Stairway To Heaven / Highway to Hell

By: Hendrik Worotikan

 

Piringan hitam dengan cover tengkorak yang sedang bermain gitar dengan senar yang putus, menarik minat saya untuk memutarnya.

Adalah MADF-The Make A Difference Foundation, satu organisasi nirlaba, untuk memerangi penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol bagi kaum muda, yang merilis album kompilasi dengan nama ‘Stairway To Heaven / Highway To Hell’.
Judul albumnya saja sudah mengingatkan kita akan supergrup dunia Led Zepellin dan AC/DC.
Jadi tidaklah heran kalau album yg dirilis 1989 ini didominasi dengan hingar bingarnya musik rock.

Mereka adalah Gorky Park, Skid Row, Scorpions, Ozzy Osbourne, Motley Crue, Bon Jovi, Cinderella dan Drum Madness.
Grup-grup rock inilah yang tampil pula dalam ‘Moscow Music Peace Festival’ pada 12/13 Agustus 1989 di Lenin Stadium, 24 tahun silam.

Adapun lagu-lagu yang dibawakan, semuanya merupakan ‘cover version’ dari musisi dan penyanyi rock yg namanya sudah sangat tenar di blantika musik dunia.

Berikut track listnya :

Gorky ParkMy Generation (Peter Townshend)
Skid RowHolidays In The Sun (Paul Cook, Steve Jones, Johny Rotten & S.Vicious)
ScorpionsI Can’t Explain (Peter Townshend)
Ozzy OsbournePurple Haze (Jimi Hendrix)
Motley CrueTeaser (Tommy Bolin and Jeff Cook)
Bon JoviThe Boys Are Back In The Town (Philip Lynott)
CinderellaMove Over (Janis Joplin)
Drum MadnessMoby Dick (John Bonham, John Paul Jones, Jimmy Page)
Jam SessionHound Dog/Blue Suede Shoes
Long Tall Sally
Rock and Roll

Untuk Drum Madness terdiri dari 3 pemain drum top dunia, seperti Tico Torres (1st drummer), Jason Bonham (2nd drummer), Mickey Curry (3rd drummer) dan Jim Vallance (additional drums & percussion).

Keseluruhan lagu yang terdapat di album ini direkam di studio, kecuali yang dibawakan dengan ‘Jam Session’
“Hound Dog / Blue Suede Shoes”. Lagu ini dibawakan oleh Bon Jovi, Cinderella, Brigada S dan Klaus Meine.
“Long Tall Sally” ditampilkan oleh Scorpions dan Gorky Park. Dan “Rock and Roll” by Skid Row, Motley Crue, Zakk Wylde dan Jason Bonham.

MADF

rockstar

Sudah barang tentu album ini didedikasikan dan juga sebagai kenangan kepada artis, musisi dan penyanyi yg telah wafat. Seperti John Belushi 1982 # Mike Bloomfield 1981 # Tommy Bolin (Deep Purple) 1976 # John Bonham (Led Zeppelin) 1979
# Brian Cole (The Association) 1972 # Peter Farndon (The Pretenders) 1982 # Tim Hardin 1980 # Jimi Hendrix 1970 # Greg Herbert (Blood Sweat & Tears) 1978 # Billie Holiday 1959 # James Honeyman-Scott (The Pretenders) 1982 # Brian Jones (The Rolling Stones) 1969 # Janis Joplin 1970 # Wells Kelly (Meatloaf) 1984 # Frankie Lymon 1968 # Phil Lynott (Thin Lizzy) 1986 # Jimmy McCullough (Wings) 1979 # Robbie McIntosh (AWB) 1974 # Keith Moon (The Who) 1978 # Jim Morrison (The Doors) 1971 # Billy Murcia (New York Dolls) 1972 # Charlie Parker 1955 # Graham Parsons 1973 # Elvis Presley 1977 # Bon Scott (AC/DC) 1980 # Vinnie Taylor (ShaNaNa) 1974 # Gary Thain (Uriah Heep) 1976 # Sid Vicious (Sex Pistols) 1979 # Danny Whitten (Crazy Horse) 1972 # Hank Wiliams 1953 # Al Wilson (Canned Heat) 1970 # Dennis Wilson (The Beach Boys) 1983

REST IN PEACE

Keep Calm and Rock On

35 Responses to “Stairway To Heaven / Highway to Hell”

  1. cosmic_eargasm Says:

    waaah ini dulu saya pernah punya kasetnya mas Hendrik.. Sempat laris juga di toko kaset di tahun 1989 pas pertama dipajang di rak toko2 kaset waktu itu.. Ada Gorky Park, band yg ngetop dg hitsnya “Try to find me” kalo nggak salah. ada Skid Row jg yg salah satu lagunya sy sukai “In My Darkened Room” yg bluesy. Cinderella yg blues habis di album ke 2 nya,”Long Cold Winter” dll.. Moment ini termasuk puncak kejayaannya era hair/glam metal.
    mas Hendrik memberikan detail infonya dgn sangat komplit sekali. Sy kira td pas baca judul tret nya yg tribute metal to Led Zeppelin mas hehehe.. Thanks mas Hendrix, sangat mencerahkan sekali. Jd pingin nyetel Skid Row/In my darkened room nih..

    (((play now>SKID ROW_In my darkened room)))

    • Gatot Widayanto Says:

      Kalau Skid Row paling keren ya Monkey Business …. wouw ….dulu beli kasetnya karena tertarik cover nya padahal gak kenal band nya. Eh trek pembukanya kereeennn …. Lagu sliw rock nya yang melodinya miris adalah Quicksand Jesus …. kuwerreennn ….!!!

      Gatot Widayanto

    • Hendrik Worotikan Says:

      Andai kasetnya masih ada bagus juga buat di pajang disini mas cosmic_eargasm.

      Selain musiknya yg menjadi puncak kejayaan di era tsb, hal lainnya yg juga menjadi ciri khas adalah busana dan asesoris yg dikenakan.

      Busana serba ketat dgn perhiasan yg berkelip kelip, disertai juga style rambut yg lebih tertata dan pemakaian make up yg tebal, sdh menjadi ciri khas mereka kala itu.

      Dalam inner sleeve PH ini terlihat potongan foto grup grup yg tampil dgn wardrobe nya masing masing, disertai juga tampilan mereka diatas panggung.
      Dan itu menjadi bukti nyata kalo masa itu memang masanya Hair / Glam and Glitter Rock.

      Salam.

    • Kristanto Says:

      Lagu yang dibawain Skid Row, “Holidays in the Sun” saya kenal pertama kali dari kaset yg judulnya Punk Rock, rekaman Perina ? dibawain oleh Sex Pistol, juga lagu lainnya “Anarchy in the UK” …

  2. cosmic_eargasm Says:

    iya mas GW, in my darkened room kalo nggak salah jg satu album dgn 2 lagu itu di album ke 2 mereka, “Slave to The Grind”

    \m/

  3. Domme Says:

    Album ini jelas mencerminkan penghormatan musisi dengan musisi lainnya… Meski saat itu mereka sedang di posisi puncak, tetap saja mereka tidak ragu untuk membawakan lagu-lagu musisi lain, terlepas untuk komersialisasi atau hal lain…
    Jelas saat itu lagu Bad Medicine atau You Give Love A Bad Name sudah lebih populer dibanding The Boys Are Back In The Town-nya Philip Lynott. Atau Night Song, Long Cool Winter, dan Coming Home dibanding Move Over-nya Janis Joplin…

    • Hendrik Worotikan Says:

      Setuju bang Domme, ketika grup yg tampil di album ini sedang meraih puncak popularitas, ternyata mereka masih menyempatkan diri untuk sehari ataupun dua hari masuk studio rekaman.
      Padahal saat itu schedules mereka lagi padat padatnya.

      Lagu lagu yg direkam merupakan pilihan dari masing masing grup. Utamanya ciptaan dari artis ataupun grup yg pernah bersentuhan dgn obat-obatan dan alkohol.

  4. cosmic_eargasm Says:

    mas Hendrik, sayang kasetnya sudah lama nggak ada.. tp beberapa kali sy sering liat di lapakers2.. seingat sy, di sleeve edisi kaset jg ada foto2 nya. tp kecil2.. kalo yg di PH pasti jauh lebih enak dilihat pastinya..
    iya mas, salah satu style glam/glitter metal ya di make up nya itu.. kalau yg hair metal cenderung nggak pakai make up..
    Oya, pelopor glam rock kalo nggak salaah T-REX dan VELVET UNDERGROUND di tahun pertengahan 60an ya mas. terus ada ROXY MUSIC dan THE NEW YORK DOLLS di awal tahun 1970an. Bener nggak mas Hendrik?
    Ternyata mas Hendrik jg ngikutin era hair metal jg ya..
    Thanks..

    (((PlayNow>LOU REED_Perfect Day)))

    :::salam djadoel:::

    • Gatot Widayanto Says:

      Hua ha ha ha … T-Rex nya Marc Bolan?

      Wah ….saya pernah ketipu tuh … Dulu masa masih remaja sering baca artikel Narc Bolan dan T-Rex di Aktuil. kayaknya huwebat banget. Tapi saya ndak pernah punya kasetnya. Begitu sudah musim CD di sekitar tahun 2000 saya beli CD nya yang ada lagu Metal Guru. Aduh biyung PREK! Musiknya mbuwelguwedhesz semprul limo lindri …huweleeeeek pol! Cuh! Biyuh2 …… Musik kok pating pecothot ora uwenak blaszz!!! Akhirnya CD tersebut saya barter sama Nelwin KISS dengan Queen “The Miracle” …. ha ha ha ha … Pengalaman pahit …

      Selain T-Rex, band 70an yang mbelgedhes adalah Grateful Dead. AMpun dah! Musik kecimpringan ora nggenah tapipenggemarnya banyak ….

      Wakakakakakakakakkak ….

      *”Ciptakan Keterdesakan Sebelum Keterdesakan Yang Sebenarnya Datang”*

      *Gatot Widayanto*

    • Hendrik Worotikan Says:

      Sy nggak terlalu mengikuti band band yg masuk di zona hair / glam metal ini mas. Cuma sambil lewat aja.

      Tp grup macam ‘Bon Jovi’, ‘Deff Leppard’, ‘Motley Crue’, ‘Quite Riot’, ‘Skid Row’, ‘Warrant’, ‘Poison’ tentu sudah nggak asing lagi buat saya, lantaran mereka kerap menelorkan karya musik nya yg bisa menjadi hit mancanegara.
      Teringat juga dgn ‘Angel’ yg bisa juga masuk dikategori ini. Disamping ada ‘Tyketto’, ‘Trixter’, ‘Saigon Kick’ dan puluhan grup lainnya.

      Saya nggak punya jawabannya, kalo ditanya siapakah pelopor glam rock di pertengahan thn 60 an ?

      Cuma seingat saya dipertengahan 60-an dunia musik sedang heboh dengan munculnya apa yg disebut sebagai ‘Psychedelic Rock’, aliran musik yg dimainkan oleh ‘The Pretty Things’, ‘Arthur Brown’, ‘Pink Floyd’, dll.

      Sedangkan nama ‘The Velvet Underground’, justru ada di jajaran grup lainnya seperti ‘Tangerine Dream’, ‘The Grateful Dead’, ‘The Jefferson Airplane’ dan ‘Quicksilver Messenger’, dll sebagai bentuk lain dari psychedelic rock yakni acid rock.

      Salam.

  5. cosmic_eargasm Says:

    huahahahaha.. ngakak sy mas GW.. apa yg dikatakan mas GW bener banget. Sy juga bingung, pas dengerin musik T-rex kok genjrang genjreng gt. maunya psychedelic, tp ini pop jg nggak, rock jg nggak. yg sy dengar pas formasi duo.tp apa bener line up nya duo atau nggak sy jg nggak jelas. dengerin beberapa albumnya sama gt jg. memang kok nggak sehebat bayangan kita pas baca ulasannya yg bombastis. Terus, siapa pelopor glam rock mas? apa The New York Doll ya.. Grateful Dead setau sy cenderung band nge-jam..dan jadi pelopor nya “the jam-band”, yg kemudian muncul The Allman Brothers Band, Lynyrd Skynyrd, Neil Young&Crazy Horse dll. Band terbaru yg sy suka ada PHISH. Grateful Dead sy nggak nyimak mas, tp ada bbrp lagu yg asyik jg dr album2 tertentu, seperti American Beauty salah satunya. Iya, GD ini bnyk penggemarnya. Mungkin mereka sering mengadakan konser2.. kalau saya milih The Allman Brothers..

    :::salam djadoel:::

    • Hendrik Worotikan Says:

      Hadoooh…yg saya baca T Rex tapi yg kepikiran dikepala saya malah Joe Tex. Hihihi…

      T Rex yg lengkapnya Tyrannosaurus Rex, musiknya cenderung banyak dipengaruhi Jimi Hendrix, Bob Dylan dan Donovan.
      Keterpengaruhan itulah yg menjadikan warna musik khasnya T Rex (baca Marc Bolan), yaitu antara underground rock dan glitter rock. Dengan begitu mungkin saja apa yg mas cosmic maksudkan bahwa T Rex (MB) disebut sebut sebagai pelopor glitter rock di era akhir thn 60 an.
      Bahkan dengan gagah berani Marc Bolan pernah memproklamirkan dirinya sebagai Godfathernya punk.

      Bicara grup punk, dari Stateside awal tahun 70 an muncul ‘Johnny Thunder and The Heartbreakers’. 2 personilnya yakni Jerry Nolan (drum) dan Walter Lure (bass) rupanya sudah dikenal sebagai mantan anggota dari The New York Dolls, yang mana saat itu N.Y.D sdh mendapat predikat sebagai salah satu glam rock yang paling menonjol.
      Salam.

  6. cosmic_eargasm Says:

    mas Hendrik, tentang glam/glitter/hair metal memang sempat booming dan menjadikan lebih asyik dr pada pas era new wave menurut sy..
    Tp tentang glam rock 60-70 an ini yg sy kurang paham.. setidaknya ada The New York Dolls yg memang stylenya sdh nge-glam. tp David Bowie pun bs dibilang glam jg ya mas era “Ziggy Stardust”. Roxy Music jg bisa disebut glam, dg style musik yg agak beda. Velvet Underground memang kalo sy dengar lagu2nya cenderung ke blues-rock psychedelic. Nah, sy jg kurang paham tentang “Acid Rock” ini mas. ngertinya saya ya psychedelic itu. Cuma, akhirnya psychedelic berkembang jg..Pink Floyd trmsk yg prog, The Pretty Things msk blues rock, Blond yg pop. Jefferson Airplane yg acid. betul gitu nggak mas Hendrik?
    Thanks banget atas penjelasannya ya mas Hendrik..

    :::salam djadoel:::

    • Kristanto Says:

      Bang Cosmic, grup glam rock yang saya suka tentunya SLADE, yang biarpun kostumnya njelehi puol, tapi lagu2nya lumayan monumental, buktinya grup rock Quiet Riot juga ngerekam covernya macam “Mama weer all crazee now” ataupun “Cum on feel the noize” …
      Sementara lagu lainnya juga tak kalah keren, macam : Take me bak ‘ome, Gudbuy t’Jane, juga Skweeze me pleeze me …

  7. cosmic_eargasm Says:

    Halo mas Kristanto, minal aidin wal faidzin dan salam kenal ya..
    wah sy baru ngeh lagu yg dibawakan Skid Row itu punya Sex Pistol. sy nggak ngikuti Sid Vicious dgn band nya yg merupakan salah satu pelopor awal musik Punk, walaupun pendahulunya sdh ada The Stooges dan Ramones. “Anarchy in The UK” merupakan lagu kebangsaannya yg pernah jg dibawakan oleh band metal, Megadeth. album SP yg monumental ya “Nevermind in The Bollocks”.

    SLADE sy jg nggak begitu ngikuti mas. Apa betul Slade ini masuk Glam? iya, “Cum on Feel The Noise” pernah dibawakan Quiet Riot, kalo nggak salah di album Metal Health, ato Condition Critical? sy lupa. Lagu Slade yg sy suka “Dapple Rose”, “How Does it Feels”, yg lainnya lupa. Dari dulu nggak ngikuti soalnya mas.. album “Slayed?” dulu sy pernah punya PH nya. Thanks Mas Kristanto.

    (((PlayNow>SLADE_How Does it Feels)))

    :::salam djadoel:::

    • Kristanto Says:

      Hahaha, embuh-lah bang Cosmic, saya telanjur percaya sama majalah Aktuil dulu yang men-cap Slade sbg glam-rocker … Kaset Slade pertama yang saya punya “Sladest”, lagu pertama di side A, “Take me bak ‘ome” …
      Tentang kaset punk rock, dulu jaman SMA sempet terpengaruh juga sama lagu2 punk rock, termasuk lagu Ramones (?) “Sheena is a punk rocker”, hehehe … Tapi di saat yg sama juga nge-fans banget sama kaset Hard Rock rekaman Perina Deck / GL record, opo tumon hahaha …

      • Gatot Widayanto Says:

        Kalau bagi saya, Slade yang paling nuansamatik itu ya lagu How Does It Feel. Whooooaaa… Ini lagu penuh kenangan banget, dinikmati dari kaset rekaman Nirwana.

  8. cosmic_eargasm Says:

    hehehe.. Aktuil memang sangat signifikan pengaruhnya.. setiap kata2 yg ada di ulasannya bagaikan sabda dewa bagi pembacanya.. tp memang provokatif dan sarkastik sekali bahasa Aktuil ya mas Kris. Bayangin, masih tahun segitu lho..Tp kita patut berterimakasih pada alm. Denny Sabrie, otak dari majalah yg ikut mencerdaskan selera musik bangsa ya mas..
    Kaset Slade sy nggak pernah punya mas, cuma ph nya aja yg Slayed? itupun nggak pernah sy play. kalo punk rock dr dl sy kurang suka mas. tp ya sempat punya kaset The Stooges rekaman MonaLisa, album s/t, Fun House(katanya album terbaik) dan yg msh sy simpan nggak jelas judulnya, monalisa kover biru yg msh “awur-awur an” produksinya hahaha.. Punk yg generasi berikutnya ada The Clash yg paling top. 80an ada Misfits, Sick of it All, Bad Religion dll, tp sy jg nggak beli kasetnya. Malah sempat beli Stray Cats yg musiknya rockabilly itu..belakangan Brian Setzer, gitarisnya malah top dgn bandnya..

  9. cosmic_eargasm Says:

    hahahaha.. Perina deck/GL recs sy nggak pernah tumon mas Kris. kalo Golden Lion ya pernah tau tp nggak pernah punya kasetnya..

    Masalah glam, masih ada THE SWEET yg top lewat lagu “Fanny Adams”. lagunya yg “Balroom Blitz” pernah dibawakan Krokus. dl sy nyetel Krokus yg album Headhunter rasanya sudah keras banget hahaha.. dari 80 an mulai muncul majalah musik Vista dan Hai yg sering membahas band dan musik jg.. Jd ingat, majalah Hai ini dl pernah memuat cerita bersambung “Perjalanan Hard Rock” yg ilustrasinya seperti komik berwarna. Sayang, niat mau ngliping nggak kesampaian. padahal keren itu mas..

    Mas Hendrik, jd ingat, Velvet Undergound malah belakangan disebut2 sebagai pelopor musik alternative ya. Tentang awalnya muncul genre “Acid Rock” apa dipicu oleh “Flower Generation” yg bnyk menggunakan zat adiktif, LSD, ganja dll? Sy blm begitu ngeh dgn Acid Rock ini mas..
    Thanks mas Kris dan mas Hendrik..

    (((PlayNow>SWEET_Lady Starlight)))

    • Kristanto Says:

      The Sweet yang awalnya poppy emang sempet nge-glam, termasuk pakaian kebesarannya tentunya, sangat saya sukai album Desolation Boulevard ataupun Sweet Funny Adam. Lagu “Set Me Free” konon (lagi2 katanya Aktuil! ) sering dibawain band2 lokal kalau pas acara “duel meet” (ini juga istilah dari Aktuil, hehehe).
      Betul band Krokus mengcover lagu Ballroom Blitz di album “The Blitz”, kalau di album Headhunter yang markotop lagu “Screaming in the night” yang berdurasi lumayan panjang. … Suwun

    • Gatot Widayanto Says:

      Kalau SWEET ya yang top Love is Like Oxygene …. Lucu lagu tsb

      Powered by Telkomsel BlackBerry®

    • Hendrik Worotikan Says:

      Pada era jaman hippie yg terjadi di San Francisco dan tempat lainnya di sepanjang pantai barat stateside ( juga Indonesia ?), acid mulai dikenal. Penggunaan acid, obat obatan dan benda laknat lainnya sdh barang tentu akan mengakibatkan terjadinya dengan apa yg disebut ‘khayalan tingkat tinggi’.
      Akibat yg lebih parah lagi akan adanya distorsi mental yg berujung pada sakit jiwa (amit amit ya).

      Dari segi musikalitasnya, acid rock banyak memainkan atau menggunakan elemen bunyi musik elektronik, ditambah pula dengan adanya lampu kelap kelip, yg dimaksudkan sebagai cara melukiskan kembali akan pengalaman yg didapat pada saat terjadinya ‘khayalan tingkat tinggi’ nya tsb.

      Pink Floyd, Tangerine Dream, Grateful Dead, Velvet Underground, Jefferson Airplane dan Quicksilver Messenger adalah grup grup yg dianggap dan bersentuhan dgn acid rock, yg tak lain merupakan bentuk lain dari psychedelic.
      Musik yg dimainkan kadang terkesan aneh dgn ‘sound patterns’ yg menarik.

      Belakangan ini, istilah acid lebih sering terdengar dikalangan ‘private’
      atau pada saat adanya kegiatan kegiatan tersembunyi, oleh karena masih digunakannya obat obatan.
      Tapi justru dari kegiatan itulah timbul ‘New Dance Styles’ musik seperti ‘Acid’, ‘Garage’, ‘New Beat’, ‘Techno’ dan ‘Ambient’.

      Salam.

  10. cosmic_eargasm Says:

    wah jd asyik nih diskusinya..
    mas Hendrik, pelopor punk bukannya The Stooges dgn Iggy Pop sbg icon nya yg muncul duluan sebelum Thunderbirds itu? th 68 atau 69 wkt itu sdh rilis album. Marc Bolan ini termsk awur2an jg ya statementnya hahaha.. iya mas Kris. set me free bnyk dibawakan band2 djadoel kita. hahaha iya, “Duel meet” itu Aktuil buanget! jd ingat, liat foto Deddy Dores pakai gitar gibson dobel neck keren bgt gayanya pas artikel Superkid duel meet dgn siapa lupa hehehe,
    Nah iya mas GW, “Love is Like Oxygene” wkt itu radio dimana2 pd nyetel.. sy dl punya kaset kompilasinya. “How Does it Feels” layaknya Beatles di rock-in..keren tapi. menurut sy, Slade ini jarang bgt bikin lagu yg nuansamatik(maaf lho mas Kris hehe) seperti Budgie mungkin kasusnya? Budgie sy suka “Parents” yg durasinya 10 menit lebih, kayak “Warriors” nya Lucifer Friends yg vokalisnya, ex Colosseum II itu..

    (((PlayNow>SUPERTRAMP_Words Unspoken)))

  11. cosmic_eargasm Says:

    mas Hendrik, apa betul Tangerine Dream masuk genre yg acid rock? setau sy, TD ini musiknya space rock, full dgn synth stuff. tp memang kalau ditelusur mundur menilik album2 awalnya, sy dl sempat punya kasetnya yg album “Stratosfear”(rekaman Apple) dan “Cyclone”(Yess) memang kalau sy dengar masih terasa nuansa psychedelicnya, apalagi msh menggunakan gitar (lupa nama playernya). Kibordis TD sendiri (namanya kok lupa lg ya, padahal di kaset Yess lumayan banyak album2nya), kalau bikin album2 solo psychedelicnya kental banget, ada album sekuel nya yg “The Dark Side of The Moog” yg keren(blm dngr semua sekuelnya). Ada lagi ASH RA TEMPEL. itu masuk genre mana mas?
    Terus, Quicksilver Messenger Service kok bisa dikategorikan di acid rock?

    Mas Kris, sy lupa semua lagu2 Krokus yg di
    Headhunter hehe..

    Thanks mas Hendrik..

    (((PlayNow>BARCLAY JAMES HARVEST_When The World is Woken)))

    • Hendrik Worotikan Says:

      Mungkin karena TD banyak menggunakan elemen bunyi dari elektronik musik dgn pola yg kadang ‘aneh’, maka TD disebut sebut jg dibarisan acid rock.
      Bahkan kalo nyebut space art rock, mau nggak mau grup ini jg sering disebut.
      Kaset kaset kompilasi yg bertajuk space art rock sering menampilkan karya musik mereka. Seperti ‘Exit’, ‘Astral Voyager’, ‘Igneous’ dan banyak lagi. Tapi seperti yg pernah saya baca sebagian albumnya yg rilis diera virgin years malah dikategorikan sebagai ‘New Age Music’. Hal inilah yg sangat tidak disukai oleh TD.
      Salam.

  12. cosmic_eargasm Says:

    oh gitu ya mas Hendrik. Thanks banget penjelasannya. Amat sangat mencerahkan sekali..

    iya jg, kalau ditelusur mundur, techno itu biangnya ya acid itu ya mas.. dan yg menarik lg, acid bisa berkembang menjadi krautrock. tp dlm hal ini, TD juga bnyk disebut beraliran “Electronic Progressive”.
    Kalau bicara “New Age” bisa lebih meluas lagi ya mas Hendrik.. new age era 80 an, 90an dan 2000an saya kira makna genre nya bisa berbeda beda. Mungkin sama juga dgn acid menjadi krautrock sampai electronic progressive atau synthezisers art rock?

    • Gatot Widayanto Says:

      Wah … Ulasan mas Hendrik mantab banget … Saya malah gak tahu apa itu acid rock.

      Monggo dilanjut ….

      Ini saya lagi menikmati Seventh Wonder “The Great Escape” yang musiknya gagah sekaleeee …. Terasa masih muda ….ha ha ha …

  13. cosmic_eargasm Says:

    mas Hendrik, jadi ingat, teman saya ada yg pernah nonton konsernya Pink Floyd di mana lupa, pokoknya di Eropa.. nuansa panggung seperti biasa megah di panggung indoor. tapi diberi bonus semprotan beraroma gelek gt katanya. jadi nggak perlu repot2 bawa gelek dari rumah katanya hahahaha.. setau saya sih, cuma di Belanda yg negaranya menghalalkan gelek sampai sekarang. Kemungkinan besar, itu live in Holland..

    Mas GW, seingat sy Seventh Wonder itu progmet ya? sy ada beberapa soft copynya, musti diubek2 dl nih.
    Progmet lain sy cukup suka dgn DALI’S DILEMMA, VANDEN PLAS, SYMPHONY X(yg album V-Mythology Suite) dll bnyk yg lupa..

    Thanks..

    (((PlayNow>PINK FLOYD_A Pillow of The Winds)))

    • Gatot Widayanto Says:

      Saya ngubek Seventh Wonder gara2 vokalis nya dibajak sama Kamelot kesukaan saya … eh ternyata SW juga kerrrreeeennnnn …… Album The Great Escape top!

      *”Ciptakan Keterdesakan Sebelum Keterdesakan Yang Sebenarnya Datang”*

      *Gatot Widayanto*

  14. cosmic_eargasm Says:

    seingat sy sih keren jg SW ini mas GW, coba besok sy cari2 lg. moga saja ada album itu. oh ceritanya gitu mas? Lha vokal SW skrng siapa?
    KAMELOT jujur sy nggak pernah ngikuti mas. albumnya sudah terlanjur buanyak jg seperti CAST, hahahaha. apa album terbaiknya menurut mas GW?

    oya, mas GW konsumsi nutrilite sampai skrng? makanya bisa kuat nge go-west kemana mana hahahaha..

    *dari “suplemen kuping”ke “suplemen tubuh” hahahaha*

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Cosmic,

      Konon dia akan merangkap funsi sebagai vokalis di dua band tsb : SW dan Kamelot. Menurut saya gak mungkin; pasti ada yag terkorbankan.

      Saya jatuh cinta dg Kamelot pertama kali ya saat mendengar CD nya album “Karma”. Sejak itu saya ikuti terus albumnya meski band ini lbh ke power metal. Musiknya pas banget sama saya. Meski metal tapi gembèng ….ha ha ha ….

      Masih mas Nutrilite nya … Juga tentu Proglite juga ….ha ha ha ha …. Full nutrisi …

      * siap2 gowes nih ….ntar disambung lagi *

      Salam

  15. cosmic_eargasm Says:

    wah, iya mas GW, duality frontman termasuk jarang ada di band manapun yg genrenya sama. susah banget membaginya. Kamelot bsk2 sy hunting jg mas. iya, dari dulu kok sy nggak begitu suka dgn power metal. sukapun milih, kayak Symphonx X pun saya suka yg album Mythology Suite. Odyssey boleh juga.. Setau sy, yg bnyk suka power metal itu Arek2 Suroboyo mas. bnyk yg apal A to Z nya.

    Anyway, sy dulu termsk user produk Amway jg mas.Tp belakangan user dari produk2 lain jg,trmsk ‘Cordyseps’ nya Tianshi, ‘Chlorophyl’ nya K-link jg. beberapa produk Tupperware jg sempat pakai. dll hehe. di indonesia, Amway termasuk pelopor, ibaratnya pelopor musik prog itu ya King Crimson hahaha.. oya, blm dijawab nih penasaran sy tentang pelopor symphonic prog dan heavy prog mas hehe..Thanks mas GW..
    Maaf mas Hendrik pembicaraan jd melenceng jauh nih di tret ini..

  16. apec Says:

    mas Cosmic benar, memang Power Metal itu asli dari Surabaya,ha..ha…

  17. cosmic_eargasm Says:

    hahaha .. benar mas Apec, karena di Surabaya scene power and speed metal begitu ramai, maka Arul, Ipung, mugix. raymond sangatlah jeli membentuk “Power Metal” yg lumayan meledak wkt itu. sampai skrng, cd2 album mereka jg msh bnyk yg nyari ya mas..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: