kaset Prambors Hits, tdk jelas apakah lagu ‘One by One’ ini sempat masuk kompilasi kaset tsb krn sy tdk pernah punya kaset tsb.

    • Gatot Widayanto Says:

      Kok radio du Madiun lebih advanced ya …. tahun segitu yang ngetop Stranglehold nya Ted Nugent, Hazy Colour nya Tea, fly people fly nya scorpions, simple man nya cuby …. sayangnya sih pemancar gelap alias radio amatir ….

      Gatot Widayanto

    • Hendrik Worotikan Says:

      One By One by Michael Quatro ada di kaset Best Prambors Hits bareng lagu lagu lainnya seperti Moonlight Flower (Michael Cretu), Selfpity (Lucifer), Woman Song (Odia Coates), dll.

      Jaman dulu radio memang menjadi satu satunya barometer musik dunia.
      Sampai mau tidurpun radio harus tetap ada disamping saya.

      Salam.

      • yuddi Says:

        mas G , di radio itu utk urusan musik rock ada acara Prambors Musik Bebas dan Sepuluh Langkah, oh ya ada acara sinopsis album2 baru (biasanya grup2 rock) – sy ingat “The Song Remain The Same” dibahas di acara ini.
        Belum lagi ada acara Art Rock pd hr minggu , sy kenal UK dan Klatu dari acara ini.

      • Gatot Widayanto Says:

        Saya suka tuh mas Yuddi, acara Sepuluh Langkah ….sempat mengikuti juga saat liburan di Jkt

        Gatot Widayanto

  11. apec Says:

    Biyuh, pak Yuddy kalo mendeskripsikan apa-apa yg didengar via radio top banget. Sampe sak intro-introne apal di dalam kepala.
    Mas Cosmic, jujur sejak memiliki kaset ini , sampai saat ini saya hanya mendengarkan sekali saja. Demikian juga kaset Michael Shrieve feat. Klaus Schulze yg bayangan saya musiknya senada malah ndak pernah saya setel. Malah akhir-akhir ini lebih sering dengar album2 Indonesia lama.
    Ini lagi nyetel Laron-Laron by Makara

  12. apec Says:

    Padahal Michael Shrieve seorang drummer,…jadi pengen nyetel..btw, gmana persiapan rekan2 disini menghadapi Metallica sesuk???

  13. cosmic_eargasm Says:

    @Mas Yuddi: Wah memori mas Yuddi tentang acara radio Prambors masih segar ya. Untuk kaset kompilasi Prambors sy jg tdk tau mas.nggak pernah punya sama sekali soalnya. Mas GW dan Mas Hendrik yg kelihatannya punya dan apal tracklistnya. Kaset Prambors ini keliatannya memang asyik semua lagu-lagunya. Thanks Mas Yuddi.

    @Mas GW: wah, radio di Madiun tahun segitu sudah sebegitu Progressive-Revolusioner ya mas. Hebat banget pilihan lagu2nya, walaupun radio gelap, tp tetap menunjukkan bahwa selera orang Madiun tidak bisa dipandang dgn sebelah mata.. Jangan2 Mas GW juga ikutan siaran waktu itu?🙂

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Cosmic

      Terpicu dengan maraknya amatir gelap, maka saya dan gank saya juga termakan arus ikut2an bikin radio amatir berantena bambu ….ha ha ha …. Pemancar kami buat urunan ( saweran). Pada saat kami liburan bersama ke Bali naik bus saat itu malahan kami cari lampu 807 yang konon membuat pemancar makin kuat sinyalnya. Harga lampu tsb mahal sekali yakni Rp. 2.500,- ….he he he …..

      Sejak pake lampu 807 itulah amatir kami moncer ….. kaset Yes “Player” dulu menjadi menu wajib putar karena ada Lucky Seven nya Chris Squire …

      Jaman nan indah …

      Gatot Widayanto

  14. cosmic_eargasm Says:

    @Mas Apec: Sepertinya musti disetel dan disimak lagi kaset MQ nya ini mas, hehehe..
    MiICHAEL SHRIEVE feat. KLAUS SCHULZE sy dari dulu nggak punya kasetnya mas. Yg album “Transfering Blue Station” ya? yg dengan HSAS (Sammy Hagar, Neal Schon, Kenny Aaronov, Michel Shrieve) sy malah sempat punya kasetnya dulu rekaman Private Collection yg msh edisi foto. Shrieve ini termasuk drummer lawas yg cukup bnyk malang-melintang di dunia musik. Ternyata awalnya drummernya SANTANA, yg main di album “Abraxas” yg ngetop itu. Main di GO nya STOMU YAMASH’TA bersama dgn AL DI MEOLA jg.
    Selain itu, jg pernah main bareng dgn MARK ISHAM, DAVID TORN, ANDY SUMMER, JACK DE JOHNETTE, BUCKETHEAD (gitaris keren dgn ciri khas pakai topeng gelas KFC).
    wah, MAKARA laron2 asyik bgt mas. Musiknya keren, style nya SAGA. Ada bos nya IPS main disana. Kalo nggak salah ada Lilo yg main gitar ya mas?
    Album musisi Indonesia djadoel bnyk yg keren2. Favorit saya ABBHAMA

  15. cosmic_eargasm Says:

    @Mas Hendrik: Thanks banget infonya.. memang betul, jaman dulu radio merupakan satu2nya sarana untuk mengetahui perkembangan musik, selain majalah musik jg yg banyak memberikan referensi2 bagus.
    Diantara lagu tadi, sy yg sdh dengar cuma “Moonlight Flower” saja. LUCIFER selain yang “House For Sale” saja yg sdh sy dengar, ada lg 1 albumnya(lupa judulnya) yg sempat sy dengar, tp seingat sy sangat lain dgn “House For Sale” yg asyik bgt menggugah memori.. Mas Hendrik ini banyak juga ya referensi lagu2 yg bersifat ‘Memory’, yg saya pribadi banyak yg belum pernah tau atau dengar.
    Thanks Mas Hendrik..

    (((PlayNow>LUCIFER_House For Sale)))

    *menggelitik memori*

  16. cosmic_eargasm Says:

    @Mas GW: Nah betul kan, Mas GW ikutan siaran juga. Wah, asyik banget baca ceritanya mas. Apalagi bisa muter lagu2 favorit yg bs mengudara didengar banyak orang memang merupakan suatu kebanggaan tersendiri.. sy nggak ngeh blas dunia per-radio-an, yg gelap maupun terang..
    YES player itu yang mana ya mas?

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Cosmic

      Tepatnya ikut2an mas ….ha ha ha …. Saat ini saya di taksi menuju Balai Sudirman, ada kondangan mantu. Supir nya nyetel radio … Duh rasanya kangen banget denger M97 …. Yang diputer pasti lagu2 kita semua ….

      Oh ya … YES Player itu kaset kompilasi Aquarius berisi lagu2 solo karir anggota Yes …ada Alan White solo juga. Kasetnya pernah saya posting kok

  17. cosmic_eargasm Says:

    ooo, kalo di kaset lisensi yg YES/Friends and Relatives itu mungkin ya mas? kalo jaman dulu, yg sy ingat ada kaset Aquarius yg member of Genesis, menampilkan lagu2 solo album dari personil Genesis. Iya mas, nanti sy buka2 lg hehehe.. makin bnyk buka tret, makin bnyk yg sy blm tau..
    Wah iya mas, M97FM memang top!!! sayang banget kok bisa bubar ya? Tolong nanti kalo Mas GW pas ada waktu diulas tentang radio ini, kenapa kok bisa sampai bubar? Thanks banget mas.. met menikmati hidangannya. kalo ada siomay nya pasti mak-nyuss itu hahahaha..
    Karena mbahas radio, jadi ingat lagu yg berjudul “Radio” ini..

    (((PlayNow>SUPERSISTER_Radio)))

    *Canterbury stuff!*

  18. ami Says:

    Assalamualaikum
    Buat Penggemas Yessmania
    Aku punya kaset yess tanpa cover setelah 13 tahun baru tahun itu lagune focus (dibeli tahun 1996) dan aku dikit dikit via google menemukan judul lagune, yang di side A lagune pertama belum nemu yang kedua asnwer! question! la yang side B setelah judul lagu anonymus berakhir dengan suara bass belum tahu judulnya yang jelas hanya drum aja, tolong bantu aku untuk sekedar tahu lanjutan anonymus – nya focus itu aja, maaf ini pertanyaan yang desoo yo tapi gak apa daripada penasaran wassalamu’alaikum

  19. hippienov Says:

    Alo mas Cosmic..seirama dgn mas Kris,lagu michael quatro yg selalu terngiang2 di benakku pastinya one by one.jd kangen mau dngr lg lagu itu lagi..one by one heartache comes..
    Suwun..

  20. cosmiceargasm Says:

    @Mas Yuddi: Oh gitu ya mas. Mungkin dikarenakan tidak ada unsur “komersial” nya sama sekali? Sayang banget sebenarnya. Sy dl pernah punya kaset KLATUU the best rekaman Billboard mas. tp kok lagunya biasa saja? Menurut Mas Yuddi apa albumnya yg paling bagus? Thanks.

    @Mb Ami: Wallaikumsaalam wr wb.
    Kalo tidak salah, kaset mb yg album Focus 3 yg dirilis tahun 1972.

  21. cosmiceargasm Says:

    Halo juga Mas Hippienov, met menikmati.. tp jangan pake headache dong.. apalagi earache..

  22. cosmic_eargasm Says:

    hehehe gitu ya Mas Yuddi..
    iya, nanti sy search lagi tentang Klatuu di blog ini..

    Thanks..

  23. cosmic_eargasm Says:

    Thanks Mas Yuddi, iya, saya jadi ingat, musiknya Klatuu mirip2 Beatles..
    Dulu banget, pas saya punya kaset the best Klatuu Billboard, jarang sy setel, menurut saya waktu itu musiknya kok biasa bgt..
    Mungkin harus didengar beberapa kali baru keliatan asyiknya.. seperti kata Mas Apec via Pak Kusno itu.. Sepertinya bisa sy mulai dgn album “Hope” seperti ph nya Mas Yuddi itu. Banyak band2 yg sy belum nyimak, padahal dulu sempat punya kasetnya. seperti Gary Boyle, The Explorer, Zeno, Multi Story, Nick Mason+Rick Fens, Sky dll

    Thanks untuk info dan pencerahannya Mas Yuddi.. You Rules!

  24. hippienov Says:

    Ha3..mas Cosmic,wah kalo denger one by one pastinya gak bakal headache apalagi earache mas..malah syahdu n pilu sembilu..kalo denger earache baru d kena earache,ha3..

  25. hippienov Says:

    Maaf,salah ketik nich..maksudnya mau bilang kalo denger napalm death baru d kena earache..maaf ya..maklum ud makin tuwek nich,ha3

  26. cosmic_eargasm Says:

    hehehe.. One by One memang terngiang-ngiang sampai sekarang Mas Hippie..

    Font logo Earache nya simpel tapi keren ya mas..

    Jangan pernah merasa tua Mas Hippie. Ada lho yg ngaku umur 35th tapi masih doyan dengerin metal hahaha.. To Old Too Rock ‘N Roll, To Young Too Die!!!

    \m/

  27. Roller blind Says:

    aku sedikit lupa sama michael quatro ini.

    • cosmic_eargasm Says:

      Yg lupa tentang Michael Quatro ini musiknya atau kasetnya mas?
      Maaf baru balas, karena komen2 sy tdk sy masukkan ke email dan sy amat sangat jarang sekali buka email. Salam kenal mas, ayo ramaikan blog yg makin kesini makin gemblunk saja ini🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: