Jeda

Satu kata sederhana yang terdiri dari empat huruf ini ternyata bermakna sangat dalam, baik itu dari segi komposisi musik maupun kehidupan sehari-hari. Lha wong Peter Gabriel saja memerintahkan teman2 baiknya: Steve Hackett, Phil Collins, Mike Rutherford dan Tony Banks untuk jeda sejenak meski hanya beberapa detik bahkan mungkin beberapa nano second saja saat ia bertutur “A flower?” … <jeda beberapa nano second> dan kemudian disambut hentakan megah nuansamatik kemlitik JRET JRET JRET seolah bangkit dari tidur sejenak mengisi tenaga baru terus ia menereakkan dengan gagahnya: ” If you go down to Willow Farm, to look for butterflies, flutterbyes, gutterflies. Open your eyes, it’s full of surprise, everyone lies, like the fox on the rocks, and the musical box. Yes, there’s Mum & Dad, and good and bad,and everyone’s happy to be here.”

Tak terbayangkan bila jeda sejenak itu tak dibuat, mungkin sulit membuat transisi ciamik masuk ke segmen Willow Farm nan kondang itu. Tak hanya Gabriel, Fish pun tak mau ketinggalan di Forgotten Sons ada beberapa kali jeda yang membuat komposisi terasa bertenaga dan sekaligus indah karena pasca jeda justru terjadi musical orgasm yang kesekian kali. Coba dah simak tuh lagu paling keren marillion bertajuk Forgotten Sons utamanya jeda sebelum “And so as I patrol ….” dan juga jeda setelah “…approach …..friend!” teng teng teng (Rothery guitar work) yang kemudian masuk vokal indah Fish melantunkan “You’re just another coffin …” WHOOOAAAAAA …muantab ndhredhegh tuwenan!!!

Simply said, jeda is definitely required in any great prog music composition!

Kalau gowes jarak jauh, saya selalu punya policy (biyuh gaya men!) bahwa setiap 20-25 KM kudu harus menciptakan jeda, baik itu di pinggir kali ataupun di sebuah mesjid untuk tafakkur terhadap alam semesta ciptaanNya ini. Tak hanya itu, untuk menjaga stamina tentu ya harus jeda biar terisi semangat baru, tenaga baru ….apalagi sambil pasang Deep Purple “You Keep on Moving …far away .. far away ..”

Jeda indah di atas sebuah sungai dalam gowes "Keep on Moving" Jakarta - Bandung, 24 Feb 2010

Jeda indah di atas sebuah sungai dalam gowes “Keep on Moving” Jakarta – Bandung, 24 Feb 2010

..atau jeda di sini sambil makan pisang buat isi tenaga nanjak menuju Cariu setelah Jonggol.

..atau jeda di sini sambil makan pisang buat isi tenaga nanjak menuju Cariu setelah Jonggol.

 

Sebenarnya yang dilakukan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1434H saat ini juga merupakan jeda agar organ pencernaan kita istirohat sejenak, tak setiap saat digenjot disuruh kerja terus-terusan.

Namun …

Itu semua kan kaitannya dengan jeda yang sifatnya atau terkait dengan fisik. Kali ini saya ingin menyampaikan kepada temen2 sesama gemblunger bahwa saya juga ingin melakukan jeda terhadap blog ini. Bukan! Bukan itu! Bukan saya bermaksud menutup blog ini …sama sekali bukan! Tapi gimana ya …saya gak enak mau menyampaikannya. Kalau gak disampaikan, nanti bisa ada salah pengertian. Tapi ya udah lah …saya sampaikan aja … Bukankah asas transparansi harus kita junjung tinggi? He he he he …ojok serius amat to! Gini lho …bila tak ada aral melintang kemungkinan besar mulai 29 Juli 2013 sampai dengan 9 Agustus 2013, saya tak bisa melakukan posting di blog ini baik dari tulisan saya sendiri maupun tulisan temen2 sekalian karena selama periode tersebut saya sangat membatasi diri dari akses ke dunia maya kecuali kepentingan tertentu. Singkat cerita, selama periode tersebut in sha Allah saya akan pindah mukim ke masjid atau istilahnya i’tikaf. Ini sekedar mengikuti anjuran orang terbaik yang pernah ada di muka bumi ini rasulullah Muhammad SAW bahwa di sepuluh hari terakhir Ramadhan bermukim di masjid mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kalau orang terbaik sudah menganjurkan begitu mosok saya berani melawan? Ikuti saja gak usah banyak pikir. Biar hidup saya lebih progresif lagi, jeda ini urgently needed. Sekaligus bagi temen2 yang muslim, selagi ini bulan baik dan penuh ampunan, ambillah cuti di sepuluh hari terakhir ramadhan dan lakukan i’tikaf.

Meski dengan demikian …

Temen2 masih boleh bahkan saya anjurkan tetep saja komentar di posting yang ada meski saya tak akan berkomentar. Pokoknya terus aja kalau memang mau komentar. Bedanya, kali ini saya gak bisa posting bahkan gak baca komen sampai nanti 1 Syawal tanggal 8 Agustus 2013.

Sekali lagi ..selamat menjalankan ibadah di bulan suci ramadhan 1434 H. Selamat Idul Fitri, 1 Syawal 1434 H. Toqabalallahu mina wa minkum.

Keep on proggin’ …!

 

7 Responses to “Jeda”

  1. Gatot Widayanto Says:

    Kalau mau kirim postingan, monggo saya tunggu hingga 28 Juli 2013 ya …. Mas Hippie janji mau bikin curhat nuansamatik Marillion …. Juga cerita berseri “Sahabat” dari mas Khalil … saya tunggu ya ….

    • khalil logomotif Says:

      Selamat ber ….ll…. (baca: pause/jeda/puasa/iktikaf) mas Gatot, bila sempat dan keinget, titip saya dan keluarga saya didoakan sehat lahir batin dan dipercayakan harta yg banyak yang bermanfaat untuk orang bnyak….mohoooooon!

      Iktikaf, tanpa walkman, ipod dan nopia kan?

      • Herwinto Says:

        Ha ha ha mas Khalil bisa aja…..mosok iktikaf pakai walkman opo tumon…..ayo mas khalil…..segera ditulis …Marillion Bagi Saya (1-10) Masih ada waktu 1 minggu…..pliiiiiiiiiiiissss deh….

      • Gatot Widayanto Says:

        In sha Allah mas Khalil ….

        Rencananya bawa HP Android karena ini HP memang dibeli buat menaruh segala hal untuk meningkatkan taqwa termasuk Quran, hadist dan tafsir Quran ada di HP ini … Gak perlu bawa Quran. Mungkin catatan2 selama itikaf akan saya upload ke blog satunya … Jadi memang masih akses dunia maya namun untuk keperluan ini saja …in sha Allah …

        Silakan lanjut komentar di blog gemblung ini …Pada akhirnya juga akan saya baca saat lebaran nanti …

        *”Ciptakan Keterdesakan Sebelum Keterdesakan Yang Sebenarnya Datang”*

        *Gatot Widayanto*

  2. danangsuryono2112 Says:

    Selamat beriktikaf mas Gatot…

  3. hippienov Says:

    Mas G masih inget aja😀
    Aku coba tunaikan janji buat rekan2 sebelum deadline,tp andai gak keburu akan tetap ak penuhi setelah Idul Fitri..
    Selamat beriktikaf mas G,mungkin seperti kata Stones “exile on main street” makin mendekatkan diri pada Ilahi..

  4. cosmic_eargasm Says:

    supers ready (dg huruf “p” satu) prepare to itikaf..

    artinya bener2 menyiapkan diri lahir bathin utk kesiapan itikaf..

    mohon maaf lahir dan bathin jg buat mas GW dan kepada semua gemblunger..

    ::salam ramadhan::

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: